Bagian I – Qur’an yang Tak Dapat Dipertanggungjawabkan dan Para Penulis Hadis Menurut Sejarah

1. Analisa Qur’an Berdasarkan Catatan Sejarah

Apakah Makna Catatan Sejarah?
Pertama-tama, aku akan menerangkan makna “Apakah Catatan Sejarah?” itu. Sejarah itu berdasarkan narasi tercatat, di mana keterangan ditulis oleh para ahli sejarah dalam buku² mereka di jaman mereka masih hidup.

Contoh narasi tercatat adalah tulisan² sejarawan Yunani, Herodotus, yang lahir di Asia Minor dan hidup di abad ke 5 SM. Cicero berpendapat bahwa Herodotus adalah Bapak Sejarah. Herodotus menulis sejarah dunia, terutama tentang Perang² Persia. Bukunya yang berjudul Histories (Sejarah) mencakup masa dari pertengahan abad 6 SM sampai awal abad 5 SM. Sejarawan² kuno seperti Herodotus tidak hanya bisa jadi sumber meyakinkan saja, tapi keterangannya sangatlah penting bagi kita untuk memahami kejadian di masa lampau. Sejarawan² Yunani dan Romawi lain setelah Herodotus juga menulis catatan sejarah penting yang bisa dianggap sebagai sumber yang terpercaya akan sejarah dunia.

Sumber lain tentang sejarah dunia juga terdapat dalam catatan² sejarah riwayat raja² dan negara². Riwayat² penguasa Assyria, Kaldea, dan Persia juga sangat berguna. Tawarikh yang paling kuno berasal dari Assyria dan ditulis di abad ke 7 dan 8 SM. Kami pun memiliki sumber² sejarah lainnya, seperti catatan tahunan yang dipahat di batu² dan penemuan² arkeologi lainnya.

Alkitab sebagai Sumber Sejarah Kuno yang Terpercaya

Meskipun kami memiliki berbagai sumber sejarah kuno yang terpercaya, sumber utama yang paling penting adalah Alkitab. Buku ini ditulis oleh berbagai nabi yang hidup di berbagai jaman yang berbeda. Mereka menulis keterangan secara akurat. Kebanyakan penulis Perjanjian Lama hidup dan menulis lama sebelum ada sejarawan dunia yang melakukannya.

Penulis Alkitab pertama adalah Musa yang hidup di abad 15 SM. Musa menulis riwayat² berbagai negara yang terbentuk melalui keturunan putra² Nuh setelah terjadi bencana air bah. Tulisan Musa tercantum dalam kitab Kejadian, buku pertama Alkitab. Meskipun dahulu para ahli sejarah meragunkan kebenaran tulisan sejarah Alkitab, tapi sekarang ditemukan berbagai bukti arkeologi yang membenarkan ketepatan catatan sejarah Alkitab. Meskipun Alkitab mencakup periode di mana tiada sejarawan dunia, bukti² arkeologi yang didapat dari berbagai penggalian di seluruh Timur Tengah telah menambah pengetahuan kita akan masa tersebut. Karena penemuan arkeologi ini tak pernah bertentangan dengan narasi Alkitab, maka Alkitab adalah sumber keterangan terpercaya, terutama tentang sejarah kuno.

Keterangan Sejarah dan Kronologi yang Salah dalam Qur’an

Di lain pihak, Islam tidak memiki keterangan dokumen apapun untuk mendukung isinya. Muhammad menulis di abad ke 7 M, lama sekali setelah berbagai catatan sejarah ditulis. Dia tidak pernah mengungkapkan kronologi sejarah seperti yang kita temukan dalam Alkitab karena dia tidak memiliki satu pun. Yang dia miliki hanyalah berbagai kisah yang dia campur dengan tokoh² yang dipinjamnya dari Alkitab. Di kasus lain, Muhammad menyelipkan kisah tokoh² ini di waktu sejarah yang salah, kadang² perbedaannya seratus tahun, kadangkala ribuan tahun.

Qur’an Mengisahkan Haman dan Menara Mesopotamia di Mesir di Jaman Musa

Contohnya nih, Muhammad mengatakan bahwa Haman, perdana menteri Raja Persia Ahasuerus dan menara Mesopotamia di Mesir, berada di jaman yang sama dengan jaman Musa. Ahasuerus itu dikenal oleh berbagai ahli sejarah sebagai Xerxes, yang jadi Raja di tahun 486 SM, dan bukan di jaman Musa yang hidup di abad ke 15 SM. Muhammad mengatakan Firaun meminta Haman membakar batu bata dan membangun menara sehingga dia bisa naik surga dan melihat tuhannya Musa. Ini keterangan Muhamad di Qur’an, Sura al-Qasas (28), ayat 38:

Dan berkata Firaun: “Hai pembesar kaumku, aku tidak mengetahui tuhan bagimu selain aku. Maka bakarlah hai Haman untukku tanah liat, kemudian buatkanlah untukku bangunan yang tinggi supaya aku dapat naik melihat Tuhan Musa, dan sesungguhnya aku benar-benar yakin bahwa dia termasuk orang-orang pendusta”.

Muhammad mencontek kisah ini dari Kejadian 11:3,4. Setelah bencana air bah:

Mereka berkata seorang kepada yang lain: “Marilah kita membuat batu bata dan membakarnya baik-baik.” Lalu bata itulah dipakai mereka sebagai batu dan ter gala-gala sebagai tanah liat.
Juga kata mereka: “Marilah kita dirikan bagi kita sebuah kota dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit, dan marilah kita cari nama, supaya kita jangan terserak ke seluruh bumi.”

Kita tahu bahwa para Firaun tidak pernah membangun menara apapun yang serupa dengan menara Mesopotamia. Masyarakat Mesir kuno tidak pernah membakar batu batu sampai di jaman Romawi menjajah Mesir. Sebelum jaman Romawi, orang² Mesir menggunakan batu untuk membangun piramida dan bangunan² ibadahnya. Untuk membangun rumah, mereka menggunakan batu bata yang dibuat dikeringkan oleh sinar matahari.

Muhammad Menyebut “Orang² Samiri” di jaman Musa, Meskipun Orang² Samiri (Samaria) Baru Muncul di Abad 6 SM

Contoh lain kesalahan judul terdapat di cerita Muhammad tentang anak sapi emas. Di kitab Keluaran tertulis bahwa Harun membuat patung ini di gurun. Kejadian ini berlangsung saat Musa naik ke gunung untuk menerima Sepuluh Perintah Tuhan. Karena tekanan bani Israel yang tidak sabar lagi setelah menunggu Musa selama 40 hari, Harun tunduk pada permintaan bani Israel dan membuat patung anak lembu emas untuk disembah mereka. Muhammad melaporkan kejadian ini di Qur’an, Sura Ta Ha (20), ayat 85-97 sebagai berikut:

85. Allah berfirman: “Maka sesungguhnya kami telah menguji kaummu sesudah kamu tinggalkan, dan mereka telah disesatkan oleh Samiri.
86. Kemudian Musa kembali kepada kaumnya dengan marah dan bersedih hati. Berkata Musa: “Hai kaumku, bukankah Tuhanmu telah menjanjikan kepadamu suatu janji yang baik? Maka apakah terasa lama masa yang berlalu itu bagimu atau kamu menghendaki agar kemurkaan dari Tuhanmu menimpamu, lalu kamu melanggar perjanjianmu dengan aku?”
87. Mereka berkata: “Kami sekali-kali tidak melanggar perjanjianmu dengan kemauan kami sendiri, tetapi kami disuruh membawa beban-beban dari perhiasan kaum itu, maka kami telah melemparkannya, dan demikian pula Samiri melemparkannya”,
88. kemudian Samiri mengeluarkan untuk mereka (dari lubang itu) anak lembu yang bertubuh dan bersuara, maka mereka berkata: “Inilah Tuhanmu dan Tuhan Musa, tetapi Musa telah lupa”.
89. Maka apakah mereka tidak memperhatikan bahwa patung anak lembu itu tidak dapat memberi jawaban kepada mereka, dan tidak dapat memberi kemudaratan kepada mereka dan tidak (pula) kemanfaatan?
90. Dan sesungguhnya Harun telah berkata kepada mereka sebelumnya: “Hai kaumku, sesungguhnya kamu hanya diberi cobaan dengan anak lembu itu dan sesungguhnya Tuhanmu ialah (Tuhan) Yang Maha Pemurah, maka ikutilah aku dan taatilah perintahku”.
91. Mereka menjawab: “Kami akan tetap menyembah patung anak lembu ini, hingga Musa kembali kepada kami.
92. Berkata Musa: “Hai Harun, apa yang menghalangi kamu ketika kamu melihat mereka telah sesat,
93. (sehingga kamu tidak mengikuti aku? Maka apakah kamu telah (sengaja) mendurhakai perintahku?” 94. Harun menjawab: “Hai putra ibuku janganlah kamu pegang janggutku dan jangan (pula) kepalaku; sesungguhnya aku khawatir bahwa kamu akan berkata (kepadaku): “Kamu telah memecah antara Bani Israel dan kamu tidak memelihara amanahku”.
95. Berkata Musa: “Apakah yang mendorongmu (berbuat demikian) hai Samiri?”
96. Samiri menjawab: “Aku mengetahui sesuatu yang mereka tidak mengetahuinya, maka aku ambil segenggam dari jejak rasul lalu aku melemparkannya, dan demikianlah nafsuku membujukku”.
97. Berkata Musa: “Pergilah kamu, maka sesungguhnya bagimu di dalam kehidupan di dunia ini (hanya dapat) mengatakan: “Janganlah menyentuh (aku)”. Dan sesungguhnya bagimu hukuman (di akhirat) yang kamu sekali-kali tidak dapat menghindarinya, dan lihatlah tuhanmu itu yang kamu tetap menyembahnya. Sesungguhnya kami akan membakarnya, kemudian kami sungguh-sungguh akan menghamburkannya ke dalam laut (berupa abu yang berserakan).

Ketika Muhammad menyebut nama “orang² Samir”, dia berpikir tentang Simon, tukang tenung Samiri (Samaria) yang disebut di kitab Kisah Para Rasul (KPR). Simon meniup orang² di kota Samaria dengan sihirnya dan dicela oleh Rasul Petrus. Persamaan akan celaan Musa pada orang² Samiri di Qur’an dan celaan Petrus pada orang² Samiri di KPR menunjukkan bahwa Muhammad menempatkan orang² Samaria (di KPR) di jaman Musa, padahal dua kejadian ini terpisah sebanyak 1500 tahun.

Kota Samiri dibangun oleh Omri, Raja Israel, di sekitar tahun 880 SM, tapi nama “orang² Samaria” baru tercatat di uang logam setelah abad ke SM, saat masyarakat Assyria dibawa ke Samaria setelah Sargon II menguasai kota itu di tahun 721 SM. Muhammad tidak tahu sejarah masyarakat Samaria, sehingga dia melakukan kesalahan sejarah yang fatal.

Muhammad di Qur’an Tak Bisa Membedakan antara Maria Ibu Yesus dengan Miriam Saudara Harun dan Musa

Contoh lain kebingungan Muhammad akan fakta sejarah kronologi Alkitab tentang Maria. Tampaknya dia dikelabui oleh orang² Mandaea sehingga dia menganggap Maria ibu Yesus adalah sama dengan Miriam saudara perempuan Harun dan Musa yang disebut di Alkitab. Maria ibu Yesus dalam bahasa Arab disebut dengan nama Miriam, dan ini menjadi sama dengan nama Miriam saudara perempuan Harun dan Musa (kitab Bilangan 26:59). Di Qur’an, Sura Maryam (19), ayat 28, tercantum:

Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina”,

Melalui Qur’an-nya, Muhammad ingin menyatakan bahwa Maria ibu Yesus adalah tokoh yang sama dengan Miriam saudara perempuan Harun dan Musa. Hal ini diulang kembali di Sura lain di mana Muhammad beranggapan bahwa Yokhebed, istri Amram (ayah Harun dan Musa), mengamanatkan Maria ibu Yesus ketika baru lahir. Beginilah isi Qur’an, Sura al-Imran (3), ayat 35, 36:

(Ingatlah), ketika istri Imran berkata: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku menazarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang saleh dan berkhidmat (di Baitulmakdis). Karena itu terimalah (nazar) itu dari padaku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”.
Maka tatkala istri Imran melahirkan anaknya, dia pun berkata: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu; dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. Sesungguhnya aku telah menamai dia Maryam dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada setan yang terkutuk.”

Muhammad menyatakan ayat Qur’an di atas, padahal Miriam saudara Harun dan putri Amram lahir di akhir abad ke 16 SM, sedangkan Maria ibu Yesus lahir sekitar tahun 26-20 SM.

Kebingungan Muhammad akan sejarah adalah karena keterangan dari yang ngawur dari orang² Mandaea, yang datang pertama kali di Mesopotamia pada abad 2 SM. Orang² Mandaea dikenal di Arab sebagai orang² Sabi. Muhammad mengenal ajaran² mereka, dan kadangkala dia pun disebut sebagai orang Sabi oleh masyarakatnya karena dia mempraktekkan tatacara ibadah Sabi, seperti sholat lima waktu, wudhu sebelum sholat seperti yang dilakukan Mandaea Sabi, melakukan gerakan sholat yang sama seperti orang Sabi. Orang² Mandaea mengira bahwa Maria ibu Yesus adalah saudara Musa dan Harun. Di buku mereka yang berjudul Haran Gawaita, yang ditulis di abad 3 SM, kita baca di buku itu bahwa Yesus:

ditempatkan di dalam rahim Maria, putri Musa. Dia disembunyikan dalam kandungannya selama sembilan bulan. Ketika sembilan bulan telah berlalu, Maria bersalin dan melahirkan sang Messiah. [1]
[1] Haran Gawaita , Citta del Vaticano, Biblioteca Apostolica, hal. 3

Muhammad disebut sebagai orang Sabi oleh orang² Mekah. Contohnya, setelah dia kembali dari salah satu dakwahnya, dia merasa haus. Teman²nya bertanya pada seorang wanita yang membawa kantung air untuk memberi air pada Muhammad. Wanita itu bertanya, “Di mana?” Mereka menjawab, “Pada Nabi Allah.” Wanita itu lalu menjawab, “Pada orang yang disebut orang Sabi itu?” Mereka menjawab, “Tepat, kepada orang yang kau sebut orang Sabi itu.” Wanita itu kembali ke Mekah dan berkata, “Dua pria yang bertemu denganku membawaku menemui orang Sabi.” [2] Kita lihat bahwa Muhammad dikenal masyarakat Mekah sebagai orang Sabi, dan mereka menyebut pengikut Muhammad sebagai Sabi Muhammad pula. [3] Hal ini menunjukkan pada kita bahwa orang² Arab di jaman Muhammad mengetahui dengan baik orang² Sabi, dan juga tata cara ibadah dan ajaran agamanya. Mereka tahu dekatnya hubungan Muhammad dengan sekte Sabi di Mekah, sehingga Muhammad ketika Muhammad menyatakan agama barunya, masyarakat Mekah mengira agama itu muncul dari kaum Sabi yang hidup diantara mereka.
[2] Al-Bukhari, (Dar al-Kutub al-Ilmiyeh, Beirut-Libenon), 1:89
[3] Ibn al-Athir, al-Kamel Fi al-Tarikh, 2: hal. 86; Tarikh al-Tabari 1, hal. 126 ; Al-Asbahani, Al Aghani 17, hal. 15-17

Ketika Hasin, ayah dari seorang Muslim bernama Umran, jadi Muslim, suku Quraish menyebutnya sebagai “Saba,” [4] yang berarti dia beralih agama dan memeluk agama Sabi. Ketika Hamzah, paman Muhammad, masuk mesjid untuk mendukung Muhammad, orang² Mekah berkata padanya, “Kami lihat kau sudah menjadi orang Sabi.” [5] Abu Lahab, paman Muhammad yang menentangnya, menyebut Hamzah sebagai “Orang Sabi yang bod0h.” [6] Semua fakta sejarah ini menunjukkan bahwa suku Quraish menggolongkan Muslim sebagai umat sekte Sabi.
[4] Halabieh, (Dar al-Maarifah, Beirut-Lebanon), 1, hal. 456
[5] Halabieh 1, hal. 477
[6] Halabieh 1, hal. 508

Tidak hanya masyarakat Quraysh saja yang menyatakan begitu, tapi suku² Arab lainnya juga. Pria bernama Labid pergi mengunjungi Muhammad dan dia menjadi Muslim. Dia kembali ke sukunya yakni Bani Amir, dan melakukan wudhu. Wudhu merupakan tatacara ibadah umat Sabi. Dia pun mengucapkan slogan² Sabi seperti “Allahu Akbar.” Labid mulai nungging dan bersujud seperti orang Sabi, sholat seperti cara Sabi, dan mengucapkan Fatihah seperti Sabi. Semua aturan sholat yang dikenal orang² Arab sebagai tatacara ibadah Sabi masuk ke dalam Islam. Sirafa bin Auf bin al-Ahwas, penyair suku Bani Amir, melihat Labib bersholat gaya Sabi dan mengejeknya melalui puisinya dengan mengatakan Labid sebagai “orang yang datang pada mereka dengan agama Sabi.” [7]
[7] Ibn al-Athir, al-Kamel Fi al-Tarikh, 2, hal. 86

Muhammad Tak Tahu Jaman Suku² Ad dan Thamud

Contoh lain yang menunjukkan kebodohan Muhammad akan kronologi sejarah ketika dia menyatakan tentang suku² Ad dan Thamud. Ad adalah suku Arab kecil yang tinggal di Arab utara di abad 2 M. Klaudius Ptolemi dari Alexandria, Mesir, lahir di tahun 90 M dan wafat di tahun 168 M. Dia menulis buku geografi terkenal di awal abad ke 2 M. Salah satu suku yang disebutnya dalam petanya adalah suku Oaditae, yang seringkali dikenal sebagai suku Ad. Ptolemi menjelaskan suku Oaditae di daerah timur Teluk Aqaba. Tiada ahli geografi manapun yang sebelumnya mengatakan tentang suku ini, meskipun penulis² klasik terkenal seperti Pliny (yang menulis sekitar tahun 69-70 M) telah menyebut semua suku² di daearah itu, tapi tak menyebut tentang suku Ad. Sebelum dia, Strabo menulis tentang daerah yang sama tanpa menyebut suku Ad. Penulis² kuno Yunani lainnya, seperti Agatharchides dari Alexandria yang menulis sekitar tahun 145-132 SM, menulis tentang daerah itu tanpa menyebut tentang suku Ad. Semua ini menunjukkan bahwa suku Ad adalah suku kecil yang muncul di abad 2 M. Tidak diketahui berapa lama suku ini ada; besar kemungkinan ditelan suku² lain di daerah itu yang lebih besar, seperti suku Thamud.

Muhammad mengatakan bahwa masyarakat suku² ini menghuni bumi di generasi manusia kedua setelah nabi Nuh. Kita baca keterangan ini di Qur’an, Sura al-A’raf (7), ayat 69:

Apakah kamu (tidak percaya) dan heran bahwa datang kepadamu peringatan dari Tuhanmu yang dibawa oleh seorang laki-laki di antaramu untuk memberi peringatan kepadamu? Dan ingatlah oleh kamu sekalian di waktu Allah menjadikan kamu sebagai pengganti-pengganti (yang berkuasa) sesudah lenyapnya kaum Nuh, dan Tuhan telah melebihkan kekuatan tubuh dan perawakanmu (daripada Kaum Nuh itu). Maka ingatlah nikmat-nikmat Allah supaya kamu mendapat keberuntungan.

Juga di Qur’an, Sura al-Mu’minuun (23), ayat 23:
Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, lalu ia berkata: “Hai kaumku, sembahlah oleh kamu Allah, (karena) sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain Dia. Maka mengapa kamu tidak bertakwa (kepada-Nya)?”

Muhammad mengatakan bahwa suku Ad dihancurkan oleh awan atau angin yang dikirim oleh Allah bagi mereka. (http://tafsir.com/default.asp?sid=7&tid=18114
The Story of Hud, Peace be upon Him, and the Lineage of the People of `Ad
Allah says, just as We sent Nuh to his people, similarly, to the `Ad people, We sent Hud one of their own brethren. Muhammad bin Ishaq said that the tribe of `Ad were the descendants of `Ad, son of Iram, son of `Aws, son of Sam, son of Nuh. I say, these are indeed the ancient people of `Ad whom Allah mentioned, the children of `Ad, son of Iram who were living in the deserts with lofty pillars or statues.)

Kalimat “melebihkan kekuatan tubuh dan perawakanmu” di QS 7:69 menunjukkan bahwa Muhammad dipengaruhi oleh literatur Manikhea yang menjelaskan bahwa orang² yang hidup di bumi saat bencana air bah terjadi adalah raksasa² yang sangat tinggi tubuhnya. Mani, pendiri aliran kepercayaan Manikhisme, menulis buku yang berjudul Para Raksasa (The Giants). Kisah ini juga tercantum dalam literatur Gnostik lainnya yang diimani oleh umat Manikhea di abad 4 M. Di buku I Enoch tertulis bahwa para malaikat menikah dengan para wanita (manusia biasa) dan para wanita itu lalu hamil dan melahirkan raksasa² besar, yang tingginya mencapai 3000 kubit [8] (atau 1.371,6 meter) Keterangan dari Qur’an bahwa dua malaikat Harut dan Marut turun ke Babel dan mengajarkan sihir pada manusia diambil dari buku Giant of Mani (Raksasa dari Mani) [9] Adanya hubungan antara Muhammad dan umat Manikhea ditunjukkan melalui fakta bahwa banyak masyarakat dari suku Quraysh, suku asal Muhammad, yang juga memeluk kepercayaan Manikhisme. Umat Manikhea ini disebut sebagai umat Zandik di Mekah. [10]
[8] I Enoch, 7:2.
[9] John Reeves, Jewish Lore in Manichaean Cosmogony, Hebrew Union College Press, Cincinnati, 1992, hal. 88.
[10] al-Ya’akubi 1, hal. 226.

Muhammad membuat pusing umat Muslim dengan menyebut suku² Arab Ad dan Thamud di jaman Nuh, yang adalah sekitar 5000-6000 SM. Karenanya mereka pun mengarang cerita untuk mengatasi kesalahan sejarah ini. Muslim pertama yang mengajukan pemecahan masalah adalah Ibn Ishaq yang wafat sekitar tahun 774 M (152 tahun setelah Muhammad hijrah ke Medina). [11] Ibn Ishaq merubah silsilah keturunan di kitab Kejadian agar cocok dengan kesalahan sejarah di Qur’an. Dia menambahkan nama² dalam silsilah keturunan Shem, putra Nuh, dengan nama² Arab yang aneh yang tak dikenal di masa generasinya, bahkan empat sampai lima abad setelah dia mati. Dia menambah nama Ad sebagai putra Uz yang disebut di Kejadian 10:21-24, sebagai “putra Aram, putra Shem, putra Nuh.” Dia lalu mengubah silsilah nama keturunan Nuh agar terdengar lebih Arab. [12]
[11] Ibn Hisham, volume 1.
[12] Ibn Hisham, volume 1, hal. 8.

Oleh kaum terpelajar jamannya, Ibn Ishaq dikenal sebagai orang “yang mengarang silsilah keturunan yang ngawur” dan juga sebagai “pendusta, tukang tipu.” Karena tidak seorang pun sebelumnya pernah menulis silsilah keturunan seperti ciptaannya, maka ahli Islam lainnya di jaman itu menganggap dia sebagai sejarawan palsu. Tapi di generasi² berikutnya, tulisan Ibn Ishaq malahan jadi acuan sejarah yang menunjang Qur’an. Berdasarkan silsilah keturunan karangan Ibn Ishaq, Ibn Khaldun (1332-1406 M) mengatakan bahwa suku Ad tinggal di sebelah selatan Arabia dan bagian barat Afrika. [13] Dia mengarang saja keterangan ini tanpa fakta sejarah apapun yang mendukung keterangannya. Kami tak menemukan keterangan apapun yang membenarkan karangan sejarahnya, baik di penemuan arkeologi maupun tulisan² sejarah kuno. Umat Muslim menemukan sebuah kuburan tua di Hadramaut diantara kuburan² di selatan Arabia, dan dengan mudah menamai kuburan itu sebagai kuburan Hud tanpa bukti apapun dari jaman sebelum Islam.
[13] Ibn Khaldun, edisi Kay, dikutip oleh Wilfred Schoff dalam komentarnya di The Periplus of the Erythraean Sea, Munshiram Manoharial Publishers Pvt Ltd, 1995, hal. 142.

Di Qur’an, Surah 46, ayat 21 di mana tertulis:

Dan ingatlah (Hud) saudara kaum Ad yaitu ketika dia memberi peringatan kepada kaumnya di Al Ahqaaf dan sesungguhnya telah terdahulu beberapa orang pemberi peringatan sebelumnya dan sesudahnya (dengan mengatakan): “Janganlah kamu menyembah selain Allah, sesungguhnya aku khawatir kamu akan ditimpa azab hari yang besar”.

Kata Arab “Ahqaaf” berarti “jalur² pasir yang melingkar”. Umat Muslim berkata bahwa suku Ad pertama hidup di Al Ahqaaf, yang katanya terletak di Arabia selatan di gurun pasir Rub al-Khali di perbatasan Hadramaut. Tapi Qur’an mengatakan tentang Nabi Hud yang menurut Qur’an adalah nabi untuk suku Ad, yang memperingatkan suku Ad akan kehancuran melalui jalur pasir yang berputar. Inilah yang dimaksud dalam QS 46:21. Di ayat 24 dinyatakan datangnya angin kepada suku Ad, yang menurut Qur’an, menghancurkan segalanya.

Para penulis Islam awal mengerti makna kata Ahqaaf bukanlah berarti suatu tempat, tapi adalah angin berpasir. Diantara para penulis ini, aku sebut al-Feiruzabadi. [14]
[14] al-Feiruzabadi, al-Khamus al-Muheet, (Kairo, 1913), bab 3, hal. 129.

Qur’an menyatakan suku Ad tinggal di Arabia utara dan bukan selatan. Maksud makna ayat itu dalam Qur’an adalah bahwa suku Ad kuno ini tinggal di tempat yang sama di mana suku Thamud bertempat, tak lama setelah suku Ad dihancurkan dengan serangan angin. Qur’an menjelaskan dengan tegas tempat tinggal suku Ad dan Thamud dengan menjabarkan tempat di mana rumah² dipahat dalam bebatuan pada pegunungan, dan kita tahu tempat seperti ini hanya ada di bagian tertentu Arab utara dekat kota Hijra. Pada kenyataannya, itu adalah kota Nabasia di mana orang² Thamud hidup di Arab barat laut. Di Sura Al-A’raf (7), ayat 69 kita lihat bahwa Muhammad mengatakan suku Ad muncul satu generasi setelah Nuh, dan dia menjelaskan kehancuran suku itu. Lalu tiba² di ayat 73 dan 74, dia mulai bicara tentang suku Thamud sebagai generasi berikutnya setelah suku Ad dan suku Thamud menempati daerah itu.

Image
Image
Rumah² dipahat di bebatuan, di kota kuno Hijra, Arab utara.

Qur’an, Sura Al-A’raf (7), ayat 69
Apakah kamu (tidak percaya) dan heran bahwa datang kepadamu peringatan dari Tuhanmu yang dibawa oleh seorang laki-laki di antaramu untuk memberi peringatan kepadamu? Dan ingatlah oleh kamu sekalian di waktu Allah menjadikan kamu sebagai pengganti-pengganti (yang berkuasa) sesudah lenyapnya kaum Nuh, dan Tuhan telah melebihkan kekuatan tubuh dan perawakanmu (daripada Kaum Nuh itu). Maka ingatlah nikmat-nikmat Allah supaya kamu mendapat keberuntungan.

Qur’an, Sura Al-A’raf (7), ayat 73,74
Dan (Kami telah mengutus) kepada kaum Tsamud saudara mereka, Saleh. Ia berkata. “Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain-Nya. Sesungguhnya telah datang bukti yang nyata kepadamu dari Tuhanmu. Unta betina Allah ini menjadi tanda bagimu, maka biarkanlah dia makan di bumi Allah, dan janganlah kamu mengganggunya, dengan gangguan apa pun, (yang karenanya) kamu akan ditimpa siksaan yang pedih.”
Dan ingatlah olehmu di waktu Tuhan menjadikan kamu pengganti-pengganti (yang berkuasa) sesudah kaum `Aad dan memberikan tempat bagimu di bumi. Kamu dirikan istana-istana di tanah-tanahnya yang datar dan kamu pahat gunung-gunungnya untuk dijadikan rumah; maka ingatlah nikmat-nikmat Allah dan janganlah kamu merajalela di muka bumi membuat kerusakan.

Sudahlah jelas bahwa Muhammad menempatkan suku Ad kuno (yang katanya muncul setelah Nabi Nuh) di tempat di mana rumah² dipahat di bebatuan, dan di Sura al-Hijr (15), ayat 80, 82 dia mengatakan bahwa daerah itu adalah kota Hijra (atau Hijr):

Dan sesungguhnya penduduk-penduduk kota Al Hijr telah mendustakan rasul-rasul,
dan Kami telah mendatangkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami, tetapi mereka selalu berpaling daripadanya,
dan mereka memahat rumah-rumah dari gunung-gunung batu (yang didiami) dengan aman.

Kita tahu bahwa Hijra terletak di baratlaut Arabia, dan dibangun oleh orang² Nabasia, yang terkenal sebagai orang² yang memahat rumah² mereka di bebatuan. Jadi tampak jelas bahwa yang dimaksud Muhammad sebagai “suku Ad kuno” adalah suku yang hidup sebelum suku Thamud di daerah Hijra di sebelah baratlaut Arabia, dan bukanlah suku yang hidup di selatan Arabia. Dia menempatkan suku Ad sebagai generasi manusia setelah Nabi Nuh, meskipun faktanya kita ketahui bahwa suku Thamud baru muncul di abad 8 SM (ini akan kubahas di paragraf² berikut). Suku Ad muncul di daerah yang sama dengan suku Thamud di abad 2 M.

Para penulis Muslim mengatakan bahwa “suku Ad kuno” hidup di Arabia selatan dan menghilang dua atau tiga abad sebelum jaman Kristen. Tapi tak ada suku atau negara apapun yang hidup di Arabia selatan yang tanpa memiliki dokumentasi arkeologi sejarah. Tiada naskah apapun dari Arabia selatan yang menyebut tentang suku Ad, meskipun prasasti² sejarah dari Arabia selatan merupakan yang paling lengkap di seluruh dunia. Bahkan negara yang terkecil sekalipun ditulis dengan panjang lebar dalam ratusan prasasti.

Kesalahan Sejarah Fatal Muhammad tentang Suku Thamud

Hal ini membawa kita kepada pembahasan suku Thamud. Muhammad mengatakan bahwa penduduk kota Hijra, kota yang dibangun di abad ke 1 SM di mana rumah² dipahat dalam bebatuan oleh masyarakat Nabasia, adalah masyarakat Thamud. Muhammad menyebut mereka sebagai manusia generasi ketiga dalam sejarah setelah bencana air bah, langsung setelah suku Ad dan Nuh. Dia juga mengatakan bahwa mereka akan dilenyapkan dari sejarah manusia seperti yang dikatakannya di:

Qur’an, Sura Al-A’raf (7), ayat 73,74
Dan (Kami telah mengutus) kepada kaum Tsamud saudara mereka, Saleh. … Dan ingatlah olehmu di waktu Tuhan menjadikan kamu pengganti-pengganti (yang berkuasa) sesudah kaum `Aad dan memberikan tempat bagimu di bumi. Kamu dirikan istana-istana di tanah-tanahnya yang datar dan kamu pahat gunung-gunungnya untuk dijadikan rumah …

Berdasarkan fakta sejarah, suku Thamud adalah suku Arab dan baru muncul di abad 8 SM. Di akhir abad tersebut, mereka bersama suku Arab lainnya menyerang perbatasan Assyria, dan dikalahkan oleh Sargon II, yang lalu membawa sebagian masyarakat Thamud ke Samaria. [15]
[15] Prasasti Sargon, (Ta-mu-di, Lie, The Inscriptions of Sargon II, King of Assyria, 20:120; Lyon 4:20; Iraq 16 {1954}, 199:18); dikutip oleh The Ancient Arabs, I. Eph’al, E.J. Brill, Leiden, 1982, hal. 230.

Muhammad di Qur’an, Sura al-Hijr (15), ayat 80 menempatkan suku Thamud sebagai penduduk kota Arab bernama Hijr:

Dan sesungguhnya penduduk-penduduk kota Al Hijr telah mendustakan rasul-rasul,
dan Kami telah mendatangkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami, tetapi mereka selalu berpaling daripadanya,
dan mereka memahat rumah-rumah dari gunung-gunung batu (yang didiami) dengan aman.

Di jaman Muhammad, kota Hijra dikenal sebagai Hijr. Di jaman sekarang, nama Hijr masih tetap digunakan untuk menyebut daerah reruntuhan Hijra. Hijra terletak sekitar 24 km dari kota tua Didan [16] Kota Hijra dipahat di bebatuan keras oleh masyarakat Nabasia di abad 1 SM. [17] Orang² Nabasia adalah satu²nya masyarakat yang membangun rumah dengan cara ini. Tempat yang dihuni orang² Nabasia asalnya adalah kampung kecil Lihyanit. Masyarakat Lihyanit muncul di abad 6 SM. Meskipun kota itu dibangun oleh orang² Nabasia di abad 1 SM, Muhammad menulis kota itu muncul di generasi ketiga setelah air bah Nuh.
[16] F.V. Winnet dan W.L.Reed, Ancient Records from North Arabia, University of Toronto Press, 1970, hal. 130.
[17] F.V. Winnet dan W.L.Reed, Ancient Records from North Arabia, University of Toronto Press, 1970, hal. 130.

Muhammad menyebut kota ini dan ciri khasnya dengan suku Thamud, meskipun orang² Thamud tidak pernah memahat rumah mereka dalam bebatuan seperti orang² Nabasia, meskpun sebagian orang Thamud hidup di tenda² di kota di mana suku itu berkembang setelah dimulainya jaman Kristen. Apa yang terjadi dengan suku Thamud? Muhammad mengatakan bahwa mereka dihakimi melalui tangisan, dan dilenyapkan dari sejarah, seperti yang tertulis di Qur’an, Sura Hud (11), ayat 67, 68:

Dan satu suara keras yang mengguntur menimpa orang-orang yang lalim itu, lalu mereka mati bergelimpangan di rumahnya.
Seolah-olah mereka belum pernah berdiam di tempat itu. Ingatlah, sesungguhnya kaum Tsamud mengingkari Tuhan mereka. Ingatlah, kebinasaanlah bagi kaum Tsamud.

Padahal faktanya masyarakat Thamud tetap hidup sebagai suku yang berkembang teratur sampai abad 5 M.

PERIHAL MASYARAKAT MIDIAN

Muhammad mengatakan bahwa masyarakat Midian hidup di jaman Sodom dan Gomorah, dan lenyap sama sekali dari sejarah manusia.

Masyarakat Thalmud bukanlah satu²nya masyarakat yang disebut Muhammad lenyap sama sekali. Muhammad mengatakan masyarakat Midian hidup di jaman Sodom dan Gomorah, dan akhirnya lenyap dari sejarah manusia. Di Qur’an, Sura Hud (11), ayat 89, Muhammad menciptakan tokoh Nabi Syuaib yang katanya berbicara dengan masyarakat Midian. Syuaib berkata pada mereka:

Hai kaumku, janganlah hendaknya pertentangan antara aku (dengan kamu) menyebabkan kamu menjadi jahat hingga kamu ditimpa azab seperti yang menimpa kaum Nuh atau kaum Hud atau kaum Saleh, sedang kaum Lut tidak (pula) jauh (tempatnya) dari kamu.

Huda dan Saleh merupakan nama² Nabi yang dikatakan Muhammad mengunjungi suku² Ad dan Thamud. Dia memberi tanggal waktu bagi orang² Midian yang sangat dekat dengan waktu terjadinya hukuman Tuhan pada Lut, hanya satu atau dua generasi dari kehancuran kota Sodom dan Gomorah yang terjadi di tahun 2070 SM. Menurut kronologi Muhammad, masyarakat Midian hidup sekitar 2040-2010 SM.

Alkitab mengatakan kisah yang lain. Kaum Midian berasal dari Keturah, di mana Abraham menikah setelah Sarah wafat, seperti yang dilaporkan di Kejadian 25:1-6

Abraham mengambil pula seorang isteri, namanya Ketura.
Perempuan itu melahirkan baginya Zimran, Yoksan, Medan, Midian, Isybak dan Suah.
Yoksan memperanakkan Syeba dan Dedan. Keturunan Dedan ialah orang Asyur, orang Letush dan orang Leum.
Anak-anak Midian ialah Efa, Efer, Henokh, Abida dan Eldaa. Itulah semuanya keturunan Ketura.
Abraham memberikan segala harta miliknya kepada Ishak,
tetapi kepada anak-anaknya yang diperolehnya dari gundik-gundiknya ia memberikan pemberian; kemudian ia menyuruh mereka–masih pada waktu ia hidup–meninggalkan Ishak, anaknya, dan pergi ke sebelah timur, ke Tanah Timur.

Hanya setelah abad ke 18 SM saja keturunan Midian membentuk sebuah negara.

Inilah keterangan Muhammad dari Qur’an, Sura Hud (11), ayat 94,95, yang menyebut kaum Midian dilenyapkan seluruhnya:

Dan tatkala datang azab Kami, Kami selamatkan Syuaib dan orang-orang yang beriman bersama-sama dengan dia dengan rahmat dari Kami, dan orang-orang yang lalim dibinasakan oleh satu suara yang mengguntur, lalu jadilah mereka mati bergelimpangan di rumahnya.
Seolah-olah mereka belum pernah berdiam di tempat itu. Ingatlah, kebinasaanlah bagi penduduk Mad-yan sebagaimana kaum Tsamud telah binasa.

Melenyapkan kaum Midian dari sejarah peradaban manusia di masa yang sama dengan masa Lut masih hidup menunjukkan bahwa Muhammad sama sekali tak mengenal sejarah kaum tersebut. Tidak hanya dia tak mengetahui kronologi masyarakat dalam sejarah, tapi dia pun menghilangkan negara² dari sejarah peradaban manusia di masa yang dekat dengan masa hidupnya. Dia mengatakan bahwa mereka telah lenyap di jaman kuno.

Di lain pihak, Alkitab banyak menjelaskan mengenai kaum Midian. Musa hidup bersama mereka selama 40 tahun ketika dia berada di Sinai selatan. Dia menikahi seorang wanita Midian. Mertua Musa yakni Jethro adalah pendeta kaum Midian, dan Musa tidak pernah mengatakan kaum Midian hancur lenyap seperti yang dikatakan Qur’an. Musa juga tidak pernah menyebut Syuaib, nabi yang dikatakan Muhammad mengunjungi kaum Midian. Sejarah menunjukkan bahwa kaum Midian terus hidup di Sinai dan Arabia utara sejak jaman Perjanjian Lama, dan sampai masa Kristen pula.

Dalam Qur’an, Muhammad mengatakan Suatu Teriakan Gaib Menghancurkan Kota Antiokhia di Abad 1 M

Muhammad mengatakan dalam Qur’an-nya bahwa suatu teriakan gaib menghancurkan masyarakat kota Antiokhia di abad 1 M. Inilah keterangannya di Qur’an, Sura Ya Sin (36), ayat 13:

Dan buatlah bagi mereka suatu perumpamaan, yaitu penduduk suatu negeri ketika utusan-utusan datang kepada mereka;
(yaitu) ketika Kami mengutus kepada mereka dua orang utusan, lalu mereka mendustakan keduanya; kemudian Kami kuatkan dengan (utusan) yang ketiga, maka ketiga utusan itu berkata: “Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang diutus kepadamu”.
Mereka menjawab: “Kamu tidak lain hanyalah manusia seperti kami dan Allah Yang Maha Pemurah tidak menurunkan sesuatu pun, kamu tidak lain hanyalah pendusta belaka”.
Mereka menjawab: “Sesungguhnya kami bernasib malang karena kamu, sesungguhnya jika kamu tidak berhenti (menyeru kami), niscaya kami akan merajam kamu dan kamu pasti akan mendapat siksa yang pedih dari kami”.

Para pencerita Hadis dan Sira membenarkan bahwa kota yang disebut dalam QS 36:13 ini adalah Antiokhia di Asia Minor. Al-Khurtubi dalam tafsir Qur’an-nya membenarkan bahwa Antiokhia adalah kota yang dimaksud dalam ayat tersebut. [18]
[18] Al-Khurtubi, Al Jama’ al-Ahkam al-Quran, 15, hal. 14; Abu Hayyan Al-Andalusi, Tafsir al-Baher al-Muhit, 7, hal. 327.

Sudah jelas bahwa yang dimaksud Muhammad sebagai utusan² di ayat itu adalah Barnabas dan Paulus, dua rasul yang mengajar dan berkhotbah di Antiokhia. Lalu kesaksian mereka di kota itu dikuatkan dengan kehadiran Silas, yang dikatakan Qur’an dengan jelas sebagai “Kami kuatkan dengan (utusan) yang ketiga.”

Image
Letak kota Antiokhia di Syria dan kota Antiokhia, Pisidia. Kota² ini dikunjungi Rasul Paulus. Muhammad tak tahu bahwa ada dua kota Antiokhia, dan dia menggabungkan saja keduanya jadi satu.

Ancaman rajam bagi para rasul tidak terjadi di Antiokhia (di Syria, sekarang adalah Antakya, Turki) seperti yang dikatakan Qur’an, tapi di Antiokhia lain di Pisidia (dekat propinsi Galatia). Rupanya Muhammad tidak mengetahui missi pertama ke Antionkhia Syria, dan perjalanan misionari seterusnya, seperti yang dilaporkan di kitab Kisah Para Rasul. Kita baca di kitab tersebut bahwa Roh Kudus mengirim Paulus dan Barnabas untuk melakukan misi perjalanan dan Markus kemudian ikut bergabung. Di Antiokhia Pisidia, orang² melempari mereka dengan batu. Rupanya Muhammad mengira Antiokhia Pisidia adalah sama dengan kota besar Antiokhia di Syria, sehingga dia menggabung begitu saja dua kejadian misi tersebut dalam satu paragraf di Qur’an. Memang dia itu punya kebiasaan melaporkan bab² penting Alkitab dalam kalimat² dan paragraf² yang pendek dan ngawur.

Lalu kita baca pula dalam Sura 36 ayat 29 bahwa ada teriakan gaib yang menghakimi dan menghancurkan penduduk Antiokhia sehingga “satu teriakan suara saja; maka tiba-tiba mereka semuanya mati.” Para pelapor hadis membenarkan bahwa kota Antiokhia dihancurkan, bersama raja dan penduduknya karena teriakan itu. Salah satu pelapor hadis adalah Qatada, pelapor utama dari hadis² Muhammad. Pelapor utama lainnya adalah Abdullah ibn Abbas, [19] saudara sepupu Muhammad. Perkataan² Ibn Abbas bahkan dianggap Muslim nomer dua terpenting setelah Qur’an.
[19] Tabari Abi Jaafar bin Jarir, Tarikh al-Tabari, Dar al-Kutub al-Ilmiyeh, (Beirut-Lebanon, 1991), Volume pertama, hal. 379, 380.

Kota Antiokhia di jaman Kristen penuh dengan para filsuf dan ahli geografi Yunani, dan juga para ketua umat Kristen. Kita memiliki banyak peninggalan naskah dari Antiokhia bahkan tentang kejadian² yang kurang penting sekalipun. Banyak catatan dari sejarawan Romawi yang mencatat dengan tepat segala perbuatan penting yang dilakukan sang Kaisar di setiap kota. Meskipun kota Antiokhia merupakan kota ketiga terpenting Romawi setelah kota Roma dan Alexandria, tiada laporan apapun yang menyebut tentang teriakan gaib yang menghancurkan penduduknya, bahkan sebagian saja pun tidak. Muhammad tidak sadar bahwa dongengnya tentang teriakan gaib itu tidak ditunjang dengan fakta apapun di Antiokhia, Asia Minor. Hal ini menunjukkan kebodohan para sahabat Muhammad yang percaya saja keterangan salah tersebut. Mereka bahkan tidak tahu akan kebudayaan dunia beradab Antiokhia yang dikatakan Qur’an sudah lenyap itu ternyata yang masih ada di jaman mereka.

Qurr’an menunjukkan petunjuk kronologi sejarah yang salah ketika menyatakan berbagai kalimat yang tak dapat dipertanggungjawabkan, kekeliruan tokoh² Alkitab, dan pengacauan fakta sejarah. Muhammad memanfaatkan para pengikutnya di Medina yang kebanyakan tak mengerti sejarah. Muhammad menggunakan kebodohan mereka yang tak bisa membedakan antara fakta dan dongengnya. Apakah Muslim jaman sekarang masih terus membela Qur’an sedangkan fakta sejarah menunjukkan kesalahan Qur’an yang sangat jelas?

Burung Hupu (Hud-Hud), Salomo (Sulaiman) dan Ratu Syeba (Saba) 

Perbandingan antara narasi Alkitab tentang Kedatangan Ratu Saba pada Raja Salomo dengan Narasi Dongeng Nabi Sulaiman di Qur’an

Kita akan membandingkan posisi Qur’an tentang kedatangan Ratu Sheba kepada Raja Salomo dengan Alkitab dan fakta sejarah tentang kunjungan ini.

Pertama-tama, perlu diperhatikan hubungan dagang antara Saba atau Sheba di negara² Yemen dan Mediterania seperti Israel.

Tuhan menganugerahi Salomo dengan hikmat yang sangat besar sehingga raja² lain ingin mendengar hikmatnya dan datang padanya dengan membawa berbagai hadiah, termasuk Ratu Sheba. Di kitab Raja² I, bab 10, kita baca kedatangan Ratu Sheba kepada Raja Salomo sebagai berikut:

Ketika ratu negeri Syeba mendengar kabar tentang Salomo, berhubung dengan nama TUHAN, maka datanglah ia hendak mengujinya dengan teka-teki.
Ia datang ke Yerusalem dengan pasukan pengiring yang sangat besar, dengan unta-unta yang membawa rempah-rempah, sangat banyak emas dan batu permata yang mahal-mahal. Setelah ia sampai kepada Salomo, dikatakannyalah segala yang ada dalam hatinya kepadanya.
Dan Salomo menjawab segala pertanyaan ratu itu; bagi raja tidak ada yang tersembunyi, yang tidak dapat dijawabnya untuk ratu itu.
Ketika ratu negeri Syeba melihat segala hikmat Salomo dan rumah yang telah didirikannya,
makanan di mejanya, cara duduk pegawai-pegawainya, cara pelayan-pelayannya melayani dan berpakaian, minumannya dan korban bakaran yang biasa dipersembahkannya di rumah TUHAN, maka tercenganglah ratu itu.
Dan ia berkata kepada raja: “Benar juga kabar yang kudengar di negeriku tentang engkau dan tentang hikmatmu,
tetapi aku tidak percaya perkataan-perkataan itu sampai aku datang dan melihatnya dengan mataku sendiri; sungguh setengahnyapun belum diberitahukan kepadaku; dalam hal hikmat dan kemakmuran, engkau melebihi kabar yang kudengar.
Berbahagialah para isterimu, berbahagialah para pegawaimu ini yang selalu melayani engkau dan menyaksikan hikmatmu!
Terpujilah TUHAN, Allahmu, yang telah berkenan kepadamu sedemikian, hingga Ia mendudukkan engkau di atas takhta kerajaan Israel! Karena TUHAN mengasihi orang Israel untuk selama-lamanya, maka Ia telah mengangkat engkau menjadi raja untuk melakukan keadilan dan kebenaran.”
Lalu diberikannyalah kepada raja seratus dua puluh talenta emas, dan sangat banyak rempah-rempah dan batu permata yang mahal-mahal; tidak pernah datang lagi begitu banyak rempah-rempah seperti yang diberikan ratu negeri Syeba kepada raja Salomo itu.

Kapan sih Ratu Syeba Berkunjung Menemui Raja Salomo?

Kitab 1 Raja² menjelaskan bahwa Raja Salomo telah menyelesaikan tugas²nya yang terpenting sebelum kedatangan Ratu Syeba. Tugas² tersebut antara lain adalah pembangunan Bait Allah di Yerusalem, pembangunan istananya, dan pembentukan armada angkatan lautnya dengan bantuan Hiram, Raja Tirus. (Kemudia Salomo menikah dengan putri Hiram.)

Image
Istana Raja Salomo.

Image
Bait Allah yang dibangun Salomo.

Salomo naik takhta di tahun 971 SM. Lima tahun kemudian, dia mulai membangun Bait Allah, dan selesai 7 tahun kemudian, yakni sekitar 959 SM. Lalu dia mulai membangun istananya. Menurut 1 Raja² 7:1, “Salomo membangun juga istana untuk dirinya. Pembangunan istana itu makan waktu tiga belas tahun. “ Ini berarti istana selesai dibangun sekitar tahun 945 SM. Lalu dia ingin berdagang emas dengan negeri Ofir di teluk Persia, maka dia membangun angkatan laut di Ezion-Geber dekat Elath di Laut Merah. Kita baca keterangan tersebut di 1 Raja² 9:26-28 sebagai berikut:

Untuk armadanya, Raja Salomo membuat kapal-kapal di Ezion-Geber, dekat Elot di pantai Teluk Akaba, wilayah Edom.
Raja Hiram mengirim awak-awak kapalnya yang berpengalaman untuk berlayar bersama awak-awak kapal Salomo.
Pernah mereka berlayar ke negeri Ofir untuk mengambil 14.000 kilogram emas dan membawanya kepada Salomo.

Menurut Alkitab, semua prestasi ini dilakukan sebelum Ratu Syeba tiba di Yerusalem. Jika dihitung waktunya, maka kedatangan Ratu Syeba adalah antara tahun 940 sampai 935 SM.

Bagaimana Ratu Syeba (Saba) Mengetahui Hikmat Besar Salomo?

Kita mungkin bertanya bagaimana Ratu Syeba bisa mengetahui besarnya hikmat Salomo? Ada kemungkinan bahwa para pedagang Sabi telah melakukan perjalanan dagang dari Arabia Utara di abad ke 10 SM. Jika hal ini benar, maka kota² ber-oasis seperti Thema, Didan, dan Qedar, hanyalah desa² kecil saja, yang menyediakan fasilitas dagang sepanjang jalan dari Yemen ke Israel. Kemungkinan inilah alasan mengapa sang Ratu bertekad untuk melakukan perjalanan ke Yerusalem dan bukannya berlayar melalui laut. Di abad sebelumnya, tidaklah mungkin untuk melakukan perjalanan melalui daratan.

Aku yakin bahwa nama Salomo telah terkenal di Saba bertahun-tahun sebelum Ratu Syeba datang berkunjung karena armada lautnya yang besar. Kapal² Salomo berlayar di sepanjang Laut Merah ke Ofir di Teluk Persia dan banyak melakukan persinggahan di berbagai pelabuhan, dan sebagian adalah pelabuhan² Saba (Syeba) yang merupakan persinggahan terpenting di Laut Merah. Pelabuhan² Saba merupakan tempat di mana kapal² dagang mengambil perbekalan air dan makanan. Hal ini membuat Raja Israel itu terkenal diantara para pelaut karena hikmatnya, Bait Allah-nya yang megah, dan dianggap sebagai keajaiban dunia kuno, sejajar dengan kebesaran Tembok Besar China dan piramid² Mesir. Masyarakat Israel dan raja² lain kagum akan kebijakan Salomo, dan hal inilah yang disampaikan para pelaut Israel kepada orang² ketika sedang berlabuh di pelabuhan² Saba.

Bertahun-tahun sebelum armada angkatan laut Salomo terbentuk, Raja Hiram dari Tunisia mulai menyebarkan armadanya dari Laut Merah sampai Teluk Persia. Hiram berlayar ke Ofir, melalui pelabuhan² Saba. Seperti yang telah kita ketahui, Hiram berdagang di Mediterania dan menyediakan bagi Salomo, menantunya, emas, kayu² istimewa, dan batu² berharga. Negara² Mediterania dihubungkan oleh Teluk ke negara² besar lain seperti Dilmun (sekarang Bahrain) dan Magan (sekarang Oman). Di sana juga terdapat pelabuhan² yang kaya raya seperti Jerra, yang merupakan tempat dagang dengan India dan menyediakan barang² Asia jauh bagi orang² Tunisia. Dengan adanya hubungan ini, kabar tentang para raja, termasuk Salomo, tersebar luas ke berbagai kerajaan di seluruh jalur perdagangan laut internasional. Ini memungkinkan para penguasa mengetahui kebijakan Salomo dan akhirnya mereka mencoba berhubungan dekat dengannya. Kita lihat keterangan ini di Alkitab, 1 Raja² 4:31,34 sebagai berikut:

Ia lebih bijaksana dari pada semua orang, …
Maka datanglah orang dari segala bangsa mendengarkan hikmat Salomo, dan ia menerima upeti dari semua raja-raja di bumi, yang telah mendengar tentang hikmatnya itu.

Semua lalulintas laut dari India ke Teluk Persia melampaui pelabuhan² Saba, dan membawa pula semua berita dari daerah Mediterania, terutama berita tentang Raja Salomo yang terkenal akan hikmatnya dari Tuhan. Dia jadi terkenal di pelabuhan² Saba. Dengan demikian bagaimana mungkin Ratu Saba (Syeba) tak pernah mendengar tentang Raja bijak dari Yerusalem seperti yang dikatakan Qur’an? Apakah mungkin Ratu Syeba merupakan satu²nya penguasa di Timur Tengah yang tak pernah mendengar tentang Raja Salomo? Koneksi maritim antara Salomo dan Ofir di daerah Teluk melampaui Saba membuat kita yakin bahwa Ratu Syeba adalah penguasa pertama yang mendengar tentang kerajaan Salomo. Dengan demikian, ada kemungkinan pula bahwa Raja Salomo bersahabat dengan kerajaan Saba dan Ratunya.

Dongeng Qur’an tentang Kunjungan Ratu Syeba kepada Raja Salomo, Dicontek dari II Targum Esther

Sungguh sukar dipercaya bahwasanya Qur’an mengatakan bahwa Raja Salomo (Sulaiman) tidak pernah mendengar Kerajaan Saba atau Ratunya yang terkenal sampai seekor burung hupu mengatakan padanya tentang sang Ratu. Qur’an, Sura al-Naml (Semut²) (27), mengisahkan dongeng kunjungan Ratu Saba kepada Sulaiman. Sulaiman mengumpulkan tentaranya yang terdiri dari para Jin (setan dedemit), orang², dan burung² untuk memerangi semut². Setelah itu Sulaiman tidak melihat kehadiran burung hupu (hud-hud) dan mengancam akan menyembelihnya. Burung hupu datang membawa kabar tentang negara Saba dan Ratunya. Lalu Sulaiman mengirim pesan melalui burung hupu bahwa dia akan menyerang jika Ratu tidak tunduk padanya. Ratu pun lalu tunduk tapi sebelum dia datang, Jin Iprit, di bawah perintah Sulaiman, membawa singgasana Ratu ke Yerusalem dalam waktu sedetik.

Image
Burung hupu atau hud-hud.

Dongeng Qur’an ini dicontek Muhammad dengan sedikit perubahan dari buku dongeng Yahudi yang berjudul II Targum Esther. Burung dalam dongeng Targum adalah ayam jantan liar, sedangkan di Qur’an adalah burung hupu. Targum mengisahkan elang² membawa singgasana Ratu, sedangkan Qur’an menggunakan Jin Iprit. Selain itu, dongeng Qur’an sama persis seperti dongeng Targum.

Buku II Targum Eshter ditulis sebelum jaman Yesus dan tersebar luas diantara suku² Arab yang memeluk agama Yudaisme. Dongeng ini pun tercantum dalam syair² Arab yang ditulis sebelum jaman Muhammad, dan syair² orang² yang mengaku sebagai Nabi di Arabia sebelum jaman Muhammad. Salah satu dari mereka adalah Umayya bin Abi al-Salt, sepupu Muhammad dari pihak ibu. [20] Sebelum Umayya, Tubb’a, pemimpin Yemen yang menguasai kota Mekah di sekitart tahun 425 M, berbicara tentang burung hupu, Salomo dan Ratu Syeba . [21] Hal ini karena ketika Tubb’a menguasai Yathrib (nama asli Medina), membawa dua rabi dari masyarakat Yahudi dan membawa mereka ke Yemen. Merekalah yang menyampaikan berbagai dongeng Yahudi kepada Tubb’a, dan Tubb’a lalu memasukkan dongeng² tersebut ke dalam puisi²nya. [22] Diantara dongeng² itu adalah dongeng tentang burung hupu yang menemukan kerajaan Syeba dan lalu memberitahu Raja Salomo. Hal ini membuktikan bahwa buku II Targum Eshter di jaman Tubb’a (paruh awal abad 5 M) telah tersebar luas diantara masyarakat Yahudi di Arabia.
[20] Diwan Umayya Bin Abi al-Salet, hal. 26; dikutip oleh Jawad Ali, al-Mufassel Fi Tarikh al-Arab Khabel al-Islam, Dar al-Ilem Lialmalain, (Beirut, 1978), Volume vi, hal. 490
[21] Tarikh al-Tabari, Abi Jaafar Bin Jarir al-Tabari, Dar al-Kutub al-Ilmiyeh, (Beirut-Lebanon, 1991), I, hal. 426- 429
[22] Tarikh al-Tabari, I, hal. 426-428; al-Ya’akubi I, 226

Seperti yang telah kukatakan sebelumnya, Qur’an mencontek dongeng dari II Targum Esther dengan sedikit perubahan. Targum menyatakan bahwa Ratu Syeba datang di istana Salomo, yang sedang duduk di atas air dan Ratu pun mengangkat gaunnya. Qur’an mencontek kejadian ini dari narasi Targum. Inilah paragraf dari Targum:

Sekarang ketika Raja Salomo mendengar bahwa Ratu sedang datang menujunya, Raja bangkit dan duduk di dalam kolam pemandiannya. Ketika Ratu melihat Raja sedang duduk dalam sebuah kolam pemandian, dia berpikir, “Sang Raja tentunya sedang duduk dalam air.” Maka dia mengangkat gaunnya dan berjalan masuk air. Ketika melihat bulu² kakinya, maka Raja Salomo berkata, “Kecantikanmu adalah kecantikan wanita, tapi buku kakimu seperti bulu kaki pria.” Bulu kaki tampak bagus pada pria, tapi memalukan jika pada wanita.

Muhammad mencontek kisah Targum ini dalam Qur’an, Sura al-Naml (27), ayat 44:
Dikatakan kepadanya: “Masuklah ke dalam istana”. Maka tatkala dia melihat lantai istana itu, dikiranya kolam air yang besar, dan disingkapkannya kedua betisnya.

Nimrod (Namrud) dalam Qur’an 

Menurut kitab Kejadian 10:8-11, Nimrod merupakan pembangun pertama kota² tua Mesopotamia. Dia adalah putra Kush, putra Ham, putra Nuh. Diperkirakan dia hidup diantara tahun 5000 – 4500 SM. Silsilah keturunan versi Islam menyatakan dengan benar bahwa Nimrod adalah putra Kush, tapi salah saat mengatakan dia hidup di sekitar jaman Abraham. [23]
[23] Tarikh al-Tabari, I, hal. 128

Kejadian 10:8-11
Kush memperanakkan Nimrod; dialah yang mula-mula sekali orang yang berkuasa di bumi;
ia seorang pemburu yang gagah perkasa di hadapan TUHAN, sebab itu dikatakan orang: “Seperti Nimrod, seorang pemburu yang gagah perkasa di hadapan TUHAN.”
Mula-mula kerajaannya terdiri dari Babel, Erekh, dan Akad, semuanya di tanah Sinear.
Dari negeri itu ia pergi ke Asyur, lalu mendirikan Niniwe, Rehobot-Ir, Kalah
dan Resen di antara Niniwe dan Kalah; itulah kota besar itu.

Kesalahan tentang masa hidup Nimrod ini sengaja dibuat agar sesuai dengan kesalahan Qur’an, yang mengatakan bahwa Nimrod berkuasa di jaman Abraham. Qur’an mengatakan Nimrod menangkap Abraham dan memasukkannya ke dalam api, tapi api tak bisa membakarnya. Silakan baca kisah ini di Qur’an, Sura al-Anbiya’ (21), ayat 51-70 dan Sura al-Safat (37), ayat 95.

Buku Dongeng Yahudi Midrash Rabbah Merupakan Sumber Dongeng Qur’an tentang Nimrod dan Abraham

Image
Buku Yahudi sumber contekan Mamad: Midrash Rabbah.

Banyak buku Yahudi yang tersebar luas diantara suku² Arabia yang memeluk Yudaisme. Di jaman Muhammad, dongeng Qur’an tentang Abraham dan Nimrod diambil dari buku Yahudi bernama Midrash Rabbah. Kisah tersebut dalam Qur’an sama persis dengan bab 17 dari buku Yahudi tersebut. Penulis Yahudi mengetahui dari Alkitab bahwa Nimrod membangun kota² tertua Mesopotamia, tapi sang penulis rupanya salah menerapkan kisah dari buku Daniel ke kisah di jaman Abraham. Di buku Daniel tertulis bahwa terdapat tiga pemuda Yahudi yang menolak menyembah patung Nebukadnezar, Raja Babilon, dan karenanya mereka dibuang ke dalam api tapi api tak dapat membakar mereka. Selain itu, penulis Midrash Rabbah juga tak memperhatikan fakta perbedaan waktu 3000 tahun yang memisahkan Abraham dan Nimrod.

Muhammad Tidak Tahu Sejarah Alexander Agung, Nimrod, dan Salomo.

Dalam Hadis, Muhammad mengatakan bahwa Nimrod berkuasa atas seluruh dunia dan bahwa Salomo, Nebukadnezar dan Zulkarnaen juga berkuasa atas seluruh dunia. Zulkarnaen berarti “Orang yang bertanduk dua,” dan ini merupakan gelar dari Alexander Agung, seperti yang tertulis dalam literatur Aramaik. Muhammad mengatakan bahwa Salomo dan Alexander Agung adalah Muslim, sedangkan Nimrod dan Nebukadnezar adalah kafir. [24]
[24] Tarikh al-Tabari, I, hal. 142 dan 143

Pernyataan ini jelas salah karena tiadak seorang pun dari keempat pemimpin itu yang berkuasa atas seluruh dunia. Alexander Agung menguasai sebagian kecil Eropa, dan menaklukkan Timur Tengah dan sebagian daratan Asia. Salomo meluaskan kekuasaannya dari Israel sampai sebagian Syria dan Trans Yordan. Nebukadnezar menguasai daerah Mesopotamia dan Mesir. Kekuasaan Nimrod terbatas hanya di Mesopotamia saja. Tiada seorang pun dari mereka yang menguasai seluruh dunia.

Hadis Muhammad juga salah saat mengatakan siapa dari keempat orang itu yang Muslim dan siapa yang kafir. Alexander Agung sudah jelas merupakan raja pagan yang suka akan berhala² milik kota² yang ditaklukkannya. Meskipun demikian, Muhammad dengan gampangnya mengatakan bahwa Alexander adalah seorang pemimpin Muslim yang melakukan Jihad, perang suci, untuk menyebarkan Islam ke seluruh dunia. (Aku akan membahas hal ini lebih lanjut di bagian berikut.) Dongeng Qur’an tentang Alexander Agung dan Salomo diambil dari berbagai sumber Arab, terutama syair² yang diucapkan berbagai orang selama perubahan jaman, dan banyak dari mereka yang mengaku sebagai nabi.

Alexander Agung dan Dongeng² Persia

Alexander Agung terkenal sebagai pagan sejati dan penyembah berhala. Tapi Muhammad mengatakan bahwa Alexander adalah budak Allah yang melakukan Jihad untuk menyebarkan Islam ke seluruh dunia.

Selain buta akan kronologi sejarah, Muhammad juga menambahkan hukuman² ilahi pada negara² dan menghilangkan mereka dari sejarah, padahal negara² itu masih eksis sampai hampir ke masa hidupnya. Sama seperti nabi² agama Jin Arab, Muhammad juga memasukkan tokoh² sejarah penting ke dalam agama Islam.

Dalam Qur’an-nya, Muhammad menyebut Alexander Agung sebagai Zulkarnaen, atau “orang yang bertanduk dua.” Gelar ini tercantum dalam buku The Romance of Alexander, yang berbahasa Aramaik dan tersebar diantara umat Kristen Nasrani sebelum jaman Islam. Versi² tua buku ini bahkan berjudul Zulkarnaen.

Image
Buku sumber Qur’an: “The Romance of Alexander” atau “Zulkarnaen”.

Alexander Agung digambarkan di berbagai uang logam kerajaan dengan dua tanduk di kepala untuk melambangkan bahwa dia menaklukkan dunia Barat dan Timur. Alexander terkenal sebagai tokoh pagan yang meminta nasehat berbagai pendeta² dewa-dewi Yunani sebelum melakukan penyerangan militer, dan dia juga menyembah berhala² di berbagai kota yang ditaklukkannya. Dia juga mengakui bahwa dia adalah dewa, putra dewa utama Yunani yakni Zeus. Ketika Alexander mendengar bahwa Philotas, pemimpin pasukan berkuda, mengejeknya karena mengaku sebagai putra Zeus, Alexander menjadi sangat marah dan menangkap Philotas, menghakiminya, dan menjatuhkan hukuman mati. Pengakuan Alexander bahwa dirinya adalah dewa tertulis di berbagai tulisan klasik kuno. Sejarawan Agatharchides menulis:

Alexander, yang tak terkalahkan di medan perang, tidak bernasib baik dalam hubungan pribadinya. Dia terjerat dengan pujian², dan tatkala dia mengatakan dirinya adalah putra Zeus, dia tak menganggap dirinya diejek, tapi dikagumi karena minatnya akan hal yang mustahil dan sikapnya yang melupakan wujud alaminya. [25]
[25] Agatharchides dari Cnidus, on the Erythraean Sea, buku I, 17, diterjemahkan dan diedit oleh Stanley Burstein, The Hakluyt Society London, 1989, hal. 52.

Aristobulus, saksi yang bekerja sebagai insinyur bagi Alexander, menerangkan alasan mengapa Alexander berencana menaklukkan Arabia. Aristobulus berkata:

Ketika Alexander mengetahui bahwa orang² Arab menyembah dua dewa utama, dia mengira bahwa mereka akan menyembahnya pula sebagai dewa ketiga jika dia berhasil menaklukkan mereka dan memperbolehkan mereka mempertahankan adat kakek moyang mereka. [26]
[26] The Geography of Strabo, Buku XVI .I. 11, The Geography of Strabo, Volume VII, Harvard University Press, 1966, hal. 211.

Meskipun fakta² literatur sudah jelas, tapi Muhammad tetap saja mengatakan Alexander Agung sebagai Muslim yang menyembah Allah. Muhammad mengatakan perang² Alexander sebagai perang Jihad untuk membenarkan tindakannya menyebarkan peperangan terhadap suku² Arab dan Yahudi yang tak melakukan kesalahan apapun padanya.

Muhammad mencontek dongeng Zoroastria dan menerapkannya pada kisah Gog (Ya’juj) dan Magog (Makjuj), dua tokoh Alkitab. Dia mengganti tokoh dongeng Zoroasteria dengan Alexander Agung.

Muhammad mencontek berbagai dongeng terkenal dari berbagai agama di jamannya dan memasukkannya ke dalam Qur’an, dengan mengganti nama tokoh² penting dengan tokoh² Alkitab atau sejarah. Contohnya, dia mencontek dongeng Zoroastria tentang Azi Dahak, sosok jahat yang dirantai di gunung timur oleh Fredun, tokoh pahlawan dongeng itu. Umat Zoroastria percaya bahwa Azi Dahak tetap dirantai di situ sepanjang jaman. Di akhir jaman, dia akan dibebaskan untuk menyerang dunia.

Image
Azi Dahak yang dirantai di gunung sampai akhir jaman.

Menurut Dinkard, buku 7 dan bab 13, di dongeng Zoroastria berikutnya, Azi Dahak bertanggungjawab atas penduduk jahat yang dikenal sebagai orang² Mazendara. [27] Orang² Khvanira hidup berdekatan dengan orang² Mazendara. Mereka mengeluh pada Fredun tentang orang² Mazendara yang dianggap berbahaya. [28] Dengan gerakan gaib pada hidungnya, Fredun membelah tanah orang² Mazendara dengan menerapkan pembatas alamiah bagi kedua bangsa itu. Mereka tetap terpisah sampai akhir jaman, [28] lalu mereka akan menyerang dunia. Dongeng Zoroastria terus berkembang di jaman Kristen. Setan² Mazendara akhirnya disebut sebagai setan² Mazonik. Kai-Us, tokoh dongeng lainnya, membangun struktur metal untuk mengurung mereka sampai akhir jaman, karena mereka berbahaya bagi seluruh dunia. [29]
[27] Dinkard-Book VIII, Bab XIII, 9, Pahlavi Texts, Part IV, diterjemahkan oleh E.W. West, The Sacred Books of the East, Volume 37, diterbitkan oleh Motilal Banarsidass, Delhi, 1969, hal. 28
[28] Dinkard-Book IX, Bab XXI, 17- 19, Pahlavi Texts, Part IV, diterjemahkan oleh E.W. West, The Sacred Books of the East, Volume 37, diterbitkan oleh Motilal Banarsidass, Delhi, 1969, hal. 216
[29] Dinkard-Book IX, Bab XXI, 22-23, Pahlavi Texts, Part IV, diterjemahkan oleh E.W. West, The Sacred Books of the East, Volume 37, diterbitkan oleh Motilal Banarsidass, Delhi, 1969, hal. 218

Dongeng² Persia di abad ke 5 dan 6 M mengisahkan para raja yang memenjarakan orang² dengan cara membangun bendungan atau tembok diantara dua gunung. Contohnya adalah dongeng tentang Kesrah, Raja Persia, yang membangun tembok diantara dua gunung untuk memenjarakan masyarakatnya. [30] Hal ini dicontek Muhammad dalam Qur’an di mana Alexander Agung memenjarakan Gog dan Magog dalam bendungan metal yang dibangunnya diantara dua tembok.
[30]Dinkard-Book IX, Bab XXII, 4-9, Pahlavi Texts, Part IV, diterjemahkan oleh E.W. West, The Sacred Books of the East, Volume 37, diterbitkan oleh Motilal Banarsidass, Delhi, 1969, hal. 220-222

Muhammad juga mencontek seluruh dongeng Persia tentang bagaimana Azi Dahak dan masyarakat Mazendara dipenjara. Menurut Muhammad, ketika Alexander sedang berada di Asia, dia bertemu masyarakat yang disebut Qur’an “tidak mengetahui perkataan apapun.” Masyarakat ini mengeluh pada Alexander tentang Gog dan Magog, yang dianggap berbahaya dan mengancam dunia. Alexander lalu membangun bendungan metal diantara dua gunung dan membungkus bendungan dengan tembaga cair. Di bendungan inilah dia memenjarakan Gog dan Magog, dan bendungan akan dihancurkan di hari kiamat. Gog dan Magog akan dibebaskan untuk menyerang dunia. Hal ini tercantum dalam Qur’an, Sura al-Kahf (18), ayat 98.

Zulkarnain berkata: “Ini (dinding) adalah rahmat dari Tuhanku, maka apabila sudah datang janji Tuhanku Dia akan menjadikannya hancur luluh; dan janji Tuhanku itu adalah benar”.

Muhammad mencontek dongeng Zoroastria yang sama, tapi dia mengubah nama Azi Dahak dan masyarakat jahatnya dengan Gog dan Magog, dan mengubah Fredun menjadi Alexander Agung.

Dari manakah Muhammad mendapat nama Gog dan Magog? Dia dengan gampangnya mengambil kedua nama itu dari Alkitab Perjanjian Lama, kitab Yehezkiel di mana Nabi Yehezkiel berbicara tentang Gog dan Magog yang belum ada di jamannya, dan tak ada pula di seluruh sejarah umat manusia, sama seperti umat Zoroastria menggambarkan masyarakat jahat Mazendara. Yehezkiel mengatakan Gog dan Magog sebagai “orang² dari utara,” dan banyak penafsir Alkitab yang mengira ini tentunya negara Rusia di jaman modern, negara Eropa, atau negara dari Uni Sovyet dahulu. Menurut Alkitab, negara dari utara ini akan menyerang Israel setelah masyarakat Israel yang tersebar ke seluruh penjuru dunia kembali ke Palestina. Menurut Yehezkiel, negara yang menyerang ini akan bersekutu dengan negara² lain dengan nama² yang kita kenal sebagai Iran, Libya, dan Kush yang di jaman sekarang adalah Sudan dan sebagian Ethiopia. Nubuat ini kemungkinan menunjuk Sudan sebagai negara penyerang utama. Serangan masa depan terhadap Israel akan dilakukan oleh negara² Islam.

Image

Muhammad tak mengerti akan nubuat Nabi Yehezkiel, sehingga dia menampilkan dongeng Zoroastria sebagai gantinya. Umat Zoroastria yakin bahwa Azi Dahak dan masyarakatnya dirantai di gunung sampai akhir jaman. Muhammad juga percaya akan hal ini. Gog dipenjarakan di dalam bendungan antara dua gunung, seperti yang dikatakan di Qur’an, Sura 18:96, tapi Muhammad mempertaruhkan nubuatnya tatkala dia menggabungkannya dengan ajaran Zoroastria. Dia mengatakan bendungan itu terletak di dekat tempat matahari terbit, yang merupakan tempat yang dikunjungi Alexander Agung. Sudah jelas Muhammad tidak mengira orang akan hidup sangat lama dan berkelana sangat jauh sehingga bisa mencapai tempat matahari terbit. Orang² di jaman Muhammad mengira matahari terbit setiap hari dari kolam, dan konsep ini dipakai orang Persia untuk menjelaskan perbedaan panjang hari. [31] Muhammad pun memakai konsep pemikiran yang sama. [32]
[31] Dinkard-Book IX, Bab XXI, 22-23, Pahlavi Texts, Part IV, diterjemahkan oleh E.W. West, The Sacred Books of the East, Volume 37, diterbitkan oleh Motilal Banarsidass, Delhi, 1969, hal. 220-222
[32] Tarikh al-Tabari, I, hal. 424

Kes bin Saideh, seorang pendongeng Arab yang sering dikunjungi Muhammad sebelum dia mengaku sebagai Nabi, mengatakan bahwa Alexander hidup selama 2000 tahun. [34] Karena orang² Arab menggunakan diameter bumi begitu besar, maka orang harus menempuh perjalanan 500 tahun untuk mencapai ujung bumi; hanya Alexander saja, yang hidup 2000 tahun yang lalu, yang bisa mencapai ujung² bumi barat dan timur. Seperti yang tertera dalam Qur’an, Muhammad juga mengatakan bahwa Alexander melihat matahari terbit dari kolam lumpur. Muhammad juga mengaku mengendarai Bouraq, yakni unta bersayap, dan pergi ke timur, ke tempat matahari terbut. Di sana dia mengaku melihat Gog dan Magog dipenjara di bendungan metal. Dia juga mengaku mendengar suara matahari terbit dari kolam air di timur, dan ketika terbenam di kolam lumpur di barat. [35] Di jaman Muhammad, orang² Arab memang percaya bahwa matahari menimbulkan suara ketika tenggelam dalam kolam lumpur. [36]
[34] Halabieh I, hal. 321
[35] Tarikh al-Tabari, I, hal. 48 and 49
[36] Halabieh 2:104 

Muhammad yakin bahwa tak seorang pun akan membantahnya atau tak percaya pada penjelasannya tentang matahari, atau tentang Gog dan Magog, karena dia mengira tak seorang pun punya cukup umur untuk mencapai ujung bumi yang sangat jauh. Tapi hanya orang² yang percaya buta saja yang bisa menerima dongeng² Muhammad di jaman modern. Qur’an mengatakan bendungan metal tetap ada sampai akhir jaman. Jika benar demikian, semua orang tentunya bisa melihat bendungan tersebut. Mengapa Muslim tidak pergi ke ujung Timur untuk memeriksa sendiri kebenaran kisah ini?

Dalam Q 18:96-99, Muhammad berkata bahwa Zulkarnain membangun sebuah dinding besi diantara dua gunung:
berilah aku potongan-potongan besi” Hingga apabila besi itu telah sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu, berkatalah Zulkarnain: Tiuplah (api itu)”. Hingga apabila besi itu sudah menjadi (merah seperti) api, dia pun berkata: “Berilah aku tembaga (yang mendidih) agar kutuangkan ke atas besi panas itu”.

Muhammad berkata bahwa dinding besi itu masih ada sampai saat ini dan Allâh akan menghancurkannya di Hari Kiamat.
Q 18:98,99
Zulkarnain berkata: “Ini (dinding besi) adalah rahmat dari Tuhanku, maka apabila sudah datang janji Tuhanku Dia akan menjadikannya hancur luluh; dan janji Tuhanku itu adalah benar”.
Kami biarkan mereka di hari itu (Hari Kiamat) bercampur aduk antara satu dengan yang lain, kemudian ditiup lagi sangkakala, lalu Kami kumpulkan mereka itu semuanya.

Tapi di manakah dinding besi tersebut saat ini? Sejarah umat manusia tidak pernah menerangkan adanya dinding besi besar diantara dua gunung apapun di dunia.

Hal lain yang penting untuk diperhatikan adalah peperangan Alexander Agung. Banyak dari pembantu Alexander yang menjadi saksi peperangan dan mereka menulis dengan penuh detail peperangan tersebut. Salah satu saksi mata adalah Callisthenes, yang menulis sekitar tahun 330 SM. Yang lain adalah: Oneskritus, ketua sais; Nearkhus, komandan angkatan laut; dan Khares, bendara bagi Alexander. Nearkhus menulis beberapa tahun setelah kematian Alexander. Semua penulis ini adalah saksi mata. Ptolemius, salah seorang dari empat jendral utama Alexander, dan yang mendirikan dinasti Ptolemius di Mesir, juga menulis tentang peperangan Alexander. Sejarawan lain yang menulis tentang kehidupan dan kegiatan militer Alexander adalah Aristobulus, dan dia adalah insinyur bagi Alexander. Dia pun adalah saksi mata apa yang ditulisnya. Banyak penulis kuno bergantung pada informasi para saksi mata ini yang menulis secara rinci peperangan Alexander Agung di Asia. Tiada seorang pun dari mereka yang menceritakan tentang bendungan metal. Jika memang benar Alexander membangun bendungan itu, maka tentunya mereka menulis akan hal itu.
Meskipun dongeng² Zoroastria begitu tak masuk akal, tetapi Muhammad membuatnya lebih ngawur lagi. Bahkan anak kecil sekalipun akan bertanya-tanya bagaimana mungkin suatu masyarakat bisa dipenjara dengan bendungan diantara dua gunung. Mengapa Gog dan Magog tidak membuat lubang pada bendungan tersebut? Mengapa tidak memanjat saja tembok bendungan? Mengapa tidak memanjat gunung saja, dan lari ke berbagai arah agar bebas dari penjara?

Legenda Tujuh Penidur dari Efesus

Muhammad memasukkan legenda Syria “Tujuh Penidur dari Efesus” ke dalam Qur’an-nya. Legenda ini mengisahkan tujuh orang Kristen yang tidur dalam gua selama 150-200 tahun. Hal ini terjadi di tahun 250 M, di jaman Decius, kaisar Romawi yang suka menindas umat Kristen. Decius, menurut legenda, datang ke Efesus dan menindas umat Kristen. Dia bertemu dengan tujuh pemuda Kristen nan alim dan mengadili mereka di pengadilan. Dia lalu memberi mereka waktu untuk meninggalkan iman Kristen mereka, tapi mereka lalu menyerahkan semua harta mereka pada orang² miskin, kecuali beberapa keping logam yang dibawa mereka. Mereka tidak meninggalkan iman mereka. Mereka bersembunyi di sebuah gua di Gunung Anchilos untuk bersiap mati di sana. Ketika Decisu kembali ke Efesus, dia mencari ketujuh orang itu, dan para prajuritnya mendapatkan mereka tertidur dalam sebuah gua. Decius memerintahkan para prajuritnya menutup pintu gua dengan batu² besar agar mereka terkurung dalam gua sampai mati.

Pada waktu Kaisar kristen berkuasa – antara Theodosius Agung (379-395 M) atau Theodosius Muda (408-450 M) – terdengar berita tentang kebangkitan kemblai yang banyak disangkal orang. Ketika pemilik tanah membuka pintu gua untuk menggunakannya sebagai kandang ternak, para pemuda Kristen itu bangun dari tidurnya dan mengira bahwa mereka hanya tidur semalam saja. Maka seseorang dari ketujuh pemuda itu disuruh membeli makanan. Orang ini membawa keping uang logam bergambar Decius yang disimpannya saat mereka dikurung dalam gua. Dia kaget melihat banyak lambang salib di berbagai gereja dan nama Yesus disebut dengan bebas oleh masyarakat. Orang² juga takjub melihat pemuda ini memiliki uang logam Decius. Mereka mengira dia menemukan harta karun di gua. Pemuda Kristen ini menceritakan bagaimana dia dan kawan²nya tertidur dalam gua. Kaisar Theodosius pergi ke gua itu untuk menemui ketujuh pemuda, dan melihat pengalaman ini sebagai tanda bahwa tubuh manusia memang bisa dibangkitkan kembali. Ketika ketujuh pemudai itu akhirnya wafat, sang Kaisar membangun kuburan bersalut emas bagi mereka, tapi para pemuda ini muncul dalam mimpi sang Kaisar dan memintanya untuk mengubur mereka di gua biasa saja.

Kisah ini mengandung unsur dongeng pagan sebelum jaman Kristen. Filsuf Yunani Aristoteles menyampaikan kisah yang serupa tentang para penidur dari kota Sardis. [37] kota yang terletak di daerah sama dengan kota Efesus di Asia Minor atau Turki di jaman sekarang. Kerena Aristoteles hidup di tahun 384 – 322 SM, maka versi Syria bergantung pada versi pagan kuno tapi mengganti Sardis dengan Efesus. Koch, seorang sejarawan, menunjukkan bahwa ada beberapa versi pagan dari kisah ini, termasuk versi India, Yahudi, dan China. [38] Di jaman sekarang, kisah ini dianggap dongeng pagan, yang sudah lama dikenal sebelum jaman Kristen.
[37] (Phys., IV, xi); dikutip oleh the Adrian Fortescue, The Catholic Encyclopedia, Volume V
[38] Koch, Die Siebenschlafereigende, ihr Ursprung u. ihre Verbreitung (Leipzig, 1883), hal. 24-40, Dikutip oleh Adrian Fortescue, The Catholic Encyclopedia, Volume V

Legenda ini diubah jadi bernafas Kristen oleh orang² Kristen Syria, kemungkinan besar diterjemahkan oleh mereka dari masyarakat pagan Yunani karena orang² Syria terkenal suka menerjemahkan buku² filsuf Yunani, seperti buku² Aristoteles. Kisah ini juga disebut dalam berbagai literatur Syria sebelum diterjemahkan ke dalam bahasa² lain, dan ini membuktikan bahwa kisah ini diterjemahkan dari literatur Yunani. Kisah ini juga muncul di buku Homily karangan Yakub dari Saruq atau Sarugh. Dia adalah pendeta Nonfisit, penyair dan penulis Syria yang hidup di kota Syria bernama Edessa, di bagian utara Iraq. Dia belajar di sekolah Syria bernama Raha. Di tahun 519 M, dia menjadi uskup di Batnan dan wafat di tahun 521 M. Dia dikenal masyarakat Arab sebagai Yakub al-Saruji, dan dia punya hubungan dengan umat Kristen kota Najran yang terletak diantara Yemen dan Mekah. Dari abad 3 M sampai jaman Muhammad, Najran merupakan tempat tinggal banyak umat Kristen. Yakub dari Sarugh pernah menulis surat pada umat Kristen di Najran. [39] Meluasnya legenda² Syria di Najran, dan lalu Mekah, kemungkinan adalah karena literatur Syria yang ditulis Yakub dari Sarugh dan versinya tentang dongeng Tujuh Penidur dari Efesus.
[39] Wright, A Short History of Syriac Literature (London, 1894); Duval, La Literature Syriaque, 3rd ed. (Paris, 1907), hal. 351-854; Assemani, Bibliotheca Orieritalis, I, c. XXVII; H. Hyvernat, penjelasan ditulis oleh Joseph P. Thomas, The Catholic Encyclopedia, Volume VIII

Legenda Tujuh Penidur Terus Berkembang

Kisah Tujuh Penidur itu hanya dikenal di kalangan Syria saja sampai kisah ini diterjemahkan ke bahasa Latin di awal abad ke 6 M oleh Gregory dari Tours, dan setelah itu menjadi legenda masyarakat. Legenda ini juga tercantum dalam bab 95 dari buku Gregory yang berjudul De Gloria Martyrum, yang berarti The Glory of the Martyrs (Keagungan Para Martirdom). Gergary mengatakan bahwa dia mendengar legenda ini dari “orang Syria.” Gregory mencatat kisah ini sebagai legenda, karena telah dikenal lama di kalangan masyarakat pagan, sebelum jaman Kristen.

Sebelum Gregory menerjemahkan kisah itu ke dalam bahasa Latin dan membuatnya terkenal, kisah ini tidak pernah disebut di dalam literatur Efesia, meskipun menurut orang² Syria kota Efesus adalah kota di mana kisah ini terjadi. Ini merupakan kriteria penting untuk mengetahui sejarah asal kisah. Setelah kisah ini terkenal gara² terjemahan Gregory, sebuah gereja dibangun di atas kuburan di kota Efesus, dan kuburan ini disebut sebagai kuburan Ketujuh Penidur dari Efesus. Tiada keterangan sejarah apapun dalam literatur Efesia yang mendukung fakta legenda ini. Di lain pihak, jika kita hanya punya sedikit sejarah hidup Yesus dari Palestina, tanah di mana Yesus hidup dulu, maka kita punya alasan bahwa mungkin Yesus tidak pernah hidup. Tapi kebanyakan penulis Perjanjian Baru adalah murid² Yesus, orang² yang menemaninya, dan mempelajari pekerjaaan dan ajarannya. Kita juga punya bukti muzizat dan kematian Yesus dari Josephus Flavius, penulis Yahudi yang hidup di Yerusalem. Selain itu ada keterangan dari Talmud pula. Tapi tidak begitu dengan legenda Penidur dari Efesus, meskipun kota Efesus penuh dengan berbagai filsuf dan sejarawan selama abad 4 dan 5 M. Tiada satu pun laporan sejarah Efesus yang menyampaikan kisah para penidur ini. Catatan² Romawi akan Kaisar Theodosius Agung atau Theodosius Muda juga tidak menyebut sama sekali tentang Tujuh Penidur Efesus, padahal legenda itu menyebut mereka bertemu dengan sang Kaisar dan Kaisar lalu membangun kuburan bagi mereka.

Nadhr, Saudara Muhammad, Menguji Muhammad tentang Asal-Usul Dongengnya

Muhammad mencontek legenda Tujuh Penidur Efesus, meskipun tiada fakta sejarah apapun, dan dia menyelipkan legenda itu ke dalam Qur’an, Sura al-Kahf (Gua) (18). Beberapa tokoh Qurays berkumpul, termasuk Nadhr bin al-Harith. Mereka meminta saran pada Rabi Yahudi pertanyaan apakah yang harus diajukan kepada Muhammad untuk menguji pengetahuannya. Para Rabi Yahudi mengusulkan untuk mengajukan tiga pertanyaan pada Muhammad, yakni (1) kisah para penidur; (2) kisah pengelana agung; (3) keterangan tentang Roh. Nadhr memang sering mempertanyakan pengetahuan sejarah Muhammad. Hal ini ditulis Ibh Hisham sebagai berikut: [40]
[40] Ibn Hisham, I, hal. 240

Jika Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam duduk di satu tempat untuk mengajak kaumnya ingat kepada Allah, mengingatkan mereka tentang hukuman Allah yang diterima orang-orang sebelum mereka, dan beliau beranjak dari tempat tersebut, maka An-Nadhr bin Al-Harits duduk di tempat yang sama, kemudian berkata, ‘Demi Allah, wahai orang-orang Quraisy, ucapanku lebih bagus daripada Muhammad. Kisahnya hanyalah dongeng orang-orang yang dahulu. Dia menulisnya sebagaimana aku menulisnya.’
[41] Ibn Hisham, I, hal. 282

Nadhr dapat mengatakan hal ini karena dia mempelajari sejarah dan mithology di kota Hira, yang dipimpin oleh orang² Lakhmids, suku Arab yang mengikuti budaya Persia. [42]
[42] Ibn Hisham, I, hal. 239 dan 282

Nadhr menanyakan pada Muhammad tentang legenda Penidur Efesus. Orang Yahudi dan para terpelajar di Mekah tahu bahwa kisah itu hanyalah dongeng yang jadi populer gara² terjemahan Gregory. Para tokoh Quraysh sudah memperkirakan bahwa Muhammad akan memasukkan dongeng itu ke dalam Qur’an, dan menyatakannya sebagai fakta sejarah. Nadhr dan teman²nya juga mempertanyakan pengetahuan sejarah Muhammad berkenaan dengan Alexander Agung yang disebut sebagai Zulkarnaen (“orang bertanduk dua”). Hal ini sebenarnya merupakan pengetahuan umum yang diketahui orang awam di jaman Muhammad. Pendidikan Byzantium Yunani tersebar luas di Timur Tengah, terutama Mekah, di mana penduduknya adalah para pedagang yang senantiasa berhubungan dengan Kekaisaran Byzantium di Syria dan Palestina.

Para tokoh Quraysh sengaja memilih figur sejarah terkenal seperti Alexander untuk mengungkapkan bahwa Muhammad tidak memiliki pengetahuan umum sejarah. Jawaban² Muhammad menunjukkan bahwa dia mengambil keterangan dari dongeng² masa lalu. Dengan demikian memang tepat pendapat para terpelajar Mekah dan Rabi Yahudi akan diri Muhammad.

Umat Muslim sebaiknya menelaah dengan cermat Muhammad dan fakta sejarah, dan tidak terbelenggu dengan ikatan iman yang membutakan nalar mereka. Ujian yang diterapkan Nadhr dan tokoh² Mekah menunjukkan bahwa Muhammad memang suka mengumpulkan dongeng² dari berbagai sumber primitif untuk menunjukkan seakan-akan dia itu penuh pengetahuan, karena katanya dongeng² itu dikirim oleh Allah.

Qur’an Tak Mengandung Pengertian Rohani. Muhammad Terbukti Tidak Mampu Menjawab Pertanyaan Rohani yang Paling Sederhana.

Pertanyaan ketiga pada Muhammad adalah, “Apakah roh itu?” Ini adalah pertanyaan sederhana yang bisa dijawab setiap orang Yahudi atau Kristen dengan mengutip keterangan Alkitab. Tuhan menciptakan manusia dengan tubuh, jiwa, dan roh. Roh adalah wujud manusia yang berhubungan dengan Tuhan dan membuat manusia mampu mengenal Tuhan.

Para Rabi Yahudi mengajukan pertanyaan ketiga ketika mereka mengetahui bahwa ayat² dalam Qur’an yang dikarang Muhammad tidak mengandung keterangan tentang Roh, dan hanya fokus pada hal² duniawi saja. Contohnya, Muhammad mengatakan bahwa dia memiliki hak khusus untuk boleh menikahi setiap wanita, termasuk Muslimah² yang menawarkan diri padanya. Hal ini tercantum dalam Qur’an, Sura al-Ahzab (33), ayat 50:

Hai Nabi, sesungguhnya Kami telah menghalalkan bagimu istri-istrimu yang telah kamu berikan mas kawinnya dan hamba sahaya yang kamu miliki yang termasuk apa yang kamu peroleh dalam peperangan yang dikaruniakan Allah untukmu, dan (demikian pula) anak-anak perempuan dari saudara laki-laki bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara perempuan bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara laki-laki ibumu dan anak-anak perempuan dari saudara perempuan ibumu yang turut hijrah bersama kamu dan perempuan mukmin yang menyerahkan dirinya kepada Nabi kalau Nabi mau mengawininya, sebagai pengkhususan bagimu, bukan untuk semua orang mukmin. Sesungguhnya Kami telah mengetahui apa yang Kami wajibkan kepada mereka tentang istri-istri mereka dan hamba sahaya yang mereka miliki supaya tidak menjadi kesempitan bagimu. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Kata Arab yang dipakai untuk “kawin” dalam ayat ini adalah “Nakaha” yang berasal dari kata “Nikah” (ngesex). Aisyah, istri Nabi yang termuda, menerangkan bahwa salah satu penerapan nikah adalah wanita menawarkan diri pada lelaki untuk batas waktu tertentu, misalnya beberapa bulan, untuk tujuan bersuka-ria ngesex saja. [43] Kita dapat melihat bahwa dari ayat ini Muhammad memiliki hak khusus. Sebagai akibatnya, banyak wanita yang meninggalkan suaminya dan menawarkan diri mereka kepada Muhammad.
[43] Sahih al-Bukhari, 6, page 132; Halabieh 1, hal. 69

Sebagian besar Qur’an berkisar pada peperangan Muhammad dan bagaimana umatnya harus menuruti panggilannya untuk melakukan Jihad. Dia menetapkan seperlima bagian dari jarahan perang adalah baginya.
Dalam menanggapi pertanyaan ketiga tentang Roh, Muhammad berjanji akan menjawab keesokan harinya. Akan tetapi dia tidak memberikan jawaban selama dua minggu. Sudah jelas bahwa dia berusaha mencari bantuan selama itu. Setelah itu dia menjawab seperti yang tercantum dalam Qur’an, Sura Isra’ (17), ayat 85: “Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit”. Muhammad enggan berdiskusi akan perihal Roh karena dia memang tidak tahu apapun tentang hal itu.

Muhammad Salah Mendengar Keterangan tentang Tujuh Penidur Efesus

Ketika menghadapi pertanyaan tentang para penidur yang tertidur selama berabad-abad, Muhammad rupanya mengunjungi teman² Kristen Bizantiumnya, termasuk diantaranya adalah Jabir. Kita baca di Sira dari Ibn Hisham tentang hal ini:
Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam seringkali duduk di Marwa, tepatnya di tempat dagang anak muda Kristen yang bernama Jabir. Ia budak milik Ibnu Al-Hadhrami. Orang-orang Quraisy berkata, ‘Demi Allah, Muhammad tidak diajari banyak hal yang ia bawa kecuali oleh Jabr, budak milik Ibnu Al-Hadhrami.’ [44]
[44] Ibn Hisham 2, hal. 26

Pernyataan orang² itu bukannya tak beralasan. Mengapa Muhammad duduk dengan budak miskin itu sepanjang hari, padahal dia benci budak²? Dia mengatakan bahwa seorang budak tidak bisa bersaksi di pengadilan kecuali dia dipukuli. [45] Jika seorang umatnya ingin memerdekakan seorang budak, Muhammad melarang dan menganjurkan umatnya untuk menjual budak itu dan bukannya memerdekakan. [46] Tapi sekarang ada seorang budak Kristen yang tak pernah jadi Muslim, dan Muhammad meluangkan waktu untuk menjenguknya setiap hari. Muhammad-lah yang mendatangi Jabir dan bukan sebaliknya. Ini menunjukkan bahwa Jabir merupakan sumber keterangan yang penting bagi Muhammad tentang Alkitab, doktrin Kristen, dan dongeng² Kristen di jaman Byzantium. Hadis juga mengatakan bahwa Jabir mengumpulkan buku². Hadis² mengatakan bahwa al-Hadhrami punya dua budak, Jabir dan Yaser, dan ketika mereka membaca Alkitab, Muhammad mendatangi mereka dan mendengarkan apa yang mereka baca.
[45] Sahih al-Bukhari, 3, hal. 150
[46] Sahih al-Bukhari, 3, hal. 86; 3, hal. 135

Muhammad juga berhubungan dengan budak Kristen Byzantium bernama Balaam, atau nama lainnya adalah Yaish atau Adaas. [47] Balaam adalah budak milik Huitab bin Abd al-Uzai. Masyarakat Mekah seringkali melihat Muhammad menemui Balaam, dan mereka mengatakan Balaam mengajari Muhammad. [48] Tampaknya Jabir dan Balaam adalah orang² yang gemar takhayul, tidak seperti orang Kristen berpendidikan di jaman mereka yang mengetahui perbedaan antara legenda dan fakta sejarah.
[47] Tafsir al-Tabari, 18, page 137
[48] al-Allusi, Ruh’ al-Maani, 14: 233; Tafsir al-Tabari 14:119

Versi Qur’an tentang Tujuh Penidur menunjukkan bahwa Muhammad tidak mengerti makna legenda itu.
Di Qur’an, Surah al-Kahf (18) atau Gua, kita temukan jawaban Muhammad tentang para penidur. Meskipun dia menampilkan dongeng sebagai kisah nyata, tapi variasi kisahnya menunjukkan bahwa dia tidak tahu akan kisah aslinya. Di ayat ke 17 Muhammad mengatakan:
Dan kamu akan melihat matahari ketika terbit, condong dari gua mereka ke sebelah kanan, dan bila matahari itu terbenam menjauhi mereka ke sebelah kiri sedang mereka berada dalam tempat yang luas dalam gua itu.

Ayat ini mengatakan sinar matahari menghindar masuk ke dalam gua. Hal ini bertentangan dengan legenda aslinya yang mengatakan mulut gua ditutup dengan tumpukan batu sehingga sinar matahari tidak bisa masuk gua.

Di ayat 18 kita baca variasi lain:
… sedang anjing mereka mengunjurkan kedua lengannya di muka pintu gua. Dan jika kamu menyaksikan mereka tentulah kamu akan berpaling dari mereka dengan melarikan (diri) dan tentulah (hati) kamu akan dipenuhi dengan ketakutan terhadap mereka.

Qur’an mengatakan si anjing menjaga para penidur selama ratusan tahun. Menurut Muhammad, setiap orang yang datang mendekati gua akan lari ketakutan karena anjing penjaga di muka pintu gua.

Selanjutnya Muhammad mencantumkan bagian asli legenda yang mengatakan para pemuda ini bangun dari tidurnya, mengirim salah seorang dengan uang untuk membeli makanan, dan mengira mereka hanya tidur sehari saja. Qur’an mengatakan bahwa orang² tahu tentang kisah tujuh penidur, tapi tidak suka pada mereka dan ingin mendirikan bangunan di atas gua agar para pemuda itu tersekap dalam gua. Muhammad mengira para pemuda bangun saat masyarakat masih membenci mereka, tapi legenda aslinya tidak begitu. Muhammad tidak mengerti pesan Kristiani dari legenda ini, yang menunjukkan bahwa ketujuh pemuda itu dilindungi meskipun Kaisar Romawi menindas umat Kristen, dan mereka dibangunkan kala kekaisaran Romawi sudah menerima agama Kristen. Berdasarkan legenda aslinya, para penidur dianggap sebagai orang² suci.

Ketika Gereja Bizantium membangun kuburan di kota Efesus, mereka ingin menggunakan legenda ini untuk meyakinkan para atheis tentang kebangkitan kembali, dan mencari untung dengan cara membuat tempat itu jadi tempat suci. Karena itulah mereka membangun gereja di atas kuburan. Tapi Muhammad mengira gereja dibangun oleh orang² yang ingin menyekap para penidur di dalam gua.

Muhammad tahu bahwa pengetahuannya tentang legenda para penidur tidak setaraf dengan pengetahuan mereka yang mengujinya, maka dia mengajukan sanggahan bahwa Allah melarangnya untuk membicarakan legenda ini. Muhammad tidak mampu menyebut dengan pasti jumlah para penidur dalam legenda Efesus. Terdapat dua versi dari cerita aslinya. Yang pertama mengatakan tujuh pemuda, dan yang satu lagi menyebut delapan. Tapi rupanya para teman Muhammad menyebut jumlah yang berbeda-beda sehingga dia tidak berani mengajukan angka yang pasti karena takut diejek oleh para pengujinya. Karena itulah dia menyebut hanya Allah saja yang tahu jumlah tepatnya. Selain itu, dia pun mengatakan bahwa Allah melarangnya membicarakan jumlah para pemuda tersebut. Lihat nih ayat 22:
Nanti (ada orang yang akan) mengatakan (jumlah mereka) adalah tiga orang yang keempat adalah anjingnya, dan (yang lain) mengatakan: “(Jumlah mereka) adalah lima orang yang keenam adalah anjingnya”, sebagai terkaan terhadap barang yang gaib; dan (yang lain lagi) mengatakan: “(Jumlah mereka) tujuh orang, yang kedelapan adalah anjingnya”. Katakanlah: “Tuhanku lebih mengetahui jumlah mereka; tidak ada orang yang mengetahui (bilangan) mereka kecuali sedikit”. Karena itu janganlah kamu (Muhammad) bertengkar tentang hal mereka, kecuali pertengkaran lahir saja dan jangan kamu menanyakan tentang mereka (pemuda² itu) kepada seorang pun di antara mereka. 

Sekarang perhatikan: jika hanya beberapa orang saja yang tahu persisnya jumlah para penidur, seperti yang dikatakan ayat itu, mengapa Muhammad tidak termasuk diantara mereka? Jika dia kontak dengan tuhan yang katanya Maha Tahu, mengapa tuhan tidak memberitahu Muhammad berapa tepatnya jumlah para pemuda tersebut? Sudah jelas bahwa Muhammad tidak berani menyatakan jumlah yang pasti karena takut diejek, dan dia menutup kesalahannya dengan mengatakan Allah melarangnya membicarakan hal itu.

Muhammad mengarang bahwa para penidur bangun setelah lebih dari 300 tahun setelah para pengarang yang menambahkan nafas Kristen pada legenda itu mati.

Dalam Sura yang sama (18), ayat 25 tertulis:
Dan mereka tinggal dalam gua mereka tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun (lagi).

Berdasarkan keterangan itu, para penidur bangun di sekitar tahun 559M, setelah para penulis Syria menerjemahkan legenda itu ke dalam bahasa Yunani telah wafat semua. Bahkan Yakub dari Sarugh juga telah mati di tahun 521 M. Muhammad merasa bebas untuk menentukan tahun² ini, karena mengira tiada seorang pun yang bisa membantahnya. Lalu dia membela lamanya para pemuda itu tertidur dengan mengatakan ayat ke 26:
Katakanlah: “Allah lebih mengetahui berapa lamanya mereka tinggal (di gua); kepunyaan-Nya-lah semua yang tersembunyi di langit dan di bumi. Alangkah terang penglihatan-Nya dan alangkah tajam pendengaran-Nya; tak ada seorang pelindung pun bagi mereka selain daripada-Nya; dan Dia tidak mengambil seorang pun menjadi sekutu-Nya dalam menetapkan keputusan”.

Dengan demikian, dia menyatakan 309 tahun tertidur sebagai hal yang tak bisa dibantah lagi, karena Allah sendiri yang mengatakannya. Tapi bagaimana mungkin pernyataan Muhammad ini sesuai dengan fakta? Pertama-tama, seluruh kisah itu hanyalah dongeng belaka. Kedua, legenda Kristen itu telah lama dikenal dalam literatur Syria lebih dari seabad sebelum tanggal yang ditetapkan Muhammad.

Dengan semua kesalahan sejarahnya yang mencengangkan ini, Muhammad sudah tentu bukanlah sumber sejarah kuno yang bisa dipercaya. Kita pun tak bisa mempercayai para penulis Islam setelah Muhammad yang suka mengarang-ngarang cerita tanpa dukungan bukti ilmiah apapun.
Kesimpulan yang kuajukan tentang kesalahan² sejarah dalam Qur’an membenarkan dugaan bahwa Muhammad memang tak berpendidikan tentang fakta sejarah. Muslim tidak bisa menggantungkan nasibnya pada Muhammad untuk mendapatkan kebenaran. Apa yang Muhammad katakan tentang tokoh² sejarah dan negara² ternyata salah, sehingga keterangannya tidak bisa dipakai untuk mendukung laporan sejarah ilmiah. Dengan begitu, bagaimana kita bisa percaya keterangannya bahwa Mekah itu adalah kota kuno? Atau bahwa kuil Ka’bah dibangun oleh Abraham dan Ishmael yang saat itu katanya hidup di Mekah?

Kita telah tahu bahwa tak ada laporan sejarah manapun yang membenarkan pernyataan Muhammad tentang Mekah, Abraham dan Ishmael. Sebaliknya, fakta sejarah menunjukkan hal yang bertentangan dengan pernyataan Muhammad. Jika kita tidak bisa mempercayai perkataan Muhammad tentang hal² tersebut, bagaimana mungkin kita bisa mempercayainya akan hal lain?

2. MEREKA YANG MENULIS ULANG SEJARAH BAGI MUSLIM

 

Muhammad mengatakan di Sura al-Baqarah (2; Sura Sapi), ayat 127, bahwa Abraham dan Ishmael membangun kuil. Keterangan ini didukung oleh hadis atau “tradisi Islam.” Tapi hadis² lahir puluhan tahun setelah Muhammad mati. Para penulis hadis tidak pernah menulis catatan apapun yang lebih awal daripada jaman Muhammad, dan mereka juga tak pernah mengutip dokumen apapun sebelum jaman Islam yang mendukung pernyataan mereka. Mereka sebenarnya hanyalah mengarang cerita saja, sama persis seperti orang mengarang dongeng. Lebih parah lagi, penulis² selanjutnya malahan bergantung pada hadis² tersebut, dan menganggap tulisan itu benar. Ini membuktikan bahwa penulis² hadis generasi berikut yang bergantung pada penulis pertama (yang mengarang dongeng²) tidak pula menemukan keterangan sejarah apapun yang mendukung keterangan hadis, sehingga mereka mengutip dongeng² itu begitu saja, seakan-akan dongeng itu adalah laporan sejarah ilmiah, dan lalu mereka pun menambahkan kisah karangan mereka sendiri ke dalam dongeng² itu. Akhirnya yang terbentuk adalah hadis² yang rancu dan menyesatkan.

Para Pencipta Hadis Ternyata Juga Buta Sejarah Umum

Penulisan Qur’an tidak hanya mengandung kesalahan fakta sejarah saja, tapi juga melibatkan berbagai tipuan oleh para penulis pertama Hadis. Orang² berpendidikan tidak menganggap tulisan hadis sebagai tulisan yang bisa dipercayai, karena kisah²nya lahir pada generasi² di mana hadis² itu ditulis, dan tidak ada keterangan sejarah apapun yang membenarkannya. Jika orang menulis fiksi, sudah jelas bahwa orang ini tidak berhak menyelipkan tulisannya ke dalam laporan sejarah kejadian 3000 tahun yang lalu dan menyebutnya sebagai fakta. Tapi para pionir hadis menulis kisah² yang mereka karang di abad ke 7 dan 8 M, dan menyelipkan karangannya di jaman Abraham, sekitar 2.900 tahun sebelumnya.

IBN ISHAK
Ibn Ishak and Pemutar-Balikkan Sejarah dan Ketidaktahuan akan Sejarah Umum 

Ibn Ishak adalah orang pertama yang menyebutkan nama² suku yang hidup di Mekah dan mengarang sejarah Quraysh, suku Muhammad. Akan tetapi Ibn Ishak lahir di Medina sekitar tahun 725 M, 85 tahun setelah Muhammad hijrah ke Medina, dan wafat sekitar 150-153 tahun setelah hijrah.

Ibn Ishak, dan penulis lainnya yang bergantung pada tulisannya, berpikir bahwa ini adalah satu²ny jalan untuk membenarkan keterangan dalam Qur’an. Dengan tujuan untuk membantah catatan sejarah dan kejadian² di Alkitab, dia menulis ulang sejarah baru yang disesuaikan dengan narasi Qur’an. Dia mencoba memberitahu dunia bahwa tulisannya adalah benar, padahal isinya tak lain hanyalah fiksi belaka. Para ahli Islam di jamannya juga sudah tahu akan hal itu. Mereka tahu bahwa tulisan Ibn Ishak adalah dongeng sejarah saja, tanpa dukungan keterangan dari sejarawan dan geografer terdahulu. Para penulis Islam di jamannya menuduhnya mengarang kisah palsu, menipu, dan menciptakan silsilah keturunan yang ngawur. Dia pun terkenal sebagai pria yang mata keranjang, sehingga Kalifah Islam mengritiknya dan mencela sikapnya. [49]
[49] Komentar² tentang Ibn Hisham I, hal. L

Untuk menentukan kredibilitas suatu keterangan, kita harus menelaah asal-usul keterangan itu. Para Muslim di jaman modern mempercayakan nasib dan hidupnya pada keterangan² sejarah Islam kuno. Mereka seharusnya tidak bersikap begitu pada tulisan sejarah abad ke 7 dan 8M yang sarat dengan berbagai dongeng primitif yang dianggap sebagai fakta sejarah.

Tulisan² Ibn Ishak yang Tak Bisa Dipertanggungjawabkan dan Para Penulis Muslim Lain yang Mendukung Keterangannya Tentang Muhammad

Orang yang disebut-sebut sebagai pelopor penulis Hadis mengarang sejarah, memisahkan Muslim dari catatan sejarah yang sebenarnya, dan mencegah mereka untuk membaca Alkitab.

Seperti yang kusebut sebelumnya, Ibn Ishak dianggap sebagai penulis Sira utama tentang Muhammad dan Islam. Penulis Sira Halabiyah, yakni tentang riwayat hidup Muhammad, melaporkan bahwa Ibn Ishak mencatat sebagian hadis tanpa sumber narator apapun. Penulis Halabiyah mengatakan bahwa ahli Islam terkemuka seperti Ibn al-Madani dan Ibn Main, mengatakan bahwa keterangan Ibn Ishak tak dapat dipercaya, dan Malik bin Uns menuduhnya berbohong dan mengarang cerita saja. Malik berkata:

Ibn Ishak adalah salah seorang pendusta yang paling parah. Karenanya, kami mengusirnya dari Medina, kota tempat tinggal Ibn Ishak. [50]
[50] Halabiyah I, hal. 93

Ilmuwan Islam lainnya juga berkomentar tentang Ibn Ishak. Penulis komentar tentang Ibn Hisham menulis:

Kami menemukan sumber² hadis yang bisa dipercaya, seperti Malik bin Uns dan Hisham bin Urua bin al-Zubeir, semuanya menyingkirkan Ibn Ishak dari daftar pelapor hadis yang bisa dipercaya. Mereka tak pernah ragu menuduhnya berbohong, memalsu, menipu, mengutip dari narator yang tak bisa dipercaya, mengarang puisi yang lalu diselipkannya ke dalam bukunya, dan menciptakan berbagai silsilah keturunan yang salah. [51]
[51] Pendahuluan Ibn Hisham, hal. mim

Yang menarik adalah, beberapa para penuduh Ibn Ishak adalah pelapor utama hadis. Mereka mempertanyakan puisi² yang ditulis Ibn Ishak dan disisipkannya ke dalam buku sejarahnya. Dia menulis puisi² dengan bahasa Arab jamannya, tapi dia menyebut puisi² itu ditulis di abad 21 SM, di mana belum muncul bahasa Arab apapun. Bahasa Arab baru muncul di abad ke 10 SM. Bahasa Arab sebelum jaman Kristen sangatlah berbeda dengan bahasa Arab dalam Qur’an, yang merupakan bahasa yang digunakan suku Quraysh, suku asal Muhammad. Bahasa Arab ini berkembang setelah suku Quraysh datang dari Yemen ke Mekah beberapa abad di jaman awal Kristen.

Tuduhan lain terhadap Ibn Ishak adalah memalsu silsilah keturunan. Silsilah keturunan karangannya inilah yang menjadi pengetahuan resmi yang diikuti Muslim di jaman modern. Silsilah Ibn Ishak mengatakan bahwa Muhammad adalah keturunan Ishmael. Pernyataan ini sangat tak berdasar.
Para penulis komentar Sira mengutip tulisan² ahli Islam dahulu tentang Ibn Ishak. “Meki bin Ibrahim tidak menanggapi hadis yang dilaporkan Ibn Ishak. Yazid bin Harun melaporkan bahwa Ibn Ishak mengatakan pada masyarakat Medina tentang suatu suku, tapi mereka menentang keterangannya. Rupanya mereka lebih mengetahui tentang suku itu daripada Ibn Ishak, dan mereka bisa melihat kepalsuan keterangannya. Ibn Numeri berkata bahwa Ibn Ishak melaporkan hal yang salah tentang masyarakat yang tak dikenal.” [52] Ibn Numeir mengritik Ibn Ishak karena mengarang suku yang tidak pernah ada. Ibn Ishak menulis berbagai rincian tentang masyarakat Alkitab, padahal Alkitab sendiri tidak pernah menyatakan demikian. Contohnya, Ibn Ishak mengarang keterangan siapa menikah dengan siapa. Dia juga menciptakan nama² Arab bagi tokoh² Alkitab dengan menggunakan nama² orang di jamannya, dan memberi nama istri² Arab pada mereka, meskipun mereka tinggal di tanah Kanaan.
[52] Pendahuluan Ibn Hisham, hal. nun

Salah satu dusta Ibn Ishak yang paling serius adalah karangannya tentang berbagai kisah dan rincian keterangan untuk membenarkan berbagai keterangan ngawur Qur’an. Contohnya adalah tentang musibah banjir. Qur’an menyatakan Tuhan mengirim banjir ke Mesir sebagai salah satu hukuman bagi Firaun. Ibn Ishak mengatakan banjir menutupi seluruh Mesir, dan dia menulis dengan detail tentang hal itu, seakan-akan apa yang dikatakan Qur’an adalah benar. [53] Kita tahu bahwa keterangan Muhammad di Qur’an tentang banjir adalah adalah salah berdasarkan catatan sejarah. Mesir tidak pernah kebanjiran – tidak di jaman firaun, atau jaman apapun setelah bencana air bah Nabi Nuh.
[53] Tarikh al-Tabari vol. I, hal. 247

Ibn Ishak banyak menulis tentang asal-usul berbagai negara. Contohnya, dia mengatakan asal-usul bangsa Romawi. Dari keterangan Alkitab, dia mengetahui bahwa Esau, putra Ishak, putra Abraham, menikah dengan Basmath, putri Ishmael. Tapi dia juga mengatakan bahwa Basmath melahirkan Rum, yang lalu menurut dia, merupakan kakek moyang bangsa Romawi. [54] Ibn Ishak mengarang berbagai silsilah keturunan para tokoh Alkitab, memberi mereka dan kakek moyang mereka nama² Arab. Contohnya dia memberi nama² Arab bagi putri² Adam. [55] Tiada seorang pun, selain Ibn Ishak, yang memberi nama putri² Adam. Dengan melakukan hal ini, Ibn Ishak membuat dirinya lebih hebat daripada Nabi Musa, yang menulis kitab Kejadian di Taurat, dan menyebut nama putra² Adam dan keturunannya. Ibn Ishak juga menulis kisah tentang keturunan Adam dan Nuh. Silsilah karangannya menghubungkan suku² Arab dengan Nabi Nuh dan putranya Shem. Salah satu dari suku² tersebut adalah Thamud. Dia mengatakan bahwa suku Thamud ini adalah keturunan generasi ketiga setelah Shem. [56] Dia melakukan semua ini untuk menunjang dusta Muhammad di Qur’an yang menyatakan bahwa Thamud adalah generasi ketiga setelah Nuh, tapi suku Thamud sendiri baru muncul dalam sejarah manusia di abad ke 8 SM. Ibn Ishak juga menciptakan silsilah keturunan bagi tokoh² Alkitab Perjanjian Baru. Contohnya adalah kakek moyang Yohanes Pembaptis. Untuk membuat Yohanes jadi Muslim, maka dikarangnya Yohanes sebagai putra Adi, putra Muslim, putra Saduk. [57]
[54] Tarikh al-Tabari, I, hal. 190
[55] Tarikh al-Tabari, I, hal. 102
[56] Ibn Hisham 1:8;Tabari, I, hal. 133-138
[57] Tarikh al-Tabari, I, hal. 348

Ibn Ishak-lah yang pertama-tama menulis Abraham menunggang bouraq, atau unta bersayap, untuk terbang dari Damaskus ke Mekah setiap kali dia ingin mengunjungi Ishmael, [58] yang dikatakan Muhammad membangun kuil Ka’bah di Mekah dan hidup di sana. Kita tahu bahwa kisah ini sebenarnya berasal dari dongeng Persia yang tertulis dalam buku Dinkard. Kai-Khusrois, nabi dalam dongeng, merubah Vae, dewa air, menjadi unta. Lalu Kai-Khusrois naik unta itu dan pergi ke tempat tinggal orang² Persia yang hidup abadi. [59]
[58] Tarikh al-Tabari, I, hal. 165
[59] Dinkard-Book IX, Bab XVIII, 2-7, Pahlavi Texts, Bagian IV, Diterjemahkan oleh E.W. West, The Sacred Books of the East, Volume 37, diterbitkan oleh Motilal Banarsidass, Delhi, 1969, hal. 224-225

Ibn Ishak mengatakan bahwa putra yang diletakkan Abraham di mezbah persembahan untuk dikorbankan adalah Ishmael, [60] dan bukan Ishak, meskipun para sejarawan Islam sebelum dia mengatakan Ishak-lah yang hendak dikorbankan. [61] Sungguh ironis bahwasanya khayalan Ibn Ishak ini malah diterima seluruh dunia Islam sehingga bagi Muslim Ishmael jadi lebih penting daripada Ishak.
[60] Tarikh al-Tabari, I, hal. 165
[61] Tarikh al-Tabari, I, page 164

Ibn Ishak mengatakan bahwa keturunan Shem diubah menjadi guenon [62] (monyet kecil dengan ekor panjang) untuk membenarkan keterangan Qur’an bahwa masyarakat Israel di Ilat di Teluk Aqaba diubah jadi monyet. Hal ini juga mendukung hadis yang mengatakan salah satu dari 12 suku² Israel diubah jadi tikus. [63]
[62] Tarikh al-Tabari, I, page 125
[63] Sahih al-Bukhari, 4, hal. 98

Ibn Ishak, menggunakan sumber dari Wahab bin Munabbih, mengatakan bahwa di Antiokhia terdapat seorang firaun yang bernama Antikos, putra Antikos, putra Antikos. Firaun ini menyembah berhala. Ibn Ishak mengatakan Allah mengirim tiga utusan ke Antiokhia untuk menemui Firaun; nama² mereka adalah S’adik, S’aduk, dan Shalum. Pertama-tama, Allah mengirim dua utusan, tapi penduduk Antiokhia tidak mempercayai mereka, lalu Allah menguatkan kesaksian mereka dengan mengirim utusan ketiga. Ketiga utusan ini katanya adalah murid Kristus. Ketika Firaun dan masyarakat Antiokhia ingin membunuh ketiga utusan tersebut, Allah menengahi dan membunuh Firaun dan seluruh masyarakatnya, sampai tiada satu pun yang selamat.

Dongeng² para tokoh awal Islam ini diperkuat dengan pengakuan penyampai hadis seperti Khutadeh dan Abdullah ibn Abbas, [64] keduanya adalah penyumbang hadis dan kisah Muhammad. Ibn Abbas adalah saudara sepupu Muhammad. Hadis² yang mereka karang bertujuan untuk membenarkan keterangan Muhammad, tapi tak ditunjang oleh fakta sejarah. Dongeng² hadis menunjukkan kenaifan orang² Muslim yang percaya saja pada keterangan tersebut.
[64] Tarikh al-Tabari, Volume I, hal. 379 and 380

Keturunan Firaun sudah lenyap berabad-abad sebelum jaman Kristen. Kota Antiokhia dibangun di tahun 300 SM oleh Selecus Nicator, satu dari empat pemimpin yang menggantikan Alexander Agung. Dengan demikian para Firaun sudah lenyap berabad-abad sebelum kota Antiokhia dibangun. Terlebih lagi, ibukota Firaun dan masyarakatnya terletak di Mesir, dan bukan di perbatasan Syria utara dan Asia Minor di mana Antiokhia terletak. Nama yang diberikan pada Firaun sebagai raja Antiokhia dalam hadis adalah: “Antiokhia, putra Antiokhia, putra Antiokhia.” Ini sebenarnya adalah gelar² raja dari dinasti Yunani Selecus, yang menguasai Syria setelah Alexander wafat.

Hal ini menunjukkan kebodohan dan ketidaktahuan para penyampai hadis utama akan pengetahuan sejarah umum. Mereka sama sekali buta akan sejarah tapi berusaha menulis ulang sejarah demi membenarkan keterangan Qur’an. Mereka mencampur adukkan dongeng² kuno dengan dongeng² jaman mereka. Mereka mengganti Firaun – tokoh penting sejarah – di kota² atau negara² yang bahkan tidak ada di jaman Firaun. Kesalahan fatal seperti ini dengan cepat bisa diketahui oleh kaum terdidik dari negara² yang beradab. Akan tetapi, Muslim jaman sekarang masih saja bergantung pada hadis untuk mencari “bukti” kebenaran sejarah dalam Qur’an.

Selain Ibn Ishak, Penyampai Hadis Lain juga Mengarang Sejarah Islam 

Ibn Ishak tidak dapat dipercaya ketika dia menulis sejarah peradaban kuno. Keterangan sejarahnya tidak pernah berdasarkan bukti penemuan arkeologi atau naskah² sejarah kuno. Dia mengarang saja keterangannya. Meksipun dia mengutip tulisan para narator yang menyampaikan kisah² sebelum jamannya, tapi orang² yang jadi sumber informasi Ibn Ishaq ini adalah para Muslim yang hidup setelah Muhammad mati. Mereka bukan ahli sejarah, dan tak punya pengetahuan sejarah umum peradaban manusia, sehingga mereka bukanlah sumber terpercaya sejarah kuno. Ibn Ishaq dan para penulis Muslim berikutnya (satu atau dua generasi kemudian), menulis ulang sejarah Islam agar sesuai dengan apa yang ditulis Muhammad dalam Qur’an. Aku akan membahas hal ini sekilas dan memberi komentar tentang sebagian para pencipta tulisan yang disebut sebagai ‘sejarah Islam.’

AL-SHAABI

Al-Shaabi, sumber utama keterangan Ibn Ishak, menyatakan bahwa suku Quraysh telah mulai mencatat sejarah hanya beberapa tahun setelah tahun gajah, yakni 570 M, dan dia menasehati para pembacanya untuk menelaah sejarah bangsa Yahudi untuk mendapatkan fakta.

Ibn Ishaq seringkali menyebut hal² yang didengarnya dari al-Shaabi. Kadangkala Ibn Ishaq bertanya pada al-Shaabi [65], dan al-Shaabi menjawab:
[65]Tarikh al-Tabari, I, hal. 171

Sejarah Muslim harus sesuai dengan sejarah Yahudi – maksudnya adalah apa yang tertulis di Alkitab Perjanjian Lama – karena kaum Muslim tidak pernah mencatat sejarah sebelum Muhammad hijrah ke al-Medina. Mereka tidak pernah mencatat apapun sebelum itu. Kaum Quraysh baru mulai menulis sejarah mereka di tahun gajah. [66]
[66] Tarikh al-Tabari, I, hal. 120

Tahun gajah adalah tahun di mana Abraha dari Ethiopia menguasai Mekah, dengan menggunakan gajahny untuk memenangkan peperangan. Hal ini terjadi kira² tahun 570 M, di tahun yang sama Muhammad lahir. Mari kita lihat semua bukti yang ada. Pertama-tama, al-Shaabi, sumber utama sejarah Ibn Ishaq, mengaku bahwa umat Muslim harus mengikuti sejarah kaum Yahudi. Kedua, umat Muslim baru menulis sejarah sekitar tahun 622 M, saat Muhammad hijrah ke Medina. Ketiga, suku Quraysh, yang hidup di Mekah, baru menulis sejarah mereka pada tahun 570 M, yakni tahun gajah. Dengan begitu, bagaimana mungkin para Muslim bisa menulis sejarah kuno Islam sebelum masa hijrah? Hak apakah yang dimiliki Ibn Ishaq dan penulis Muslim lainnya untuk menyusun sejarah Mekah 2.600 tahun sebelum tahun gajah?

Untuk membenarkan tulisan mereka, penulis Muslim malah menuduh Alkitab telah dikorupsi; dan karena itulah isi keterangan Alkitab berbeda dengan Qur’an. Tetapi jika kita membandingkan kebenaran Alkitab dengan Qur’an, maka tampaklah perbedaan yang sangat besar. Salinan² kitab² dari Alkitab sudah tersedia dan beredar sejak abad ke 2 SM, seperti naskah² Laut Mati yang ditemukan di gua di Qumran dekat Yerikho. Bagian Perjanjian Lama Alkitab diterjemahkan dari bahasa Ibrani ke bahasa Yunani oleh Ptolemius II Philadelphus, Raja Mesir di tahun 287 M. Ptolemius II mendirikan sebuah perpustakaan Alexandria dan dia memasukkan Alkitab ke dalam koleksi buku perpustakaan. Ptolemius mengundang 70 ilmuwan Yahudi ke Alexandria untuk menerjemahkan Alkitab ke bahasa Yunani, dan terjemahan ini dikenal sebagai Septuagint. Banyak salinan Septuagint kuno yang masih utuh sampai saat ini. Bahkan Yesus dan para Rasul juga mengutip dari naskah² Septuagint. Selain itu, banyak terjemahan Alkitab yang ditulis di berbagai waktu dalam berbagai bahasa. Terjemahan² kuno itu masih ada sampai hari ini dan tak ada yang meragukan keasliannya.

Image
Contoh Sepguagint.

Bahkan al-Shaabi, salah satu sumber keterangan utama Ibn Ishaq, dan juga penulis² Muslim di jamannya, juga mengatakan untuk kembali ke “sejarah Yahudi” dalam Alkitab, dan riset agama harus sesuai dengan fakta sejarah. Kesimpulannya adalah kita tidak bisa mempercayai tulisan sejarah bangsa Quraysh sebelum tahun 570 M, tahun gajah. Kita pun tak bisa mempercayai tulisan² sejarah Islam yang ditulis Muslim, sebelum Muhammad hijrah di tahun 622 M.

AL-SUDI’

Al-Sudi’ adalah pencipta berbagai kisah untuk membenarkan dosa Muhammad.

Pengarang sejarah Islam lainnya adalah al-Sudi’. Seperti banyak narator Islam lainnya, al-Sudi’ juga berusaha membenarkan perbuatan² tercela Muhammad. Contohnya, al-Sudi’ mencontek kisah tentang angin yang mengangkat baju yang Zipora, anak perempuan Jehtro sang pendeta Midian (mertua Musa), ketika gadis itu berjalan bersama sang ayah untuk pulang ke rumah ayahnya. [67]
[67] Tarikh al-Tabari, I, hal. 236

Al-Sudi mendapatkan gagasan mengarang cerita ini dari suatu kejadian dalam hidup Muhammad. Ketika Muhammad mengunjungi putra angkatnya, Zayd bin Harithah, yang disebut sebagai Zayd bin Muhammad atau “putra Muhammad,” Zayd sedang tidak berada di rumah. Istrinya, yakni Zainab, membuka pintu bagi Muhammad. Angin bertiup mengangkat baju Zainab di hadapan Muhammad, sehingga Muhammad berahi terhadapnya dan menyatakan gairahnya dengan jelas kepada Zainab. Ketika Zayd pulang ke rumah, istrinya menyampaikan tentang birahi sang Nabi pada sang istri. Zayd, yang tahu bahwa wanita manapun yang diminati Muhammad harus diserahkan padanya, pergi mengunjungi Muhammad dan mengatakan bahwa dia akan menyerahkan istrinya pada Muhammad. [68] Keesokan harinya, Muhammad mewahyukan Qur’an, sura 33 (al-Ahzab), ayat 37, yang menyatakan bahwa Allah memberikan istri Zayd padanya. Dia juga memerintahkan umat Muslim untuk menikahi menantu wanita mereka jika putra² angkat mereka menceraikan istri² mereka. Semua ini dilakukan Muhammad demi membenarkan berahinya terhadap menantunya. Ayat² lain yang berkenaan dengan hal ini juga mencela perbuatan mengangkat anak. Dia menyuruh Muslim untuk berhenti melakukan adopsi dan memerintahkan mereka untuk memanggil anak² angkat dengan nama² ayah kandung mereka, dan bukan dengan nama orangtua yang mengadopsi mereka (Surah 33:5).
[68] Halabiyah, 2, hal. 484

Seperti yang telah kusebut sebelumnya, Zayd adalah putra angkat Muhammad. Zayd diculik sewaktu masih kecil di Syria, dan dijual sebagai budak, dan akhirnya jatuh ke tangan Khadijah, istri pertama Muhammad. Karena suka padanya, Muhammad lalu mengadopsi Zayd. Bertahun-tahun kemudian, ayah Zayd menemukan Zayd di Mekah. Dia ingin membeli kemerdekaan putranya, tapi Muhammad menolaknya. Karena itulah ayah Zayd lalu menulis puisi sedih tentang putranya. [69]
[69] Ibn Hisham, I, hal. 200

Al-Sudi’ berusaha membuat kisah Muhammad dan istri Zayd, Zainab, tidak begitu memalukan dengan menyatakan angin meniup baju Zainab di hadapan orang banyak dan bukan di hadapan Muhammad. Al-Sudi’ mengatakan bahwa angin juga mengangkat baju Zipora yang lalu dinikahi Musa. Dapat dari manakah al-Sudi’ tentang keterangan itu? Literatur Yahudi atau literatur manapun tak ada yang mengatakan hal seperti itu. Usaha memperkecil nista Muhammad dengan mengarang dongeng tentang Musa hanya bisa mengelabui orang bodoh saja.

Contoh lain adalah al-Sudi mengarang bahwa Balaa, putra Beor, adalah orang Israel. [70] Alkitab menyatakan bahwa Balaam bukanlah orang Israel, tapi dia adalah “putra² dari Timur.” Al-Sudi juga mengatakan bahwa keledai Balaam berkata padanya, “Kau ngesex denganku di malam hari dan menunggangiku di siang hari.” [71] Alkitab tidak menyebut keterangan itu sama sekali.
[70]Tabari, I, hal. 259
[71]Tarikh al-Tabari, I, hal. 260

Banyak kisah² yang ditulis para penulis Muslim yang seperti itu. Mereka menambah-nambahkan berbagai dongeng yang aneh, untuk menipu orang² yang tak berpengetahuan akan Akitab. Bagaimana mungkin Muslim bisa menemukan kebenaran jika mereka mempercayai dongeng² khayalan tersebut?

WAHAB BIN MUNABBIH

Wahab Bin Munabbih, salah seorang penulis utama yang mengarang sejarah Islam bagi umat Muslim.

Wahab Bin Munabbih adalah orang Yaman keturunan Persia yang memeluk Islam, dan dia adalah salah seorang dari para penulis utama sejarah Islam. Ibn Ishaq juga seringkali mengutip keterangannya. Wahab menulis tentang penyerangan² militer yang dilakukan Muhammad. Dia mati sekitar 114 tahun setelah Muhammad hijrah ke Medina, [72] dan Ibn Ishaq mati sekitar 40 tahun setelah Wahab mati.
[72] Tarikh al-Tabari, I, hal. 496

Sama seperti yang telah dilakukan Ibn Ishaq, Wahab juga mengarang banyak cerita yang belum pernah ditulis sebelumnya, atau pernah dibaca dari sumber sejarah lainnya. Semua sejarahnya hanyalah dongeng yang dibesar-besarkan belaka. Wahab tidak mengerti kejadian² sejarah dan kronologi Alkitab. Dia mengatakan bahwa Yehezkiel memimpin Israel seketika setelah kematian Yoshua, [73] tangan kanan Musa yang memimpin Israel ke Tanah Perjanjian Kanaan. Wahab rupanya tidak tahu bahwa terdapat senjang 1000 tahun antara jaman Yoshua dan jaman Nabi Yehezkiel, dan bahwa Yehezkiel itu adalah seorang Nabi yang tak pernah jadi pemimpin militer Israel.
[73] Tarikh al-Tabari, I, hal. 272

Wahab mengatakan bahwa Yehezkiel membangkitkan kembali pasukan bersenjata Israel dari kematian. Di Qur’an, Sura 2:243, dinyatakan kejadian ini tanpa menyebut nama Yehezkiel. Wahab, sama seperti si Mamad SAW, tidak mengerti keterangan kitab Yehezkiel (Akitab Perjanjian Lama, buku 37), di mana Tuhan menunjukkan penglihatan pada Yehezkiel akan tulang belulang yang berserakan di sebuah lembah. Tuhan menunjukkan pada Yehezkiel bahwa daging dan pembuluh darah mulai keluar menutupi tulang belulang. Roh Tuhan berada bersama mereka, dan dalam penglihatan Yehezkiel, tulang belulang berubah menjadi sekumpulan pasukan besar. Penglihatan yang ditunjukkan Tuhan pada Yehezkiel ini merupakan ramalan simbolis masa depan yang akan digenapi di masa Perjanjian baru. Tuhan berjanji membangkitkan kembali orang² yang mati dalam dosa, sama seperti Dia membangkitkan kembali tulang-belulang yang mati. Setelah menyelamatkan mereka melalui penebusan Kristus di kayu salib, Tuhan berjanji mengirimkan Roh Kudus dalam diri mereka. Bagi Muhammad tak mengerti pesan penglihatan yang ditunjukkan Tuhan pada Yehezkiel, sehingga dia mengira Yehezkiel-lah yang membangkitkan tentara Israel dari tulang-belulang kering. Tiada nabi manapun selain Yehezkiel yang melihat penglihatan ini, dan tak ada kitab Yudaisme mana pun yang menyatakan bahwa kejadian ini benar² terjadi di dunia nyata, dan bukan sekedar penglihatan saja. Jika hal ini benar² terjadi di dunia, maka ini tentunya termasuk sebagai salah satu muzizat terbesar di Perjanjian Lama, setara dengan laut Merah terbelah di jaman Musa.

Ibn Ishaq juga mengutip dongeng dari Wahab bin Muhabbih ketika dia menulis keterangan tentang Tabut Perjanjian di Perjanjian Lama:

Di dalam tabut itu terdapat kemuliaan “Shakinah” dan bentuknya berupa kepala mayat kucing. Tatkala kepala kucing mati itu mengeluarkan suara keras dari dalam Tabut, umat Israel mendapat jaminan kemenangan dan tahu bahwa mereka akan menguasai tanah² milik bangsa lain. [74]
[74] Tarikh al-Tabari, I, hal. 274

Kita tahu tak ada mayat kucing dalam Tabut. Dongeng kacau ini tidak pernah disebut dalam Alkitab karena memang tak pernah terjadi.

Image
Replika Tabut Perjanjian

Ibn Ishaq mengutip keterangan Wahab Bin Muhabbih tentang kisah lain yang juga sama ngawurnya. Dia mengatakan bahwa Ratu Sheba datang menemui Raja Salomo dengan pasukan yang terdiri dari 12000 raja² Yemen. Di bawah setiap raja, terdapat 12000 prajurit. [75] Ini berarti Yemen memiliki 12000 raja dan sekitar 50 juta prajurit di jaman itu, ketika penduduk seluruh dunia saja tidak mencapai jumlah sebesar itu. Kita mengetahui (dari keterangan sejarah Romawi tentang Sheba) bahwa tentara Shabaia berjumlah kecil dibandingkan tentara Ethiopia atau Mesir. Ibn Ishaq, yang mencontek keterangan Wahab begitu saja, mengatakan bahwa Raja Salomo menyebabkan Ratu Sheba menikah dengan “Tubb’a, Raja Hamdan,” dan bahwa Tubb’a menjadi Raja Yemen melalui pernikahan. [76] Tulisan ini menunjukkan betapa butanya Wahab akan sejarah Yemen, negara asalnya sendiri. Gelar Tubb’a hanya diberikan kepada Raja² Yemen dinasti Himyarit yang muncul di sekitar tahun 115 SM dan menguasai Sheba di sekitar tahun 275 M. Dengan begitu, gelar “Tubb’a” merupakan gelar raja² Himyarit di Yemen di jaman 275 M, tapi Raja Salomo hidup di abad ke 10 SM. Ini berarti pernyataan Wahab bahwa Tubb’a menikahi Ratu Sheba, dan jadi Raja Yemen di jaman Salomo, hanya menunjukkan bahwa Wahab dan Ishaq tidak tahu akan data dan kronologi sejarah.
[75]Tarikh al-Tabari, I, hal. 292
[76]Tarikh al-Tabari, I, hal. 292

Wahab mengatakan bahwa Raseh dari Ethiopia yang berperang melawan Asa, Raja Yudea, adalah Raja dari India. Dia juga mengatakan bahwa dalam peperangan ini dibantu oleh masyarakat Gog dan Magog. [77]
[77] Tarikh al-Tabari, I, hal. 308

Masih mengutip dari Wahab, Ibn Ishaq juga mengatakan bahwa Ayub adalah warga Romawi dan dia (Ibn Ishaq) menciptakan silsilah keturunan baginya yang menghubungkannya dengan Ishak, putra Abraham. [78] Wahab mengatakan bahwa Samson berasal dari dusun Romawi, dan dia adalah Muslim. [79] Tapi kita tahu bahwa Samson adalah Hakim Israel yang lahir di abad ke 13 SM, jauh sebelum kota Romawi didirikan di tahun 753-748 SM. Wahab, sama seperti pengarang Muslim lainnya, ingin mendukung pernyataan Muhammad di Qur’an. Wahab berusaha membuat agama Muhammad, yakni Islam, tampak berakar dari peradaban kuno. Dalam Qur’an, Muhammad mengatakan bahwa Islam merupakan agama kuno yang dianut berbagai figur penting sejarah, seperti Alexander Agung dan Ratu Syeba yang mengunjungi Raja Salomo. Dia juga menyebut bahwa para tukang sihir yang menentang Musa, Firaun dan istrinya Assia, sebagai Muslim. Dia juga mengatakan bahwa Allah akan menikahkannya dengan Assia dan Maria ibu Yesus di surga. [80]
[78]Tarikh al-Tabari, I, hal. 194
[79] Tarikh al-Tabari, I, hal. 381
[80] Halabiyah, hal. 106.

Wahab bin Munabbih dengan ngawurnya menulis sejarah guna membenarkan kesalahan sejarah di Qur’an. Dia juga ingin mendukung keterangan Qur’an bahwa Maria ibu Yesus melahirkan Yesus di bawah pohon kurma. Sayangnya, tak ada pohon kurma di Betlehem karena pohon kurma hanya tumbuh di daerah yang sangat panas. Tapi Wahab tak menggubris fakta itu dan menulis: Yesus lahir di perbatasan Mesir “dekat sebuah pohon kurma.” [81]
[78]Tarikh al-Tabari, I, hal. 194
[79]Tarikh al-Tabari, I, hal. 381
[80] Halabiyah, hal. 106
[81] Tarikh al-Tabari, I, hal. 350

HISHAM BIN MOHAMMED

Hisham bin Mohammed juga melanjutkan kekacauan sejarah dalam literatur Islam.

Sama seperti Wahab, Hisham bin Mohammed juga mengarang sejarah Islam untuk mendukung keterangan sejarah Muhammad yang ngawur. Hisham mengatakan bahwa putra² Tubb’a, Raja Yemen, pernah menguasai China. Salah seorang putra tersebut menaklukkan Konstantinopel dan lalu mengepung kota Roma. Setelah gagal menaklukkan Roma, dia lalu pergi ke Samarkhind dan lalu mengalahkan tentara Turki dan menguasai daerah itu. Dia lalu menuju China dan bertemu dengan saudara lakinya yang menduduki China sejak tiga tahun sebelumnya. Keduanya lalu tinggal di China sampai mati, begitu kata Hisham. [82] Semua keterangan sejarah Hisham tersebut hanyalah isapan jempol belaka.
[82] Tarikh al-Tabari, I, hal. 420, 421

Hisham juga mengarang sejarah dengan mengatakan bahwa Nebukhadnezzar adalah orang Persia. Para panglimanya adalah Darius, Cyrus, dan Ahasuereus, yang semuanya menjadi Raja Babel setelah Nebukhadnezzar wafat. [83] Sejarah menunjukkan bahwa Nebukhadnezzar bukanlah orang Persia, tapi orang Khaldea. Darius, Cyrus, dan Ahasuereus yang disebut Hisham sebagai panglima perang Nebukhadnezzar sebenarnya adalah para Raja Persia terkenal yang muncul berabad-abad setelah Nebukhadnezzar wafat. Tampaknya Hisham dipengaruhi oleh keterangan hadis yang mengatakan bahwa Nebukhadnezzar, Salomo dan Alexander Agung menjadi penguasa dunia, di jaman Muhammad. [84]
[83]Tarikh al-Tabari, I, hal. 317, 318
[84]Tarikh al-Tabari, I, hal. 142, 143

Sama seperti Nabinya, Hisham pun tidak memiliki pengetahuan sejarah umum. Kesalahan² sejarah Qur’an malah didukungnya dengan tulisan sejarahnya yang ngawur. Sialnya para Muslim berpendidikan di jaman sekarang malah terus bergantung pada keterangan sejarah murahan tersebut.

This entry was posted in BAGIAN 1 and tagged , . Bookmark the permalink.

216 Responses to Bagian I – Qur’an yang Tak Dapat Dipertanggungjawabkan dan Para Penulis Hadis Menurut Sejarah

  1. rizalsonakai says:

    percuma kau mengatakan sesuatu sementara kamu jaga belum tau, kau bta tak akan bisa mengelabui kami umat islam

    • betul banget kak rizal, orang2 kristen itu nggak mau dihina tapi malah suka menghina

    • ryan says:

      apa yg berasal dari allah tdk akan pernah berubah dan pasti memilki pertentangan karena kebenarannya dan manusia yg tdk memiliki iman , pengertian ,kebijaksanaan yg cukup serta tdk memiliki hati yg bersih dan tulus serta kasih yg sungguh2 kepada tuhan tdk akan pernah mengerti tentang alkitab.Apa yg berasal dari tuhan adalah pertentangan buat dunia ini.kegelapan dan terang tdk akan pernah bersatu selamanya.apa yg berasal dari roh tdk akan pernah dapdimerti oleh daging.
      dan akan selalu disalah gunakn dan disalah mengertikan oleh org2 yg ingin menjebak dan mementingkan dan membenarkan dirinya serta mencoba menutupi segala kesalahan yg diperbuatnya

  2. rizalsonakai says:

    toni blair aja setiap saat membaca alquran, untuk mengetahui segala sesuatu dari pandangan alquran, sampai sepupunya sekarang udah masuk islam… kamu mau buktikan apa???? omong kosong. setan

    • balaram says:

      emang toni blair siapa ?
      apalagi sepupunya ?!
      adakah mereka berdua lebih besar dari muhammad sendiri ?
      jadi apa untungnya kalo bahkan ratu elisabeth masuk islam ?
      sekalian aj deh obama kristen gk keberatan sama sekali.
      gunung yang sangat tinggi bukan tertinggi, dan baca kalimat sebelumnya iblis membawa Yesus ke atas gunung.. apa kmu berpikir hal ini bisa dikaji dengan logika ??
      kalau ya ,,, coba pikirkan tentang cerita muhammad yang membelah 2 bulan bukankah ini lebih gk logis lagi?
      dan masalah tumbu-tumbuhan yang diciptakan sebelum ada matahari dan bulan
      apakah dalam agama islam tidak diajarkan atw dibeitahu bahwa Allah itu Mahakuasa ??
      bahkan menghapus cerita muhaammad pun bisa Dia lakukan dalam sekejap. Kecuali islam mengakui bahwa Allah Israel dan Kristen adalah beda dengan allah islam itu sendiri… dan jika kamu (islam) mengatakan berbeda, maka terbuktilah al-quran adalah kitab peniru,,,
      mw bukti ???
      coba perhatikan agama islam dan kristen adalah yang terdahulu daripada islam,,
      kristen memakai taurat dan sama sekali tidak megutak-atik isi kitab taurat tersebut dengan kata lain persis seperti yang dimiliki kaum yahudi.sedangkan kita lihat semua nabi yang ada di islam merupakan nabi2 dari yang dianggap nabi oleh org yahudi dan kristen.. tapi coba nabi muhammad , baik kristen maupum yahudi tidak pernah menganggap dia sebagai nabi, jadi apa Al-qurqn meniru ataw asli buatan islam sendiri ?
      dan hal lain mengenai muhammad
      percayalah dia itu sama seperti hitler dijaman nabi.

      • arruhamaa says:

        Bila kau katakan al-qur’an buatan muhammad, sekarang buatlah satu surat saja yang semisal al qur’an, ajaklah para ahli (apa saja) di dunia untuk membantu (selain Allah), Tantangan Allah ini sudah diturunkan sejak 14 abad yang lalu, (QS 2:23) tapi hingga kini tidak ada satupun manusia atau jin (pembantah keotentikan al Qur’an) yang berhasil membuat satu surat pun yang semisal al Qur’an. Jelas ini membuktikan sebuah kemurnian al Qur’an, sebagai kitab suci Firman Allah (Ciptaan Allah).
        Bukti lain al Qur’an Firman Allah adalah sudah berumur 14 abad tidak ada perubahan revisi sedikit pun sebagaimana Firman Allah QS 15:9
        “INNAA NAHNU NAZZALNA DZDZIKRA WA INNAA LAHU LAHAFIDHZUUN” Sesungguhnya Kami, Kami-lah yang menurunkan Adz Dzikra (Al Qur’an) dan sesungguhnya Kami benar-benar menjaganya”
        Firman Allah: QS 28: 51
        “Dan sesungguhnya telah Kami turunkan berturut-turut perkataan ini (Al Quran) kepada mereka agar mereka mendapat pelajaran”
        Firman Allah QS 3:7,
        “Dia-lah yang menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepada kamu.”
        Firman Allah QS 57:9,
        “Dialah yang menurunkan kepada hamba-Nya ayat-ayat yang terang (Al-Quran)”
        Firman Allah QS 76:23,
        “Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al Quran kepadamu (hai Muhammad) dengan berangsur-angsur.”
        Firman Allah QS 3:3,
        “Dia menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil,”
        Firman Allah QS 20:113,
        “Dan demikianlah Kami menurunkan Al Quran dalam bahasa Arab,”
        Firman Allah QS 22:16,
        “Dan demikianlah Kami telah menurunkan Al Quran yang merupakan ayat-ayat yang nyata, dan bahwasanya Allah memberikan petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki.”
        Firman Allah QS 39:41
        “Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Al Kitab (Al Quran) untuk manusia dengan membawa kebenaran;”
        Firman Allah QS 16:64,
        “Dan Kami tidak menurunkan kepadamu Al-Kitab (Al Quran) ini, melainkan agar kamu dapat menjelaskan kepada mereka apa yang mereka perselisihkan itu dan menjadi petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.”
        Firman Allah QS 43:5,
        “Maka apakah Kami akan berhenti menurunkan Al Quran kepadamu, karena kamu adalah kaum yang melampaui batas?”
        Firman Allah QS 20:2,
        “Kami menurunkan Al Quran ini, tidak untuk membuatmu susah,”
        Firman Allah QS 4:140,
        “Dan sungguh Allah telah menurunkan kekuatan kepada kamu di dalam Al Quran”
        Firman Allah QS 39:2
        “Sesunguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al Quran) dengan (membawa) kebenaran.”
        Firman Allah QS 13:37,
        “Dan demikianlah, Kami telah menurunkan Al Quran itu sebagai peraturan (yang benar) dalam bahasa Arab”
        Firman Allah QS 16:102,
        “Katakanlah: “Ruhul Qudus (Jibril) menurunkan Al Quran itu dari Tuhanmu dengan benar, untuk meneguhkan (hati) orang-orang yang telah beriman, dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (kepada Allah).”
        Firman Allah QS 24:34,
        “Dan sesungguhnya Kami telah menurunkan kepada kamu ayat-ayat yang memberi penerangan, dan contoh-contoh dari orang-orang yang terdahulu sebelum kamu dan pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.”

        Bandingkan dengan kitab agama lain dan kitab-kitab yang anda miliki selain Islam, mana kita kitab yang tetap utuh, asli, orisinil, otentik, hingga hari qiamat????

      • Tong kosong emang nyaring bunyinya, udah sok tahu nyelongos lagi, anjing lo tahi…

      • hendrio says:

        allah menurunkan 3 agama wahyu yahudi,nasrani,islam dg 4 kitab yaitu taurat zabur injil di sempurnakan allah dg alquran.jangan buta terjemahkan lebih luas ,jgn saling menuding perdalam keyakinan itu lebih dlm,jgn diperbodoh tulisan dan omongan, allah maha tahu.perdalam dan telaah lagi. sabar dn ikhlas.

      • nana says:

        Nanya mukjizat itu tdk bs dilogika..itulah mjd tanda kebesaran tuhan semesta alam
        Nabi adam dan hawa diciptakan tanpa irg tua
        Nabi isa diciptakan tanpa ayah
        Nabi musa membelah laut merah
        Nabi yunus 3 hr di dlm perut ikan ttp hidup
        Semua itu mukjizat
        Termasuk nabi muhammad membelah bulan..
        Para astronot sj tahu di masa lalubulan pernah terbelah

        Semua itu “normal” tjd atas ijin Allah

        Yg tdk normal itu dirimu. Yg sempit pikirannya hanya “menuhankan” logikamu semata

    • verrucosa89 says:

      Arruhamaa: sudah ada yg menjadi saingan alquran kok, alquran syiah aja dah jgn jauh”, itu dah satu bukti alquran bisa dibuat, ga cuma 1 surat loh itu tp ada 12000 surat, alquran yg kalian pake aja cuma brp surat tuh..hebat ga syiah bisa nyaingin alquran kalian… hidupp syiah…

      • Muammar iqbal says:

        Yang dimaksud nyaingin adalah tingkatan sastra nya Al-qur’an yang tinggi. Banyak org non islam yang sotoy tentang makna yang dimaksud. Sudah banyak ayat-ayat al-qur’an yang terbukti secara ilmiah. Bumi mengelilingi matahari (dulu gereja bilang kalo matahari yg muterin bumi. Kalo nentang dibunuh, ekh sekarang dirubah lagi tukh injil.). Banyak2 cari tahu,ya tentang islam. Jangan cuma tahu a udh ngomong ampe z, jangan nyesel ntar di akhirat, gua udh ngingetin lue.

  3. ebbies says:

    neh da satu lg yg syirik dgn islam… klo ga bs mngkaji ktab Quran dgn bnr,jgn ngomong mas!!! Kitab Quran itu trun lngsung dai Allah swt yg menyempurnakan kitab2 sblmnya… ga kan da manusia yg bisa membuat sjenis Quran,ane jamin!!! Tobat az mas,drpd ntar kena azab… siap2 aze yee…

    • verrucosa89 says:

      Maksud ente mas ebbies, alquran jatoh dari langit gitu? Ngegabruk kedlm goa? Kayak mr.bean aja sih jadinya, pernah nonton mr.bean kan mas? Kalo mas mau menyempurnakan sebuah karangan novel apa mas merevisi semua novel lama mas? Itu bkn menyempurnakan namanya mas tapi merobah, mengganti alias ngarang baru lg kan… cuma quran syiah bisa dibuat tuh mas nyaingin alquran yg terdiri dari 12000 surat dan jadi satu musaf jg namanya Al-Quran, berarti dah ada 2 nih Al-qurannya… kayaknya ente yg harus cepet” T.O.B.A.T mass.. karna alquran dah ada 2 tuh…. yeeeeeaahhhhh….suiit..suiiitttttt….. bravooo…. bravooooo…. hiduppp syiahhh….

  4. la ode udibara says:

    Tulisan anda sangat bagus dan terkesan ilmiah..coba anda tunjukkan satu saja kesalaha n Alquran…saya tunggu di dialoqagama@yahoo.com

    • aneh says:

      loe gile atawa dungu…. tulisan di atas jelas total kesalahan yg tdk bisa dipungkiri berdasarkan fakta sejarah. klo memang qoran ga ngawur buktiin dunk, jgn pake referensi qoran dkk. tinggal cross chek aja kan ada link2 nya adu dech sm referensi situ ( klo ada). pake otak jgn pake otot.

  5. la ode udibara says:

    dengan kemajuan teknologi seharusnya semua teks2 kuno yang anda klaim membuktikan kebenaran alkitab seharusnya diekspos dan diterjemahkan.namun mengapa ini tidak dilakukan?Gereja dan umat kristen takut akan kebohongannya?Doktrin ketuhanan dan penyaliban jesus akan hancur dan rata dengan tanah.mengapa juga naskah laut mati tidak dipelajari terutama ttg hubungannya dengan kematian,pernikahan dan keturunan jesus?Hanya anda yang mengatakan bnahwa Bible sempurna dan tanpa cacat.coba anda lihat lagi banyaknya sarjana alkitab yang mengatakan sebaliknya?Mungkin anda bukan pelajar yang jujur dalam melihat sejarah….coba anda buka sedikit saja….YA SEDIKIT SAJA mata hati dan pikiran sehat anda..

    • amalia says:

      Ini bisa saja yg pny blog mungkin dulunya islam kali yeee,dan murtad untuk mencari muka dulu sengaja menjelek2an islam, alquran, rosulullah dan ALLAH, beraninya kok sembunyi2, dia gambling jika blog ini sukses maka dia akan jd pahlawan, tp kalo G̶̲̅ãK̶̲̅ dia tetep aman…jgn gitu ah,pelajari yg jd keyakinanmu tanpa menjelek2an agama org lain

    • aneh says:

      ok bos, sedikit saja mata hati & otak anda ikhlas menerima kenyataan pahit bahwa keimanan anda di hadapkan pada realita sejarah yg sdh teruji. blm telat bos, cari yg ga ngajarin ngerampok, ngebunuh dll. ada bhudha, ada hindu, tinggal pilih. geto aja refot.

  6. dodoy says:

    Matius 4:8 “Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya,” Ini adalah sumber ketololan yang ada di dalam alkitab. Sekarang dimanakah letak gunung tertinggi itu, katakan lah itu gunung everest atau gunung alpen, sekarang mari kita tanya pada diri kita, apakah kita bisa melihat kota new york, london dan paris secara bersamaan dari puncaknya? tentu tidak bukan, bahkan tidak satu pun dari ke 3 kota tersebut dapat kita lihat dari puncaknya.
    Lalu dimanakah letak kebenaran dari matius 4:8. letak kebenarannya adalah karena pada waktu itu iblis memperlihatkan semua kemegahan dunia kepada yesus menggunakan LCD TV merk LG 42 inch dengan jalur internet satelit, hal itulah yang selama ini disembunyikan oleh ibis kepada manusia. tapi buat apa dia cape2 naik keatas gunung paling tinggi kalo alat itu semua sudah tersedia. jadi jelaslah bahwa matius 4:8 adalah sebuah ketololan yang sangat menggelikan.
    kejadian 1 :
    1:11 Berfirmanlah Allah: “Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi.” Dan jadilah demikian.
    1:12 Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
    1:13 Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari ketiga.
    PADA HARI KE-3 TUMBUHAN SUDAH HIDUP.
    1:16 Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang.
    1:17 Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi,
    1:18 dan untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang dari gelap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
    1:19 Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keempat.
    DUA BENDA BESAR ITU ADALAH BULAN DAN MATAHARI DICIPTAKAN PADA HARI KE-4.

    Sekarang mari kita tanya buku biologi mana yang mengajarkan tumbuhan bisa hidup tanpa adanya sinar matahari. hal diatas adalah satu fakta lagi mengenai kesalahan fatal yang terdapat dalam alkitab, dimana tumbuhan sudah hidup (hari ke-3) sebelum adanya matahari yang baru diciptakan pada hari ke-4 menurut kejadian 1 diatas.

    • eddy says:

      Guobloook, tulisan diatas sudah membuktikan bahwa quran itu hanyalah kitab dongeng melulu, dari si nabi palsu, dan dikatakan datangnya dari auloh swt, agar gak ada yang bisa bantah, gak ilmiah, coy. Kalo nggak nyontek sana, ngambil dari sini, quran itu hanya kitab tipis aja, gak ada mutunya, jadi bikinlah cerita dari contekkan, dan sekaligus meng-islam-kan nabi2 yahudi. GAK RASIONAL BUNG!
      Buku Biologi mana? Banyak tumbuh-tumbuh-an yang hidup didalam laut, tanpa matahari kok bisa hidup?
      Coba baca, sebelum penciptaan Alam Semesta dari Kitab Kejadian, FIRMAN ALLAH YANG PERTAMA ADALAH “LET THERE BE LIGHT” – JADILAH TERANG!!, ALKITAB BUKAN SEPERTI QURAN YANG KITAB DONGENG.
      SUBHANALLOH.

      • arruhamaa says:

        Bila kau katakan al-qur’an buatan muhammad, sekarang buatlah satu surat saja yang semisal al qur’an, ajaklah para ahli (apa saja) di dunia untuk membantu (selain Allah), Tantangan Allah ini sudah diturunkan sejak 14 abad yang lalu, (QS 2:23) tapi hingga kini tidak ada satupun manusia atau jin (pembantah keotentikan al Qur’an) yang berhasil membuat satu surat pun yang semisal al Qur’an. Jelas ini membuktikan sebuah kemurnian al Qur’an, sebagai kitab suci Firman Allah (Ciptaan Allah).
        Bukti lain al Qur’an Firman Allah adalah sudah berumur 14 abad tidak ada perubahan revisi sedikit pun sebagaimana Firman Allah QS 15:9
        “INNAA NAHNU NAZZALNA DZDZIKRA WA INNAA LAHU LAHAFIDHZUUN” Sesungguhnya Kami, Kami-lah yang menurunkan Adz Dzikra (Al Qur’an) dan sesungguhnya Kami benar-benar menjaganya”
        Firman Allah: QS 28: 51
        “Dan sesungguhnya telah Kami turunkan berturut-turut perkataan ini (Al Quran) kepada mereka agar mereka mendapat pelajaran”
        Firman Allah QS 3:7,
        “Dia-lah yang menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepada kamu.”
        Firman Allah QS 57:9,
        “Dialah yang menurunkan kepada hamba-Nya ayat-ayat yang terang (Al-Quran)”
        Firman Allah QS 76:23,
        “Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al Quran kepadamu (hai Muhammad) dengan berangsur-angsur.”
        Firman Allah QS 3:3,
        “Dia menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil,”
        Firman Allah QS 20:113,
        “Dan demikianlah Kami menurunkan Al Quran dalam bahasa Arab,”
        Firman Allah QS 22:16,
        “Dan demikianlah Kami telah menurunkan Al Quran yang merupakan ayat-ayat yang nyata, dan bahwasanya Allah memberikan petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki.”
        Firman Allah QS 39:41
        “Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Al Kitab (Al Quran) untuk manusia dengan membawa kebenaran;”
        Firman Allah QS 16:64,
        “Dan Kami tidak menurunkan kepadamu Al-Kitab (Al Quran) ini, melainkan agar kamu dapat menjelaskan kepada mereka apa yang mereka perselisihkan itu dan menjadi petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.”
        Firman Allah QS 43:5,
        “Maka apakah Kami akan berhenti menurunkan Al Quran kepadamu, karena kamu adalah kaum yang melampaui batas?”
        Firman Allah QS 20:2,
        “Kami menurunkan Al Quran ini, tidak untuk membuatmu susah,”
        Firman Allah QS 4:140,
        “Dan sungguh Allah telah menurunkan kekuatan kepada kamu di dalam Al Quran”
        Firman Allah QS 39:2
        “Sesunguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al Quran) dengan (membawa) kebenaran.”
        Firman Allah QS 13:37,
        “Dan demikianlah, Kami telah menurunkan Al Quran itu sebagai peraturan (yang benar) dalam bahasa Arab”
        Firman Allah QS 16:102,
        “Katakanlah: “Ruhul Qudus (Jibril) menurunkan Al Quran itu dari Tuhanmu dengan benar, untuk meneguhkan (hati) orang-orang yang telah beriman, dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (kepada Allah).”
        Firman Allah QS 24:34,
        “Dan sesungguhnya Kami telah menurunkan kepada kamu ayat-ayat yang memberi penerangan, dan contoh-contoh dari orang-orang yang terdahulu sebelum kamu dan pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.”

        Bandingkan dengan kitab agama lain dan kitab-kitab yang anda miliki selain Islam, mana kita kitab yang tetap utuh, asli, orisinil, otentik, hingga hari qiamat????

      • Muharizal Hasan says:

        KLARIFIKASI TENTANG KISAH FIR’UN DAN ZULKARNAEN

        1. TENTANG KISAH FIR’UN
        Membaca tulisan “ISLAM DALAM TERANG SEJARAH” di atas, membuat saya harus melakukan klarifikasi kisah Fir’un pada QS. Al-Qashash ayat 38 (yang artinya) : “Dan berkata Fir’aun: ‘Hai pembesar kaumku, aku tidak mengetahui Tuhan bagimu selain aku. Maka bakarlah Hai Haman untukku tanah liat kemudian buatkanlah untukku bangunan yang Tinggi supaya aku dapat naik melihat Tuhan Musa, dan Sesungguhnya aku benar-benar yakin bahwa Dia Termasuk orang-orang pendusta.”

        Menurutnya, bahwa para Firaun tidak pernah membangun menara apapun yang serupa dengan menara Mesopotamia. Masyarakat Mesir kuno tidak pernah membakar batu batu sampai di jaman Romawi menjajah Mesir.

        Pada Untuk membenarkan bahwa Fir’un ada membuat bangunan dengan membakar tanah liat (seperti disebutkan dalam QS. Al-Qashash ayat 38), silakan anda baca Koran Amerika Times edisi tanggal 1 Desember 2006? Dalam Koran tersebut, menerbitkan berita ilmiah yang mengkonfirmasi bahwa Firaun menggunakan tanah liat untuk membangun piramida! (Lihat:http://heritage-key.com/egypt/why-super-cements-may-hold-secrets-pyramid-builders danhttp://www.livescience.com/1554-surprising-truth-great-pyramids-built.html ).
        Dan dalam penelitian yang dipublikasikan oleh majalah “Journal of American Ceramic Society” menegaskan bahwa Firaun menggunakan jenis tanah slurry untuk membangun monumen yang tinggi, termasuk piramida. Karena tidak mungkin bagi seseorang untuk mengangkat batu berat ribuan kilogram. Sementara untuk dasarnya, Firaun menggunakan batu alam.
        Piramida, dan lumpur yang sudah diolah menurut ukuran yang diinginkan dibakar untuk diletakkan di tempat yang paling tinggi.
        Lumpur tersebut merupakan campuran lumpur kapur di tungku perapian yang dipanaskan dengan uap air garam dan berhasil membuat uap air sehingga membentuk campuran tanah liat. Kemudian olahan itu dituangkan dalam tempat yang disediakan di dinding piramida.

        Jika dipahami lebih dalam, ternyata Alquran telah mengungkapkan hal tersebut sejak 1400 tahun yang lalu, dan memberitahukan bahwa Firaun menggunakan tanah liat dan panas untuk membangun Bangunan yang tinggi di Mesir, yaitu Piramida. Profesor Gilles Hug, dan Michel Profesor Barsoum menegaskan bahwa Piramida yang paling besar di Giza, terbuat dari dua jenis batu: batu alam dan batu-batu yang dibuat secara manual alias olahan tanah liat. Dengan demikian, ayat Al-Quran di atas menunjukkan rahasia dari teknologi konstruksi yang digunakan untuk bangunan tinggi sebuah monumen seperti disebutkan “buatkanlah untukku bangunan yang Tinggi”. Teknik ini didasarkan pada lumpur dan panas seperti dalam ayat: “Maka bakarlah Hai Haman untukku tanah liat!”

        Profesor Davidovits telah mengambil batu piramida yang terbesar untuk dilakukan analisis dengan menggunakan mikroskop elektron terhadap batu tersebut dan menemukan jejak reaksi cepat yang menegaskan bahwa batu terbuat dari lumpur. Selama ini, tanpa penggunaan mikroskop elektron, ahli geologi belum mampu membedakan antara batu alam dan batu buatan. (Lihat jurnalnya:http://www.davidovits.info/78/davidovits-pyramid-theory-worldwide )

        Sebagaimana diketahui, Nabi Muhammad tidak pergi ke Mesir dan tidak pernah melihat piramida, bahkan mungkin tidak pernah mendengar tentangnya. Kisah Firaun terjadi ribuan tahun sebelum beliau lahir, dan tidak ada satupun orang mengetahui tentang bahan yang digunakan untuk membuat piramida itu.
        Pertanyaannya adalah: Apakah Nabi Muhammad menyontek dari Alkitab untuk mengungkapkan rahasia tersebut? Tentu saja tidak, karena Al-Quran adalah kitab pertama yang mengungkapkannya.

        Ayat tersebut sangat jelas dan kuat membuktikan bahwa nabi Muhammad menerima wahyu. Sebab, hanya Allah yang mahatahu dengan bahan apa Firaun membuat piramida itu, dan Dia pula yang memberitahukan kepada Nabi-Nya akan hakikat ilmiah ini, dan ayat ini menjadi saksi kebenaran kenabiannya pada zaman modern ini!!

        2. KISAH ZULKARNAEN
        Sama halnya seperti di atas, letak kesalahan utama penulis “ISLAM DALAM TERANG SEJARAH” adalah pada terlalu tegesa-gesa membaca Al-Qur’an, sehingga menimbulkan tafsir yang salah dalam menyebutkan bahwa Zulkarnaen adalah Alexander Agung. Padahal, cara tersebut telah dilarang dalam Al-Qur’an. Ditegaskan dalam QS. Thahaa: 114 (yang artinya): “Maka Maha Tinggi Allah Raja Yang sebenar-benarnya, dan janganlah kamu tergesa-gesa membaca Al qur’an sebelum disempurnakan mewahyukannya kepadamu, dan katakanlah: “Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan.””
        Disebutkan, Dalam Qur’an-nya, Muhammad menyebut Alexander Agung sebagai Zulkarnaen, atau “orang yang bertanduk dua.” Perlu saya klarifikasi, bahwa Al-Qur’an dalam Surah Al-Kahfi hanya menceritakan kisah Zulkarnaen, dan tidak ada satu ayat pun di Al-Qur’an yang menyebutkan Zulkarnaen itu adalah Alexander Agung.
        Lalu, siapa Zulkarnaen itu?
        Perlu anda fahami bahwa Al-Qur’an menggunakan bahasa yang tinggi dan tergesa-gesa anda membacanya. Dalam QS. An-Nahl: 44 disebutkan (yang artinya): “Dan Kami turunkan kepadamu Al Quran, agar kamu menerangkan pada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkan”
        Zulkarnaen didalam Surah Al Kahfi adalah raja Koresh (Kurush) atau juga dikenal dengan Cyrus II raja Persia, dengan alasan sebagai berikut :
        1. Kata Dzulqarnain yang berbentuk kiasan “mempunyai dua kekuasaan atau kerajaan” atau “dua tanduk” artinya seorang penguasa atau raja yang memiliki atau terbentuk dari 2 kerajaan. Dalam sejarah kita mengetahui bahwa Kerajaan Koresh (Persia) dibentuk dengan menyatukan 2 kerajaan sebelumnya yaitu keedia darajaan Mn Anshan pada tahun 549 SM.
        2. Dalam Kitab Daniel pada Perjanjian lama disebutkan perumpamaan “Domba” bertanduk 2 yang menanduk ke barat dan timur. Nabi Daniel dengan jelas menyebutkan itu adalah raja Persia yang terbentuk dari Media dan Anshan.
        “Vision” dari Nabi Daniel ttg biri-biri jantan bertanduk dua, yang sebelah tanduknya lebih tinggi yang datang belakangan, mengisyaratakan tanduk yang lebih rendah yaitu Media dan tanduk yang lebih tinggi yaitu Parsi yang belakangan menjadi Imperium Paarsi. Dalam sejarah tokoh yang mendirikan Kerajaan Media dan Parsi yang kemudian menjadi Imperium Parsi tersebut adalah Cyrus the Great (600 – 529) SM, mendirikan Imprium Parsi (550) SM, dan memerintah (550 – 529) SM. Jadi “Vision” dari Nabi Daniel itu mengisyaratkan bahwa Dzulqarnain adalah Cyrus the Great
        3. Zulkarnaen adalah orang beriman pada Allah, tidak mungkin menyembah Dewa-dewa seperti halnya Alexander (Iskandar). Menurut buku yang pernah kami baca memang Koresh adalah seorang raja Muslim yang mengikuti agama Tauhid yang dibawa oleh seorang nabi Persia Zaratushtra yang sekarang agamanya menyimpang disebut dengan Zoroaster.
        Cyrus the Great penganut yang taat dari agama Zarathustra. Di sekolah-sekolah diajarkan bahwa agama Zarathustra menyembah Dua Tuhan, yaitu Tuhan Terang Ahura Mazda (ormuzd) dan Tuhan Gelap, Angra Manyu (Ahriman). Namun dewasa ini ada aliran agama Zarathustra di Amerika yang bersemboyan: “Kembali ke Gatha”, mereka ini berkeyakinan Zarathustra tidak mengajarkan dua tuhan, melainkan Zarathustra mengajarkan Satu Tuhan, yaitu Ahura Mazda menciptakan Angra Manyu, seperti Allah menciptakan iblis dalam agama Yahudi, Nashrani dan Islam.
        Ini mengisyaratkan bahwa Cyrus the Great bukanlah penyembah berhala atau dewa-dewa, melainkan beragama Tauhid, sehingga itulah sebabnya maka pada (538) SM Bani Israil semuanya dikembalikan ke Yeruzalem oleh Cyrus the Great. Gatha telah dibakar habis tatkala Alexander the Great menduduki Percepolis, sehingga Gatha hanya berupa rekaman ingatan dari para pendeta agama Zarathustra. Alexander memperoleh gelar dari para pendeta agama Zarathustra, yaitu “yang terkutuk”.
        Alexander the Great dari Macedonia adalah orang yg mengakhiri pemerintahan dinasty Persia Monotheis – Kerajaan Persia yg ada dimasa lahirnya Islam adalah peninggalan dari pecahan kerajaan Alexander The Great ( Seleucid ) yg mengadopsi kepercayaan Polytheisme Yunani kuno
        4. Berkaitan dengan kisah Ya`juj dan Ma`juj (Gog and Magog), Zulkarnaen disebutkan menyerbu ke barat tempat matahari terbenam. Dalam sejarah diketahui memang raja Koresh menyerbu ke barat tepatnya kerajaan Lydia di Turki paling barat sekarang dimana sang raja (Croesus) diampuni dan tidak dibunuhnya ! ini terjadi pada tahun 547-546 SM. Kemudian disebutkan menyerbu ke timur yaitu tempat matahari terbit. Dalam sejarah dengan mudah diketahui bahwa yang dimaksud adalah bangsa India, yang memang ia taklukkan pada 546-545 SM. Kemudian disebutkan ke wilayah diantara gunung-gunung dimana terdapat bangsa pengacau Ya`juj wa Ma`juj. Dalam sejarah yang kami ketahui memang raja Koresh menyerbu wilayah Armenia dikaki pegunungan Kaukasus pada 537 SM (setelah penaklukan Babylonia pada 539 SM). Kita mengetahui bahwa ia membangun tembok dari campuran besi dan tembaga yang diperkirakan berada dekat kota Derbent sekarang, ternyata bahwa Alexander the Great tidak pernah menguasai peg. Kaukasus !!
        Encyclopedia Columbia edisi ke-6, mencatat bahwa Derbent ditemukan pada tahun 438 oleh bangsa Persia sebagai pertahanan yang strategis di Pintu Besi. Benteng tersebut masih ada clan diberi nama Tembok Kaukasia (Caucasian Wall) juga disebut Tembok Alexander. Dibangun oleh bangsa Persia (yang menemukannya) pada abad ke-6, untuk menahan serangan pendatang-pendatang dari daerah Utara.
        5. Kita juga mengetahui bahwa Koresh dengan baik hati mempersilahkan bangsa Yahudi kembali ke tanah Palestina setelah terusir oleh bangsa Babil Khaldea sejak 586 SM, bahwa jarang sekali ada raja sebaik ini dalam sejarah. Hal ini menunjukkan tingkat keimanannya.
        • Cyrus II inilah yg membebaskan orang2 Yahudi yg diasingkan di Babylonia sejak invasi Nebuchadnezar dan mengembalikan orang2 Yahudi ke Yerusalem utk membangun Bait Suci ( Bet El Makdesh ) yg kedua kalinya.
        • Pada masa pemerintahan Cyrus II inilah terjadi gelombang pertama kepulangan orang2 Yahudi dari Babylonia.
        • Cyrus II terkenal karena pemerintahannya yg adil terhadap semua bangsa taklukannya.
        • Cyrus II meneruskan tradisi sejak raja2 Babylonia yaitu membiarkan wilayah2 taklukannya diperintah oleh orang Lokal dan dilain pihak mereka merekrut orang2 pilihan dari setiap wilayah taklukannya untuk menjadi pajabat di Istana Raja.
        6. Kembali pada kronologis penaklukannya dalam surah Al Kahfi, disebutkan ke barat, timur dan ke pegunungan, dimana hal ini telah dilakukan Koresh. Hal ini tidak mungkin dilakukan oleh Alexander the Great yang asalnya dari barat !!
        7. Seperti diketahui fokus lokasi para nabi adalah sekitar timur tengah. Adalah logis menetapkan Zulkarnain sebagai orang Persia yang dekat jazirah Arab daripada negeri Makedonia nya Alexander the Great di Eropa !!
        9. Bisa jadi kata-kata Arab suku Quraisy diambil dari nama raja Persia Koresh yang memang “the Great” ,”Agung” , “Magnus” dalam arti sebenarnya yang dekat dengan wilayah Arab. Bukankah nama aslinya Fihr bergelar “Quraisy”

        Makam Cyrus II (The Great)/Iskandar Zulkarnaen di Iran
        Sebagai penganut monotheisme, tidak ada lambang/patung atau gambaran berhala/dewa2 dalam makamnya yg polos dan sederhana – utk ukuran seorang raja besar dalam sejarah.
        Subhanallah! Ambillah pelajaran, wahai orang-orang yang mempunyai akal.

        Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:
        “Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al Quran itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman”. (QS. Yusuf: 111)

        Maha Benar Allah dengan Segala Friman-Nya…

        Wallahu’alam bishshawwab…
        Semoga Bermanfaat

      • akuaku says:

        Ga usah dibuat berantem…ga ada yg salah…baca Kej 21:1-21 & 22:1-19. Sdh nyata bhwa keturunan dr Hagar hamba perempuannya Abraham (Ismail) janji Allah “sebab Aku akan membuat dia menjadi bangsa yang besar” kej 21:18b. Sedangkan keturunan dr Sara istri Abraham (ishak) janji Allah “Maka Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan membuat keturunanmu sangat banyaksprti bintang dilangit dan sprti pasir ditepi laut danketurunanmu itu akan menduduki kota2 musuhnya. Oleh keturunanmulah semua bangsa dibumi akan mendapat berkat krn engkau mendengarkan firmanKu.
        AMIN!

    • Pakai logika dong, mana bisa tumbuh2an (tunas mudah) bisa hidup kalo langsung kena matahari…???? Tapi gak apa, mungkin nilai Biologi kamu merah alias terbakar ya…

    • amalia says:

      Betul betul betul

  7. meldy says:

    Luar biasa ulasan artikel sejarah dan pembuktian melalui photo2 telah baca dan sangat di terima dgn akal sehat.
    Penulis merupakan seorang yg sangat teliti dan tekun menelusuri fakta sejarah yg bukan berdasarkan opini agama mayoritas atau minoritas.

  8. memberon says:

    SALUT BANGET sama si penulis !!!!!!. saya melihat “INILAH artikel berkualitas. Ada pembuktian di dalam setiap wacana yang ingin dibahas. Seringkali saya mampir ke blog/website di mana selalu memojokkan kaum minoritas di INDO ini, tanpa menyertakan bukti Otentik.

    Saya sempat membaca, komentar La ode udibara “dengan kemajuan teknologi seharusnya semua teks2 kuno yang anda klaim membuktikan kebenaran alkitab seharusnya diekspos dan diterjemahkan.namun mengapa ini tidak dilakukan?Gereja dan umat kristen takut akan kebohongannya?…”

    hmm… semua naskah kuno tersebut sudah di terjemahkan kok ^_^ . Bahkan ada beberapa yang sudah di filmkan hingga menyebabkan kontra di kalangan minoritas (kristiani-katolik). Tapi konflik yang berkembang menjadi kontra itu justru membuat kami makin dewasa dan menghargai bahwa “Sejarah tidak boleh di tutupi, di hilangkan, atau apapun itu untuk kepentingan individu bahkan sekelompok”.

    Salah satu contoh teks kuno / naskah / nats yang di tutupi kebenarannya karena di saat itu pihak gereja menganggap “jika” nats hasil terjemahan tersebut di beritakan ke khalayak kristiani pada umumnya maka akan menyebabkan kemunduran iman (di anggap tidak menguatkan iman kristiani, dll). Pd masa itu, pihak ke-gereja-an benar. Tetapi di masa sekarang dmana kemajuan teknologi itu seiring dengan kemajuan daya pikir manusia dalam memahami berbagai hal. Maka baru pd masa2 inilah dibuka. Contoh Naskah / teks / nats kuno yang saya jelaskan ini sudah di film kan. Masih ingat dengan film “STIGMATA”…? begitulah .. menurut daya pikir saya. maaf kalau dangkal yah ^_^

    u/ penulis : LANJUT !!!!!!!! MANTAP !!!! and thanks…😉

  9. yehezkiel says:

    terus berjuang dengan kebenaran yang Tuhan Allah berikan hikmat buat anda. kupas terus kebenaran itu dan tunjukan kepada mereka yang sombong karna mereka memang telah di butakan dengan kepercayaan merekan dan nabinya.

  10. eddy says:

    Susahnya, mereka bukan orang-orang ilmiah, jadi kepala batu terus.

  11. wan says:

    kita semua tahu kalo kambing lain dengan domba, domba biasa untuk korban bakaran, sedangkan kambing,..dia selalu bikin masalah walaupun dengan saudaranya sendiri….itulah sebabnya al qur’an tdk pernah di terjemahkan ke bahasa lokal (semua bahasa) secara terbuka dan gamblang, dan di al qur’an 80% isinya membicarakan tentang nabi isa (yesus), sedangkan nabi muhammad hanya 20%……hal ini sangat mistrius..

    • budi says:

      Belum baca Quran bisa ngomong begitu, Isa AS hanya disebut 25x dalam Alquran bagaimana mungkin dengan begitu bisa memakan 80% isi Alquran, memangnya Alquran cuma 10 lembar

  12. senthir says:

    Saya ikut bersyukur dan berterima kasih kepada para intelektual yang buku-buku kajian tentang Islam. Buku seperti ini sangat tidak mungkin diterbitkan dengan media kertas di negara-negara yang terkekang. Syukur, ada manusia yag diberkati anugerah Tuhan bisa menciptakan komputer, internet, dan teknologi maju lainnya sehingga pengetahuan yang mencerahkan ini bisa tersebar luas dalam waktu yang singkat. Harus disadari juga apabila bahan pencerahan ini jatuh di atas batu, tidak akan berkembang. Akan berbuah dan berkembang banyak apabila jatuh di atas manusia yang bisa berpikir jernih.

  13. dul says:

    Cerita Lucu Gan tentangLo si Yesus dan Matius. Suatu ketika Si Yesus berjalan dengan Matius di padang yang sangat tandus, karena merasa haus akhirnya si Yesus bilang sama Matius ” Mat, Mat… tolong belikan es dunk aq haus bangets” …
    KWKWKWKWKWK….Tuhan kok lapar, atau haus.. kenapa gak bikin es sendiri.. dasar Yesus Lemah alias Letoy….heheh

    • yesusscabull says:

      BENAR BROW,MASAK ADA TUHAN DISALIB UDAH GAK PAKE BAJU (AWAS KENA UU PORNOGRAFI).LAIR DI KANDANG WEDZHUZZZ
      MASAK TUHAN CABUL.MARIA DIPERKOSA SAMA TUHANNYA.TUHANNYA AJA CABUL APALAGI UMATNYA
      TUHAN KOQ PUNYA IBUK PUNYA BAPAK,BERARTI PUNYA CUCU,CICIT,WAH BERARTI BNYAK DONG
      EMANG TUHAN LU CABUL SIH
      SEGERA BERTOBAT MAS BROW YANG BUAT BLOK INI. SEBELUM KM DI CABULI DAN DISALIB KAYAK TUHANMU
      WKWKWKWWKW

      • kuncung bawuk says:

        kepada yesusscabulldan dul :he he he boleh lah kalau cuma bercanda tentang yesus, itu artinya kenyataannya tidak demikian. Tetapi coba pikir, Muhammad betul 2 melakukan pencabulan, terbukti secara historis daan…phedopilia…bro…Sebuah pelanggaran HAm, Tahukah anda anjing yang hina menurut anda saja tidak akan mengawini anak anjing? Muhammad adal ah nabi cabul

      • amalia says:

        أَسْتَغفِرُاللهَ الْعَظيِمْ baca lebih jelas proses ditiupkan ruh nabi isa dan tempat lahirnya nabi isa dan proses penyaliban…(Yg disalib adalah yudas) di al-quran saudaraku…disitu dijelaskan semua kebenaran yg selama ini dijelaskan dgn keliru dikitabmu….alquran menjawab semua kesalahan yg ada dikitab2 sebelumnya…bukan menjiplak..kitabmu sampai saat ini telah ada dlm berbagai versi perjanjian lama dan baru, lho perjanjian antar siapa ya? Ya Allah berilah pencahayaaan pada yg tertutup hatinya.

      • KOMEDIAN HEBAT says:

        MAU CERITA LUCU YANG DIAMBIL DARI KISAH NYATA ?????????
        ” PADA SUATU HARI MUHAMAD BERJALAN JALAN DAN DARI KEJAUHAN IA MELIHAT BENDA KUNING BERKILAUAN DI BAWAH POHON KURMA….
        KEMUDIAN IA MENDEKATI BENDA TERSEBUT LALU BERDIRI…..TAPI BENDA ITU KURANG JELAS…… LALU MUHAMAD AGAK JONGKOK TAPI TETAP KURANG JELAS…
        MUHAMAD JADI PENASARAN, APA GERANGAN BENDA KUNING BERKLAUAN TSB ????? EMASKAH…..PERMATAKAH……
        KARENA RASA INGIN TAHUNYA AKAN BENDA TSEBUT MAKA MUHAMAD LEBIH MENDEKATKAN LAGI MUKANYA DENGAN CARA DUDUK/ BERSUJUD LALU MENOLEH KE KIRI KANAN TAKUT ADA ORANG YANG MELIHAT KELAKUANNYA LALU BERBICARA SENDIRI SAMBIL MENUNJUK-NUNJUK BENDA TERSEBUT……
        TAPI TETAP DIA BELUM TAHU APA BENDA TERSEBUT…..
        MAKA SATU-SATUNYA CARA ADALAH DENGAN MENCIUM BENDA TERSEBUT AGAR DIA TAHU BENDA APAKAH ITU ??????
        LALU MUHAMAD MENCIUM BENDA TERSEBUT AGAK LAMA,,,,,,,,,
        DIA KAGET SEKALI……… DAN LANGSUNG DUDUK KEMBALI LALU BERDIRI KARENA BENDA TERSEBUT TERNYATA ADALAH TAHI ALIAS TAI……..
        TIDAK DISANGKANYA TERNYATA ADA JUGA ORANG YANG MELIHAT KELAKUANNYA DAN BERTANYA……. BOSSSS SEDANG APA KAMU ????????
        KARENA GUGUP MUHAMAD BINGUNG…….
        TAPI MEMANG MUHAMAD SANGAT CERDAS DAN PINTAR….
        DENGAN YAKINNYA DIA / MUHAMAD MENJAWAB……
        ” NGGA PAPA…HANYA ALLAH TADI MENGAJARKAN KITA UMAT ISLAM CARA DAN GERAKAN SHOLAT.
        MAKA SAMPAI DETIK INI GERAKAN-GERAKAN TERSEBUT MASIH DILAKUKAN UMAT ISLAM SELAMA 5X SEHARI.
        HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAWKKWKWKWKWWKWKWK

      • roby says:

        Tolong jawab apakah ini yg diajarkan ISLAM bila umat nya tersinggung dengan pendapat orang tentang agama islam , sedangkan para muslim dengan seenaknya mengomentari agama lain seperti yg dilakukan dalam dakwah-dakwah dan begitu gampangnya kita dapat memperoleh buku-buku yg menghujat agama kristen dan yahudi di toko-toko buku, bila anda orang yg berpendidikan gunakan bahasa yg sopan dan berikan sanggahan yg benar. Hati-hati dengan mulut anda karena ada pepatah mulutmu adalah harimaumu

  14. LUKMAN says:

    baca terjemahan surat Al-Qur’an 10 awal ayat pertama dan 10 awal surat terakhir surat Al-KAHF ..hahahahaha 😀,.. Nabi Musa dan Bani israel yang paling banyak di bahas dan karena nabi Isa juga dibahas karena bait atau keturunan bani israel,tapi itu semua merujuk kepada Muhammad dan kaum muslimin dan sebagai peringatan untuk semua manusia yang ada di muka bumi karena kelak bani ISRAEL akan membuat kerusakan di dunia baca Al-Qur’an surat Al-ISRA,..Al-Qur’an memang benar firman Allah,kalo gw mau gw bisa hafalin satu kitab dan semua manusia juga bisa yang gak mungkin dapat disamakan dengan kitab apapun yang ada di dunia dan pegangan umat manapun yang pengarangnya aja udah banyak kaya isi bible yang di ubah-ubah terus.surat AR-RAHMAN di Al-Qur’an tentang nebula di ruang angkasa juga gak mungkin dijangkau pengetahuan orang zaman dulu..nebula terjadi karena tabrakan atau ketika sebuah bintang meledak…MUhammad adalah seorang Rasul,dia memiliki akhlak yang sempurna dan di kalangan orang arab dijuluki sebagai orang yang sangat bisa dipercaya semenjak dia masih kecil..artinya tidak pernah berbohong sepanjang hidupnya,…mending lu semua baca surat AL-KAHF deh..10 ayat pertama dan terakhir,… HAHAHAHAHAHAHAHAHA… :d ,HAFALIN..ENTAR LOE NGERTI ^_^

    • Kata Loe sempurna..????
      Si muhammad bisa baca tulis gak..???
      Si muhammad sendiri akui terima wahyu saat satu selimut dengan aisyah, anehhh kan..!!!
      Menurut gue alquran itu karangan si muhammad and the gang…!!!!

      • Klopokkk says:

        Eh @Sang Pencerah,,,lu GOBLOK ya…Lu skolah apa gk??mikir kok gk pake otak,knp pke dengkul?!?!?! SETAN lu

      • arruhamaa says:

        Benar Muhammad memang tidak bisa baca tulis, maka dari itu, anda seharusnya mengatakan ” TIDAK MUNGKIN AL QUR’AN DIBUAT OLEH MUHAMMAD” baru klop.

        Bila kau katakan al-qur’an buatan muhammad, sekarang buatlah satu surat saja yang semisal al qur’an, ajaklah para ahli (apa saja) di dunia untuk membantu (selain Allah), Tantangan Allah ini sudah diturunkan sejak 14 abad yang lalu, (QS 2:23) tapi hingga kini tidak ada satupun manusia atau jin (pembantah keotentikan al Qur’an) yang berhasil membuat satu surat pun yang semisal al Qur’an. Jelas ini membuktikan sebuah kemurnian al Qur’an, sebagai kitab suci Firman Allah (Ciptaan Allah).
        Bukti lain al Qur’an Firman Allah adalah sudah berumur 14 abad tidak ada perubahan revisi sedikit pun sebagaimana Firman Allah QS 15:9
        “INNAA NAHNU NAZZALNA DZDZIKRA WA INNAA LAHU LAHAFIDHZUUN” Sesungguhnya Kami, Kami-lah yang menurunkan Adz Dzikra (Al Qur’an) dan sesungguhnya Kami benar-benar menjaganya”
        Firman Allah: QS 28: 51
        “Dan sesungguhnya telah Kami turunkan berturut-turut perkataan ini (Al Quran) kepada mereka agar mereka mendapat pelajaran”
        Firman Allah QS 3:7,
        “Dia-lah yang menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepada kamu.”
        Firman Allah QS 57:9,
        “Dialah yang menurunkan kepada hamba-Nya ayat-ayat yang terang (Al-Quran)”
        Firman Allah QS 76:23,
        “Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al Quran kepadamu (hai Muhammad) dengan berangsur-angsur.”
        Firman Allah QS 3:3,
        “Dia menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil,”
        Firman Allah QS 20:113,
        “Dan demikianlah Kami menurunkan Al Quran dalam bahasa Arab,”
        Firman Allah QS 22:16,
        “Dan demikianlah Kami telah menurunkan Al Quran yang merupakan ayat-ayat yang nyata, dan bahwasanya Allah memberikan petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki.”
        Firman Allah QS 39:41
        “Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Al Kitab (Al Quran) untuk manusia dengan membawa kebenaran;”
        Firman Allah QS 16:64,
        “Dan Kami tidak menurunkan kepadamu Al-Kitab (Al Quran) ini, melainkan agar kamu dapat menjelaskan kepada mereka apa yang mereka perselisihkan itu dan menjadi petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.”
        Firman Allah QS 43:5,
        “Maka apakah Kami akan berhenti menurunkan Al Quran kepadamu, karena kamu adalah kaum yang melampaui batas?”
        Firman Allah QS 20:2,
        “Kami menurunkan Al Quran ini, tidak untuk membuatmu susah,”
        Firman Allah QS 4:140,
        “Dan sungguh Allah telah menurunkan kekuatan kepada kamu di dalam Al Quran”
        Firman Allah QS 39:2
        “Sesunguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al Quran) dengan (membawa) kebenaran.”
        Firman Allah QS 13:37,
        “Dan demikianlah, Kami telah menurunkan Al Quran itu sebagai peraturan (yang benar) dalam bahasa Arab”
        Firman Allah QS 16:102,
        “Katakanlah: “Ruhul Qudus (Jibril) menurunkan Al Quran itu dari Tuhanmu dengan benar, untuk meneguhkan (hati) orang-orang yang telah beriman, dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (kepada Allah).”
        Firman Allah QS 24:34,
        “Dan sesungguhnya Kami telah menurunkan kepada kamu ayat-ayat yang memberi penerangan, dan contoh-contoh dari orang-orang yang terdahulu sebelum kamu dan pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.”

        Bandingkan dengan kitab agama lain dan kitab-kitab yang anda miliki selain Islam, mana kita kitab yang tetap utuh, asli, orisinil, otentik, hingga hari qiamat????

      • asep says:

        Terus yang bikin injil itu siapa..yah?? kok banyak versi..atau sesuai jangan jangan injil dibuat sesuai dengan kondisi dan keadaan di suatu tempat atau golongan..BUKTI.?? kitabnya banyak dan banyak perbedaan isinya…

      • asep says:

        yang karangan itu injil bro krna banyak versi nya..!! coba lihat AL Quran di seluruh dunia tidak ada perbedaan isinya.. !!!

      • Muammar iqbal says:

        Haha sotoy lue bro. Nabi muhammad nikah ama aisyah kapan emang? Aisyah dinikahkan udh belasa. Tahun setelah kenabian. Hati2 bro. Baca dulu sesuatu yang lue benci itu lebih jauh. Dunia sementara, akhirat selamanya. Jangan sampe lue nyesel. Ingat gua udh ngasih tahu lue ya.

    • aneh says:

      ogah dech…… cukup hafal PANCASILA, ga nyampe 1 lembar tp lebih berbobot & bs di andalkan.

    • roby says:

      TANTANGAN BUAT AYAT
      SE-INDAH QURAN

      PERTANYAAN No. 65 :
      Dalam Surat 2:23 Auwloh menantang siapapun utk menciptakan surat seperti surat tsb. Tidak seorangpun yg dapat menghasilkan surat seperti surat-surat dalam Quran, begitu puitis dan indah.
      ——————————————–

      JAWAB A SINA:

      Pernyataan anda bahwa Quran adalah unik dan bahwa tidak seorangpun dapat menciptakan hal macam itu merupakan logika rancu.

      Semua buku adalah unik. Setiap orang berbeda dan unik. Tidak ada dua orang yg persis sama. Bahkan jari telunjukpun tidak ada yang sama, tidak ada suara yang sama dan tidak ada otak yang berpikir serupa, dsb. Tidak ada orang yg dapat menulis dgn cara yg sama dgn cara saya karena memang tidak ada orang yg berpikir dgn cara saya. Tentu banyak orang yg bisa menulis lebih baik dari saya, tetapi tidak ada tulisan yg sama persis dgn tulisan saya. Jadi, tantangan utk menciptakan surat spt yg ditulis Muhamad tidak masuk akal.

      Jika tantangannya adalah untuk menciptakan surat se-indah surat dalam Quran, inipun tidak logis. Keindahan adalah subyektif dan tidak menjadi ukuran kebenaran. Jika kau meminta saya utk mencari seorang perempuan secantik isterimu atau pacarmu, inipun tidak masuk akal karena hanya kau yg cinta isteri atau apacarmu itu. Mungkin ia bukan perempuan yg paling cantik, tetapi karena kau mencintainya kau jadi mengabaikan kekurangannya. Mengertikah anda sekarang? Kecantikan tergantung dari yang melihatnya. Atau bahasa Jawanya: Beauty is in the eyes of beholder.

      Kau membaca Quran dgn mata orang yg percaya dan oleh karena itu kau terkagum-kagum. Kau tidak dapat melihat kesalahan di dalamnya karena kau mencintainya. Saya membaca Quran yg sama dan menemukan begitu banyak kesalahan didalamnya. Bagi saya Quran adalah buku yg membosankan dan memuakkan.

      Nah, sekarang kau pasti mengatakan bahwa terjemahannya yg tidak beres tapi bahasa asalnya, Arab, sangat indah. Mari kita umpamakan bahwa ini memang benar. Tetap saja sbg orang yg tidak berbahasa Arab, saya tidak dapat melihat keindahannya. Jadi jangan salahkan mereka karena tidak dilahirkan sbg Arab dan tidak bisa melihat “kecantikan” Quran. Kesimpulannya adalah bahwa Auwloh memang tidak adil dgn ratusan juta orang Muslim non-Arab karena mereka tidak dapat mengerti bahasa Arab, dan oleh karena itu tidak dapat melihat keindahan Quran, dan akibatnya mereka semua akan ke neraka. Ini adil menurut anda?

      Belum lagi Auwloh memilih bahasa yg menurut Muslim sendiri TIDAK MUNGKIN DITERJEMAHKAN dalam bahasa manapun dan oleh karena itu tidak dapat melihat keindahannya dalam bahasa terjemahannya. Apakah ini kesalahan kami dilahirkan sbg non-Arab? Jelas tidak! Auwloh sendiri yg membuat kita sbg non-Arab shg kita tidak dapat melihat keindahan kalimatNya. Dan sekarang Ia ingin menggoreng kita di neraka karena kita tidak berhasil menikmati sesuatu yg Ia sendiri sembunyikan dari kita? Adilkah itu? Ini sama saja dgn saya berbicara pada anda dalam bahasa yg anda tidak mengerti dan lalu saya menjotos anda karena tidak mengerti bahasa saya.

      Ini absurd.

      Tantangan anda ini juga tidak jujur. Lihatlah sendiri apa yg dikatakan Auwloh begitu ia mengeluarkan tantanganNya utk menulis surat seindah yg ada dlm Quran:

      “Tapi jika kau tidak bisa – dan jelas kau tidak bisa – maka takutilah Api yg bahan bakarnya adalah manusia dan batu,- yg dipersiapkan bagi mereka yg menolak Agama (Islam)”. Qur’an 2.24

      Ini sama saja dgn mengatakan bicaralah seindah cara saya dan jika kau tidak dapat –dan jelas kau tidak dapat– maka saya akan tembak kau! Nah lo! Dgn surat macam ini, siapa yg berani menerima tantangan Auwloh? Tidak perlu susah-susah memikirkan neraka, Muslimpun dgn senang hati akan memenggal kepala anda kalau anda mencoba menanggapi tantangan tsb.

      Masih ingat macam “pemilu” gaya Saddam Hussein dimana 99.98% penduduk memberikan suara baginya? Pertanyaan pemilu adalah: Anda ingin Saddam? Ya atau tidak? Jika kau menjawab “TIDAK” maka kau akan dibunuh. Nah, tantangan dalam Quran ini sama saja dgn pemilu Saddam. Malah sebenarnya, Muhammad tidak berbeda dgn Saddam. Ia seorang narcissist, spt Hitler, Saddam, Idi Amin, Kim Jong-il atau Stalin. Semua orang ini menciptakan kultus individu bagi diri mereka sendiri dan “dicintai” oleh rakyat yg ketakutan. Muhammad menganggap dirinya rasul Auwloh. Ini sama saja dgn Shoko Asahara, Jim Jones and David Koresh.

      Tetapi masih ada saja orang non-Muslim yg berbahasa Arab sbg bahasa ibu mereka, dan mengatakan bahwa Quran gagal secara gramatikal dan estetika dan mereka memang BERHASIL menciptakan surat-surat yang dalam perbandingan jauh lebih baik dari surat-surat dalam Quran (ini bukan pendapat saya, tetapi pendapat para ex-Muslim Arab).

      Simaklah sendiri dibawah ini dan berilah komentar anda mengapa surat-surat buatan ex muslim tidak lebih bagus dari surat-surat Quran ;

      http://www.islam-exposed.org
      http://suralikeit.com/ (sori, bhs ARAB)

      Kalau anda tidak bisa, maka tantangan telah dipenuhi. Beban pembuktian ada pada anda. //

      Bacaan lanjut ttg subyek ini;
      http://www.answering-islam.org/Quran/Miracle/

      See also:
      Midgard : Buat tandingan Quran!
      Kitab Panjul Vs Quran

  15. triwara says:

    Waspadalah terhadap nabi-nabi… Dari buahnyalah
    kamu akan mengenal mereka. ….Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah
    yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik (Matius
    7:15-17).
    Buah dari kehidupan seseorang ialah tindakannya, jadi mari pikirkan buah
    Muhammad. Melalui kepandaian berperang, debat, dan intimidasi, Muhammad telah
    menundukkan seluruh Arab pada otoritas Islam. Pada prosesnya, tentaranya membunuh
    ribuan orang. Muhammad dan tentaranya merebut harta dan menjual anak dan istri
    mereka ke perbudakan.
    Anda dapat mendebat bahwa Muhammad berperang untuk bertahan hidup dan
    untuk keselamatan Islam. Bagaimanapun, argumen ini hanya bertahan sebentar. Saat ia
    bertambah kuat, Muhammad mulai agresif mengejar orang yang tidak menimbulkan
    ancaman padanya sama sekali.
    Sebagai seorang yang belajar mendalam tentang sejarah Islam, saya tidak bisa
    menolak buah kehidupan Muhammad. Hidup Muhammad mengingatkan saya kepada
    gambaran Yesus akan pencuri yang datang ke kandang domba. ”Pencuri hanya datang
    untuk membunuh dan membinasakan” (Yohanes 10:10). Ini adalah buah kehidupan
    Muhammad.
    Mengacu pada standar ini, saya percaya jika Yesus telah menemui Muhammad,
    Yesus akan menyebutnya nabi palsu.

    • amalia says:

      Ciyus?miapah? Kami percaya nabi isa as adalah nabi Allah, bukan yesus yg jadi Tuhan Allah…ada lagi Tuhan Bapa, ada lagi Tuhan Bunda Maria…˘8-| нaϑȇȇȇhh X_X˘°˘ aya2 wae ga sesuai juga dengan sila kesatu pancasila…tuhan mu ada brp euy?kalo yesus yg menyebut Muhammad adl Nabi palsu its
      >̴̴̴̴̴͡.̮Ơ̴͡okay,yg penting kaumnya percaya 100%…it doesn’t matter,whatever …ga penting

  16. pieter says:

    Yah nambah ilmu pengetahuan tentang jalan pikiran org2 gak sepaham dengan agama islam kami menghargai itu, selama yg dikedepankan kebencian dan iri dengki karena kebenaran dalam Islam mustahil mereka membahas tentang islam secara jujur, tapi secercah harapan akan ampunan dari Allah tentunya senantiasa terbuka bagi seluruh manusia terutama pembaca serta pemilik blog ini, banyak yg mengklaim Al-quran adalah jiplakan dari kitab2 sebelumnya yaitu Injil dan Torah…tapi ketika ada isi Kitab Al-quran yang berbeda dg isi al-kitab mereka menuduh bukti Al-quran keliru, bukti Al-quran tidak menjiplak injil atau perjanjian lama contohnya mukjizat nabi isa AS yang bisa berbicara ketika masih dalam buaian mengungkapkan kenabiannya kpd kaum yahudi yg memperolok ibundanya seorang wanita pelacur, di Al-kitab tdk ada kan?nah bagaimana mungkin Al-quran menjiplak? siti maryam dalam Al-quran disebutkan saudara nabi Harun dituduh Al-quran keliru menulis sejarah, padahal ucapan itu arti kiasan bangsa yahudi sbg bentuk penghinaan/cemohoan kaum yahudi krn maryam as adalah wanita dari golongan priyayi/ org2 suci dari keturunan nabi2, yang kebetulan namanya dan kesuciannya sama dengan kesucian Miryam saudara nabi harun AS.

  17. Klopokkk says:

    @Sang Pencerah itu GUOBLOK BANGET mikir GAK PAKE OTAK tapi PAKE DENGKUL!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  18. ada ada saja says:

    aneh memang di negara erofa orang berbondong bondong masuk islam dan meninggalkan kristen (padahal mereka termasuk orang yang cerdas cerdas), la ini indonesia berbondong bondong masuk kristen (tingkat kecerdasannya di bawah orang erofa)……aneh…aneh…

  19. Abigail says:

    Sebagai makhuk yang tidak hidup di jaman kenabian, marilah kita mengamalkan ajaran inti agama masing-masing.
    Tidak perlu membuktikan ajaran yang lain salah,

    Nabi saja yang membuktikan ajaran yang di bawanya benar dengan di berkati mukjizat yang nyata, toh manusia di jaman-nya tidak banyak yang percaya, bahkan memusuhi dengan terang-terangan,,,,

    duh,, capek-nya membuktikan bahwa singa bukan harimau,,, padahal singa dan harimau lagi berteduh di bawah pohon menikmati hembusan angin yang sejuk

    • ATHEIS says:

      begitulah orang2 pandai , pintar lagie terhormat telah tampak …. mengaku dirinya mengikuti ajaran yg di percayanya tapi saling menghujat dan menhina …. jadi pusing saya …hehehehe …. balik ke diri masing2 dlu deh para bapak2 yg terhormat …

      • amalia says:

        Kalo pusing mnum obat sana gih…orang sakit ga blh comment
        Dulu ◦нê◦нë◦нê◦нë◦нê◦°◦ :p tambah ikut pusing jg tar yg baca

  20. kundrat says:

    kenapa anda bisa mengatakan qur’an salah dan tidak berdasar, krn anda berpaku pegangan alkitab yg anda kalim benar. seperti yang percaya pada catatan sejarah ala suharto, dia akan menyalahkan “keterangan baru” bahwa suharto main mata dengan PKI, meskipun kenyataan oitu benar. saya bisa buktikan bahwa alkitab yang memiliki banyak kesalahan, apakah layak sesuatu yang tak memiliki kejelasan diajadikan patokan kebenaran….?

    para penulis alkitab aja saling bebeda satu sama lain , disini akan saya lampirkan, kalau mau persi lengkapnya bisa lihat di log saya http://kundrat-kanda.blogspot.com.

    (1) EZRA 2:5 VS NEHEMIA 7:10.

    Dalam Ezra, jumlah anak Arah TERTULIS: “775 orang”, TETAPI dalam Nehemia: “652 orang”.

    (2) 2 RAJA-RAJA 8:26 VS 2 TAWARIKH 22:2.

    Dalam 2 Raja-raja, umur Ahazia ketika naik raja TERTULIS: “22 tahun”, TETAPI dalam 2 Tawarikh: “42 tahun”.

    (3) 2 RAJA-RAJA 24:8 VS 2 TAWARIKH 36:9.

    Dalam 2 Raja-raja, lamanya raja Jojachin berkuasa TERTULIS: “3 bulan”, TETAPI dalam 2 Tawarikh: “3 bulan 10 hari”.

    (4) 2 SAMUEL 10:18 VS 1 TAWARIKH 19:18.

    Dalam 2 Samuel, yang dibinasakan Daud TERTULIS: “700 ekor kuda kereta”, “40.000 orang BERKUDA”, dan “panglima perang SOBACH”, TETAPI dalam 1 Tawarikh: “7.000 ekor kuda kereta”, “40.000 orang BERJALAN KAKI”, dan “panglima perang SOFACH”.

    bodohnya org kristen, paulus tarsus yg jelas2 memusuhi yesus dna menyebabkan dia disalib, malah dijadikan nabi.

    RATAPAN NABI YEREMIA:
    “Bagaimanakah kamu berani berkata: ‘Kami bijaksana, dan kami mempunyai Taurat TUHAN?’ Sesungguhnya, pena palsu penyurat sudah membuatnya menjadi bohong.” (Yeremia 8:8)

    TIPU DAYA PAULUS TARSUS:
    “Baiklah, aku sendiri tidak merupakan suatu beban bagi kamu, tetapi dalam kelicikanku aku telah menjerat kamu dengan tipu daya.” (2 Korintus 12:16)

    • Radical Generation says:

      Ayat yg benar yg tertulis : “Baiklah, aku sendiri tidak merupakan suatu beban bagi kamu, tetapi – kamu katakan – dalam kelicikanku aku telah menjerat kamu dengan tipu daya.
      Jangan-jangan dipotong2 nanti artinya beda loh. Jangan lupa baca dari atasnya dan terus ke bawah supaya semakin mengerti.
      Gbu.

  21. ATHEIS says:

    ADUUHHHH … PADA DEBAT …… JADI PUSING NIH PALA …. CEKCEKCEKCEK….
    AGAMAMU AGAMAMU .. DAN AGAMAKU AGAMAKU ….
    tujuan agama adalah membatasi diri dari sifat yg buruk ,,,, garis besarnya agama itu baik … jika gak ada agama gak mungkin ada surga dan neraka ….
    sekarang mah mendingan masing-masing pada memahami diri sendiri dlu ke agamannya masing-masing … sudah kah pantas kalian di surga atau masih mau saling menghina … di ajaran agama manapun sifat seperti itu gak mungkin bisa menuju ke jalan kebenaran yg abadi ….
    MUHAMAD S.A.W pernah menyuapi orang yahudi yg saat tidak butanya ingin membunuh nya …
    dan ISA AL-MASIH masih menyayangi umatnya walaupun ada sebagian yg menghianatinya …
    seharusnya kita malu kepada 2 sosok itu ……

  22. netral aja says:

    yang jelas yang beriman adalah islam di luar islam gak beriman

  23. Abigor says:

    LoL…One Love Breda,…. Peace….Salam Damai untuk kita semua,…Moslem , Jude, Nasrani,etc, —Let make our Peaceful for us each other— One Love Breda

  24. asoy says:

    kitab suci adalah kebenaran, masalah mulai muncul di pengikut aka umat, karena keterbatasan pengetahuan atau goblok dan ilmu juga kurang dan ga mau minta penjelasan, jadi ngartiin firman jadi salah, bahasa kitab suci adalah bahasa tingkat tinggi, bahasa sastra, bahasa sloka, bahasa khiasan, bahasa makna, sebagian besar ayat2 nya adalah penuh makna bukan arti yang tertulis, butuh ilmu tinggi untuk menterjemahkannya, makanya mau belajar kitab suci harus orang2 yang cerdas, ilmu jangan nanggung kaya yang nulis nih blog, bisa sesat nanti nya dan menyesatkan orang lain, belajar dulu sana yang banyak baru nulis..tingkat pemahaman al qur’an aja ada sekitar 10 tingkat, orang goblok yang pelajarin hasilnya sesuai dengan kegoblokan nya, orang yang cerdas dan banyak ilmu pendukungnya terutama sastra dari bahasa redaksi nya hasilnya akan lebih bagus dari orang kebanyakan, itulah gunanya ilmu tafsir bukan ilmu terjemahan..
    yang nulis blog ini levelnya baru ilmu terjemahan aka kopi paste, belum level tafsir…kasihan sekali..sastra arab aja ga ngerti mau coba2 pelajarin al qur’an, ya hasilnya kelas kambing, bau busuk…kekekekkeke….

  25. arruhamaa says:

    Mereka memang harus diwaspadai, mereka menelaah “AL QUR;ANUL KARIIM” dengan catatan sejarah KUNO, kitab-kitab KUNO, barang-barang KUNO, tetapi mereka tidak menyadari bahwa kitab mereka sendiri faktanya “TIDAK KUNO” lagi, mereka mengganti kitab “PERJANJIAN LAMA” alias “KUNO” atau “USANG” dengan kitab “PERJANJIAN BARU” alias “GRESS” atau “MODERN”
    kalau mereka konsekuen dengan sejarah “KUNO” pastilah kitab mereka tidak diganti Yang “BARU” DENGAN FAKTA ITU ISLAM SUDAH UNGGUL 14 ABAD TANPA PERUBAHAN SEDIKITPUN
    DALAM KITABNYA KARENA DIJAGA OLEH ALLAH DAN HAMBA-HAMBANYA YANG THAAT.

  26. torch says:

    “Jangan kamu memberikan barang yang kudus kepada anjing dan jangan kamu melemparkan mutiaramu kepada babi, supaya jangan diinjak-injaknya dengan kakinya, lalu ia berbalik mengoyak kamu.”

  27. rendy says:

    beginilah kisah manusia2 yng bakal dilaknat Allah swt. manusia2 jahiliyah yg ngerasa sok pinter sma kemampuannya dgn mengolok2 sang penciptanya sendiri. yg membenarkan kesalahannya sendiri berdasarkan logikanya.
    kita hendakny kaum muslim jgn terpancing dgn sgala tipu daya muslihat orang2 kafir yg brusaha menzhalimi kita selaku umat muslim. allah swt bisa membela dirinya sndi nggk butuh bantuan dr umatnya. merekalah yg menyengsarakan dirinya sndiri. seperti pribahasa ANJING MENGGONGGONG KAFILAH BERLALU.

  28. udin says:

    ANJING LU .. Ayo kalo berani perang aja .. Aku rela mati demi membela Agamaku , Nabiku, Kitaku Al Qur’an… Anda dapat sejarah ngawur , brengsek …. Ayo perang … Coba pikir tuhanmu Yesus anak pegembala kok jadi tuhan … Justru Agama anda keblinger…. Lha manusia dijadikan tuhan dan di salip di siksa dsb .. Apa itu ndak kliru ..MASAK TUHAN KOK DISIKSA KAYAK MANUSIA AJA,, emang..” dia manusi seperti kita.. .dan kata Yesus dia disiksa sebagai untuk menebus dosa umatnya ,, itu yesus gila/stres karena dia kesakitan disiksa , coba pikir logika anda …, apa anda ndak marah tuhan anda aku ejek..YESUS ANJING KOK DI JADIKAN PANUTAN hahahaha…anda gila seperti tuhanya.. Pada dasarnya INJIL yang asli itu sesuai ajaran Allah SWT tapi di curi orang yang tidak bertanggung jawab dan ingin punya pengaruh besar ,, Lalu INJIL yg asli di ubah ubah isinya oleh org tersebut di ganti tulisan yang sesuai dengan pikiran orang tersebut hahahaha anda korban sejarah ngawur ,, kalo anda berani sejarah anda merasa betul Coba anda membuat pertemuan antara Tokoh yahudi katolik dan kristen juga ISLAM.. Saya kira anda ndak Berani bila perlu di masukin di stasiun TV yg terkenal…,, berarti anda ngawur pengen terkenal…,,, halo anda Picexx.. Asu.. Babi.. Celeng.. Bangsat … tak dongakno koe mlebu Islam …

  29. udin says:

    satu lagi kalo anda berani demi agamamu datangi aku di jln gatot subroto no 225 Blora Jateng…atau kamu ngasih alamatmu aku pasti datang…

    • Thegar Sllu says:

      SABAR MAS BRO, MEREKA ITU BERPIKIR SUBYEKTIF TIDAK MAU MENGAKUI KEBENARAN ISLAM YAKIN SAJA MAS BRO SEMAKIN DALAM MEREKA PELAJARI AL-QUR’AN YAKIN MEREKA NASRANI AKAN MUALLAF

    • Danang says:

      Oke tak tekani kowe, tak cangkul ndasmu! umurmu piro kowe setan? bocah umbel sok sokan!

  30. Irfan says:

    Udin babi, kamu tidak bisa membantahnya maka hanya kata-kata kotor lah yang ada di otakmu yang isinya kotran semua

  31. Cucu-cucuku semua, di dalam berdiskusi tidak perlu emosi. Baca dulu ta`awudz ya. Lebih bagus lagi ditambah dengan doa berikut ini. Allaahumma innii astahdiika li arsyadi amrii. Ya Allah sesungguhnya saya mohon petunjuk kepadaMu untuk menghadapi permasalahan ini dengan tepat. Wa astajiiruka min syarri nafsii. Dan lindungilah saya dari kejahatan nafsu saya. Allaahumma innii as aluka nafsan muthmainnah. Ya Allah sesungguhnya saya mohon dikaruniai jiwa yang tenang. Tukminu biliqaaika. Yang yakin akan menghadap keharibaanMu. Wa tardla biqadhaaika.. Yang ridla dengan ketetapanmu. Wa taqna`u bi`athaaika. Yang merasa puas dengan pemberianmu. Baiklah nenek mau bertanya siapakah yang menciptakan anda dan alam semesta ini? Kita tidak dapat mengenalnya langsung bukan? Tetapi anda yakin bukan bahwa ada Zat Yang Maha Pencipta? Melalui malaikat yang terbuat dari cahaya Sang Maha Pencipta menyampaikan firmanNya kepada Rasul pilihannya, dan kita sebagai umat beragama mengimani keberadaanNya, mengimani Malaikat-malaikatNya, mengimani Firman-firmanNya yang berupa suhuf atau lembaran-lembaran dan kitab suci. Kebanyakan kitab suci ditulis setelah Rasul-rasul utusanNya telah tiada. Sebagai contoh menurut referensi yang saya baca Injil Matius ditulis di Palestina dan penulisannya baru komplit kira-kira pada tahun 41M. Injil Markus ditulis di Roma dan penulisannya baru komplit kira-kira tahun 60-65M. Injil Lukas ditulis di Carsarea dan penulisannya baru komplit kira-kira pada 56-58M, sedangkan Injil Johanes atau Yahya ditulis di Ephesus dekat Roma dan prnulisannya baru komplit kira-kira pada tahun 98M, padahal yesus tidak berada di muka bumi ini sejak tahun 33M. Jadi penulisan ajaran-ajaran yesus itu lebih banyak berdasarkan cerita dari mulut ke mulut, tidak langsung dari Yesus. Hal ini mirip penulisan Hadits yang menjadi salah satu pedoman hidup umat Islam disamping kitab suci AlQuran. Kita umat Islam menyadari bahwa tidak semua hadits itu shahih dan dapat dijadikan pedoman hidup. Hadits yang diriwayatkan oleh orang-orang cerdas, kuat ingatan, dan dikenal jujur(Hadits shahih dan hasan) baru dapat dijadikan pegangan. Hadits yang diriwayatkan oleh orang yang pelupa atau isinya bertentangan dengan Al Quran atau perawinya tidak nyambung sampai ke Rasulullah yang dikategorikan sebagai hadits lemah tidak bisa dijadikan pegangan, apalagi diriwayatkan oleh orang yang tidak jujur atau pembohong (hadits palsu) . Sehubungan dengan hal tersebut sikap kita terhadap Alkitab yang sekarang dijadikan pegangan umat krisitiani dan Yahudi pun harus selektif. Sepanjang isi Alkitab tersebut tidak bertentangan dengan Kitab suci Al Quran, kita boleh menjadikannya sebagai pedoman hidup, tetapi bila bertentangan jelas dong kami meragukan keasliannya.
    Lain halnya dengan AlQuran. AlQuran merupakan himpunan wahyu Allah yang sampai pada Nabi Muhammad saw dengan perantaraan Malaikat Jibril diwahyukan secara sebagian-sebagian, sesuai dengan timbulnya kebutuhan dalam masa kira-kira 23 tahun. Setiap wahyu turun Nabi Muhammad saw memerintahkan sahabatnya untuk mencatatkannya. Beliau jugalah yang menetapkan dan menunjukkan letak ayat-ayat atau surat-surat AlQuran yang benar. Beliau melarang sahabatnya menulis perkataan-perkataan beliau yang bukan wahyu dari Allah yang nantinya terkumpul sebagai Hadits. Hal ini untuk menghindari bercampurnya wahyu Allah dan sabda Rasul yang bukan wahyu dari Allah. Jadi kitab suci AlQuran yang menjadi pedoman Umat Islam ini semuanya firman Allah.
    Tidak demikian isi Alkitab, terasa sekali campur tangan manusia, apalagi begitu bebasnya diterjemahkan dalam berbagai bahasa tanpa disertai bahasa aslinya Ibrani. Campur tangan ini terasa sejak semula. Sebagai contoh mari kita simak perjanjian lama mengenai ujian Allah terhadap Nabi Ibrahim `alaihis salam (Abraham) untuk mengorbankan anak tunggalnya.
    Allah mencoba Abraham. Ia berfirman kepadanya:”Abraham, lalu sahutnya:”Ya, Tuhan”. FirmanNya:” Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia disana sebagai korban bakaran dst…(Kejadian 22:1). Terasa benar ini ada penambahan kata-kata yakni Ishak oleh penulisnya (bani Israil). Kenapa? Bila perintah itu ditujukan pada anaknya yang tunggal berarti waktu itu Ishak belum lahir, sebab anak pertama Nabi Ibrahim `alaihis salam itu Ismail. Logikanya perintah korban itu ditujukan pada Ismail. Memangnya Nabi Ismail `alaihis salam tidak diakui sebagai putranya. Mari kita simak Kejadian 17:24-26. Abraham berumur 99 tahun ketika dikerat kulit khatannya (dikhitan). Dan Ismail, anaknya berumur tiga belas tahun ketika dikerat kulit khatannya. Pada hari itu juga Abraham dan Ismael, anaknya dikhitan (disunat). Selanjutnya mari kita simak Kejadian 21:5. Adapun Abraham berumur 100 tahun, ketika Ishak, anaknya, lahir baginya. Ini berarti ketika Ishak lahir Ismail berumur 14 tahun. Sehubungan dengan hal tersebut kata-kata yakni Ishak itu tambahan atau penyusupan.
    Apa kepentingannya kata-kata yakni ishak disisipkan? Nampaknya ada keirian dari penulisnya sebab bani Israil keturunan Ishak, sedangkan bangsa Arab termasuk Nabi Muhammad saw keturunan Ismail. Kenapa iri?
    Menurut Kejadian 25: 15-19 untuk kedua kalinya berserulah Malaikat Tuhan dari langit kepada Abraham katanya:” Aku bersumpah dari diriku sendiri, demikianlah firman Tuhan. Karena engkau telah berbuat demikian, dan engkau tidak segan-segan menyerahkan anakmu yang tunggal kepadaku, maka aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan membuat keturunan sangat banyak seperti bintang di langit, dan seperti pasir di tepi laut, dan keturunan itu akan menduduki kota-kota musuhnya. Oleh keturunanmulah semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, karena engkau mendengarkan firmanku.
    Persepsi orang Kristiani yang menganggap Allah sebagai Bapak, Bunda Maria sebagai Ibu Tuhan, dan Yesus sebagai anak Tuhan (Trinitas) merupakan akibat dari penulisan Injil yang tidak ditulis ketika yesus masih di muka bumi.
    Kenapa demikian? Coba saja bila kita menyampaikan pesan pada seseorang melalui mulut kemudian menganjurkan orang tersebut menyampaikan pesan serupa pada orang lain dengan cara yang sama, begitu seterusnya sampai seratus orang, bisa dibayangkan persepsi mereka atas pesan kita akan bermacam-macam, padahal sumbernya hanya satu yaitu kita. Lebih-lebih peristiwa kelahiran yesus sampai tiadanya di muka bumi ini sangat menakjubkan dan fantastis, sudah pasti menimbulkan banyak persepsi yang berbeda-beda. Paulus yang dirinya merasa banyak dosanya karena telah memusuhi dan membunuh murid-murid yesus, sepeninggal yesus dia bertobat dan memandang yesus sebagai penjelmaan Tuhan sebagai anak manusia dan memandang peristiwa pensaliban yesus sebagai bentuk pengorbanan yesus untuk mengampuni dosa-dosa manusia di muka bumi ini. Lain halnya Barnabas yang sejak semula mengenal dan sangat setia dengan yesus tidak memandang yesus sebagai anak Tuhan apalagi Tuhan dan dia memberitakan bahwa memang yang menjadi sasaran untuk disalib adalah yesus tetapi faktanya yang disalib itu bukan yesus melainkan seorang muridnya yang khianat yaitu yudas iskariot.

    Sekarang ini ada Injil Matius, Injil Lukas, Injil Yohanes, dan Injil Markus, serta Injil Barnabas. Tetapi Injil Barnabas tidak diakui oleh umat Nasrani pada umumnya, karena ajarannya tidak mengakui Yesus itu Tuhan. Adapun umat Islam pada umumnya mengakui Injil Barnabas, karena ditulis oleh seseorang yang hidup di zamannya, dan sejak semula mengimaninya. Pada prinsipnya umat Islam wajib beriman kepada Kitab-kitab suci selain Al Quran sepanjang isinya tidak menyimpang atau bertentangan dengan Al Quran. Jadi jika ada kemiripan dengan kitab-kitab suci sebelumnya bukan berarti Rasulullah itu menyontek, tetapi memang harus mengimaninya, dan jika ada perbedaan itu memang kehadiran Al Quran itu untuk mengkoreksi dan meluruskan kitab-kitab suci yang telah disisipi dengan perintah-perintah palsu oleh penulisnya yang hidupnya tidak sejamannya. Coba perhatikan Injil Matius berikut ini bagaimana menurut anda, benarkah itu sabda Yesus?
    Matius 10:34
    Yesus bersabda:
    10:34 “Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai , melainkan pedang.
    10:35 Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya,
    10:36 dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya.
    10:37 Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; dan barangsiapa mengasihi anaknya laki-laki atau perempuan lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku.
    10:38 Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku.

    • era says:

      itu ayat yang bagus, sekarang jika anda berani menjadi orang kristen maka seisi rumah, tetangga, orang tua anda akan memusuhi dan meninggalkan anda, itulah arti sesungguhnya ayat tsb. berbeda dengan al quran yang diartikan secara harafiah maka alkitab banyak sekali perumpamaan di dalamnya. memang hanya orang cerdas dan pintar yang mampu mengartikan ayat2 alkitab. jika al quran maka orang bodohpun langsung mengerti sebab ditulis seadanya sesuai keinginan sang penulis (muhammad) dan ditulis tanpa hikmat dan kebijaksanaan.

      • Saudara Era terimakasih atas penjelasan anda. Namun saya mau meluruskan pemahaman anda bahwa Al ur an itu bukan ciptaan Nabi Muhammad shallallaahu `alaihi wa sallam, tetapi kumpulan wahyu atau Firman Allah yang disampaikan pada Nabi Muhammad shallallaahu `alaihi wa sallam melalui malakat Jibril yang membenarkan kitab-kitab suci sebelumnya dan meluruskan jika pada kitab-kitab suci sebelumnya ada penyimpangan. Beliau sendiri adalah ummi artinya tidak pandai membaca dan menulis, tetapi beliau cerdas dan jujur, sehingga mendapat gelar Al Amin yang artinya orang yang dapat dipercaya. Kondisi beliau yang seperti itu justru yang membuat orang-orang Arab pada waktu itu yakin bahwa yang disampaikan oleh beliau benar-benar dari Tuhan, sebab untaian kata yang begitu indah, dan penuh hikmah, tidak mungkin hasil karya Nabi Muhammad yang dikenal buta huruf. Bagi orang yang paham bahasa Arab dapat merasakan nilai sastra yang tinggi. Bagi orang awam seperti saya, juga merasakan keindahan itu jika membaca teks aslinya. Berikut ini saudara Era silakan membaca Surat Maryam mengisahkan Nabi Yahya atau yang anda kenal Yohanes pembaptis, dan kisah kelahiran Nabi `Isa atau yang anda kenal Yesus. Sebelum membaca silakan membaca ta`awudz dahulu, sebab itu adan sebelum membaca Al uran.
        A`uudzubillaahi minasy syaithaanir rajiim

        12. Ya yahyaa khudzil kitaaba biuwwatin, wa aatainaahul hukma shabiyyaa
        [ Allah ] said, “O John, take the Scripture with determination.” And We gave him judgement [while yet] a boy

        Hai Yahya, ambillah Al Kitab (Taurat) itu dengan sungguh-sungguh. Dan kami berikan kepadanya hikmah selagi ia masih kanak-kanak,

        13. Wa hanaanan min ladunna wa zakaata wa kaana taqiyyaa
        And affection from Us and purity, and he was fearing of Allah

        dan rasa belas kasihan yang mendalam dari sisi Kami dan kesucian (dan dosa). Dan ia adalah seorang yang bertakwa,

        14. Wa barra biwaalidaihi wa lam yakun jabbaaran `ashiyyaa
        14. And dutiful to his parents, and he was not a disobedient tyrant.

        dan seorang yang berbakti kepada kedua orang tuanya, dan bukanlah ia orang yang sombong lagi durhaka.

        15. Wa salaamun `alaihi yauma wulida wa yauma yamuutu wa yauma yub`atsu hayyaa

        And peace be upon him the day he was born and the day he dies and the day he is raised alive.
        Kesejahteraan atas dirinya pada hari ia dilahirkan dan pada hari ia meninggal dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali.

        16. Wadzkur fil kitaabi maryama idzintabadzat min ahlihaa makaanan syariyya

        And mention, [O Muhammad], in the Book [the story of] Mary, when she withdrew from her family to a place toward the east.

        Dan ceritakanlah (kisah) Maryam di dalam Al Quran, yaitu ketika ia menjauhkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur,

        17. Fattakhadzat min duunihim hijaaban faarsalnaa ilaihaa ruhanaa fatamatstsala lahaa basyaran sawiyyaa

        And she took, in seclusion from them, a screen. Then We sent to her Our Angel, and he represented himself to her as a well-proportioned man.

        maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna.

        18. Qaalat innii a`uudzuubirrahmaani minka in kunta taiyyaa
        She said, “Indeed, I seek refuge in the Most Merciful from you, [so leave me], if you should be fearing of Allah .”

        Maryam berkata: “Sesungguhnya aku berlindung dari padamu kepada Tuhan Yang Maha pemurah, jika kamu seorang yang bertakwa”.

        19. Qaala innamaa ana rasuulu rabbiki liahaba laki ghulaamaa zakiyyaa

        He said, “I am only the messenger of your Lord to give you [news of] a pure boy.”

        Ia (jibril) berkata: “Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci”.

        20. Qaalat annaa yakuunu lii ghulaamun wa lam yamsasnii basyarun wa lam aku baghiyyaa

        She said, “How can I have a boy while no man has touched me and I have not been unchaste?”

        Maryam berkata: “Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-laki, sedang tidak pernah seorang manusiapun menyentuhku dan aku bukan (pula) seorang pezina!”

        21. aala kadzaaliki aala rabbuki huwa `alayya hayyin, walinaj`alahuu, aayatan linnaasi wa rahmatan minnaa, wa kaana amran madliyyaa
        He said, “Thus [it will be]; your Lord says, ‘It is easy for Me, and We will make him a sign to the people and a mercy from Us. And it is a matter [already] decreed.’ ”

        Jibril berkata: “Demikianlah”. Tuhanmu berfirman: “Hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan”.

        22. Fa hamalathu faanbadzat bihi, makaanan ashiyyaa

        So she conceived him, and she withdrew with him to a remote place.
        Indonesian
        Maka Maryam mengandungnya, lalu ia menyisihkan diri dengan kandungannya itu ke tempat yang jauh.

        23. Faajaa ahaal makhaadlu ilaa jidz`in nakhlati aalat yaa laitanii mittu abla haadzaa wa kuntu nasyan mansiyyaa

        And the pains of childbirth drove her to the trunk of a palm tree. She said, “Oh, I wish I had died before this and was in oblivion, forgotten.”

        Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (bersandar) pada pangkal pohon kurma, dia berkata: “Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi barang yang tidak berarti, lagi dilupakan”.

        24. Fanaadaahaa min tahtihaa allaa tahzanii ad ja`ala rabbuki tahtaki sariyyaa
        But he called her from below her, “Do not grieve; your Lord has provided beneath you a stream.

        Maka Jibril menyerunya dari tempat yang rendah: “Janganlah kamu bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu.

        25. Wahuzzii ilaiki bi jidz`innakhlati tusaaith `alaiki ruthaban janiyyaa

        And shake toward you the trunk of the palm tree; it will drop upon you ripe, fresh dates.
        Indonesian
        Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu,

        26. Fa kulii wasyrabii waarrii `ainan, faimmaa tarayinna minal basyari ahadaa fauulii innii nadzartu lirrahmaani shauman fa lan ukallimalyauma insiyyaa

        So eat and drink and be contented. And if you see from among humanity anyone, say, ‘Indeed, I have vowed to the Most Merciful abstention, so I will not speak today to [any] man.’ ”

        maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah: “Sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhan Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusiapun pada hari ini”.

        27. Fa atat bihii aumahaa tahmiluhuu, aaluu yaa maryamu laad jikti syaian fariyyaa

        Then she brought him to her people, carrying him. They said, “O Mary, you have certainly done a thing unprecedented.
        Indonesian
        Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar.

        28. Yaa ukhta haaruuna maa kaana abuukim raasuui wa maa kaanat ummuki baghiyyaa

        O sister of Aaron, your father was not a man of evil, nor was your mother unchaste.”

        Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina”,

        29. Fa asyaarat ilaihi aaluu kaifa nukallimu man kaana fil mahdi shabiyyaa

        So she pointed to him. They said, “How can we speak to one who is in the cradle a child?”

        maka Maryam menunjuk kepada anaknya. Mereka berkata: “Bagaimana kami akan berbicara dengan anak kecil yang masih di dalam ayunan?”

        30. Qaala innii `abdullaahi aataaniil kitaaba wa ja`alanii nabiyyaa
        [Jesus] said, “Indeed, I am the servant of Allah . He has given me the Scripture and made me a prophet.

        Berkata Isa: “Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi,

        31. Wa ja`alanii mubaarakan ainamaa kuntu wa aushaanii bishshalaati wazzakaati maa dumtu hayyaa

        And He has made me blessed wherever I am and has enjoined upon me prayer and zakah as long as I remain alive

        dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup;

        32. Wa barram bi waalidatii wa lam yaj`alnii jabbaaran syaiyyaa

        And [made me] dutiful to my mother, and He has not made me a wretched tyrant.
        Indonesian
        dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka.

        33. Wassalaamu `alayya yauma wulidtu wa yauma amuutu wa yauma ub`atsu hayyaa

        And peace is on me the day I was born and the day I will die and the day I am raised alive.”
        Indonesian
        Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”.

        34. Dzaalika `Iisabnu maryama aulal haqilladzii fiihi yamtaruun

        That is Jesus, the son of Mary – the word of truth about which they are in dispute.

        Itulah Isa putera Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya.

        35. Maa kaana lillaahi an yattakhidza min waladin subhaanahuu, idzaa qadlaa amran fainnamaa yauulu lahuu, kun fa yakuun

        It is not [befitting] for Allah to take a son; exalted is He! When He decrees an affair, He only says to it, “Be,” and it is.

        Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: “Jadilah”, maka jadilah ia.

        36. Wa innallaaha rabbii wa rabbukum fa`buduuhu haadzaa shiraathun mustaiimm

        [Jesus said], “And indeed, Allah is my Lord and your Lord, so worship Him. That is a straight path.”

        Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahIah Dia oleh kamu sekalian. Ini adalah jalan yang lurus.

        Fa akhtalafal ahzaabu min bainihim fa wailun lilladziina kafaruu min masyhadi yaumin 1adhiimm

        Then the factions differed [concerning Jesus] from among them, so woe to those who disbelieved – from the scene of a tremendous Da

        Maka berselisihlah golongan-golongan (yang ada) di antara mereka. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang kafir pada waktu menyaksikan hari yang besar.

      • era says:

        saat menerima wahyu muhamd jatuh dan mengeluarkan busa dari mulutnya serta kejang2, ternyata muhammad kena epilepsi / Gila Babi !!!!!!

      • Saudara Era, untuk menanggapi komentar anda izinkanlah saya mengutip catatan saudara
        Aninda-chairun Nisa berikut ini.
        Terdapat banyak definisi tentang epilepsi diantaranya adalah:
        1. Epilepsi merupakan lepas muatan listrik yang berlebihan dan mendadak, sehingga penerimaan serta pengiriman impuls dalam/dari otak ke bagian-bagian lain dalam tubuh terganggu.
        2. Epilepsi adalah penyakit serebral kronik dengan karekteristik kejang berulang akibat lepasnya muatan listrik otak yang berlebihan dan bersivat reversibel (Tarwoto, 2007)
        3. Epilepsi adalah gangguan kronik otak dengan ciri timbulnya gejala-gejala yang datang dalam serangan-serangan, berulang-ulang yang disebabkan lepas muatan listrik abnormal sel-sel saraf otak, yang bersifat reversibel dengan berbagai etiologi (Arif, 2000)
        4. Epilepsi adalah sindroma otak kronis dengan berbagai macam etiologi dengan ciri-ciri timbulnya serangan paroksismal dan berkala akibat lepas muatan listrik neron-neron otak secara berlebihan dengan berbagai manifestasi klinik dan laboratorik (anonim, 2008)
        Jenis Epilepsi meliputi, epilepsi tonik klonik (grandmal), epilepsi absans (petit mal), epilepsi parsial sederhana, epilepsi parsial komplek, epilepsi atonik, dan epilepsi mioklonik. Penyakit efpilepsi disebabkan oleh bayak hal diantaranya: faktor genetik/turunan (meski relatif kecil antara 5-10 persen), kelainan pada menjelang-sesudah persalinan, cedera kepala, radang selaput otak, tumor otak, kelainan pembuluh darah otak, adanya genangan darah/nanah di otak, atau pernah mengalami operasi otak. Selain itu, setiap penyakit atau kelainan yang mengganggu fungsi otak dapat pula menyebabkan kejang. Bisa akibat trauma lahir, trauma kepala, tumor otak, radang otak, perdarahan di otak, hipoksia (kekurangan oksigen dalam jaringan), gangguan elektrolit, gangguan metabolisme, gangguan peredarah darah, keracunan, alergi dan cacat bawaan
        Di Irlandia Epilepsi dikenal sebagai penyakit Santo Paulus, ini disebabkan dalam perjalanannya ke Damasyik Paulus mengalami kejadian seperti disebutkan dalam Kisah Rasul berikut ini.
        9:3 Dalam perjalanannya ke Damsyik, ketika ia sudah dekat kota itu, tiba-tiba cahaya memancar dari langit mengelilingi dia.
        9:4 Ia rebah ke tanah dan kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata kepadanya: “Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?”
        9:5 Jawab Saulus: “Siapakah Engkau, Tuhan?” Kata-Nya: “Akulah Yesus yang kauaniaya itu.
        9:6 Tetapi bangunlah dan pergilah ke dalam kota, di sana akan dikatakan kepadamu, apa yang harus kauperbuat.”
        9:7 Maka termangu-mangulah teman-temannya seperjalanan, karena mereka memang mendengar suara itu, tetapi tidak melihat seorang jugapun.
        9:8 Saulus bangun dan berdiri, lalu membuka matanya, tetapi ia tidak dapat melihat apa-apa; mereka harus menuntun dia masuk ke Damsyik.
        9:9 Tiga hari lamanya ia tidak dapat melihat dan tiga hari lamanya ia tidak makan dan minum.
        Fakta menunjukkan bahwa dari laporan banyak kasus hambatan pandangan termasuk kebutaan sementara yang berlangsung dari beberapa jam sampai beberapa hari telah diamati sebagai gejala atau akibat dari serangan epilepsi.
        Mengenai penyakitnya ini Paulus menyatakan dalam Galatia 4: 13-14 berikut ini
        4:13 Kamu tahu, bahwa aku pertama kali telah memberitakan Injil kepadamu oleh karena aku sakit pada tubuhku.
        4:14 Sungguhpun demikian keadaan tubuhku itu, yang merupakan pencobaan bagi kamu, namun kamu tidak menganggapnya sebagai sesuatu yang hina dan yang menjijikkan, tetapi kamu telah menyambut aku, sama seperti menyambut seorang malaikat Allah, malahan sama seperti menyambut Kristus Yesus sendiri.
        Nah saudara Era jangan suka menghakimi orang lain. Bercerminlah dahulu kalau anda mau menuduh Islam yang tidak-tidak, bukankah di dalam ayat alkitab (Matius) sendiri disebutkan
        7:1 Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi.
        7:2 Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.
        7:3 Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?
        7:4 Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Biarlah aku mengeluarkan selumbar itu dari matamu, padahal ada balok di dalam matamu.
        7:5 Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu.”

      • Ternyata nama penulis artikel yang sok tahu lagi sombong ini Dr Rafat Amari.

  32. Coba pikirkan cucu-cucuku, setanah air, Indonesia tercinta. Berapa lama kita dijajah Portugis, kemudian Belanda, dan yang terakhir Jepang. Apa yang mereka lakukan terhadap bangsa kita dan sumber daya alam negara kita. Mereka memaksa nenek moyang kita untuk melakukan kerja rodi dengan upah yang rendah, sedangkan hasil jerih payah nenek moyang kita dibawa ke negara asal mereka untuk kesejahteraan bangsa mereka. Nenek moyang kita tidak diberi kesempatan untuk mengenyam pendidikan dengan baik. Selanjutnya siapakah pahlawan yang berhasil mengalahkan penjajah Portugis, sehingga berdirilah kota Jayakarta, dan kini menjadi ibokota Republik Indonesia yang berubah nama Jakarta? Bukankah ini merupakan kerjasama yang baik antara Kesultanan Demak di bawah Sultan Trenggono, dan Kesultanan Cirebon di bawah Sunan Gunung Jati, dan Fatahilah seorang pejuang dari Samudra Pasai yang sangat berjasa dalam mempertahankan Jayakarta dari penjarahan Portugis?
    Siapakah Sultan Agung, siapakah Pangeran Diponegoro, siapakah Imam Bonjol, Siapakah Tengku Umar, Siapakah Tengku Cik Di Tiro, Siapakah Cut Nya` Dien, Siapakah RM Haji Oemar Said Cokroaminoto, Siapakah KH Ahmad Dahlan, Siapakah KH Hasyim Asy`ari, Siapakah Bung Karno, siapakah Bung Hatta, siapah Sri Sultan Hamengku Buwono IX, siapakah Bung Tomo, siapakah Mister Rum, siapakah, Muhammad Natsir? Mereka adalah para pahlawan yang berjasa dalam melawan penjajah Belanda, dan Jepang serta berjasa dalam mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia. Salahkah mereka jika dalam melawan penjajah mereka terinspirasi dari pesan jihad yang ada di Al Quran dan Hadits sebagai pedoman pandangan hidupnya, sehingga mereka tidak takut mati, karena matinya itu mati syahid jika itu dilakukan untuk mempertahankan hak milik kita dari penjarahan dan perampokan penjajah yang kebetulan mereka non Muslim. Ingat, perjuangan mereka itu bukan karena perbedaan keyakinan, perjuangan mereka itu dikarenakan mereka sadar, bahwa berabad-abad nenek moyang kita diperas, tenaganya, dirampok sumber daya alamnya oleh mereka.

    Sebenarnya masih banyak lagi pahlawan-pahlawan kita antara lain yang non Muslim. Tetapi di sini saya fokuskan pada pahlawan yang Muslim, karena di dunia maya ini banyak nenek jumpai cucu-cucuku yang suka menghina Nabi Muhammad shallallaahu `alaihi wa sallam sebagai perampok, dan penjarah umat yahudi. Cucu-cuku ikut-ikutan menghina umat Islam sebagai umat yang bodoh, teroris, suka merampok, suka menjarah, suka menipu, suka memperkosa, dikarenakan mengikuti ajaran yang dibawa Nabi Muhammad shallallaahu `alaihi wa sallam. Bahkan cucu-cucuku ikut menghina bahwa Nabi Besar Muhammad Junjungan nenek sebagai orang yang menderita Narcissistic Personality Disorder (NPD), dan psikopat yang tidak punya empati dan belas kasih pada Bani Quraiza, Bani Nadr yang semuanya umat Yahudi yang tidak memegang perjanjian yang pernah disepakati bersama Rasulullah.

    Jiwa muda cucu-cucuku terbakar oleh bangsa lain yang ingin memecah belah bangsa kita dan menghapus Islam sampai ke akar-akarnya dalam jangka 30 tahun. Nenek yakin tentu cucu-cucuku mengenal seseorang yang mengaku masa kecilnya beragama Islam di Iran, kemudian dibesarkan di Eropa dan Kanada, yang bercita-cita ingin menghilangkan Islam dari muka bumi ini dalam jangka 30 tahun. Setelah nenek pelajari ternyata tulisan-tulisannya yang membakar jiwa muda cucu-cucuku itu terinspirasi dari peristiwa hancurnya Pentagon dan Gedung Kembar WTC, dan banyak dipengaruhi oleh tulisan penulis best seller berbangsa Israel yang pernah terdiagnosis NPD dan psikopat bernama Sam Vaknin. Ternyata gelar kesarjanaan dan doktor Sam Vaknin diragukan, karena dia tidak tercatat sebagai mahasiswa di universitas-universitas yang dia sebutkan. Dia ternyata penipu juga dan pernah dipenjara di Israel.

    Maka tak mengherankan jika tulisan-tulisan yang kau rujuk sarat dengan hinaan, caci-maki, dan pembodohan pada umat Islam. Kau terkecoh, karena dalam menghujat, dan menghina umat Islam dia gunakan ayat-ayat Al Quran yang menurutnya ayat contekan, dan karangan Muhammad sendiri. Mereka gunakan juga Hadits-hadits Bukhari, dan Muslim. Cucu-cucuku jangan terkecoh dengan hadits yang diambilnya yang tidak jarang hadits palsu walaupun mereka sebutkan shahih Bukhari, dan shahih Muslim. Cucu-cucuku jangan terkecoh dengan cerita-cerita Israiliyah. Jangankan pada bangsa lain, pada saudara sendiri yang seayah saja mereka saling iri dan dengki, dan tega membuangnya seperti kisah Nabi Yusuf beserta saudaranya, cucu-cucuku pernah membacanya bukan? Nabi Yusuf pernah dibuang saudara-saudaranya seayah di dalam sumur, kemudian bajunya dikoyak-koyak dan dilumuri darah binatang untuk meyakinkan ayahnya Nabi Ya`kub `alaihi salam yang dikenal sebagai bapak bani Israel bahwa adiknya yang bernama Yusuf mati diterkam binatang.

    Penipu, licik itulah karakter yang dimiliki bani Israil, sehingga Rasul-rasul banyak dikirim untuk Bani Israil. Namun demikian tidak bisa kita pungkiri, tidak sedikit dari bani Israel yan berjasa bagi kemaslahatan kita seperti Thomas alfa Edison, dan Einstein. Al Quran sendiri memberikan surat khusus bagi Bani Israil, dan banyak ayat-ayat berisi peringatan pada Bani Israil antara lain Surat Al Maidah ayat 12 berikut ini. A`uudzubillaahi minasy syaithaanir rajiim.
    Dan sesungguhnya Allah telah mengambil perjanjian (dari) Bani Israil dan telah Kami angkat diantara mereka 12 orang pemimpin dan Allah berfirman: “Sesungguhnya Aku beserta kamu, sesungguhnya jika kamu mendirikan shalat dan menunaikan zakat serta beriman kepada rasul-rasul-Ku dan kamu bantu mereka dan kamu pinjamkan kepada Allah pinjaman yang baik sesungguhnya Aku akan menutupi dosa-dosamu. Dan sesungguhnya kamu akan Kumasukkan ke dalam surga yang mengalir air didalamnya sungai-sungai. Maka barangsiapa yang kafir di antaramu sesudah itu, sesungguhnya ia telah tersesat dari jalan yang lurus.

    Baiklah cucuku, tidak semua Bani Israel licik, namun cucu-cucuku harus berhati-hati. Pesan nenek, pandai-pandailah mengambil dan memilih apa saja dari dunia maya, hargailah jasa nenek moyangmu walaupun mereka beragama Islam. Pantaskah kamu membela bangsa yahudi, dan menjelek-jelekkan umat Islam, jika masih ingin menjadi Warga Negara Indonesia. Jika kau menghina umat Islam sebagai umat yang bodoh, berarti kamu menghina bangsamu sendiri, dan tidak bisa menghargai nenek moyangmu yang mati-matian merebut kemerdekaan Indonesia dari cengkeraman penjajah. Sadarlah cucuku, sadarlah, kaulah pewaris negara republik Indonesia, jangan biarkan dirimu terjajah, terjajah ideologi dan akidah. Jangan jual imanmu cucuku, kembalilah pada jalan yang lurus, jalan yang diridloi oleh Allah, bukan jalannya orang-orang yang dimurkai dan tersesat. Amin.

    • roby says:

      MITOS ISRAEL “MENCAPLOK” GAZA

      By David B. Rivkin Jr. and Lee A. Casey
      Washington Post – Saturday, May 10, 2008

      Gaza adalah tanah sempit, kira-kira panjang 8km/25 mil dan lebar 2km/6 mil, di pantai Mediteran Israel. Selama 38 thn (sampai 2005), Gaza dikuasai Israel. Penduduknya = 8.500 Yahudi dan 1.3 juta orang Arab (alias orang ‘Palestina’). Hamas menang suara mayoritas dlm parlemen Gaza thn 2006 dan menguasai Gaza secara militer sejak 2007. (link)

      See also: 85% of Israeli settlers out of Gaza

      Tanpa bertele-tele, marilah kita bertanya secara langsung saja : apakah menurut hukum internasional, Israel “menjajah” Jalur Gaza? Jawaban atas pertanyaan ini sangat penting: Ini menyangkut hak berdaulat Israel & penduduk Gaza dan merupakan preseden hukum penting menyangkut perang antar negara berdaulat dgn sebuah entitas bukan-negara (non-state entities), termasuk kelompok-kelompok teroris spt al-Qaeda.

      Mereka yg anti-Israel mengatakan bahwa Gaza merupakan wilayah “jajahan,” padahal pasukan Israel secara unilateral sudah menarik diri dari kawasan tsb pd bln Agustus 2005. Dgn kata lain : MANA pihak penjajah, kalau tentaranya saja sudah tidak lagi menjajah kawasan tsb? Apanya yg dijajah? Bahkan 80% penduduk Yahudi yg tinggal di Jalur Gaza selama berabad-abad sudah diusir secara paksa oleh tentara Israel sendiri.

      LIHAT: Exodus From Gaza : The forcible evacuation of the Jews, August 2005

      Jadi kenapa sih orang tetap menganggap Israel MASIH menjajah Jalur Gaza?

      Atau mungkin orang menganggap cara-cara Israel membela diri dgn menghantam balik kegiatan teroris Hamas — dgn membatasi arus pangan, bahan bakar dan komoditi-komoditi lain ke Gaza — sbg ‘penjajahan’?

      Dari sudut hukum tradisional internasional, Israel BUKAN negara penjajah. Yg menjadi pertanyaan adalah: Apakah negara macam Israel punya otoritas — secara de facto– atas Gaza?

      Konvensi Den Haag ttg Hukum dan Adat Istiadat Perang Darat mengatakan bahwa “sebuah teritori dianggap dijajah KALAU teritori itu ditempatkan dibawah otoritas tentara musuh. Penjajahan itu hanya berlaku pada teritori dimana otoritas itu terbentuk dan otoritas itu berada dalam posisi utk berkuasa.”

      Konvensi Den Haag ini adalah hukum inti dari segala hukum modern ttg konflik bersenjata dan definisinya ttg ‘daerah jajahan’ dicakupkan dlm Konvensi Jenewa 1949. Menurut Konvensi Jenewa, “mengenai daerah jajahan, pemberlakuan Konvensi itu berakhir satu tahun setelah ditutupnya operasi militer,” walau beberapa perlindungan bagi penduduk tetap dilanjutkan “sejauh kekuatan (penjajah) melakukan fungsi sebuah pemerintahan di kawasan itu.” INILAH kuncinya — melakukan fungsi sebuah pemerintahan.

      Sebuah kekuatan penjajah menjalankan kekuasaan secara efektif atas sebuah teritori yg tindakan militer maupun ekonomi dibatasi hukum internasional, bahkan kalaupun tindakan itu melebihi kekuasaan penjajah semasa penjajahannya, baik di masa perang maupun damai.

      JADI, militer Israel TIDAK lagi menguasai Gaza; Israel juga TIDAK lagi melakukan fungsi sebuah pemerintahan disana. SO, jeritan-jeritan histeris para mahluk pro-Palestina bahwa Israel masih juga teruuuus menjajah Gaza hanya merupakan tuduhan mengada-ada saja.

      Dilain pihak, setiap aturan yg dirancang utk membatasi kebebasan bertindak Israel dan membiarkan terorisme ala Hamas seenak udel mereka, HARUS ditentang negara-negara manapun, termasuk AS. Kalau tidak, ini berarti bahwa negara-negara bekas penjajah bisa membatalkan semua kewajibannya atas teritori tsb secara permanen. Bahayanya, kalau teritori itu tidak memiliki penguasa yg mampu memerintah — maka teritori itu akan menjadi kawasan anarkis. Contoh: beberapa bagian Afghanistan, Somalia, Sudan dan Pakistan.

      Gaza merupakan pengecualikan karena status hukumnya secara internasional belum ditentukan. Penjajah paling akhirnya adalah kerajaan Ottoman. Gaza menjadi bagian dari Mandat Palestina Inggris dan sejak itu diperintah bersama oleh Mesir dan Israel. KINI, tidak ada negara yg menyatakan diri sbg otoritas berdaulat atas Gaza (walau bila Palestina merdeka nanti, Gaza otomatis akan menjadi bagian dari ‘negara’ Palestina). Sementara itu, Hamas mengklaim dirinya sendiri sbg otoritas paling tinggi dan sbg pemerintahan de facto di Gaza. Ini merupakan kasus klasik sebuah kawasan anarkis yg dikuasai teroris.

      Oleh karena itu, tidak realistis dan sangat tidak bertanggung jawab kalau kita menuntut agar kekuasaan negara-negara yg lebih mampu mencampuri urusan kawasan-kawasan anarkis tsb — entah utk melindungi kepentingan mereka, ataupun kepentingan penduduk setempat — dilemahkan dan dilarang. Apalagi kalau negara asing tsb atau negara ‘penjajah’ tsb mencoba menyelamatkan nyawa manusia. Lihat saja contohnya di DARFUR!

      Juga teramat norak kalau kita menganggap Hamas ‘cuma’ sekumpulan gang brandalan-kriminal yg bisa diatasi oleh polisi setempat. Hamas bukan saja sekedar gang kriminal picisan, tapi gang yg mempengaruhi kemampuan negara-negara demokrasi spt AS utk melindungi penduduknya dari serangan al-Qaeda dkk. Membatasi hak sebuah negara utk menggunakan kekuatan militer atas kelompok-kelompok teroris itu hanya akan menguntungkan para teroris berjenggot kambing paling biadab tingkat dunia. Oleh karena itu, hukum tradisional – internasional yg masih mewajibkan sebuah negara ‘mantan penjajah’ utk mengatur kawasan jajahan tsb masuk akal.

      ———————————
      Para penulis adalah pengacara Washington Di Dep.Keadilan dibawah Presiden Ronald Reagan & George H.W. Bush. Mereka mantan anggota U.N. Subcommission on the Promotion and Protection of Human Rights dari thn 2004 – 2007.

      Sumber:
      http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=25117

  33. Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Aku berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk. Ketahuilah penulis artikel Al Quran yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, betapa sulitnya untuk menahan amarah ketika membaca artikelmu. Untunglah aku teringat akan Sabda Rasulullah shallallaahu `alaihi wa sallam agar berwudlu jika kita sedang marah.

    Maka kubaca Bismillaahir rahmaanir rahiim. Aku mantapkan niatku untuk bersuci karena Allah, semoga dengan demikian redalah amarahku. Kubasuh kedua telapak tanganku sekali, kemudian aku lanjutkan dengan berkumur tiga kali, membasuh hidungku tiga kali, membasuh mukaku tiga kali, mengusap kepalaku dari depan ke belakang sampai tengkuk, dan dari tengkuk ke depan sekali, membersihkan bagian luar telinga kiri dan kananku sekali, dan terakhir membasuh kakiku tiga kali.

    Alhamdulillah air yang membasahi bagian-bagian tersebut dapat menyegarkan pikiranku dan meredakan kemarahanku. Ritual berwudlu itu juga harus kami lakukan sebelum kami menegakkan shalat untuk menghilangkan hadats kecil. Ritual itu kau katakan sontekan dari kebiasaan yang dilakukan kaum Sabi`in. Ketahuilah ajaran agamaku memang tidak menghapus ajaran-ajaran Rasul-rasul terdahulu, tetapi menyesuaikan, meluruskan dan menyempurnakan sepanjang ajaran itu tidak mengarah pada politheisme.

    • roby says:

      Saudara Sitti, apa yg anda rasakan sama dengan kami orang Kristen rasakan saat alkitab dikatakan sebagai buku cabul oleh para muslim dan banyak lagi hujatan-hujatan lain yg saya rasa sangat menjijikan yg keluar dari mulut orang yg mengaku dirinya beragama. Saya melihat anda orang yg berpendidikan maka adalah sangat baik jika anda melakukan sanggahan atas uraian admin mengenai sejarah Al Quran dengan sumber-sumber yg dapat di pertanggung jawabkan. Saudara Sitti bacalah uraian admin tidak dengan amarah tapi renungkan dan selidiki apakah benar atau tidak krn admin menyertakan sumber- sumber tulisannya, Jangan kita beriman pada sesuatu secara membabi buta kita harus menggunakan otak atau logika kita, krn kalau iman tidak dapat di pertanyakan maka kita tidak bisa menilai atau menghakimi orang lain atas apa yg di imaninya. Kristen seperti yg tertulis pada hukum taurat jelas sekali menyembah hanya pada TUHAN yg maha esa krn tidak ada satu ayat pun dari alkitab yg menyatakan orang Kristen menyembah lebih dari satu TUHAN. Hukum Taurat memberikan hukuman bila orang tertangkap tangan melakukan dosa, hukum kasih menghukum orang atas apa yg ada dalam hatinya bukan hanya apa yg terlihat di mata manusia semata dengan kata lain TUHAN melihat dan menilai manusia bukan hanya fisik semata tapi lebih kepada hati manusia tsb krn percuma saja penampilan nya alim atau bersih tapi hatinya busuk , penuh keserakahan, penuh kemaksiatan , gampang bersumpah dan mudah tersinggung seperti yg diperlihatkan para koruptor

  34. Maaf ya tulisan di atas ada yang kelewatan. Semestinya setelah membasuh muka, membasuh tangan sampai siku kanan dan kiri tiga kali. Oh ya cucu-cucuku selain dengan berwudlu untuk mengawali diskusi nenek kadang-kadang shalat istikharah dulu untuk memohon petunjuk kepada Allah referensi apa yang dapat nenek ambil agar nenek dipalingkan dari referensi yang tidak bisa dipertanggung jawabkan. Nenek selalu ingat Quran surat Al Zalzalah ayat 7 dan 8. Sebelum menulis ayat ini izinkan nenek membaca ta`awudz dulu A`uudzubillaahi minasy syaithaanir rajiim. Aku berlindung pada Allah dari godaan syetan yang terkutuk. Ini penting cucu-cucuku sebelum membaca dan membahas Al Quran hendaknya kita membaca ta`awudz agar kita terhindar dari intervensi syetan dalam membahas dan mengkajinya. Okay ini bunyi ayat tersebut. Faman ya`mal mitsqaala dzarratin khairan yarah. Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat atom pun, niscaya dia akan melihat balasannya. Wa man ya`mal mitsqaala dzarratin syarran yarah. Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan sebesar atom pun, niscaya dia akan melihat balasannya pula. Begitulah cucu-cucuku tolong jika berdiskusi ingatlah akan hal itu karena di hari pembalasan nanti amal perbuatan kita di dunia ini akan dievaluasi oleh Tuhan Yang Maha Adil. Jika neraca amalan baik kita lebih berat daripada yang jelek, dimasukkanNya kita ke Surga. Jika sebaliknya? Mampir dulu ke neraka. Na`udzubillah min dzaalika. Marilah kita tutup diskusi ini dengan berdoa Rabbanaa aatinaa fi dunyaa hasanah wa fil aakhirati hasanah wainaa `adzaaban Naar. Aamin yaa rabbal `aalamiin.

  35. Maaf ya salah ketik. Tulisan wainaa di atas semestinya wa qinaa. Artinya apa? silakan baca hadits berikut ini. “Doa yang lebih sering diucapkan Rasulullah shallAllahu wa’alaihi wa sallam adalah Allahumma aatina fid dunyaa hasanah, wa fil akhiroti hasanah, wa qinaa ‘adzaban naar (Ya Allah, berikanlah kepada Kami kebaikan di dunia, berikan pula kebaikan di akhirat dan lindungilah Kami dari adzab Neraka).” (HR. Bukhari no. 4522 dan Muslim no. 2690)

    • aneh says:

      tulisan di atas referensi nya dr qoran & hadist lho….
      koq bisa di bilang salah? itu bukan hujatan, tp kenyataan. kan sumbernya sama. terimalah kenyataan walau pahit terasa.

    • roby says:

      Saya berdoa semoga anda saudari Sitti
      di bukakan pintu hati rohaninya untuk dapat lebih mengenal siapa itu YESUS seperti yg terjadi pada rasul PAULUS (Kisah Para Rasul 9:1-25), AMIN.

  36. Adzan panggilan untuk shalat shubuh sudah bergema. Sholat shubuh yuk.

  37. Baru sadar saya kalau administrator blog ini tidak tinggal di Indonesia sebab waktunya selisih 8 jam dengan Waktu Indonesia Bagian Barat

    • roby says:

      Saya rasa tidak perlu mempermasalahkan di mana admin berdomisili yg terpenting apa yg di uraikannya benar atau tidak bila tidak benar lakukan sanggahan atas uraian tsb

  38. gino says:

    maaf, saya kurang tau sejarah….saya hanya tau bahwa Muhammad itu adalah orang yang gila SEx dan gila perempuan

    • Anda tahu dari mana. Coba tunjukkan bukti-buktinya, nanti kita diskusikan dengan cara baik dan benar. Hati-hati nanti tuduhan anda kembali pada anda sendiri.

      • andi says:

        Al-Wada’a adalah tempat tersendiri untuk melakukan hubungan sex dengan para wanita yang diculik dalam usaha penyerangan yang dilakukan Muslim bersama Muhammad. Muhammad mendorong sikap amoral dalam skala besar sampai pada lingkup di mana para wanita seluruh kota diseret ke sana untuk melayani kebutuhan sexual umat Muslim. Aku tanya sekarang, “Di sepanjang sejarah, agama manakah, selain agama Muhammad, yang didirikan di atas kegemaran sexual?? Sex merupakan karakteristik unik dari agama Muhammad. Para anthropologis mengatakan bahwa perbuatan free sex dan orgy (pesta sex) seperti ini seringkali dilakukan oleh pengikut berbagai sekte/aliran sesat yang terang²an menyembah setan. Umat Muslim seharusnya menyadari bahwa Tuhan yang sejati tentu membenci dosa dan sikap amoral. Kecabulan dan kerendahan akhlak yang diterapkan Muhammad untuk membangun agamanya menempatkan Islam sebagai kepercayaan yang sama rendah dengan kepercayaan klenik yang juga mempraktekkan perbuatan cabul tersebut.

    • Muharizal Hasan says:

      @gino dan @andi
      Kalau memang agama Islam itu orang gilam sex atau didirikan di atas kegemaran sexual, cobalah anda sebut satu saja ayat di Al-Quran yang bertuliskan kata-kata JOROK, atau kata-kata yang bertentangan dengan moral!!!!
      Namun Sebaliknya, cobalah baca Injil, apakah kitab suci kalian dibangun atas kegemaran sexual atau atau tidak?
      Yehezkiel 23-3: “……..DI SANA SUSUNYA DIJAMAH-JAMAH DAN DADA KEPERAWANANNYA DIPEGANG-PEGANG.”
      Yehezkiel 23-8: “…., SEBAB PADA MASA MUDANYA ORANG SUDAH MENIDURINYA, DAN MEREKA MEMEGANG-MEGANG DADA KEPERAWANANNYA DAN MENCURAHKAN PERSUNDALAN MEREKA KEPADANYA.
      Yehezkiel 23-20: IA BIRAHI KEPADA KAWAN-KAWANNYA BERSUNDAL, yang AURATNYA SEPERTI AURAT KELEDAI DAN ZAKARNYA SEPERTI ZAKAR KUDA.
      Yehezkiel 23-21: “…WAKTU ORANG MESIR MEMEGANG-MEGANG DADAMU DAN MENJAMAH-JAMAH SUSU KEGADISANMU.
      Hakim-hakim 19:25 : “….KEMUDIAN MEREKA BERSETUBUH DENGAN PEREMPUAN ITU DAN SEMALAM-MALAMAN ITU MEREKA MEMPERMAINKANNYA, SAMPAI PAGI. BARULAH PADA WAKTU FAJAR MENYINGSING MEREKA MELEPASKAN PEREMPUAN ITU.”
      Kemudian cobalah telusuri, bagaimana Injil melukiskan perilaku Nabi Daud, yang merupakan silsilah nenek moyang Maryam (a.k.a Maria), Ibu Isa (a.k.a Yesus).
      FITNAH PADA SEORANG NABI MENGINTIP WANITA MANDI, TERANGSANG, BERSETUBUH, HAMIL???

      2 Samuel 11:
      1 Raja-raja biasanya maju berperang pada musim semi. Dan pada musim semi tahun itu Daud menyuruh Yoab maju berperang bersama para perwiranya dan seluruh tentara Israel; lalu mereka mengalahkan orang Amon dan mengepung kota Raba. Tetapi Daud tinggal di Yerusalem.
      2 Pada suatu sore, setelah Daud bangun tidur, ia berjalan-jalan di atap istana yang datar itu. Dari situ ia melihat seorang wanita sedang mandi, dan wanita itu sangat cantik.
      3 Lalu Daud menyuruh menanyakan siapa wanita itu, dan diberitahu kepadanya bahwa wanita itu bernama Batsyeba; ayahnya bernama Eliam dan suaminya adalah Uria orang Het.
      4 Daud menyuruh menjemput wanita itu, dan setelah ia datang ke istana, Daud tidur bersamanya. (Batsyeba baru saja selesai melakukan upacara penyucian sehabis haid). Lalu pulanglah ia ke rumahnya.
      5 Beberapa waktu kemudian Batsyeba mulai mengandung, lalu ia mengirim kabar kepada Daud tentang hal itu.

      Cobalah anda teliti ayat tersebut, bagaimana kalian disesatkan oleh Yahudi dengan terjemahan palsu yang melukiskan bahwa Maryam (a.k.a Maria) memang keturunan penzina, dan berasal dari silsisah keturunan hasil zina Nabi Daud dengan isteri Uriah. Atau, Injil ingin mengajarkan kepada kita bahwa boleh-boleh saja melakukan zina dan selingkuh karena pernah dilakukan oleh leluhur Maryam (a.k.a Maria), ibu Isa (a.k.a Yesus)?
      Sekali lagi, apakah ayat-ayat tersebut didirikan di atas kegemaran sexual? Kalau memang bukan terjemahan palsu, mengapa teks asli (dalam bahasa yang asli) tidak dipublikasikan? Seharusnya diekspost dan diterjemahkan! Akan tetapi, mengapa ini tidak dilakukan?

      • roby says:

        Alkitab kristen tidak mengajarkan yg cabul apa yg tertulis di kitab Yehezkiel adalah kiasan untuk orang Israel yg selalu memberontak pada TUHAN dan apa yg tertulis pada kitab Samuel adalah kelemahan seorang raja israel sekali lagi raja krn tidak pernah alkitab menyebut Daud sebagai nabi .Kesalahan raja Daud ini bukan tanpa akibat berupa teguran TUHAN kepada raja Daud melalui nabi Natan sehingga di keturunan Daud akan selalu terjadi pembunuhan , dan maryam bukan keturunan dari Daud tetapi Yusuf lah yg keturunan raja Daud(Matius 1:16) dan alkitab tidak mengajarkan zinah apa yg terjadi pada raja Daud semata-mata krn beliau seorang manusia juga yg dapat melakukan dosa, justru dengan hal tsb alkitab Kristen melakukan hal yg jujur tidak menutup-nutupi kesalahan yg terjadi di antara tokoh-tokohnya. Apa yg terjadi pada buku sejarah bangsa-bangsa dunia umumnya tidak mau menceritakan kelemahan mereka. Pesan saya pada para muslim cobalah untuk meneliti dan renungkan apakah benar apa yg di tulis TS tentang sejarah al quran itu benar atau tidak bila tidak benar berikan sanggahan yg dapat memberikan penjelasan yg baik, janganlah membelokan masalah ke yg lain

      • roby says:

        PESTA SEX
        DI SURGA ISLAM
        Ibn Warraq report | The Guardian
        Special report: religion in the UK. – Saturday January 12, 2002

        Di bulan Agustus 2001, saluran televisi Amerika CBS menyiarkan wawancara dengan aktifis Hamas Muhammad Abu Wardeh, yang merekrut peledak bom bunuh diri untuk meledakkan bom di Israel. Abu Wardeh dikutip berkata: “Aku jelaskan pada dia bagaimana auwloh akan membalas para martir yang mengorbankan jiwanya untuk tanahnya. Jika kamu menjadi martir, auwloh akan memberi kamu 70 perawan, 70 istri dan kebahagiaan abadi.” Sebenarnya Wardeh telah merugikan para jihadis yg direkrutnya karena pahala yang sebenarnya dijanjikan di surga untuk para martir adalah 72 perawan, bukan 70. (Lihat; Surah Al-Rahman [55], ayat 72). [soal janji surga aja masih ‘dikorupsi’, masya’auwloh..… -adm]

        Sejak 11 September 2001, berita-berita telah mengulang-ulang cerita tentang para peledak bom bunuh diri (suicide bombers) dan ganjaran mereka di surga, dan cendekiawan Muslim beserta apology (pembela) Islam di Barat pun telah berulangkali mengatakan bahwa bunuh diri dilarang dalam Islam. Bunuh diri (qatlu nafsi-hi) tidak dirujuk sama sekali di dalam Qur’an tapi memang telah dilarang dalam Hadist, yang merupakan kumpulan perkataan dan tindakan Nabi dan dirujuk kembali kepadanya melalui rangkaian saksi-saksi yang dapat dipercaya. Hadist mencakupi apa yang dilakukan di hadapannya yang tidak dia larang, dan bahkan juga apa yg dikatakan dan dilakukan pengikutnya.

        Tetapi jurubicara Hamas itu menggunakan istilah yang benar untuk martir (shahid) dan bukan peledak bom bunuh diri, karena mereka yang meledakkan diri sendiri hampir tiap hari di Israel dan mereka yang mati pada tanggal 11 September. Mati untuk tujuan yang paling mulia, Jihad, yang merupakan tugas keagamaan yang ditetapkan dalam Quran dan hadith sebagai perintah auwloh, dan dilakukan untuk tujuan memajukan Islam. Walaupun bunuh diri dilarang, mati shahid dipuji di mana-mana, dipersilakan, bahkan dianjurkan: “Dengan bersama Dia di tangan siapa aku serahkan hidupku, Aku inginkan dibunuh di jalan auwloh; lalu aku akan dibawa hidup kembali dan dibunuh lagi di jalanNya…”; Nabi berkata, ‘Tidak ada seorangpun yang telah masuk Surga yang akan mau kembali ke dunia ini walaupun dia ditawari apapun, kecuali para martir yang berkeinginan untuk kembali ke dunia ini dan dibunuh lagi 10 kali demi kehormatan yang akan diberikan kepadanya’.” [Sahih Muslim, chapters 781, 782, The Merit of Jihad and the Merit of Martyrdom].

        Suasana di “Kota Santri”
        Apakah ganjarannya di surga? Surga islam digambarkan dengan detail-detail sensual di Quran dan Hadist; contohnya dalam Sura 56 ayat 12 -40 ; sura 55 ayat 54-56 ; sura 76 ayat 12-22. Saya akan kutip terjemahan terbitan Penguin yang diterjemahkan oleh Dawood tentang sura 56 ayat 12- 39: “Mereka akan berbaring di dipan yang bertahtakan emas dan permata, berhadap-hadapan, dikelilingi anak-anak muda yang tetap muda yang membawa gelas, cerek dan sloki (piala) berisi minuman anggur termurni (yang tidak akan membuat kepala mereka pening ataupun mabuk; dengan buah-buah pilihan mereka sendiri dan daging burung yang mereka inginkan. Dan akan jadi milik mereka houri (bidadari) bermata jeli, laksana mutiara yang tersimpan baik: sebagai balasan dari apa yang telah mereka kerjakan….Kami ciptakan para houri (bidadari) dan menjadikan mereka gadis-gadis perawan, penuh cinta bagi golongan kanan….”

        Perlu diperhatikan bahwa kebanyakan terjemahan, bahkan dari para ulama Muslim sendiri seperti A Yusuf Ali dan Muslim British (UK) Marmaduke Pickthall, menerjemahkan dari kata jamak bahasa Arab Abkarun sebagai perawan-perawan, seperti halnya kamus dari John Penrice. Saya tekankan fakta ini karena banyak Muslim yang malu karenanya dan berkeras bahwa telah ada kesalahan dalam terjemahan, bahwa “perawan-perawan” mestinya diganti dengan “malaekat-malaekat”. Dalam sura 55 ayat 72-74, Dawood menterjemahkan kata “hur” dalam bahasa Arab sebagai “perawan-perawan”, dan konteksnya jelas bahwa perawan adalah terjemahan yang tepat: “Perawan-perawan bermata jeli dipingit di dalam rumah (Nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?) yang tidak pernah disentuh oleh manusia dan tidak pula oleh jin.” Kata “hur” disebut empat kali dalam Qur’an dan biasanya diterjemahkan sebagai “gadis bermata jeli”.

        Dua hal yang perlu diperhatikan. Pertama, tidak disebut di manapun dalam Quran tentang jumlah sebenarnya para perawan yang tersedia di surga, dan kedua, gadis-gadis bermata jeli tersebut tersedia bagi semua lelaki Muslim, tidak hanya bagi para jihadis. Dalam Hadist kita dapatkan rujukan tentang 72 perawan: di dalam Hadist yang dikumpulkan oleh Al-Tirmidhi (meninggal tahun 892 CE) dalam Book of Sunan (volume IV, chapters on The Features of Paradise as described by the Messenger of Allah [Prophet Muhammad], chapter 21, About the Smallest Reward for the People of Paradise, (Hadith 2687). Hadist yang sama juga dikutip oleh Ibn Kathir (meninggal tahun 1373 CE) dalam tafsir Qurannya tentang Surah Al-Rahman (55), ayat 72:
        “Nabi Muhammad terdengar berkata, “Hadiah balasan terkecil bagi orang-orang di surga adalah tempat tinggal di mana ada 80,000 budak dan 72 istri, beratapkan mutiara, aquamarine dan ruby, selebar jarak antara Al-Jabiyyah [di Damaskus] dan Sana’a [Yaman]’.”

        Pembela Islam modern berusaha mengurangi peranan dari bukti-bukti tentang materi dan implikasi seksual dalam gambaran-gambaran tersebut, tetapi, seperti yang dikatakan dalam Encyclopaedia of Islam, bahkan ahli-ahli agama Muslim yang orthodoks seperti al Ghazali (meninggal 1111 CE) dan Al-Ash’ari (meninggal 935 CE) telah “mengakui kenikmatan seksual di surga”.
        Kenikmatan seks itu digambarkan secara gamblang dan mendetil oleh Al-Suyuti (meninggal 1505 CE), penulis tafsir Quran dan polymath. Dia menulis, “Setiap kali kita tidur dengan seorang houri (bidadari yg disediakan Tuhan di surga surga), kita dapatkan dia seorang perawan. Di samping itu, penis (alat kelamin lelaki) dari orang-orang terpilih tidak pernah melembek. Ereksi abadi; perasaan yang kamu rasakan tiap kali berhubungan sex (di surga) sangatlah sedap dan di luar dunia ini dan jika kamu merasakannya di dunia ini kamu akan pingsan. Setiap orang terpilih (Muslim) akan menikahi tujuh puluh houris, di samping para perempuan (istri-istri) yang dia nikahi di bumi, dan mereka semua akan punya vagina (alat kelamin perempuan) yang sedap.”

        Satu alasan mengapa Nietzsche membenci ajaran Kristen adalah bahwa ajaran Kristen membuat seks menjadi sesuatu yang “rawan dosa” (bahkan hanya memandang dan berkeinginan dlm hati pun sudah berdosa), sedangkan Islam, menurut banyak orang, adalah pengumbaran seks yg dilegitimasi oleh auwloh (sex-positif). Tidak dapat kita bayangkan seorang bapa gereja menulis dengan gairahnya tentang seks di surga seperti yang dilakukan al-Sayuti, mungkin kecuali St Augustinus sebelum menjadi Kristen. Tetapi pastilah menyebut Islam sebagai seks-positif adalah menghina semua perempuan Muslim, karena seks dipandang hanya dari sudut pandang lelaki; seksualitas perempuan diakui tetapi dilihat sebagai sesuatu yang harus ditakutkan, ditekan, dan perkerjaan setan. Satu lagi teks yang berpengaruh terhadap gambaran surga di Quran adalah hasil karya Ephrem, orang Syria [306-373 CE], Hymns on Paradise, yang ditulis dalam bahasa Syria (Syriac), salah satu dialek Aramaic dan bahasa Kristen Timur, bahasa Semitik yang berhubungan dekat dengan bahasa Hebrew (Ibrani) dan Arab.

        Secara alamiah ini merujuk pada buku yang paling mengesankan yang pernah ditulis tentang bahasa dalam Quran, dan jika terbukti benar, barangkali merupakan buku yang paling penting yang pernah ditulis tentang Quran. Buku karya Christoph Luxenberg, Die Syro-Aramaische Lesart des Koran, yang hanya dapat diperoleh dalam bahasa Jerman, baru diterbitkan lebih dari setahun yang lalu, tetapi telah mendapat sambutan meriah, terutama dari kalangan cendekiawan yang menguasai beberapa bahasa Semit di Princeton, Yale, Berlin, Postsdam, Erlangen, Aix-en-Provence dan the Oriental Isntitute di Beirut. [Note; Buku Luxenberg tsb diulas di majalah Newsweek 28 Juli 2003, karena itu Newsweek dilarang beredar di Indonesia oleh fatwa MUI karena dianggap membantu upaya-upaya mempermalukan islam. Fatwa MUI ini menjadi laporan utama Majalah Gatra No.37 Tahun IX – 2 Agustus 2003. -adm].

        Luxenberg berusaha menunjukkan bahwa banyak hal yang tidak jelas (tersembunyi) dalam Quran dapat dimengerti jika kita baca kata-katanya dalam bahasa Syriac dan bukan Arab. Kami tidak dapat menjabarkan secara detil metodenya, tetapi dengan cara ini Luxenberg bisa (dengan konsekwensi kekecewaan para Muslim lelaki yang bermimpi tentang kenikmatan seks di surga nanti) menghapuskan perawan-perawan bermata jeli yang dijanjikan kepada Muslim di sura XLIV.54; LII.20, LV.72, and LVI.22.
        Analisis Luxenberg, yang berdasarkan Hymns of Ephrem, menghasilkan “buah anggur putih” yang “jernih bagaikan kristal” dan bukan perawan bermata jeli (houri). Luxenberg berkata dalam konteks ini jelas bahwa adalah makanan dan minuman yang ditawarkan, bukan gadis-gadis atau bidadari perawan, houri.

        Dalam bahasa Syriac, kata ‘hur’ adalah bentuk feminin jamak dari kata sifat yang berarti putih. Sama juga halnya, anak muda bagaikan mutiara dalam sura-sura seperti LXXVI.19 adalah juga hasil salah membaca ekspresi dalam bahasa Syriac yang berarti anggur (atau minuman) yang didinginkan, yang akan dinikmati orang-orang adil, tidak seperti minuman mendidih yang dijanjikan kepada orang kafir dan terkutuk.

        Karena hasil karya Luxenberg ini baru saja diterbitkan, kita harus menunggu penelaahannya secara ilmiah sebelum bisa memberi pendapat. Tetapi jika analisa dia benar, para peledak bom bunuh diri, atau tepatnya, calon martir yang berjihad, akan kecelě. Karena itu lebih baik mereka meninggalkan kebudayaan kematian mereka, dan lebih baik berkonsentrasi mendapat seks dengan 72 perawan di dunia ini, kecuali jika mereka lebih suka anggur putih atau anggur dingin sesuai selera mereka di dunia setelah ini. ***

        ISLAMIC BROTHEL
        The Sex Market of Heaven
        SURGA ISLAMI :
        PASAR SEX BEBAS

        Auwloh telah mengatur bagi para muslim yang saleh (buat para muslimah, sorry yah, kalian minggir dulu. –adm) acara seks non-stop yang tidak akan terganggu di dalam surga islam karena mereka hanya akan sibuk selama bermilyar-milyar tahun jika diberi seks dan minuman anggur yang tidak terbatas (masing-masing lelaki muslim mendapat jatah 72 perawan). Inilah hadiah dari auwloh yang maha pengasih buat mukmin yang membunuh dan menyiksa musuh auwloh.

        Dalam hadist-hadist, Muhammad memberi pengikutnya pilihan terakhir akan pasar seks terbuka di surga di mana tak akan ada batas jumlah partner seksnya. Wanita-wanita akan dipajang seperti di pasar buah.
        (masya’auwloh.. kacian banget elu-elu perempuan muslim; udah di dunia boleh dipukuli suami, dibilang mayoritas penghuni neraka, dan susah payah usaha ke sorga, eeeehhhh…. Nyampe di sorga ngeliat laki elu-elu pade lagi “three-some” –eh gak ding– “72-some”, ama para perawan sorga… hwueheheeeee…. Mannnaaa tahhhaaannn… -adm)
        Hadith: Al hadiths, Vol. 4, Page-172, No.34:
        Hozrot Ali (r.a) meriwayatkan bahwa Rasul auwloh berkata,
        “Di surga ada satu PASAR TERBUKA di mana tidak ada pembelian ataupun penjualan, tetapi ada lelaki dan perempuan. JIKA SEORANG LELAKI MENGINGINKAN SEORANG PEREMPUAN CANTIK, SEKETIKA ITU DIA BISA MENYETUBUHINYA sesuai nafsunya.”

        Di pasar seks terbuka di surga ini, mudah sekali dibayangkan kegiatan macam apa yang terjadi di sana. Misalkan suatu hari, satu orang Muslim yang saleh, yang solat lima kali sehari dan sudah naik haji ke Mekah berkali-kali, masuk ke surga Islam. Dia memutuskan untuk mengunjungi pasar terkenal ini, dan ketika tiba di sana dia melihat kakek buyutnya, kakeknya, bapaknya, anaknya, pamannya dan juga saudara-saudaranya lelaki semuanya juga sedang ‘in the hot time’ di rumah bordil Islam yang juga disebut sebagai pasar seks surga (Gang Dolly di Surabaya, gak ada apa-apanya!). Mereka semua terangsang melihat bidadari-bidadari cantik berdada montok, bermata jeli dan berkulit putih. Kakek buyutnya lalu menyuruh semua keturunannya ikut menikmati kenikmatan rasanya para bidadari perawan.
        Maka mulai dari kakek buyut, kakek, bapak, anak, pakde, paklek, paman, oom, keponakan lelaki, saudara-saudara lelaki, mereka semua mulai berpesta orgy (pesta sex massal) bersetubuh di depan satu sama lainnya. Dapatkah anda membayangkan ini semua? …auwlohuakbar!!!

        Gambaran tentang Bidadari (Houri):
        Quran (78:33); Houris adalah perempuan yang selalu muda, bermata jeli dan berdada montok.

        MISHKAT, (volume three Says on pages 83-97): Jika seorang bidadari memandang ke bumi dari tempat tinggalnya di langit, semua jarak di antaranya akan dipenuhi cahaya dan bau harum. Wajah seorang bidadari lebih cemerlang daripada cermin, dan seseorang bisa melihat bayangannya sendiri di pipi bidadari. Sumsum tulang keringnya dapat dilihat mata.

        TIRMZI, volume two (p 35-40): Bidadari adalah wanita muda tercantik dengan badan tembus pandang. Sumsum tulang-tulangnya kelihatan sebagaimana garis-garis dalam mutiara dan batu mirah. Dia terlihat bagaikan anggur merah di gelas putih. Dia berwarna putih dan bebas dari cacat fisik biasa perempuan seperti menstruasi, menopause, kencing dan berak, hamil dan kekotoran-kekotoran lainnya. Bidadari adalah seorang gadis berusia muda, berpayudara besar (montok) yang bulat menantang, dan tidak berayun-ayun. Bidadari-bidadari tinggal di dalam istana dengan sekelilingnya yang megah.
        Di bawah ini ada hal-hal yang lebih menakjubkan lagi yang akan menunggu para lelaki muslim mukmin di surga islam menurut buku dari Imam Ghazzali yang berjudul Ihya Uloom Ed-Din. Buku ini dianggap paling penting setelah Qur’an oleh orang Islam Sunni.

        Volume 4, Halaman-4.430
        “Menurut Nabi Muhammad (SW) bidadari-bidadari di surga adalah wanita-wanita murni – bebas dari menstruasi, kencing, berak, batuk dan anak-anak. Bidadari-bidadari ini akan menyanyi di surga tentang kemurnian Ilahi dan memuja – kamilah bidadari-bidadari tercantik dan kami disediakan untuk suami-suami terhormat.

        Muhammad berkata bahwa penghuni surga akan mempunyai kekuatan seksual 70 lelaki. Dia berkata, “Seorang penghuni surga akan punya 500 bidadari, 4000 wanita lajang dan 8000 janda. Setiap dari mereka akan terus memeluk dia sepanjang hidupnya di dunia.”

        P-4.431
        Muhammad berkata, “Jika penghuni surga ingin punya anak lelaki, akan dia dapatkan. Masa tinggalnya dalam rahim, disapih dan masa mudanya akan berlalu pada saat yang sama.” Muhammad berkata, “Penghuni surga tidak berjenggot dan tidak berbulu. Mereka berwarna putih dan mata mereka digambar dengan khol. Mereka akan jadi pemuda berusia 33 tahun. Mereka akan setinggi 60 cubits dan selebar 7 cubits.”

        KESIMPULAN:
        Jelas sudah dari Quran dan Hadist sahih bahwa surga Islam penuh nafsu birahi dan ketamakan duniawi, yang dirancang sendiri oleh si Muhammad untukmemancing Arab Beduin agar mengikuti dia dalam perampokan, pembunuhan dan pemerkosaan Arab-arab pemuja berhala dan orang lainnya yang menolak untuk percaya agama auwlohnya yang aneh itu. Muhammad adalah seorang yang cerdas, terkejam dan terlicik di antara umat manusia. Dia sangat tahu bagaimana caranya mewujudkan mimpi narcisistiknya, dia perlu membangkitkan angan-angan gairah birahi kaum Bedouin yang buta huruf dan pengembara (nomaden) Arab yang miskin untuk bersatu dan bertarung melawan musuhnya kaum pemuja berhala dan Yahudi.
        Dia sangat mengerti apa yang akan menjadi hal/barang paling menarik bagi Arab-arab itu. Dia tahu orang Arab pada dasarnya adalah seks maniak dan pencinta anggur, yang memang begitu menurut sejarah. Di lingkungan padang pasir Arab, air adalah salah satu komoditas paling berharga yang tidak akan dapat ditolak orang Arab yang mana pun. Gambaran kenikmatan surgawi yang dengan pintarnya diciptakan Muhammad (yang dia contek dari agama lainnya seperti Zoroastrian dan Hindu) tidak melupakan hal-hal paling penting dan menarik untuk menarik kaum Bedouin Arab. Bahkan kenyataannya, Arab-arab Bedouin pengembara yang miskin dan buta huruf itu menjadi terpesona oleh gambaran surga penuh nafsu birahi yang dipenuhi oleh bidadari, anggur minuman, makanan dan kemewahan hidup.

        Tenaga pendorong terpenting dibalik kegilaan mereka adalah rampasan perang: persetubuhan dengan gadis-gadis muda pemuja berhala yang mereka taklukkan, anggur dan barang-barang duniawi lainnya yang tidak dapat mereka mimpikan seumur hidup. Karena itu menjadi tentara-tentara yang tidak takut mati dan mau segera mati untuk mencapai surga yang tak terbayangkan itu di akhirat nanti. Inilah kunci utama kemenangan demi kemenangan Muhammad atas Arab pemuja berhala.

        Tidak diragukan lagi, Muhammad menggunakan taktiknya yang paling licik untuk menciptakan hukuman yang paling berbahaya dan kejam di neraka Islam-nya yang aneh, yang menyebabkan pemuja berhala Arab panik dan menyerah. Rasa takut akan api neraka dan kerakusan tak terhingga akan kenikmatan nafsu birahi surgawi adalah hal terpenting yang menyebabkan pemuja berhala Arab menjadi jinak terhadap rencana Muhammad untuk membangun Islam. Bahkan sampai sekarang, rasa takut yang sama terhadap api neraka dan kerakusan yang sama akan surga bernafsu birahi masih merupakan hal terpenting yang menyebabkan hampir 1 milyar orang bukan hanya tertaklukan, tetapi bahkan kehilangan rasa kemanusiaan dalam bentuk apapun.#

        This is Why I Left Islam
        .NGINTIP SURGA ISLAM.
        By: Syed Kamran Mirza (2005/11/09)

        Beberapa di antara para pembela Islam modern sering mencoba menipu orang-orang barat bahwa Islam adalah agama yang sangat sederhana dan Islam tidak pernah menggiurkan kaum Muslim dengan kenikmatan erotik di surga. Tidak ada kebohongan yang melebihi kebohongan Islam yang satu ini. Mari kita teliti fakta-fakta mengenai surga Islam ini.

        Jika kita mangadakan research tentang surga dari kelima agama terkenal di dunia, inilah yang akan kita dapatkan: Judaisme (Yahudi) dan Kristen berbicara tentang surga tetapi tidak menggambarkan apa yang ada di dalamnya. Hindu berbicara tentang surga dan menggambarkan beberapa kenikmatan materi dunia, tetapi tidak lebih jauh dari itu. Agama Buddha tidak percaya tentang hidup setelah kematian, dan tidak punya neraka atau surga. Mereka percaya neraka dan surga ada di dunia ini.

        Tetapi Islam secara tegas menggambarkan beberapa bentuk surga (setidaknya ada 8, dengan bermacam-macam status / kelas) penuh dengan kerakusan keduniawian dan nafsu birahi dan kenikmatan erotis yang tidak akan dapat ditolak kebanyakan manusia. Muslim berdoa dengan taat setidaknya lima kali sehari, bahkan ada yang berdoa sepuluh kali sehari, naik haji ke Mekkah untuk mendapatkan tiket menuju kebahagiaan penuh nafsu birahi di surga ini.

        Sewaktu masih kecil, aku bertanya pada imam di masjid bagaimana sebenarnya surga yang diberikan Allah kepada semua muslim yang memuja Allah dengan sholat lima kali sehari dan berpuasa sebulan. Imam itu menjawab: “Setelah mati, kamu akan dibangkitkan lagi sebagai seorang pemuda sehat berusia 25 tahun. Di surga kamu akan diberi bidadari-bidadari cantik dan pemuda-pemuda, minuman anggur dan banyak makanan. Kamu akan muda selamanya, kematian dan penyakit tidak akan pernah mengenamu lagi.” Semua Mullah Islam, Maulana, Ustadz dan kyai, semua Jihadis dari Kashmir dan Palestina, kelompok teroris Osama bin Laden dan semua Muslim yang mudah ditipu, percaya dengan penuh semangat semua janji surga islam itu.

        Allah Islam dan Nabi Muhammad sering menjanjikan pengikut Islam dengan surga penuh nafsu birahi dan kenikmatan erotika dalam berbagai jenis yang akan kita baca nanti di essay ini. Di dalam Quran terdapat ratusan ayat seperti itu, dan terdapat banyak hadist yang sahih mengenai houri dan minuman anggur dan seks bagi muslim-muslim yang saleh. Kenyataannya adalah bahwa; Mitos (takhyul), Seks dan Kekejaman adalah tiga tonggak utama Islam.

        Di bawah ini adalah beberapa contoh janji ilahi dari Ayat-ayat Quran (Terjemahan dalam Bahasa Inggris oleh Maolana A. Yousuf Ali, terjemahan dalam Bahasa Indonesia oleh Kerajaan Arab Saudi Kementerian Urusan Keislaman, Wakaf, Dakwah dan Penyuluhan) yang men-janjikan Surga dengan para bidadari, Seks dan Anggur bagi Muslim yang saleh:

        Quran (52:17-20): “They will recline (with ease) on thrones arranged in ranks. And We shall marry them to Huris (fair females) with wide lovely eyes.” “There they shall pass from hand to hand a (wine) cup, free from any Laghw….”
        [52:17-20] Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam surga dan kenikmatan, mereka bersuka ria dengan apa yang diberikan kepada mereka oleh Tuhan mereka; dan Tuhan mereka memelihara mereka dari azab neraka. (Dikatakan kepada mereka): “Makan dan minumlah dengan enak sebagai balasan dari apa yang telah kamu kerjakan”, mereka bertelekan di atas dipan-dipan berderetan dan Kami kawinkan mereka dengan bidadari-bidadari yang cantik bermata jeli.
        Quran (37:40-4?): …they will sit with bashful, dark-eyed virgins, as chaste as the sheltered eggs of ostriches.
        [37:40-48] tetapi hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa). Mereka itu memperoleh rezeki yang tertentu, yaitu buah-buahan. Dan mereka adalah orang-orang yang dimuliakan. di dalam surga-surga yang penuh nikmat, di atas takhta-takhta kebesaran berhadap-hadapan. Diedarkan kepada mereka gelas yang berisi khamar dari sungai yang mengalir. (Warnanya) putih bersih, sedap rasanya bagi orang-orang yang minum. Tidak ada dalam khamar itu “alkohol” dan mereka tiada mabuk karenanya. Di sisi mereka ada bidadari-bidadari yang tidak liar pandangannya dan jelita matanya.

        Quran (44:51-55): Yes and we shall wed them to dark-eyed houris (beautiful virgins).
        [44:51-55] Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam tempat yang aman, (yaitu) di dalam taman-taman dan mata-air-mata-air; mereka memakai sutera yang halus dan sutera yang tebal, (duduk) berhadap-hadapan, demikianlah. Dan Kami berikan kepada mereka bidadari. Di dalamnya mereka meminta segala macam buah-buahan dengan aman (dari segala kekhawatiran),

        Quran (55:56-57): In them will be bashful virgins neither man nor Jinn will have touched before. Then which of the favours of your Lord will you deny?
        [55:56-57] Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

        Quran-(55:72): “Hur (beautiful, fair females) guarded in pavilions;”
        [55:72] (Bidadari-bidadari) yang jelita, putih bersih dipingit dalam rumah.

        Quran (78:31-32): “As for the righteous, they surely triumph. Their gardens and vineyards and high-bosomed (pointed breast) virgins for companions, truly overflowing cup”
        [78:31-32] Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan, (yaitu) kebun-kebun dan buah anggur

        Quran (78: 33-34): “And young full-breasted (mature) maidens of equal age, and a full cup of wine.”
        [78:33-44] dan gadis-gadis remaja berdada montok* yang sebaya, dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman).

        *terjemahan versi Kerajaan Saudi Arabia menghilangkan kata “voluptuous” yang seharusnya ada dalam versi terjemahan Yusuf Ali, Pickthal dan Shakir seperti yang terdapat dalam http://www.usc.edu/dept/MSA/quran/078.qmt.html 078.033
        YUSUFALI: And voluptuous women of equal age;
        PICKTHAL: And voluptuous women of equal age;
        SHAKIR: And voluptuous women of equal age;

        Quran (55:57-58): “Then which of the blessings of your lord will you both (jinn and men) deny? (In beauty) they are like rubies and coral”.
        [55:57-58] Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan.

        Quran (56:35-38: “ …we created the houris and made them virgins, loving companions for those on the right hand….”
        [56:35-38] Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung, dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan, penuh cinta lagi sebaya umurnya, (Kami ciptakan mereka) untuk golongan kanan,

        Quran (55:70-77): “In each there shall be virgins chaste and fair….dark eyed virgins sheltered in their tents whom neither man or Jinn have touched before…”
        [55:70-77] Di dalam surga-surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik, yang jelita, putih bersih dipingit dalam rumah. Mereka tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin. Mereka bertelekan pada bantal-bantal yang hijau dan permadani-permadani yang indah.

        Quran (56:22-24): “And (there will be) Huris with wide, lovely eyes (as wives for the pious)”
        [56:22-24] Dan (di dalam surga itu) ada bidadari-bidadari yang bermata jeli, laksana mutiara yang tersimpan baik. Sebagai balasan bagi apa yang telah mereka kerjakan.

        Quran (56:35-36): “Verily , We have created them (maidens) of special creation. And made them Virgins.”
        [56:35-36] Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung, dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan,

        Quran (55:56): “Wherein both will be Qasirat-ut-Tarf (chaste females restraining their glances, desiring none except their husband) with whom no man or jinni has had tamth before them.”
        [55:56] Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin.

        Quran (2:25): “And give glad tidings to those who believe and do righteous good deeds, that for them will be Gardens under which rivers flow (Paradise)……….and they will be given these things in resemblance (i.e., in the same form but different in taste) and they shall have therein Azwajun Muhtahharatun (purified mates and wives) and that they will have abide therein forever”.
        [2:25] Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezeki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan: “Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu.” Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalam-nya ada istri-istri yang suci dan mereka kekal di dalamnya.

        Quran:(47:15): “The description of Paradise which the Muttaqun have been promised (is that) in it are rivers of water the taste and smell of which are not changed, rivers of milk of which the taste never changes, rivers of wine delicious to those who drink, and rivers of clarified honey……….”
        [47:15] (Apakah) perumpamaan (penghuni) surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tiada berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar (arak) yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Tuhan mereka…..?

        Hadist-hadist Sahih:
        Tema utama dari Jihad adalah: Jika seorang muslim Jihad berhasil keluar hidup-hidup dari perang, mereka pasti mendapatkan gundik-gundik dan harta rampasan yang berlimpah. Tetapi jika mereka gagal (mati), mereka pasti akan masuk ke surga penuh bidadari, minuman anggur dan hidup di lingkungan yang paling mewah.

        TIRMZI, vol. 2 halaman 138: Setiap lelaki yang masuk surga akan diberi 72 bidadari; tidak peduli pada umur berapa dia mati, ketika dia masuk surga dia akan menjadi seorang berumur 30 tahun dan tidak akan tambah tua. Lelaki di surga akan diberi keperkasaan yang sama dengan keperkasaan seratus orang lelaki.

        Pemuda: Dalam sura: (52:24) Allah berjanji akan menyediakan pemuda-pemuda rupawan laksana berlian berkilauan untuk penghuni surga islam.
        Mullah-mullah licik di negara barat akan berkeras bahwa anak-anak (lelaki) muda itu ada di surga untuk menyediakan minuman kepada penghuni surga yang saleh dan bukan untuk berhubungan seks dengan martir Beuin homeseksual Jihadi. Mereka juga akan berkeras bahwa Quran tidak mengatakan bahwa anak-anak muda itu akan digunakan untuk partner seks. Benar. Tetapi Quran juga tidak mengatakan apa yang seharusnya dilakukan martir-martir dan muslim yang saleh dengan bidadari cantik bermata jeli, berbadan singset, berdada montok dan berkulit putih! Orang tua anda mengawinkan anda dengan seorang gadis muda jelita dan orang tua anda juga tidak pernah mengatakan apa yang seharusnya anda lakukan dengan istri anda bukan?

        Alasan yang diberikan Mullah-mullah licik itu rasanya tidak masuk akal. Saya tidak setuju bahwa tujuan penyediaan anak-anak (lelaki) muda di sana hanyalah untuk dijadikan pelayan. Pelayan bisa saja seorang dewasa dan bukan anak muda yang selamanya muda yang berkilau bagaikan mutiara, bukan?

  39. asman rahman says:

    sebagai pengamat saya hanya kasih masukan bahwa :
    seiring perkembangan dunia saat ini, terlihat bahwa islam semakin tidak mampu menjadi acuan dunia, islam dan quran semakin kelihatan memiliki banyak sekali kekurangan2nya dan kejahatan di dalamnya, terlihat bahwa sesungguhnya quran diciptakan seseorang untuk melegalkan skiap dan kelakuan sang penulisnya. bahwa saat ini banyak sekali peraturan dan undang-undang yang diciptakan manusia bahkan lebih mulia daripada aturan2 quran sendiri dan yang menciptakan aturan yang bertentangan dengan quran itu sendiri ternyata juga para muslim. contoh :
    bahwa dalam quran mulim boleh menggauli anak dibawah umur bahkan muhamad sendiri melakukannya… sebaliknya di indonesia diterbitkan UU perlindungan anak yang melarang hal tesebut.
    dalam quran boleh memiliki isteri sd 4 orang ( hi hi hi hi)
    tapi sebaliknya di indonesia ada UU perkawinan yang menganut azs monogami
    dalam quran dihalakan untuk mencuri, merampok, memakan harta rampasan dll
    sebaliknya di indonesia ada KUHP yang melarang semua itu.
    dalam quran dianjurkan untuk memukul/ menganiaya isteri jika tidak nurut… tetapi sebaliknya di indonesia ada UU PKDRT yang melarang kekerasan terhadap anak dan isteri.
    DAN banyak lagi aturan positif yang baik dan melindungi masyarakat di indonesia… dan siallllllllnya ternyata UU yang baik dan luhur tersebut ternyata BERTENTANGAN DENGAN QURAN
    itu ARTINYA…. MANUSIA YANG MEMBUAT UU TERSEBUT LEBIH MULIA DAN CERDAS DIBANDINGKAN DENGAN PENCIPTA AL QURAN…… nggak percaya,,,,,,,
    yaaaaaaaa….sudahlah,,,,,,,,,,,

    • Melihat nama anda saya yakin anda lahir dari keluarga muslim. Tetapi melihat komentar anda terlihat sekali anda telah terpengaruh oleh Ali Sina yang kini menjadi atheist. Inna lillaahi wa inna ilaihi raaji`uun. Saran saya jadilah pengamat yang cerdas, teliti, dan objektif. Tolong tunjukkan pada saya surat dan ayat dari Al Quran yang menunjukkan bahwa di dalam Al Quran dihalalkan untuk mencuri, merampok, dan memakan harta rampasan. Mari kita diskusikan dengan cara yang baik dan bijak, dan diawali dengan doa mohon perlindungan dari godaan syetan yang terkutuk.

      • asman rahman says:

        kamu kurang baca quran, atau kamu hafal tapi nggak ngerti artinya.

      • Saudara Asman Rahman, anda harus yakin bahwa Islam adalah agama yang benar dan diridloi Allah dari Nabi Adam sampai sekarang, yang mengajarkan bahwa Tuhan Yang Maha Esa, Pencipta Alam seisinya ini yang layak disembah, bukan lainnya. Sehubungan dengan hal tersebut Tuhan mengutus Malaikat Jibril untuk menyampaikan Firman Tuhan kepada hambanya yang terpilih yaitu Nabi dan Rasul mengenai tata cara beribadah atau mengabdi kepadaNya. Tentu saja tata cara ibadah tidak sama, tetapi aqidahnya sama, yaitu bahwa Tuhan yang berhak disembah hanya satu, yaitu Tuhan Yang Maha Esa (monotheism).

        Namun dengan berkembangnya waktu, terjadi penyimpangan-penyimpangan akidah menjadi polytheism. Penyimpangan ini diperlihatkan oleh ayah Nabi Ibrahim yang pekerjaannya membuat patung untuk disembah, juga umat Nabi Musa yang menyembah patung anak sapi, dan umat Nabi `Isa yang menyembah yesus (`Isa) sebagai anak Tuhan yang dipuja-puja, dan dimintai pertolongan, bahkan penyimpangan ini juga dilakukan beberapa sekte Syi`ah yang memuja-muja Ali bin Abu Thalib, dan memuja Cucu Nabi Muhammad `shallallaahu `alaihi wa salam yaitu Husein.

        Nabi Muhammad tidak mau dilukis itu antara lain agar tidak dikultuskan, dan disembah-sembah, tetapi malah menantu dan cucunya yang disembah-sembah.
        Nabi Muhammad mengajarkan agar di dalam shalat, kita mencontoh beliau menggunakan bahasa Arab, walaupun kita bukan orang Arab, antara lain untuk mengindari penyimpangan-penyimpangan bacaan shalat.

        Jadilah hamba Allah yang patuh, tidak sombong, dan merasa diri lebih hebat dari Sang Maha Pencipta.

      • asman rahman says:

        , “Ketahuilah, sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan ibnu sabil, jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari furqan, yaitu di hari bertemunya dua pasukan. Dan Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.” (QS.Al-Anfal: 41).

        Kemudian, “Mereka menanyakan kepadamu tentang (pembagian) harta rampasan perang. Katakanlah: ‘Harta rampasan perang itu kepunyaan Allah dan Rasul, sebab itu bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah hubungan di antara sesamamu, dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya jika kamu adalah orang-orang yang beriman’.” (QS. Al-Anfal: 1).

      • aneh says:

        piye mbo’e…koq mao debat agama? baca ajah qoran, klo bisa baca ga bisa ngartiin, gogling aja… renungin dech kitab pujaanmu sambil garuk2 pala.

    • asman rahman says:

      , “Ketahuilah, sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan ibnu sabil, jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari furqan, yaitu di hari bertemunya dua pasukan. Dan Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.” (QS.Al-Anfal: 41).

      Kemudian, “Mereka menanyakan kepadamu tentang (pembagian) harta rampasan perang. Katakanlah: ‘Harta rampasan perang itu kepunyaan Allah dan Rasul, sebab itu bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah hubungan di antara sesamamu, dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya jika kamu adalah orang-orang yang beriman’.” (QS. Al-Anfal: 1).
      MASA ALLAH MAU HARTA RAMPASAN PERANG ??????
      MAMAD JUAL NAMA ALLAH NIH !!!!!!

      • Saudara Asman Rahman. Saya baru saja mendapatkan email dari admin terkait pertanyaan saya berikut ini. Tolong tunjukkan pada saya surat dan ayat dari Al Quran yang menunjukkan bahwa di dalam Al Quran dihalalkan untuk mencuri, merampok, dan memakan harta rampasan. Mari kita diskusikan dengan cara yang baik dan bijak, dan diawali dengan doa mohon perlindungan dari godaan syetan yang terkutuk.
        Respon saya:
        Terimakasih ya, anda telah menanggapinya walaupun hanya yang berhubungan dengan rampasan perang.
        Sekali lagi mari kita awali dengan membaca ta`awudl A`uudzubillaahi minasy syaithaanir rajiim yang artinya Aku berlindung pada Allah dari godaan syetan yang terkutuk.
        Bismillaahir rahmaanir rahiim, mari kita mulai dari ayat pertama baru yang 41 ya.

        1. Yas-aluunaka `anil annfaali, qulil annfaalu lillaahi warrasuuli, Fattaqullaaha, wa ashlihuu dzaata bainakum, wa athii`uullaaha wa rasuulahu, inkuntum mukminiin.

        They ask you, [O Muhammad], about the bounties [of war]. Say, “The [decision concerning] bounties is for Allah and the Messenger.” So fear Allah and amend that which is between you and obey Allah and His Messenger, if you should be believers.
        Indonesian

        Mereka menanyakan kepadamu tentang (pembagian) harta rampasan perang. Katakanlah: “Harta rampasan perang bagi Allah dan Rasul, oleh sebab itu bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah perhubungan di antara sesamamu; dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya jika kamu adalah orang-orang yang beriman”.

        Ayat ini mengandung makna bahwa pembagian harta rampasan perang itu ditetapkan berdasarkan Firman Allah (Al Quran) dan RasulNya (Nabi Muhammad shallallaahu `alaihi wa sallam. Oleh karena itu sebelum dibagikan, Rasulullah menginstruksikan agar harta rampasan itu dikumpulkan dulu sebelum dibagikan. Sehubungan dengan hal tersebut mari kita simak ayat 41 Surat Al an`am.

        41. Wa`lamuu annamaa ghanimtum minnsyai-innn fa anna lillaahi khumsahuu, wa lirrasuuli wa lidzilqurbaa walyataamaa walmasaakiini wabnis sabiili innkunntum aamanntum billaahi wa maa annzalnaa `alaa `abdinaa yaumal furqaani yaumat taqaal jam`aani, wallaahu `alaa kulli syai inn qadiiru.

        And know that anything you obtain of war booty – then indeed, for Allah is one fifth of it and for the Messenger and for [his] near relatives and the orphans, the needy, and the [stranded] traveler, if you have believed in Allah and in that which We sent down to Our Servant on the day of criterion – the day when the two armies met. And Allah , over all things, is competent.

        Ketahuilah, sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan ibnussabil, jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari Furqaan, yaitu di hari bertemunya dua pasukan. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

        Ayat ini mengandung makna bahwa 1/5 harta rampasan perang itu untuk Allah dan RasulNya (untuk kepentingan syiar agama Islam), kerabat Rasul, anak-anak yatim, orang-orang miskin, ibnus sabil, dan yang 4/5 untuk mereka yang ikut dalam peperangan melawan orang yang tidak beriman yang dengan sengaja memerangi umat Islam.

      • Saudara Asman Rahman Quran surat Al-Anfal ayat 1 memuat aturan pembagian harta rampasan perang itu bagi Allah dan Rasul artinya harus ditegakkan berdasarkan Firman Allah surat Al Anfat ayat 41, dan implementasinya berdasarkan kebijakan Rasulullah Muhammad shallallaahu `alaihi wa sallam. Jadi sebelum dibagikan dikumpulkan dulu, setelah itu 1/5nya untuk syiar agama Islam, kerabat Rasul, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan ibnu sabil, sedangkan 4/5 nya untuk mereka yang ikut perang melawan kaum yang secara sengaja memusuhi atau memerangi umat Islam.

  40. sandi yudhi says:

    salut buat asman….
    anda benar, dan bisa aku tambahkan :
    bahwa dalam al quran dihalalkan untuk membunuh untuk membela agama.
    tetapi….
    dibuat UU anti terorisme di indonesia yang melarang segala bentuk teror…..
    memang…. manusia lebih mulia dibandingkan ALLLLAHnya Muhammad…

  41. silaen says:

    boleh nambah nggak ya ??????
    Dalam al quran babi jelas-jelas binatang haram no satu yang jangankan dimakan, disentuhpun tidak boleh.
    Tetapi ALLLAHnya mamad tidak punya solusi yang baik saat semua HAJI indonesia di suntik enzim BABI !!!!!!!!
    ternyata ENZIM BABI mengalahkan wahyunya ALLAH si mamad yang plin-plan dan bodoh serta tolol dan hipersex juga pedofilia itu.

  42. Al Quran tidak bisa dikoreksi dengan pendekatan sejarah, karena Al Quran itu kumpulan wahyu terakhir aseli dari Allah yang diturunkan pada Nabi Muhammad shallallaahu `alaihi wa salam melalui malaikat Jibril. Kumpulan wahyu ini dicatat dan dihafal oleh sahabat-sahabat beliau pada saat beliau masih hidup, dan beliau melarang sahabat-sahabat beliau untuk mencatat sabda beliau yang bukan dari firman Allah untuk menjaga keaslian Al Quran agar tidak tercampur dengan perkataan beliau sendiri. Berbeda dengan Al Kitab seperti injil yang ditulis oleh penulisnya setelah yesus tidak ada di muka bumi. Isinya pun tidak melulu firman Allah, tetapi berisi pula persepsi penulisnya seperti Surat-surat Paulus yang banyak berlawanan dengan ajaran yesus sendiri. Jika ada perbedaan antara karya sejarah kuno, maupun Al Kitab dengan Al Quran tentu saja kami memilih Al Quran karena Al Quran adalah wahyu terakhir dari Allah yang tidak diragukan lagi isinya, sebagai petunjuk bagi orang-orang yang beriman. Al Quran selain sebagai petunjuk juga mengkoreksi kitab-kitab sebelumnya yang telah banyak diubah oleh penulis-penulinya.
    Adapun sejarah, adalah karya manusia yang tidak luput dari keinginan penguasa pada saat itu, sehingga keaslian sejarah pun dipertanyakan. Oleh karena itu ulasan mengenai Al Quran yang tidak dipertanggung jawabkan tak akan menggoyahkan umat Islam yang beriman.

    • aneh says:

      rampasan perang di bagi2 atas petunjuk aloh. wow tuhan maha adil. btw termasuk perempuan nya ga, yg jelas dunk? masa urusan lendir aloh jg konak. klo mbo’e yg jd korban gmn? mbo’e & anak2 cewek & saudari2 mbo’e mao digilir batang2 onta arab….?

    • Danang says:

      Logika sederhananya gini menurut ibu Siti “Adapun sejarah, adalah karya manusia yang tidak luput dari keinginan penguasa pada saat itu, sehingga keaslian sejarah pun dipertanyakan. ” tapi anda lupa dengan sifat dasar manusia yang selalu dinamis, bukan berarti sejarah yg telah dibelokan krn keinginan penguasa tidak bisa dibuktikan. caranya? bisa lewat studi arkeologi, studi literatur, dll. Sejarah tidak akan berdusta terhadap orang yg percaya karena itulah fakta, dan kesalahan masa lalu yg tercatat sejarah akan senantiasa selalu terulang. Studi ilmiah yg baik yaitu menampilkan catatan kaki yg sudah dilakukan admin blog. anda bisa crosscheck lagi. Satu lagi, kesalahan mendasar org islam terhadap kristen yaitu tidak mengerti maksud trinitas dan roh kudus.

  43. asman rahman says:

    walaupun anda tahu bahwa islam itu bukan agama yang benar, tetap saja anda tdk bisa keluar dr dalamnya karena keluar dr islam adalah MATI !!!!!!

  44. Anda betul makan daging babi diharamkan menurut Al Quran, tetapi untuk menyentuhnya tidak ada bukti larangan di Al Quran dan Hadits. Perlu saya luruskan disini bahwa yang disuntikkan ke jama`ah haji itu bukan enzim babi, tetapi vaksin meningitis yang telah bebas enzim babi. Adapun enzim babi yang dimaksud adalah tripsin yang biasanya diperoleh dari pankreas babi atau pankreas sapi. Fungsi tripsin di sini adalah untuk melepaskan sel-sel yang digunakan untuk mengembang biakkan virus dari botol kultur. Setelah lepas, sel-sel beserta medianya dicuci dan disentrifus sehingga diperoleh suspensi sel yang bebas tripsin dan siap untuk ditumbuhkan lagi. Setelah sel tumbuh konfluen virus yang kita inginkan kita tumbuhkan dengan media yang sesuai. Seandainya pabrik vaccin menambahkan trypsin pada medianya untuk mengembang biakkan virus, apakah vaksinnya halal? Seratun persen halal, sebab dalam proses selanjutnya ada tahapan sentrifugasi dan filtrasi, sehingga filtratnya hanya berisi virus yang bebas enzim.
    Ibarat tahi anda yang menjijikkan dimakan ayam kampung, maka tahi anda yang masih mengandung karbohidrat, lemak, dan protein oleh sistem digesti yang dimiliki ayam atas izin Allah dapat bermanfaat bagi proses tumbuh kembang ayam sehingga ayam tersebut menjadi gemuk dan dagingnya halal untuk dimakan.
    Begitu dulu ya komentar nenek, silaen harus rajin belajar sopan santun, dan mengendalikan diri. Syukur mau berpuasa, insyaAllah dengan puasa kamu akan memperoleh pengalaman unik yang membuatmu menjadi insan yang takwa, penuh simpati dan empati, dan pandai mengendalikan diri.

  45. silaen says:

    thanks… ternyata anda beda dari muslim lainnya, biasanya para muslim akan memberikan sumpah serapah jika di kritik agamanya, seandainya semua muslim seperti anda maka indonesia ini pasti damai.

    • Tidak usah berlebihan memuji saya, saya khawatir saya nanti menjadi tidak objektif. Namun saya mendapat kesan, pada dasarnya anda anak yang baik, insyaAllah anda akhirnya dapat membedakan mana yang baik, mana yang tidak, mana yang benar, dan mana yang salah. Semoga anda dikaruniai Allah pemahaman yang baik, filter yang baik, sehingga anda bisa menyaring dan memilih informasi yang berguna dan bermanfaat. Jadilah orang yang bermanfaat.

  46. Komentar ini saya tujukan pada saudara Silaen dan Asmar Rahman.
    Saudara Asman Rahman, sebagai pengamat, lagi-lagi anda kurang teliti. Tolong ditunjukkan bukti di dalam Al Quran bahwa muslim boleh menggauli anak di bawah umur. Isu ini muncul bukan di Al uran, tetapi di hadits yang diriwayatkan oleh Hisham bin Urwah kemudian disadur oleh At Thobari, tetapi banyak ahli hadits yang menolak keterangan Hisham tersebut sebab saat itu beliau sudah usia lanjut (71 tahun) dan telah mengalami kemunduran ingatan, sehingga tidak memenuhi syarat lagi sebagai perawi hadits shahih, sebab syarat perawi hadits yang shahih selain cerdas, dan jujur, juga tidak boleh pelupa. Berbicara mengenai menebak umur nenekpun banyak yang keliru, sebab sering umur nenek ditebak 7-10 tahun lebih muda dari umur nenek.

    Kembali ke masalah kapan `Aisyah dipinang oleh Nabi Muhammad, mari kita perhatikan siapakah ~Aisyah itu? `Aisyah adalah putri sahabat beliau yaitu Abu Bakar. At Thabari sendiri mengatakan bahwa anak-anak dari Abu Bakar dari kedua istrinya itu lahir sebelum Nabi Muhammad menerima wahyu yang pertama kali turun yaitu 610M, sedangkan Nabi Muhammad meminang `Aisyah itu pada 620 M, dan berumah tangga dengan `Aisyah pada tahun 623/624M. Dari analisis ini saja dapat diketahui bahwa umur `Aisyah ketika dipinang Nabi Muhammad bukan 7 tahun tetapi lebih dari 10 tahun. Mari kita simak riwayat yang lain. Menurut Ibn Kathir: “Asma lebih tua 10 tahun dari adiknya [Aisyah]” dan meninggal pada tahun 73 H pada usia 100tahun (Al-Bidayah wa’l-nihayah, IbnKathir, Vol. 8, p. 371,Dar al-fikr al-`arabi, Al-jizah, 1933). Jadi berapa umur Asma` pada tahun 1H? Umur Asma` pada tahun 1H = 100-73= 27 tahun. Berapa Umur `Aisyah pada tahun 1H? Umur `Aisyah selisih 10 tahun dari kakaknya, berarti 27-10 tahun= 17 tahun. Tahun 1 H ditetapkan ketika Nabi Muhammad saw beserta umatnya hijrah dari Makkah ke Madinah yang bertepatan dengan tahun 622M. Jika `Aisyah menikah dengan Nabi Muhammad pada tahun 623/624M berapakah usia `Aisyah pada waktu menikah dg Rasul? Di atas 17 tahun bukan? Pedofiliakah ini? Bukankah pada usia itu wanita pada umumnya sudah menstruasi?

    Ada hikmah yang tidak ternilai di balik pernikahan itu. Jika anda seorang muslimah dan sudah mengalami menstruasi artinya sudah baligh dan sudah diwajibkan menunaikan ibadah shalat, tetapi selama menstruasi tidak diperbolehkan shalat. Jika darah menstruasi tidak keluar lagi, maka wanita diwajibkan kramas atau mandi besar dan diwajibkan shalat lagi. Nah, `Aisyah berjasa dalam menyampaikan hal ini di kalangan remaja seusainya untuk menjelaskan ciri-ciri darah menstruasi dan bukan menstruasi, dan larangan melayani suami ketika sedang menstruasi.
    Poligamipun ada manfaatnya. Istri-istri Rasulullah yang lebih tua dapat menjelaskan bahwa wanita yang sedang hamil dan menyusui boleh tidak berpuasa tetapi harus mengganti dengan membayar fidyah, dan wanita yang sedang nifas tidak diperbolehkan shalat, dan baru boleh setelah selesai nifas. Setelah nifas pun harus mandi besar. Bagaimana membedakan darah nifas dan bukan nifas, istri-istri Nabi yang lebih tua menjelaskan masalah tersebut. Jadi bukan karena gila seks seperti tuduhan anda.
    Poligami bukan hal yang tabu dan memalukan. Allah lebih tahu keadaan makhluk yang dia ciptakan. Jika seorang suami mempunyai istri mandul, padahal mereka ingin punya anak, poligami merupakan solusi terbaik. Jika sang istri karena sakit, tidak bisa melayani suami haruskah dicampakkan begitu saja, maka poligami merupakan solusi terbaik. Jika sang suami punya libido seks yang tinggi, sementara sang istri tidak mampu melayaninya dengan baik, maka poligami solusi terbaik. Aturan agama seperti ini sebenarnya untuk memberikan solusi terbaik bagi mereka yang beriman agar tidak berzina.

    • aneh says:

      dalam bahasa yg mudah di cerna……mbo’e mao anak gadis mbo’e yg berumur 17 thn di jadiin istri me kesekian sebatang onta arab berumur sekitar 45thnan….. hanya demi menghindari zinah. pikir baik2 ya. sebatang onta arab berumur hampir 50an memasuki sesuatu berongga di selangkangan anak anda. paham artinya….?

  47. Namanya says:

    Jangan pernah emosi menanggapi sesuatu, tetapi bersikaplah tenang dan kemudian coba mempelajari segala artikelnya agar anda tahu apa yang benar dan logika,

    • Saudara namanya siapa? Itu saran yang bagus, semoga andapun telah melakukannya membaca seluruh isi Alkitab dan memahaminya dengan baik. Selain Al Quran sejak saya masih SD juga membaca Al Kitab, tetapi ada yang perlu saya tanyakan kepada anda, benarkah Sarah itu saudara tiri Abraham, apakah benar waktu itu diperbolehkan mengawini adik tiri. Benarkah Lot itu menggauli kedua putrinya pada saat mabuk, apakah benar seorang Rasul bermabuk-mabukan dan menggauli kedua putrinya sampai hamil. Di Al Kitab disebutkan bahwa Tuhan telah menguji Abraham dengan perintah untuk membunuh putranya yang tunggal bernama Issac (Ishaq). Siapakah yang lahir duluan Issac atau Ismael. Jika perintah itu ditujukan pada putranya yang tunggal, berarti waktu itu Issac belum lahir. Dikatakan pula Jacob bergulat dengan Tuhan sampai kakinya lumpuh, sehingga Jacob mendapat gelar Israel. Tolong diteliti dengan mencari kitab suci yang asli yang berbahasa Ibrani, sebab yang saya baca Alkitab terjemahan bahasa Indonesia dan Inggris.

  48. Namanya says:

    Perlu diketahui bahwa Arab saudi adalah turunan Abraham dari anaknya Esau ( Edom ) dan ada juga dari turunan Ismail, Jordan , irak ( Moab dan Amon ) adalah turunan Lot. Nah untuk mengetahui tentang kebenaran alkitab harus dibaca mulai dari awal( Kejadian ) tanpa putus-putus , dan cerita Alkitab tsbt boleh diversuskan dengan sejarah dunia untuk mengetahui relansi dan logiknya. dan perlu diketahui bahwa nabi – nabi berasal dari orang Yahudi / Israel tidak ada dari tanah arab terkecuali hanya Muhammad, nah ini perlu diteliti Ok ????

    • Saudara namanya siapa? Itu saran yang bagus, semoga andapun telah melakukannya membaca seluruh isi Alkitab dan memahaminya dengan baik. Selain Al Quran sejak saya masih SD juga membaca Al Kitab (Bibel), tetapi ada yang perlu saya tanyakan kepada anda, benarkah Sarah itu saudara tiri Abraham, apakah benar waktu itu diperbolehkan mengawini adik tiri. Benarkah Lot itu menggauli kedua putrinya pada saat mabuk, apakah benar seorang Rasul bermabuk-mabukan dan menggauli kedua putrinya sampai hamil. Di Al Kitab disebutkan bahwa Tuhan telah menguji Abraham dengan perintah untuk membunuh putranya yang tunggal bernama Issac (Ishaq). Siapakah yang lahir duluan Issac atau Ismael. Jika perintah itu ditujukan pada putranya yang tunggal, berarti waktu itu Issac belum lahir. Dikatakan pula Jacob bergulat dengan Tuhan sampai kakinya lumpuh, sehingga Jacob mendapat gelar Israel. Tolong diteliti dengan mencari kitab suci yang asli yang berbahasa Ibrani, sebab yang saya baca Alkitab terjemahan bahasa Indonesia dan Inggris.
      Saya ingin menambahkan lagi bahwa di dalam Bibel ada juga surat-surat dari Paulus yang ditujukan kepada Jemaat di Roma, Korintus, Galatia, Efesus, Filipi, Kolose, Tesalonika, Timotius, Titus, Filemon, dan orang Ibrani. Siapakah Paulus itu? Paulus mempunyai nama aseli Saulus. Ibunya orang yunani, dan ayahnya Yahudi. Tadinya ia memusuhi pengikut Yesus, tetapi kemudian menyebarkan Injil pada umat yang bukan Israel menurut versinya sendiri yang banyak dipengaruhi oleh ajaran agama yunani, sehingga tidak mengherankan ajaran-ajarannya justru tidak sesuai dengan ajaran Yesus sendiri. Dustanya itu dia akui sendiri dalam Roma 3:7 yang berbunyi::”Tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliaan-Nya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa?”. Dari dustanya itu berlanjut dengan dusta-dusta yang lain seperti 25 Desember diperingati sebagai Hari Kelahiran Yesus atau Hari Natal, Yesus diklaim sebagai anak Tuhan yang harus disembah, dan pengorbannya di tiang salib adalah untuk menghapus dosa-dosa manusia. Dusta para orang tua pada anak-anak Nasrani bahwa pada perayaan Natal mereka mendapatkan hadiah-hadiah dari Sinterklas karena mereka menjadi anak-anak yang baik. Dusta ini lebih menarik dari Injil yang disebarkan oleh Barnabas yang sejak semula sampai akhir hatatnya pengikut setia Nabi `Isa `alaihi salam.
      Mengapa tanggal 25 Desember diperingati sebagai Hari Lahir Yesus. Simak penuturan orang Nasrani monoteistik berikut ini.

      Injil-injil sinoptik (Matius, Markus, Lukas dan Yohanes) tidak pernah dengan nyata-nyata menyebutkan satu tanggal tertentu sebagai hari kelahiran Yesus Kristus. Ada banyak hal yang menyebabkan ketiadaan pencatatan tanggal kelahiran Yesus Kristus ini :

      1. Tradisi Ibrani tidak mengistimewakan peringatan akan hari kelahiran seseorang. Jika seseorang itu adalah tokoh publik atau figur yang dikenang, maka mereka justru memperingati hari kematiannya. Tidak heran, Yesus Kristus tidak pernah memerintahkan murid-muridnya untuk merayakan hari kelahirannya, tetapi justru untuk mengenang hari kematiannya :

      Katanya (Yesus) kepada mereka : “Aku sangat rindu makan Paskah ini bersama-sama dengan kamu, sebelum Aku menderita” … Lalu ia mengambil roti, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka, katanya “Inilah tubuhku yang diserahkan bagi kamu, perbuatlah ini menjadi peringatan akan aku”. Demikian juga dibuatnya dengan cawan sesudah makan; Ia berkata “Cawan ini adalah perjanjian baru oleh darahku, yang ditumpahkan bagi kamu” (Lukas 22:15,19-20)
      Ini sesuai dengan pendapat Raja Salomo :
      “… Hari kematian lebih baik daripada hari kelahiran” (Pengkhotbah 7:1)
      2. Yesus Kristus terlahir sebagai “orang kecil” dan miskin dari Betlehem, yang besar di kota radikal Nazaret. Tidak banyak detail sejarah masa kecil Yesus yang tercatat, bahkan masa usia 12 hingga 30 tahun, tidak ada detail sejarah Yesus Kristus yang dicatat oleh Injil Sinoptik. Ini adalah kesulitan sejarah dari para penulis Injil Sinoptik yang mengumpulkan data dan menulis Injil sekitar tahun 70-80M, jauh sesudah kelahiran, kematian dan kenaikan Yesus Kristus. Dengan demikian sangat dimungkinkan bahwa detail tanggal lahir Yesus Kristus tidak tercatat, dan para penulis sejarah/Injil sinoptik tidak mendapat akses kepada detail tanggal lahir tersebut.

      Namun demikian, masih ada detail-detail yang bisa menggambarkan situasi saat kelahiran Yesus Kristus :

      a. Dilahirkan pada masa sensus Kaisar Agustus yang dilakukan oleh Kirenius, wali negeri Siria (atau sering disebut sebagai Kepala Militer Romawi di Siria) – Lukas 2:1-3
      b. Gembala-gembala menjaga kawanan ternak di luar kandang pada waktu malam (Lukas 2:8)
      c. Orang-orang majus, para pengamat astronomi dari kerajaan Timur (kemungkinan Babilonia/Asyur), melihat bahwa ada penampakan bintang terang (atau oleh penafsir lain disebut sebagai konjugasi bintang, pertemuan bintang) pada saat kelahiran Mesias – Matius 2:2. — Tentang hal ini perlu dicatat juga bahwa tradisi natal yang menyebutkan 3 orang Majus datang menemui bayi Yesus di kandang domba adalah hal yang keliru, karena tidak ada pernyataan bahwa jumlah orang Majus itu hanya 3 orang (mereka datang dalam rombongan), dan kedatangan orang Majus itu bukan ke kandang domba saat kelahiran Yesus tapi kurang lebih 1-2 tahun setelah kelahiran Yesus (butuh waktu untuk perjalanan dari timur ke Betlehem). Itulah sebabnya Herodes membunuh semua anak berusia di bawah 2 tahun untuk memusnahkan Yesus setelah kunjungan orang-orang Majus tersebut.

      Keseluruhan detail-detail tersebut sama sekali tidak cocok dengan pilihan tradisi 25 Desember sebagai hari lahir Yesus, karena :

      a. Sensus penduduk Romawi biasanya diadakan setelah panen, yaitu pada musim gugur. Tidak mungkin sensus penduduk diadakan pada musim dingin (Desember), di mana cuaca ekstrim akan melanda wilayah Romawi di Eropa, Asia Kecil dan Siria.
      b. Gembala-gembala yang mengurus ternaknya di luar kandang pada waktu malam semakin menguatkan bahwa cuaca pada waktu itu bukanlah cuaca yang dingin (Desember) tetapi cuaca musim gugur yang panas, di mana gembala harus mencari rumput segar jauh dari rumah mereka.
      c. Penampakan bintang terang dari wilayah timur, juga menunjukkan bahwa para astronom timur tersebut mengalami langit yang cerah, bukan langit gelap akibat musim dingin (Desember).

      Dengan demikian Yesus Kristus diperkirakan lahir pada musim gugur yaitu antara Agustus atau September, bukannya pada bulan Desember.

      Lalu dari mana asal tradisi natal pada tanggal 25 Desember?

      Kemungkinan paling dekat adalah karena tanggal 25 Desember merupakan perayaan yang sudah populer di Romawi sebelum Kristen, yaitu perayaan Saturnalia. Perayaan ini merupakan perayaan seminggu penuh dari tanggal 17-25 Desember dengan tujuan utama, mendoakan agar gelap dan dingin dapat segera diakhiri oleh terang dan kehangatan. Nampaknya terjadi kompromi saat banyak orang Romawi bersedia menjadi Kristen setelah masa Kaisar Konstantin, mereka meminta agar hari-hari raya yang sudah populer ini tetap dirayakan dengan diberi “sentuhan kristiani”. Maka, mereka mengubah konsep “terang yang datang menggantikan gelap” dengan “Yesus Kristus, terang dunia yang lahir untuk membebaskan dari kegelapan”. Terjadilah kompromi, dan hari saturnalia dipaksakan menjadi hari kelahiran Yesus.

      Tidak heran, banyak ornamen natal yang sama sekali tidak bersentuhan dengan kebudayaan Ibrani, tempat di mana Yesus dilahirkan di Betlehem :

      a. Pohon Cemara. Pohon ini adalah pohon yang umum di daratan eropa, tetapi merupakan jenis pohon yang tidak lazim di Siria. Di Siria yang lazim adalah pohon aras (sejenis pohon jati di Indonesia). Adanya pohon juga merupakan kejanggalan, karena Yesus lahir di kandang domba, bukan di bawah pohon. Hal ini rupanya terkait dengan perayaan pagan Romawi, di mana orang-orang Romawi berkeliling di bawah pohon cemara (yang tetap hijau saat salju), sambil berdoa kepada dewa-dewi agar musim dingin segera berlalu.
      b. Hiasan / ornamen pohon natal. Ornamen-ornamen tersebut baik bola perak, tongkat melengkung, lonceng, kaos kaki dan sebagainya bukanlah tradisi Ibrani melainkan tradisi eropa. Barangkali satu-satunya cerita Alkitab yang ditampilkan dalam dekorasi itu adalah bintang yang menggambarkan bintang yang dilihat oleh orang Majus.
      c. Hadiah-hadiah di bawah pohon natal. Ini adalah akibat kesalahkaprahan tafsir bahwa orang-orang Majus datang mengunjungi dan memberi hadiah kepada bayi Yesus di tempat kelahirannya. Kenyataan Alkitab menunjukkan bahwa orang-orang Majus datang kepada Yesus pada saat Yesus telah berusia sekitar 1-2 tahun.
      d. Sinterklas / Santa-clause. Apa hubungannya kakek tua gemuk berjenggot putih dengan kelahiran Mesias, Yesus Kristus. Tidak ada! Tradisi ini dihubungkan dengan seorang pendeta yang baik hati yaitu Nikolas, yang sering membagi hadiah kepada masyarakat sekitar di Asia Kecil (Turki), dan sama sekali tidak ada kaitannya dengan kelahiran Yesus.

      Dengan demikian Alkitab tidak pernah memberikan sedikitpun pendapat bahwa Yesus Kristus lahir pada tanggal 25 Desember yaitu di musim dingin, dan penetapan natal adalah tradisi gereja sebagai hasil kompromi dengan tradisi Romawi yang menyembah banyak dewa.

      Tolong dijawab, mengapa anda mengacu Al Kitab yang dinodai oleh dusta-dusta Paulus sebagai acuan anda untuk menyusun tulisan anda yang berjudul Al Quran yang tidak bisa dipertanggung jawabkan. Coba gunakan logika anda.

      • andi says:

        siapa yang berani memastikan Yesus lahir 25 desember ????? tidak perlu. yang penting bahwa seluruh dunia telah sepakat tanggal 25 desember adalah hari kelahiran Yesus dan yang utama dalam perayaan natal adalah makna yang tersirat di dalamnya yaitu DAMAI NATAL. orang kristen tidak pernah berselisih paham akan hal itu seperti penentuan awal ramadhan / puasa dan penentuan hari raya idul fitri dalam islam

      • aneh says:

        jgn menghasut ach, sdh sering di bahas koq di blog2 keren. tinggal gogling koq. mbo’e ajah yg pake logika normal. sesuatu berrongga di selangkangan mbo’e ikhlas di sodok2 sm berbatang2 onta arab sbg rampasan perang….? heran ini kalee yg di maksud taqiyya. koq aloh ngajarin dusta? TUHAN sejati ngajarin ” HENDAKLAH KAMU BERKATA YA BILA IYA, & TIDAK BILA TIDAK. SELEBIHNYA ITU BERASAL DR SI JAHAT”.

      • Danang says:

        Beberapa pernyataan anda dan analisis anda betul adanya tapi hampir 70% salah. Silahkan pelajari lebih lanjut dan mendetail, krn ajaran kristen lebih banyak filsafat teologinya. tidak bisa anda memahami hanya dengan sepotong sepotong, tp berkesinambungan dgn ilmu sejarah, ilmu sosiologi, dll. Kami di kristen tidak menutup diri utk perubahan dan tidak menutup diri dari orang non kristen belajar mengenai ajaran kristen tanpa harus pindah agama kristen, berbeda dgn islam yg diperkenankan mempelajari islam setelah mengucapkan 2 kalimat syahadat. kalo saya malah terbalik.

  49. dzibriel says:

    untuk kaum kristiani,

    1.) TUNJUKKAN SATU AYAT DARI AL-KITAB INJIL YANG SECARA TERANG-TERANGAN MENYEBUTKAN ; BAHWA YESUS ADALAH TUHAN !
    TUNJUKKAN SATU AYAT YANG MEMERINTAHKAN MANUSIA UNTUK MENYEMBAH YESUS !

    2.) KEMUDIAN COBA FAHAMI KEMBALI TENTANG TRINITAS,
    BAGAIMANA MUNGKIN 3 ADALAH 1, DAN 1 ADALAH 3…
    ILMU DARI DUNIA MANA YANG ANDA PAKAI?
    LOGIKA APA YANG ANDA AKAN UTARAKAN?

    3.) TERLEBIH,
    JIKA YESUS ADALAH TUHAN ANAK DAN MARIA ADALAH TUHAN BUNDA,,,APAKAH AYAH MARIA ADALAH TUHAN KAKEK?
    APAKAH ADAM ADALAH TUHAN MOYANG?
    LEBIH KETERLALUAN LAGI,SAAT ROH KUDUS DATANG MENANAM BENIH KE MARIA,APAKAH TUHAN MENYETUBUHI DIRINYA SENDIRI?
    APAKAH ANDA BERPIKIR TUHAN HEMAPHRODIT?
    AKAL DAN LOGIKA APA YANG ANDA PAKAI?

    4.) CERITAKAN PADA KAMI,ORANG ISLAM,,
    APA KATA-KATA TERAKHIR YESUS KETIKA DISALIB…
    ELI,,ELI,,LAMA SABAHTANI,,
    CERITAKAN PADA KAMI APA MAKNANYA…
    BAGAIMANA MUNGKIN TUHAN MENGATAKAN BAHWA TUHAN ( DIRINYA SENDIRI) TELAH MENIGGALKAN SEORANG TUHAN ( DIRINYA SENDIRI) YANG SEDANG DISALIB…

    5.) LALU YANG TERAKHIR,,,
    SILAHKAN GOOGLING TENTANG MAKNA PENYALIBAN.
    SEBEGITU TERHINAKAH TUHAN KALIAN?
    SEHINGGA TUHAN ( BAHKAN) KALAH OLEH SEGEROMBOLAN ORANG HINA YANG MENYALIBNYA…
    MENGAPA TUHAN INGIN DIHINA DAN TERHINA?
    BUKANKAH DIA YANG MAHA MULIA?
    YA… DIA ADALAH YANG MAHA MULIA DAN TETAP MAHA MULIA BAHKAN JIKA SETIAP MANUSIA YANG HIDUP MENGATAKAN DIA TIDAKLAH MULIA.
    DAN TUHAN TIDAK PERLU MEMBUKTIKAM BAHWA DIA MAHA MULIA,KARNA SETIAP MANUSIA TAHU,BAHWA TUHAN ADALAH MAHA MULIA.

    Maaf,saya tidak ingin mencaci atau menghina agama lain.
    saya hanya menatang kalian menjawab pertanyaan saya dengan akal,logika dan hati yg terbuka akan kebenaran…

  50. dssc7 says:

    Assalaamu `alaikum wr wb,
    Saudara Dzibriel, walaupun pertanyaanmu ditujukan ke umat kristiani, entah mengapa oleh admin diteruskan ke email saya, saya khawatir mereka menyangka saya ini umat kristiani, padahal saya muslimah tulen dari kecil sampai akhir hayat, Amin yaa rabbal `aalamin.
    Sejak SD saya telah membaca Al Kitab, disamping Al Quran, dan sering membaca dialog antara umat kristiani dan muslim, oleh karena itu saya sudah familiar dengan Al Kitab atau Bibel, dan sering mengutip ayat-ayat dari Bibel untuk memberikan komentar di forum ini. Anda jangan berharap banyak memperoleh jawaban dari mereka, karena mereka merasa berdosa jika membaca langsung Al Kitab. Ini pernah dituturkan oleh teman saya yang taat beragama Katolik.
    Adapun kita umat Islam selain Kitab Suci Al Quran diwajibkan pula beriman kepada Kitab Suci Taurat yang diturunkan pada Nabi Musa `alaihi salam, Kitab Suci Zabur (Mazmur/Psalm) yang diturunkan pada Nabi Daud `alaihi salam (King David), Kitab Suci Injil yang diturunkan pada Nabi `Isa `alaihi salam (Yesus) bukan? Oleh karena itu tidak ada salahnya kita sebagai umat Islam membaca Al Kitab yang antara lain memuat kitab-kitab tersebut.
    Begitulah cara orang tua saya mendidik agama, terbuka, dan banyak dialog. Jadi sepanjang ayat-ayat di dalam Bibel sesuai dengan Al Quran, kita boleh memakainya, tetapi jika ada kontroversi dengan Al Quran, kita pilih saia Al Quran, karena Al Quran wahyu terakhir, sehingga lebih terjaga keasliannya. Lagipula hukum yang berlaku berbeda menurut zamannya. Contoh mengenai cara berpuasa, Nabi Daud berpuasa dengan cara sehari berpuasa, sehari tidak, sedangkan Nabi `Isa `alaihi salam berpuasa selama 40 hari, 40 malam, sedangkan kita mendapatkan kewajiban setiap hari selama sebulan di bulan Ramadhan.
    Baiklah kembali ke pertanyaan anda, memang belum ketemu jawabannya dari Kitab-kitab suci tersebut, tetapi yang kita temukan justru ada kesamaan dengan aqidah kita, yaitu Tuhan kita sama yaitu Tuhan Yang Maha Esa, Allah namanya. Adapun trinitas itu adalah ajaran Paulus yang banyak dipengaruhi oleh ajaran agama Romawi Kuno yang menyembah banyak dewa, sehingga tidak usah heran perayaan Natal dengan pernak perniknya itu juga dipengaruhi oleh ajaran agama Romawi kuno, dan ditetapkan pada 25 Desember. Akhirnya saya bisa memahami kenapa pusat agama katolik itu di Roma, dan umat kristiani itu lebih menerima ajaran Paulus daripada ajaran Yesus sendiri, serta umat katolik itu tidak boleh membaca langsung Al Kitab.

  51. 1+1=2 says:

    Yang saya herankan, kenapa para pembaca lebih suka mengutuk dan memaki daripada mempelajari dasar-dasar referensi yang diberikan admin? Bukankah sejarah tercipta dari peristiwa yang kemudian ditulis, dan kemudian bisa dikuatkan dengan bukti arkeologis atau semacamnya.

    Mungkin lebih bijak kalau setelah membaca kita bisa menelusuri dasar-dasar referensi admin. Benar atau tidaknya artikel diatas berdasar dari referensi tersebut bisa dijadikan tolok ukur kebenaran artikel tersebut. Mengutuk dan memaki hanya membuat posisi kita menjadi lemah, karena komentar tanpa argumen dan dasar bisa berakibat fatal. Apalagi menuduh tanpa bukti dan dasar yang jelas.

    • FITNAH SEKITAR AYAN

      Baiklah kita kembali sekarang pada titik persoalan terakhir
      dalam sanggahan si Muslim Mesir itu. Dia menyebutkan, bahwa
      hasil penyelidikan kaum Orientalis itu menunjukkan, bahwa
      Nabi menderita penyakit ayan. Gejala-gejala demikian itu
      tampak padanya ketika ia tidak sadarkan diri, keringatnya
      mengucur dengan disertai kekejangan-kekejangan dan busa yang
      keluar dari mulutnya. Apabila ia sudah sadar kembali, ia
      lalu membacakan apa yang dikatakannya wahyu Tuhan kepadanya
      itu – kepada orang-orang yang mempercayainya. Padahal yang
      dikatakan wahyu itu tidak lain ialah akibat
      serangan-serangan ayan tersebut.

      KEMBALI KEPADA ILMU PENGETAHUAN

      Menggambarkan apa yang terjadi pada Muhammad pada waktu
      datangnya wahyu dengan cara yang demikian itu, dari segi
      ilmiah adalah samasekali salah. Serangan penyakit ayan tidak
      akan meninggalkan sesuatu bekas yang dapat diingat oleh si
      penderita selama masa terjadinya itu. Bahkan sesudah ia
      sadar kembali pun samasekali dia lupa apa yang telah terjadi
      selama itu. Dia tidak ingat apa-apa lagi, apa yang terjadi
      dan apa yang dilakukannya selama itu. Sebabnya ialah, segala
      pekerjaan saraf dan pikirannya sudah menjadi lumpuh total.
      Inilah gejala-gejala ayan yang dibuktikan oleh ilmu
      pengetahuan. Jadi bukan yang dialami Nabi Muhammad selama
      menerima wahyu. Bahkan selama itu inteleknya sedang dalam
      puncak kesadarannya. Dengan sangat teliti sekali ia ingat
      semua yang diterimanya dan sesudah itu dibacakannya kembali
      kepada sahabat-sahabatnya.

      Dengan kesadaran rohani yang besar itu, samasekali ia tidak
      dibarengi oleh ketidaksadaran jasmani. Bahkan sebaliknya
      yang terjadi, pada waktu itu Nabi sedang dalam puncak
      kesadarannya yang biasa. Cukuplah kalau kita tunjukkan saja
      pada apa yang kita sebutkan dalam buku ini tentang turunnya
      Sarah al-Fath (48) yaitu ketika kaum Muslimin kembali dari
      Mekah ke Medinah sesudah Perjanjian Hudaibiya.

      Jadi ilmu pengetahuan dalam hal ini membantah bahwa Muhammad
      dihinggapi penyakit ayan. Yang mengatakan demikian dari
      kalangan Orientalispun hanya sebagian kecil saja. Mereka
      itulah yang mengatakan bahwa Qur’an sudah diubah. Mereka
      mengatakan begitu bukan karena ingin mencari kebenaran,
      melainkan menurut dugaan mereka dengan demikian mereka mau
      merendahkan martabat Nabi di mata segolongan kaum Muslimin.
      Ataukah dengan kata-kata itu mereka mengira, bahwa mereka
      telah menyebarkan keragu-raguan atas wahyu yang diturunkan
      kepada Muhammad, sebab turunnya itu -menurut dugaan mereka-
      waktu ia sedang mendapat serangan ayan? Kalau memang begitu,
      ini adalah suatu kesalahan besar pada mereka, seperti sudah
      kita sebutkan. Pendapat mereka inilah yang secara ilmiah
      telah samasekali tertolak.

      Kalau yang dipakai pedoman olelm kaum Orientalis demikian
      itu adalah tujuan yang murni, tentu mereka tidak akan
      membawa-bawa ilmu yang bertentangan dengan itu. Mereka
      melakukan itu mau mengelabui orang-orang yang belum
      penguasai pengetahuan tentang gejala-gejala ayan, dan mereka
      yang cara berpikirnya masih sederhana yang sudah merasa puas
      dengan apa yang telah dikatakan oleh kaum Orientalis itu,
      tanpa mau bertanya-tanya kepada para ahli dari kalangan
      kedokteran atau mau membaca buku-buku tentang itu. Kalau
      saja mereka mau melakukan itu, sebenarnya tidak sulit buat
      mereka untuk menemukan kesalahan kaum Orientalis itu –
      disengaja atau tidak disengaja. Mereka akan melihat bahwa
      kegiatan rohani dan intelek manusia akan sama sekali
      tertutup selama terjadi krisis ayan. Sipenderita dibiarkan
      dalam keadaan mekanik semata, bergerak-gerak seperti sebelum
      mendapat serangan, atau meronta-ronta kalau serangannya itu
      sudah bertambah keras sehingga dapat mengganggu orang lain.
      Dalam pada itu, diapun kehilangan kesadarannya. Ia tidak
      sadar apa yang diperbuatnya dan apa yang terjadi terhadap
      dirinya. Ia seperti orang yang sedang tidur, tidak merasakan
      gerak-geriknya sendiri. Bila itu sudah berlalu, iapun tidak
      ingat apa-apa lagi.

      KADANG ILMU YANG TIDAK CUKUP

      Ini tentu berbeda dengan suatu kegiatan rohani yang begitu
      kuat membawanya jauh ke alam ilahiah, dengan penuh kesadaran
      dan suasana intelek yang meyakinkan. Apa yang diwahyukan
      kepadanya itu, kemudian dapat diteruskan. Sebaliknya ayan,
      melumpuhkan seluruh kesadaran manusia. Ia membawa orang
      berada dalam tingkat mekanik, yang selama itu perasaan dan
      kesadarannya menjadi hilang. Tidak demikian halnya dengan
      wahyu, yang merupakan puncak ketinggian rohani, yang khusus
      diberikan Tuhan kepada para nabi. Kepada mereka
      kenyataan-kenyataan alam positif yang tertinggi itu
      diberikan, supaya kemudian disampaikan kepada umat manusia.
      Kadang ilmu pengetahuan sampai juga memahami beberapa
      kenyataan-kenyataan itu, mengetahui ketentuan-ketentuan dan
      rahasianya – sesudah lampau beberapa generasi dan beberapa
      abad. Kadang juga ilmu pengetahuan belum dapat
      menjangkaunya. Sungguhpun begitu itu adalah kenyataan
      positif, yang dapat dimasuki hanya oleh hati nurani
      orang-orang beriman, yang percaya kepada kebenarannya. Dalam
      pada itu ada juga hati yang tetap tertutup rapat dan tidak
      mengetahui atau karena memang tidak mau mengindahkannya.

      Kita dapat mengerti bila Orientalis-orientalis itu berkata,
      bahwa wahyu ialah suatu gejala psikologi tersendiri dalam
      penilaian ilmu pengetahuan yang sampai ke tangan kita hingga
      saat sekarang. Jadi, adalah hal yang tidak mungkin dapat
      ditafsirkan dengan cara ilmu. Tetapi bagaimanapun juga
      pendapat ini menunjukkan, bahwa pengetahuan kita – dengan
      ruang lingkupnya yang luas – masih merasa terbatas akan
      menafsirkan bagian terbesar dari gejala-gejala spiritual dan
      psikologis itu. Buat ilmu pengetahuan ini bukan suatu cacat,
      juga bukan hal yang aneh. Ilmu pengetahuan kita masih
      terbatas dalam menafsirkan beberapa gejala alam yang dekat
      pada kita. Kodrat matahari, bulan, bintang-bintang,
      tata-surya dan lainnya dalam ilmu pengetahuan, masih
      merupakan hipotesa-hipotesa penemuan. Semua benda cakrawala
      ini sebagian ada yang dapat kita lihat dengan mata
      telanjang, dan tidak sedikit pula yang masih tersembunyi,
      yang baru akan dapat kita lihat bila menggunakan alat
      peneropong. Sampai abad yang lalu banyak sekali
      penemuan-penemuan yang masih dianggap sebagai suatu ciptaan
      khayal belaka, tak ada jalan akan dapat dijelmakan depan
      mata kita. Tetapi ternyata sekarang sudah menjadi kenyataan.
      Malah kita menganggap sebagai hal yang mudah saja. Adanya
      gejala-gejala spiritual dan psikologis sekarang menjadi
      sasaran pengamatan para sarjana. Tetapi ini belum lagi dapat
      dikuasai oleh ilmu, dan hukumnya yang positifpun juga belum
      ditemukan.

      Sering kita membaca tentang beberapa masalah yang sudah
      diketahui oleh para sarjana dan sudah diterima. Tetapi
      kemudian ternyata bahwa dalam hukum alam yang berlaku
      menurut kaidah-kaidah ilmu pengetahuan belum lagi memberikan
      arti yang meyakinkan. Psikologi misalnya, dalam menghadapi
      beberapa masalah, secara umum masih belum mempunyai hukum
      yang pasti. Kalau ini terjadi dalam kehidupan biasa, maka
      langkah cepat-cepat mau menafsirkan gejala-gejala seluruh
      hidup dengan cara ilmiah adalah suatu usaha yang memang
      sia-sia saja, suatu penghamburan yang patut dicela.

      MENYERANG MUHAMMAD KARENA GAGAL MENYERANG AJARANNYA

      Datangnya wahyu yang pernah disaksikan oleh beberapa kaum
      Muslimin selama masa hidup Muhammad – demikian juga Qur’an –
      setiap dibacakan kepada mereka, ternyata menambah keteguhan
      iman mereka. Di antara mereka itu terdapat juga orang Yahudi
      dan Nasrani. Sesudah lama terjadi debat dan diskusi dengan
      Nabi, kemudian merekapun mempercayai. Sekitar risalah dan
      masalah waktu itu tak ada yang mereka tolak. Memang ada
      segolongan orang-orang Quraisy yang berusaha menuduh hal itu
      sebagai perbuatan sihir dan gila. Tetapi kemudian merekapun
      mengakui, bahwa dia bukan tukang sihir dan bukan pula orang
      gila. Merekapun lalu jadi pengikutnya dan beriman atas
      ajakan itu. Inilah yang sudah pasti dan meyakinkan.

      Jadi sekarang yang tak dapat diterima oleh ilmu, dan
      bertentangan dengan kaidah-kaidah yang ilmiah ialah sikap
      mengingkari terjadinya wahyu itu dan merendahkan orang yang
      menerimanya disertai kecaman dengan pelbagai rupa. Inilah
      yang justru bertentangan dengan ilmu.

      Seorang sarjana yang sungguh-sungguh bertujuan mencari
      kebenaran, tidak dapat berkata lain daripada suatu penegasan
      bahwa apa yang telah dicapai oleh ilmu pengetahuan sampai
      sekarang, masih terbatas sekali, belum dapat menguraikan
      wahyu itu dengan cara ilmiah. Akan tetapi, begaimanapun
      juga, ilmu tak dapat menolak terjadinya gejala-gejala wahyu,
      seperti yang dilukiskan oleh sahabat-sahabat Nabi dan
      penulis-penulis lain pada permulaan sejarah Islam itu.
      Kalaupun ada yang mengingkarinya, ia berusaha mencari dalih
      dengan menggunakan ilmu sebagai senjata yang sia-sia dengan
      sikap keras kepala. Sikap keras kepala dengan ilmu
      sebenarnya takkan pernah bertemu.

      Kalau sikap yang menyedihkan ini harus menjurus kepada
      sesuatu maka sesuatu itu ialah nafsu mereka yang keras
      hendak menanamkan syak ke dalam hati orang tentang Islam.
      Agama ini sendiri tidak dapat mereka serang. Mereka telah
      menyaksikan, betapa kuat dan luhurnya agama ini, dengan
      sifatnya yang sederhana dan serba mudah yang justru menjadi
      dasar kekuatannya.

      Oleh karena itu, mereka lalu menggunakan cara orang yang
      lemah. Mereka tak mampu menyerang jejak yang sungguh besar
      itu, mereka lalu menyerang orang yang meninggalkan jejak
      itu. Ini adalah kelemahan yang tidak seharusnya menjadi
      pegangan seorang sarjana. Dalam pada itu ia juga
      bertentangan dengan hukum kodrat insani. Kodrat manusia
      ialah memperhatikan jejak itu sendiri saja, menikmati
      buahnya tanpa ia harus bersusah payah mencari-cari
      asal-usulnya atau mencari-cari apa yang menyebabkan hal itu
      terjadi atau tumbuh. Dengan demikian mereka tidak perlu
      menyusahkan diri mencari-cari asalnya pohon yang telah
      menghasilkan buah-buahan yang disukainya itu, atau tentang
      pupuk yang menyebabkan pohon tersebut jadi subur, selama
      tidak terpikirkan olehnya akan menanam pohon lain yang lebih
      enak buahnya.

      Ketika orang mengadakan pembahasan tentang filsafat Plato
      atau tentang drama Shakespeare atau karya-karya Raphael
      misalnya, orang tidak perlu mencari bahan kecamannya pada
      kehidupan orang-orang besar itu – yang menjadi lambang
      kemegahan dan kebanggaan umat manusia – kalau dalam
      karya-karyanya itu tak ada yang dapat dijadikan sasaran
      kecamannya. Kalau mereka mencari bahan kecaman yang tidak
      punya dasar kebenaran, mereka takkan dapat mencapai tujuan.
      Kalau niat jahat atau rasa dengki itu juga yang mereka
      perlihatkan, argumentasi mereka akan jatuh dan orangpun
      takkan mau mendengarkan. Hal ini takkan berubah hanya dengan
      menuangkan rasa dengki itu ke dalam pola ilmu. Sifat dengki
      itu tidak pernah mengenal kebenaran. Menyedihkan sekali
      tentunya bila perasaan dengki itu juga yang menjadi sumber
      kebenaran. Inilah dasar kecaman Orientalis-orientalis itu
      terhadap Nabi, Rasul penutup itu. Tetapi dengan demikian
      kecaman mereka itupun jadi gugur samasekali.

      Sekarang saya sudahi sanggahan saya ini terhadap pendapat
      Orientalis-orientalis yang oleh si Muslim orang Mesir itu
      dijadikan pegangan dalam penulisan artikelnya. Sudah saya
      kemukakan dalil-dalil kelemahan pendapat mereka itu.
      Dikutip dari buku Hayat Muhammad oleh Dr Heykal

  52. wage man says:

    cerita2 qur’an diibaratkan bagai orang2 malaysia yg hidup dimalaysia yg cerita soal ‘candi borobudur’ dan sejarahnya dan budayanya,dan dimalaysiakan!bukti2 sejarah orang indonesia dianggap palsu dan salah!.tp byk orang yg percaya orang malaysia?trus kebenaran orang indonesia bagaimana?.mohamad hanyalah boneka orang2 cerdas dijamannya.tidak lebih.kekagumannya atas raja solomonlah yg mendorong niatnya jd nabi.perlu diingat jg,bhwa diindonesia sudah ada agama dan kepercayaan sblum islam masuk!penyatuan nusantara jg oleh seorang penganut siwa-budha dan hindu.dimana orang2 islam saat itu?kalo agama lain dianggap kafir,berarti anda2 yg muslim disini adalah ‘Keturunan orang Kafir’ penyembah berhala.fanatik boleh,tp pikiran jg dipakai.

    • Begini ya le nak Wage. Menurut silsilah keluargaku ayahku masih keturunan Raden Wijaya Pendiri Kerajaan Hindu Majapahit. Namun anak cucu beliau ada yang menikah dengan muslim. Salah satu cicit beliau adalah Sunan Kali Jaga, seorang wali yang banyak jasanya dalam penyebaran agama Islam di Indonesia. Sunan Kalijaga dalam dakwahnya melalui pendekatan budaya. Digunakanlah gamelan untuk memanggil umat, dimainkanlah wayang untuk memperkenalkan agama Islam yang tidak membedakan manusia dalam kasta-kasta sebagaimana agama Hindu. Manusia dibedakan berdasarkan derajat ketakwaannya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dibuatnya masjid yang gaya arsitekturnya masih menyerupai candi agar umat hindu tidak merasa asing memasuki masjid. Ritual-ritual agama hindu seperti peringatan 3 hari, tujuh hari, 40 hari, 100 hari, dan seribu hari meninggalnya seseorang tidak dihapus, justru dijadikan media dakwah, dengan memperkenalkan tahlil yaitu laa ilaaha illallaah, tidak ada Tuhan selain Allah. Dari sini diperkenalkan bahwa Tuhan yang layak disembah bukan patung berhala tetapi Tuhan Yang Maha Esa, Tuhan Pencipta Alam semesta ini yang disebut Sang Hyang Widi oleh nenek moyang kita. Diperkenalkan bahwa sejak awal penciptaan manusia diajarkan bahwa Tuhan itu satu. Bahkan Kitab Weda itu mengajarkan Tuhan itu hanya satu, sama sekali tiada duanya, buktinya ada sloka ‘eko Narayana na dvityo asti kascit’. Juga dikatakan ‘ekam sad viprah bahuda vadanti’ artinya ‘Hanya satu Tuhan itu, tetapi orang bijaksanalah yang menyebut-Nya dengan banyak nama’. Ini sesuai dengan ajaran Islam yang disampaikan oleh Nabi Muhammad shallallaahu `alaihi wa sallam. Memang seharusnya begitu dari dulu agama mengajarkan bahwa Tuhan itu satu, namun dengan berkembangnya waktu banyak penyimpangan menjadi ajaran politheisme yang menyembah banyak Tuhan. Nah berikut ini dikisahkan seorang profesor India yang menekuni kitab suci Weda akhirnya memeluk agama Islam.
      Seorang professor bahasa dari ALAHABAD UNIVERSITY INDIA dalam salah satu buku terakhirnya berjudul “KALKY AUTAR” (Petunjuk Yang Maha Agung) yang baru diterbitkan memuat sebuah pernyataan yang sangat mengagetkan kalangan intelektual Hindu. Sang professor secara terbuka dan dengan alasan-alasan ilmiah, mengajak para penganut Hindu untuk segera memeluk agama Islam dan sekaligus mengimani risalah yang dibawa oleh Rasulullah saw, karena menurutnya, sebenarnya Muhammad Rasulullah Saw adalah sosok yang dinanti-nantikan sebagai sosok pembaharu spiritual.

      Prof. WAID BARKASH (penulis buku) yang masih berstatus pendeta besar kaum Brahmana mengatakan, bahwa ia telah menyerahkan hasil kajiannya kepada 8 pendeta besar kaum Hindu, dan mereka semuanya menyetujui kesimpulan dan ajakan yang telah dinyatakan di dalam buku. Semua kriteria yang disebutkan dalam buku suci kaum Hindu (Wedha) tentang ciri-ciri “KALKY AUTAR”, sama persis dengan ciri-ciri yang dimiliki oleh Rasulullah Saw.

      Dalam ajaran Hindu disebutkan mengenai ciri KALKY AUTAR di antaranya, bahwa dia akan dilahirkan di jazirah, bapaknya bernama SYANUYIHKAT, dan ibunya bernama SUMANEB. Dalam bahasa sansekerta, kata SYANUYIHKAT adalah paduan 2 kata, yaitu SYANU artinya ALLAH, sedangkan YAHKAT artinya anak laki atau hamba yang dalam bahasa Arab disebut ABDUN.

      Dengan demikian, kata SYANUYIHKAT artinya “ABDULLAH”. Demikian juga kata SUMANEB yang dalam bahasa sansekerta artinya AMANA atau AMAAN yang terjemahan bahasa Arabnya “AMINAH”. Sementara semua orang tahu bahwa nama bapak Rasulullah Saw adalah ABDULLAH dan nama ibunya MINAH.

      Dalam kitab Wedha juga disebutkan bahwa Tuhan akan mengirim utusan-Nya ke dalam sebuah goa untuk mengajarkan KALKY AUTAR (Petunjuk Yang Maha Agung). Cerita yang disebut dalam kitab Wedha ini mengingatkan akan kejadian di Gua Hira saat Rasulullah didatangi malaikat Jibril untuk mengajarkan kepadanya wahyu tentang Islam.

      Bukti lain yang dikemukakan oleh Prof. Barkash bahwa kitab Wedha juga menceritakan bahwa Tuhan akan memberikan Kalky Autar seekor kuda yang larinya sangat cepat yang membawa kalky Autar mengelilingi 7 lapis langit. Ini merupakan isyarat langsung kejadian Isra’ Mi’raj dimana Rasullah mengendarai Buroq.

      Dikutip dari buletin Aktualita Dunia Islam no 58/II Pekan III/februari 1998

  53. SERUNI says:

    MUHAMMAD is HIPERSEX…….SEXXXXXXXX

    • Nak Seruni saru lho ngono kuwi. Ora apik, apa maneh karo Kanjeng Nabi. Apa yang mendorongmu keluar kata-kata seperti itu ananda? Berterus teranglah, maafkanlah saya kalau komentar-komentar saya di forum ini menyinggung perasaanmu.
      Regards,

  54. wage man says:

    Mohammad memakai sejarah yahudi dan nabi2nya sebagai tunggangan misinya.tanpa itu namanya tak akan pernah disebut dlm sejarah!ia tau pasti itu.mohammad adlh ‘nabi palsu’ yg paling SukseS diantara nabi2 palsu laen.kitab2 budha pun tak lepas dari ‘comotan’ mohamad.galaxy dan nebula yg diklaim di qur’an adlh comotan dari kitab2 budha yg telah ada sekitar 700 taon sebelum mohamad lahir.kok untung kertas2 bon dan utang2ku gak ikut dia comot!he..he…

  55. wage man says:

    Buat djeng sitti,kalo bpk anda pendiri majapahit siapa nmnya,dan anda keturunan kbrpa?bisa disebutkan silsilahnya smpai anda?plus keterangan siapa yg kafir,siapa yg tdk.(*kebìasaan mengarang cerita kayak di qur’an jgn ditiru ya!),untuk ulasan ttng wedha diatas cb cari acuan buku yg laen yg lebih berbobot dan ber-inti,jgn ‘tembung gathuk’msih anda pakai.terlalu dangkal ulasan anda.

    • Saya bilang masih keturunan pendiri Kerajaan Majapahit Raden Wijaya. Bukan bapak saya pendirinya. Anda kurang teliti.

    • Sekarang akan kita lihat dalam kitab suci agama Hindu. Ada banyak kitab dalam agama Hindu yg diakui sebagai kitab suci mereka. Dari semuanya yang dianggap paling suci adalah kitab Veda (Weda). Bila diantara kitab2x itu ada yg bertentangan, maka yg harus menjadi rujukan utama adalah Weda yg juga masih terbagi lagi menjadi beberapa kitab. Kitab2x lain selain Weda adalah : Upanishad, Smriti, Dharma Sastra, Bhagavat Gita, Puranas, dll.

      Ayat2x ramalan kedatangan nabi Muhammad
      Disebutkan dalam Bhavisa Purana –> dalam Pratisarag Parv III, Khand 3, Adhyay 3, Shalokas 10 to 27 :

      “Aryadarma akan tampil di muka bumi ini. ‘Agama kebenaran’ akan memimpin dunia ini. Saya diutus oleh Isyparmatma. Dan pengikut saya adalah orang yg berada di lingkungan itu, yg kepalanya tidak dikucir, mereka akan memelihara jenggot dan akan mendengarkan wahyu, mereka akan mendengarkan panggilan sholat (adzan), mereka akan memakan apa saja kecuali daging babi, mereka tidak akan disucikan dg tanaman semak2x/umbi-umbian tapi mereka akan suci di medan perang. Meraka akan dipanggil “Musalaman” (perantara kedamaian).”
      Kalau anda baca tulisan diatas dg baik, maka anda akan melihat bahwa ciri2x dari pengikut agama kebenaran yg disebutkan adalah ciri2x yg umum terdapat pada umat Islam.

      Dalam Atharvaveda book 20 Hymn 127 Shlokas 1-14 disebutkan tentang Kuntupsuktas yg mengisyaratkan bahwa nabi Muhammad akan terungkap kemudian.

      Mantra 1 mengatakan : ia akan disebut Narasangsa. “Nars” artinya orang, “sangsa” artinya “yg terpuji”.Jadi Narasangsa artinya : orang yg terpuji. Kata “Muhammad” dalam bahasa arab juga berarti : orang yg terpuji. Jadi Narasangsa dalam bahasa Sansekerta adalah identik dg Muhammad dalam bahasa arab. Jadi Narasangsa adalah figur yg sama dg nabi Muhammad. Ia akan disebut “Kaurama” yg bisa berarti : pangeran kedamaian, dan bisa berarti : orang yg pindah (hijrah). Nabi Muhammad adalah seorang pangeran kedamaian yg hijrah dari Makkah ke Madinah. Ia akan dilindungi dari musuh yg akan dikalahkannya yg berjumlah 60.090 orang. Jumlah itu adalah sebanyak penduduk Makkah pada masa Muhammad hidup yaitu sekitar 60.000 orang.

      Mantra 2 mengatakan : ia adalah resi yg naik unta. Ini berarti ia bukan seorang bangsawan India, karena dikatakan dalam Mansuriti(11) : 202 mengatakan bahwa Brahma tidak boleh menaiki unta atau keledai. Jadi tokoh ini jelas bukan dari golongan Brahmana (pendeta tinggi Hindu), tapi seorang asing.

      Mantra 3 mengatakan : ia adalah “Mama Rishi” atau resi agung. Ini cocok dg nabi agung umat Islam yaitu nabi Muhammad SAW.

      Mantra 4 mengatakan : ia adalah Washwereda (Rebb) artinya orang yg terpuji. Nabi Muhammad yg juga dipanggil dg nama Ahmad adalah berarti juga “orang yg terpuji” yg terjemahan bahasa Sansekerta-nya adalah Rebb.

      Beberapa ramalan lainnya :
      Dalam Atharvaveda book 20 hymn 21 : 6 dinyatakan bahwa di sana disebutkan dg istilah : “akkaru”yg artinya : “yg mendapat pujian”. Dia akan mengalahkan 10.000 musuh tanpa pertumpahan darah. Hal ini merujuk pada perang Ahzab yg mana Nabi Muhammad mengalahkan musuh yg berjumlah 10.000 orang tanpa pertumpahan darah.

      Dalam Atharvaveda book 20 hymn 21 : 7 dinyatakan bahwa Abandu akan mengalahkan 20 penguasa. Abandu juga berarti seorang yatim atau seorang yg mendapat pujian. Ini mengarah pada nabi Muhammad yg seorang yatim sejak lahir dan arti kata Muhammad/Ahmad yg berarti yg terpuji, yg akan mengalahkan kepala-suku2x dari suku2x di sekitar Makkah yg berjumlah sekitar 20 suku.

      Dalam Rigveda book 1 Hymn 53 : 9 nabi dipanggil dg sebutan “Suslama” yg artinya lagi2x adalah :orang yg terpuji yg merupakan arti dari nama Muhammad.

      Dalam Samaveda Agni Mantra 64 dinyatakan bahwa ia tidak disusui oleh ibunya. Hal ini persis dg nabi Muhammad yg tidak disusui oleh ibunya tapi oleh seorang wanita bernama Halimah.

      Dalam Samaveda Uttararchika Mantra 1500 dinyatakan bahwa Ahmad akan dianugrahi undang2x abadi, yg jelas mengacu pada nabi Muhammad yg akan dianugrahi kitab suci Al-Qur’an. Tapi karena orang India yg berbahasa sansekerta tidak paham kata Ahmad, maka diterjemahkan menjadi “a” dan “mahdi” yaitu “saya sendiri”, jadi diartikan “saya sendiri yg menerima undang2x abadi”. Padahal seharusnya “Muhammad sendiri yg dianugrahi undang2x abadi”.

      Nabi Muhammad diramalkan dengan nama Ahmad pada banyak bagian dalam kitab2x Weda. Juga diramalkan pada tak kurang dari 16 tempat yg berbeda dalam kitab weda dg nama Narasangsa artinya adalah sama dg arti dari nama Muhammad, yaitu “yang terpuji”.

      Kalky Autar
      Salah satu ramalan kedatangan nabi Muhammad yg sangat terkenal yang juga telah membuat seorang professor bahasa dari ALAHABAD University India mengajak kepada umat Hindu untuk segera memeluk agama Islam, adalah terdapatnya sebuah ramalan penting dalam kitab suci Hindu tentang kedatangan yg ditunggu-tunggu dari seorang Kalky Avtar (baca : autar). “av” artinya : turun. “tr”artinya melewati. Jadi arti kata Avtar adalah “diturunkan atau diutus untuk turun”. Kalky Avtar artinya adalah : “utusan terakhir”.

      Pundit Vaid Parkash – sang professor (yg menulis buku berjudul “Kalky Avtar”), secara terbuka dan dengan alasan-alasan ilmiah, mengajak para penganut Hindu untuk segera memeluk agama Islam dan sekaligus mengimani risalah yang dibawa oleh Rasulullah SAW, karena menurutnya, sebenarnya nabi Muhammad adalah sosok yang dinanti-nantikan sebagai sosok pembaharu spiritual dalam agama Hindu.

      Disebutkan dalam Nashpropesy, nabi Muhammad diramalkan dg nama Kalky Avtar (Autar terakhir) dan Amtim Rishi. Sedangkan dalam kitab Puranas disebutkan tentang Kalky Autar dan kedatangannya. Diantara ayat2x yg menyebutkan adalah :

      Dalam Baghavata Purana Khand 12 Adhyay 2 Shloka 18-20 disebutkan dalam rumah Visnuyashakan dilahirkan Kalky Avtar yg diramalkan akan menjadi penguasa dunia, yg terkenal dg sifat2xnya yg baik & menonjol. Dia akan diberi tanda2x. Dia akan diberi oleh malaikat sebuah kendaraan yg cepat. Dia akan menaiki kuda putih sambil memegang pedang. Dia akan mengalahkan orang2x jahat dan dia akan terkenal di dunia.

      Dalam Baghavata Purana Khand 1 Adhyay 3 Shloka 25 disebutkan akan ada juru selamat di rumah Visnuyash

      Dalam Kalki Purana (2) : 4 disebutkan bahwa di rumah Visnuyash pemimpin kampung Sambala akan lahir Kalki Avtar

      Dalam Kalki Purana (2) : 5 disebutkan bahwa dia akan datang bersama para sahabatnya (4 orang sahabat) mengalahkan orang2x jahat

      Dalam Kalki Purana (2) : 7 disebutkan bahwa dia akan dijaga oleh malaikat di medan perang

      Dalam Kalki Purana (2) : 11 disebutkan bahwa dalam rumah Visnuyash dan dalam rumah SummatiKalki Autar akan lahir

      Dalam Kalki Purana (2) : 15 disebutkan bahwa dia akan lahir pada tanggal 12 bulan pertama Madhop

      Semua ramalan yg disebut diatas tadi tiada lain merujuk pada nabi Muhammad SAW. Penjelasannya demikian :

      Dirumah Visnuyash berarti dirumah pengikut Vishnu (pengikut Tuhan) sedangkan ayah dari nabi Muhammad adalah bernama Abdullah yg artinya adalah pengikut Allah (pengikut Tuhan). Orang Islam menyebut “Allah” sbg Tuhan, sedang orang Hindu menyebut “Vishnu” sbg Tuhan. Jadi di rumah Visnuyash adalah di rumah Abdullah.

      Summati dalam bahasa sansekerta artinya adalah orang yg sangat setia. Sedangkan ibunda nabi Muhammad adalah bernama Aminah yg dalam bahasa arab artinya juga orang yg setia.

      Sambala bahasa arabnya adalah tempat yg aman & damai. Nabi Muhammad dilahirkan di Makkah yg terkenal dg nama “Darul Aman” yaitu tempat yg aman & damai. Akan lahir diantara kepala suku Sambala, artinya bahwa nabi akan lahir diantara kepala suku di Makkah.

      Dilahirkan pada tanggal 12 di bulan pertama Madhop. Nabi Muhammad lahir pada tanggal 12 rabiul awal

      Sbg Amtim Rishi (resi terakhir). Nabi Muhammad adalah juga nabi terakhir dari deretan nabi2x yg dikirim Tuhan spt yg terdapat pada QS. Al- Ahzab : 40.

      Dia akan memperoleh bimbingan di atas gunung dan akan kembali lagi ke arah utara. Nabi Muhammad memperoleh wahyu pertamanya di gua Hira di Jabal Nur. Jabal Nur artinya Gunung Cahaya lalu kembali lagi ke Makkah.

      Dia akan memiliki sifat2x yg sangat mulia. Persis seperti nabi Muhammad spt terdapat pada QS. Al-Qalam : 14 “Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang luhur”.

      Kalki Autar akan diberi 8 kemampuan spiritual, yaitu : bijaksana, punya kendali diri, keturunan yg terhormat, punya pengetahuan wahyu, pemberani, perkataannya bertarget kurikulum, sangat dermawan, dan sangat ramah. Semuanya adalah sifat2x yg dimiliki oleh nabi Muhammad

      Dia akan diberi kendaraan yg sangat cepat oleh Shiva. Nabi Muhammad juga diberi bouraq yg sangat cepat oleh Allah yg membawanya ke langit dalam peristiwa Mi’raj.

      Dia akan naik kuda putih dg tangan kanannya memegang pedang. Nabi Muhammad juga ambil bagian dalam peperangan termasuk dg menunggang kuda dan bertempur dg memegang pedang dg tangan kanannya.

      Dia akan menjadi penyelamat umat manusia. Dalam QS. Faatir(35) ayat 24 dan QS. Saba(34) ayat 28disebutkan bahwa Nabi Muhammad adalah pembawa berita gembira & peringatan bagi seluruh umat manusia, tapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.

      Dia akan menjadi pembimbing ke jalan yg benar. Nabi Muhammad hidup pada jaman jahiliyah yg penuh kegelapan dimana ia membawa umatnya ke jalan yg terang benderang.

      Dia akan dibantu oleh 4 sahabat dalam menyebarkan misi. Kita tau ada 4 orang khalifah sahabat nabi yaitu : Sayyidina Abubakar, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib.

      Dia akan ditolong oleh malaikat di medan pertempuran. Dalam perang Badr nabi Muhammad dibantu oleh para malaikat Allah spt tersebut dalam QS. Ali Imran (3) ayat 123 & 125 : “Jika kamu bersabar dan bertaqwa dan mereka menyerang kamu dengan seketika itu juga niscaya Allah menolong kamu dengan 5000 malaikat yg memakai tanda”. Juga QS. Al-Anfal( ayat 9 yang berbunyi “…. sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepadamu dengan seribu malaikat yg datang berturut-turut.”

      Subhanallah..
      Ternyata sekian banyak ayat tersebut (yg sebenarnya belum semuanya ditampilkan) yg meramalkan akan datangnya seorang nabi yang ditunggu-tunggu oleh umat Hindu, begitu cocok dengan gambaran nabi Muhammad, umat Islam, dan sejarahnya. Mungkin saja ini juga merupakan pembuktian yg diberikan Allah bahwa nabi Muhammad memang diutus Allah untuk seluruh umat manusia.

      Hal ini juga dapat membuka diskusi yg menarik tentang agama Hindu, kitab suci umat Hindu, dan syariat-nya. Benarkah agama Hindu memang merupakan agama yg diturunkan oleh Allah jauh sebelum nabi Muhammad lahir? Kalau ya, apakah berarti umat Hindu bisa disebut “muslim”, atau juga bisa disebut “ahlul kitab”? Bagaimana sesungguhnya ajaran agama Hindu itu, dan sesuaikah dg ajaran Islam? Bagaimana pendapat anda sendiri?
      -rkh-
      source:http://rkhblog.wordpress.com/2007/08/28/muhammad-adalah-nabi-umat-hindu/

      • roby says:

        Muslim Klaim
        Muhamad Diramalkan
        Kitab Budha

        Muhammad Not Foretold in Buddhist Scriptures

        SEBUAH SANGGAHAN ATAS DR. ZAKIR NAIK

        oleh S. Pradash, 2006/01/04

        Pendahuluan
        Pada artikel saya terdahulu, saya membuktikan kesalahan teori Muslim bahwa Muhammad telah diramalkan dalam kitab Hindu. Sekarang giliran kitab Buddha. Saya sungguh tidak mengerti bagaimana Dr. Zakir Naik mampu membodohi para pembacanya dengan klaim bahwa Sang Buddha Gautama telah menubuatkan Muhammad.

        Anda dapat menemukan artikel Dr. Zakir Naik di sini:
        Muhammad In Buddhist Scriptures dan disini.

        Zakir menulis sbb (quote):
        Buddha menubuatkan kelahiran seorang Maitreya:
        A) Hampir semua buku Buddha berisi nubuat ini. Terdapat dalam Chakkavatti Sinhnad Suttanta D. III, 76:
        “Akan muncul di dunia seorang Buddha bernama Maitreya (yg berhati mulia) seorang yg suci, seorang yg luhur, seorang yg tercerahkan, penuh kebijakan dalam tingkah laku, muncul pada waktu yg tepat, mengenali alam semesta.

        “Apa yg telah dipahaminya melalui pengetahuan supernaturalnya akan diumumkannya kepada dunia ini. Dia akan mengkhotbahkan agamanya, mulia dari awalnya, mulia pada puncaknya, mulia pada tujuannya, dalam jiwa dan tulisan. Dia akan mendeklarasikan suatu kehidupan beragama, sepenuhnya sempurna dan murni sampai yg paling detail; bahkan ketika saya mengkhotbahkan agama saya atau sejenisnya kehidupanlah yg akan mengindikasikannya. Dia akan membuat komunitas rahib berjumlah ribuan, sedangkan saya sekarang membuat komunitas rahib berjumlah ratusan”

        B) Menurut Sacred Books of the East volume 35 pg. 225:
        “Dikatakan bahwa saya bukan satu-satunya Buddha yg kepadanya tergantung kepemimpinan dan aturan. Setelah saya seorang Budha Maitreya yg lain dengan penuh nilai moral akan datang. Saya sekarang pemimpin ratusan, dia akan menjadi pemimpin ribuan”

        C) Menurut Gospel of Buddha by Carus pg. 217 and 218 (From Ceylon sources):
        “Ananda berkata kepada Yang Terberkati, ‘siapa yang akan mengajar kami, jika engkau pergi?’

        Yang Terberkati menjawab, ‘Saya bukan Buddha pertama yg datang ke bumi, juga bukan yg terakhir. Pada waktunya, sorang Buddha akan muncul di dunia, seorang yg suci, seorang yg sangat tercerahkan, penuh kebijakan dalam laku, datang pada waktu yg tepat, mengenal alam semesta, seorang pemimpin umat manusia tanpa tandingan, seorang tuan atas malaikat dan mahluk hidup. Dia akan menunjukkan kepadamu kebenaran abadi yg sama dengan yg saya ajarkan kepadamu. Dia akan mengkhotbahkan agamanya, mulia sifatnya, mulia pada puncaknya dan mulia tujuannya. Dia akan memperlihatkan sebuah kehidupan beragama, sepenuhnya sempurna dan murni seperti yang saya tunjukkan sekarang. Muridnya akan berjumlah ribuan sedangkan muridku ratusan.’

        Ananda berkata, ‘Bagaimana kami bisa mengenali dia?’
        Yang Terberkati menjawab, ‘Dia akan dikenal sebagai Maitreya'”

        Kebanyakan umat Buddha Mahayana tidak mengetahui apa itu buku Chakkavatti Sinhnad Suttanta.

        Buku-buku umum Buddha adalah:
        (semuanya ditulis setelah Buddha meninggal. Ananda menuliskan pikiran pikiran dan upacara Buddha yang menjadi kitab utama agama Buddha.)

        1- Tripitaka: The “three baskets”, meliputi upacara keagamaan Buddha, aturan untuk rahib dan ajaran filosofis dengan 100 volume, kira-kira setebal 70 kitab:
        – Pidato pertama Buddha di Benares
        – “Way of Mindfulness” of Buddha, with the cemetery meditations

        2- Mahayana menambahkan “Lotus Sutra” dan “Perfection of Wisdom”, yang meliputi “Diamond Sutra”, “Heart Sutra”… dan banyak lagi, seperti “Lankavatara”, dengan jumlah total lebih dari 200 volume.

        3- Vajrayana (Tantrism Buddhism), menambahkan lagi kitab suci “Kanjur” (108 volumes), dan “Tanjur” (225 volumes).

        4- Literatur Tibet menerjemahkan dan menambahkan sejumlah lebih dari 300 volume.

        5- Tulisan 6 anggota dewan Buddha juga dianggap kitab suci (400 volume lagi). Yg terakhir di Rangoon pada tahun 1954 juga dianggap kitab suci (terdiri dari 400 volume).

        Dalam kelompok kitab utama ini, tidak ditemukan kitab Chakkavatti Sinhnad Suttanta. Saya bahkan mengkonfirmasikan dengan seorang Buddhist taat yg bilang bahwa ia tidak pernah mendengar Sutra atau Suttana seperti ini dan mungkin bila itu ada, sutra itu bukan kitab utama.

        Tp okelah. Mari kita layani saja si pelawak muslim (Zakir Naik) ini. Sekarang Sabda Buddha berkata sbb:
        Ananda, sambil mengusap air matanya, berkata kepada Yang Terberkati: “Siapa yang akan mengajar kami kalau engkau telah pergi?”

        Yang Terberkati menjawab, “Saya bukan Buddha pertama yg datang ke bumi, juga bukan yg terakhir. Pada waktunya, sorang Buddha akan muncul di dunia, seorang yg suci, seorang yg sangat tercerahkan, penuh kebijakan dalam laku, datang pada waktu yg tepat, mengenal alam semesta, seorang pemimpin umat manusia tanpa tandingan, seorang tuan atas malaikat dan mahluk hidup. Dia akan menunjukkan kepadamu kebenaran abadi yg sama dengan yg saya ajarkan kepadamu. Dia akan mengkhotbahkan agamanya, mulia sifatnya, mulia pada puncaknya dan mulia tujuannya. Dia akan memperlihatkan sebuah kehidupan beragama, sepenuhnya sempurna dan murni seperti yang saya tunjukkan sekarang”

        Ananda berkata, “Bagaimana kami bisa mengenali dia?” Yang Terberkati menjawab, “Dia akan dikenal sebagai Metteyya, yang berarti ‘dia yang namanya adalah kemurahan hati'”

        Anda dapat melihat kata-kata yg ditebali. Buddha Gautama mengatakan seorang yg sangat tercerahkan, penuh kebijakan, mengenali alam semesta, dan tuan dari malaikat dan mahluk hidup akan datang.

        Sekarang mari kita analisa point di atas:

        PALING TERCERAHKAN
        Apakah arti pencerahan dalam Buddha?

        Pencerahan adalah memperoleh Kebijaksanaan. Beberapa tradisi Buddha menggambarkan pencerahan sebagai “secara keseluruhan” naik ke Nirwana. Yang lain: perolehan kebijaksanaan secara bertahap. Kilasan-kilasan kebijaksanaan digambarkan Surya Das sebagai “pencerahan mini”.

        Terlepas dari bagaimana anda menggambarkannya, pencerahan berarti transformasi jiwa yg paling dalam dan realisasi diri dan perolehan tujuan tertinggi Buddha – kebijaksanaan! Juga dikenal dengan REALISASI DIRI dan EMPAT KEBENARAN SEJATI:

        1. Hidup itu sulit, sebagai tempat ketidaksempurnaan dan penderitaan mahluk hidup.

        2. Kesulitan atau “dukkha” ini disebabkan oleh hasrat akan hal-hal yg berbeda dengan yg didapatkan. Hal ini mencakup keterikatan, pendambaan, iri hati, kecemburuan, perebutan dll.

        3. Hasrat dapat dihilangkan sehingga mengakhiri kesulitan dan penderitaan hidup.

        4. Cara melakukan ini adalah mengikuti delapan langkah pelatihan dalam kebijaksanaan, etika.

        Muhammad tak pernah menyadari atau percaya pada keempat kebenaran hakiki Buddha. Yang dikatakan Muhammad adalah TUHAN adalah satu dan polytheisme adalah salah. Dia juga menyebarluaskan kebencian atas umat Yahudi monotheis di Arab dan menyebut mereka babi dan monyet. Buddha Gautama tidak pernah melecehkan siapapun.

        Muhammad tidak pernah kenal ke 8 langkah pencerahan.
        Keenam Paramita:
        1. Saya akan selalu membantu orang lain.
        2. Saya akan mengikuti prinsip-prinsip Buddha (lihat Kelima Prinsip dibawah).
        3. Saya akan sabar dan penuh pengertian.
        4. Saya akan berusaha yg terbaik dlm segala hal.
        5. Saya akan meditasi pada ajaran buddha.
        6. Saya akan mencari cahaya kebenaran.

        Kelima Prinsip :
        Saya tidak akan melukai mahluk hidup.
        Saya tidak akan mengambil apa yg bukan milik saya.
        Saya tidak akan bertingkah laku senonoh.
        Saya tidak akan berbohong alias ber-TAQQIYA!
        Saya tidak akan mengkonsumsi makanan atau minuman yg merusak.

        Muhammad tidak pernah absen dari hasrat materi yg dikatakannya, ‘halal di mata Auwloh’ dan hanya melarang hal-hal yg memabukkan selama solat.

        Muhammad menekankan penyerahan total kepada Auwloh dan dia tak pernah bicara ttg kesadaran atau realisasi-diri dan penghapusan penderitaan lewat pemutusan hubungan dgn diri. Nyatanya, dia berhasrat pada segala kesenangan materi.

        Jadi kita dapat dengan mudah melihat bahwa Muhammad BUKANLAH yang tercerahkan dari sudut pandang Buddha.
        MENGENAL ALAM SEMESTA
        Buddha telah menubuatkan bahwa Buddha yg akan datang akan mengenali alam semesta dengan baik. Sekarang, mari kita lihat apakah Muhammad memenuhi kriteria ini:

        Sahih Bukhari Volume 4, Buku 54, Nomor 537:
        Nabi berkata “Jika seekor lalat jatuh ke dalam minuman seorang dari kamu, dia harus mencelupkannya (ke dalam minuman), karena satu sayapnya mengandung penyakit dan yg lain mengandung obat untuk penyakit itu”

        Ilmu pengetahuan macam apa ini? Apakah ini adalah pengetahuan orang yg mengenali alam semesta? Anda dapat melihat dari link berikut bahwa lalat dapat menyebabkan beberapa penyakit.

        Sahih Bukhari Volume 4, Buku 54, Nomor 538:
        Rasul Auwloh berkata, “Seorang pelacur diampuni Auwloh karena, ketika melewati seekor anjing yg terengah-engah di dekat sebuah sumur dan melihat bahwa anjing itu hampir mati kehausan, dia melepas sepatunya dan mengikatnya dengan penutup kepalanya dan mengambil air untuk si anjing. Jadi Auwloh memaafkannya karena hal itu”

        Volume 4, Buku 54, Nomor 539:
        Nabi berkata, “Malaikat tidak memasuki rumah yg memiliki anjing atau gambar di dalamnya”

        Volume 4, Buku 54, Nomor 540:
        Rasul Auwloh memerintahkan semua anjing harus dibunuh

        Volume 4, Buku 54, Nomor 541:
        Rasul Auwloh berkata, “Jika seseorang memelihara anjing, dia kehilangan satu Qirat (pahala) dari kelakuan baiknya setiap hari, kecuali dia memeliharanya untuk tujuan pertanian atau untuk menjaga ternak”

        Anda dapat melihat bahwa orang ini pada satu waktu mengatakan Auwloh mengampuni seorang wanita yang menyelamatkan anjing dari kehausan. Ini menunjukkan seolah-olah Auwloh dan Muhammad mencintai anjing. Tapi di hadis berikutnya dia menyatakan kebenciannya terhadap anjing dan berkata bahwa memiliki anjing berarti kamu kehilangan pahala dari Auwloh! Logika macam apa yg dimiliki orang ini sehingga bisa disebut sebagai “mengenali alam semesta”?

        PEMIMPIN, TUAN ATAS MALAIKAT DAN MAHLUK HIDUP
        Muhammad adalah pemimpin sekelompok suku di medinah yg bersedia menganut islam. Memanggilnya tuan atas malaikat dan mahluk hidup adalah seperti melakukan pelecehan terhadap Islam atau melawan Qur’an.

        Qur’an mengatakan sebagai berikut: 006.062:
        Kemudian mereka (hamba Auwloh) dikembalikan kepada Auwloh, Penguasa mereka yang sebenarnya. Ketahuilah, bahwa segala hukum (pada hari itu) kepunyaan-Nya. Dan Dialah Pembuat perhitungan yang paling cepat.

        012.021
        Dan orang Mesir yang membelinya berkata kepada istrinya: “Berikanlah kepadanya tempat (dan layanan) yang baik, boleh jadi dia bermanfaat kepada kita atau kita pungut dia sebagai anak.” Dan demikian pulalah Kami memberikan kedudukan yang baik kepada Yusuf di muka bumi (Mesir), dan agar Kami ajarkan kepadanya tabir mimpi. Dan Auwloh berkuasa terhadap urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahuinya.

        001.004
        Yang menguasai hari pembalasan.(Auwloh)

        Qur’an juga menyebutkan banyak kali bahwa Auwloh adalah pencipta dan tuan atas malaikat, manusia, jin, dll. Sekarang Muhammad bukan tuan atas malaikat atau apakah kita harus beranggapan bahwa dia adalah partner Auwloh? Muhammad bukan tuan atas mahluk hidup. Ada hampir 4,5 milliar kuffar (orang kafir alias yang tidak percaya si Mamad) di muka bumi. Quran mengakui Muhammad hanya sebagai utusan TUHAN dan memberitahu Muhammad untuk tidak ikut campur dalam urusan manusia karena kendalinya ada pada AUWLOH. Jadi, bagaimana Dr. Zakir Naik dapat menyebut Muhammad sebagai tuan atas Malaikat dan mahluk hidup? Konyol banget seh?!

        Lanjut;

        “…kebenaran abadi yg sama seperti yang aku ajarkan kepadamu…”
        Apakah Muhammad pernah mengajarkan hal yg sama dengan diajarkan Buddha? Tidak ada kemiripan sama sekali. Jadi, perkataan Buddha bahwa Maitreya akan mengajarkan ajarannya tidak dapat diterapkan pada Muhammad. [note: ada tabel perbandingan di alinea ini, tp tak dpt ditampilkan di page. Silakan klik link sumber dibawah].

        Sekarang Dr. Zakir Naik melanjutkan pembuktiannya:
        (i) Kata Sansekerta ‘Maitreya’ atau dalam bahasa Pali ‘Metteyya’ berarti mencintai, penuh kasih, pengampun dan berhati mulia. Ia juga berarti murah hati dan ramah, simpatik, dsb. Satu kata Arab yg sama dengan kata-kata tersebut adalah ‘Rahmat’. Dalam Surah Al-Anbiya:

        Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam. [QS 21:107]

        Nabi Muhammad (pbuh) dipanggil yg membawa rahmat, yaitu ‘Maitri’.

        (ii)Kata-kata Mercy (ampunan) and Merciful (pengampun) disebutkan dalam Qur’an tidak kurang dari 409 kali.

        (iii) Setiap pasal dalam Qur’an, kecuali pasal 9, yaitu Surah Taubah dimulai dengan rumus pengampun yg cantik, ‘Bismillah Hir-Rahman Nir-Rahim’, yg berarti ‘Dengan menyebut nama Auwloh Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.’.

        (iv)Kata Muhammad juga dieja dengan ‘Mahamet’ atau ‘Mahomet’ dan dengan berbagai cara lain dalam beberapa bahasa. Kata ‘Maho’ atau ‘Maha’ dalam bahasa Pali dan Sansekerta berarti Agung dan ‘Metta’ berarti ampunan. Karena itu ‘Mahomet’ berarti Ampunan yang Agung

        Ini adalah argumen yang salah dan sangat buruk:

        Qur’an 21:107 tidak mengartikan Muhammad sebagai orang yang penuh kasih. Baca tafsir ayat ini oleh Ibn Kathir:
        “Di sini Auwloh memberi tahu kita bahwa Dia telah menciptakan Muhammad sebagai kemurahan kepada ‘Alamin, yaitu Dia mengutusnya sebagai kemurahan untuk mereka [umat manusia], jadi barangsiapa menerima kemurahan ini dan berterima kasih atas berkat ini, akan bahagia di dalam dunia ini dan di dalam Akhirat. Tapi barang siapa menolaknya akan kehilangan dunia dan akhirat”

        Ketika saya memberikan sepotong roti kepada seorang miskin dan berkata “ini diberikan kepadamu olehku sebagai kemurahan hati untuk orang miskin”. Ini berarti saya memberi kepada si miskin roti untuk dimakan karena kemurahan hati saya. Tidak berarti bahwa roti itu adalah murah hati. Lebih jauh lagi jika kamu menolak apa yg saya berikan dan kemudian saya memutuskan menghukummu, ini adalah tanda bahwa saya adalah psikopat yg penuh dendam dan bukan orang yg murah hati.
        Dr. Zakir menulis menggunakan bhs Inggris bagi kata ‘rahmat’ (merciful) dan mengatakan bahwa ‘merciful’ adalah “Maitri/Maitreya” dalam bahasa pali/Sansekerta. Kedua kata memang mirip, TAPI dia salah besar alias ngawur!

        Dalam Sansekerta, kata MERCIFUL = kRpAnvita, paropakArin, sAnukroza, sadaya, AnRzaMsya, adhimAtrakAruNika. Dalam Pali, kata MERCIFUL = sānukampa, dayālū, kāruṇika. Maitreya disamping arti ‘berhati mulia,’ memiliki sebuah arti penting berdasarkan kitab suci, yi ‘Bodhi-sattva dan Buddha masa depan.’

        Dr. Naik berkata bahwa kata “merciful” muncul tak kurang dari 409 kali. AH, masa’?! Sebenarnya kata itu cuma muncul 307 kali dalam Quran, tidak termasuk di dalamnya baris omong kosong “Bismillah Ir-Rahman Ir-Rahim” pada awal tiap surat. Ini ditujukan kepada Auwloh, bukan Muhammad. Jadi apa maksudmu Dr. Naik? Auwloh adalah Maitreya? Aya-aya waaaeee…

        Tapi apa hubungannya dengan Maitreya? Apakah dia berusaha menyesatkan pembaca dengan data yg tidak ada hubungannya sama sekali? Mr. Naik, tahukah anda bahwa: Kata kafir (=orang yg tidak percaya Muhammad) muncul 153 kali dalam Quran? Kata perang/tempur muncul kira-kira 67 kali! Ada sekitar 164 ayat dalam Quran yg bicara tentang Jihad!

        Pertama-tama, dalam bahasa Pali, kata untuk “GREAT” (=agung) bukan “maho” tetapi mahanta, parama, seṭṭha, tumula, uru, uttama, vipula, visāla. Kata Pali untuk “mercy” (=ampunan, kemurahan) bukanlah “metta” tetapi dayā, anukampā, karuṇā. Metta artinya cinta dan bukan ‘mercy’ (rahmat). ‘Mercy’ adalah pengampunan dan simpati, bukan cinta! LUAR BIASA KEBOHONGAN yg keluar dari mulut badut muslim ini !!!

        Dr. Zakir Naik menulis:
        Doktrin Buddha adalah Esoteric (=membina ke dalam) and Exoteric (=membina ke luar):

        Menurut Sacred Books of the East, volume 11, hlm. 36 Maha-Parinibbana Sutta pasal 2 ayat 32:
        “Saya telah mengkhotbahkan kebenaran dengan tanpa membedakan doktrin-doktrin exoteric dan esoteric, demi kebenaran, Ananda, Tathagata tidak lain adalah kepalan yg tergenggam dari seorang guru, yang menyembunyikan sesuatu”

        Muhammad atas perintah Tuhan Yang maha Kuasa menyampaikan pesan dan doktrin dengan tanpa membedakan antara esoteric & exoteric. Quran dilafalkan secara terbuka pada zaman nabi dan tetap begitu sampai sekarang. Nabi melarang keras muslim untuk menyembunyikan doktrin.

        TAPI terjemahan sebenarnya dari Maha-Parinibbana Sutta pasal 2 ayat 32 adalah:
        Begitulah perkataan Ananda yg Terhormat, tapi Yang Terberkati menjawabnya, katanya: “Apa lagi yg diharapkan komunitas Bhikku dari saya, Ananda? Saya telah menyatakan Dharma dengan tanpa membedakan doktrin esoteric & exoteric; tidak ada lagi, Ananda, pelajaran yg disembunyikan Tathagata seperti kepalan yg tergenggam dari seorang guru yg menyembunyikan sesuatu.

        Siapa saja boleh berpendapat bahwa yang harus memimpin komunitas bhikkus, atau tempat komunitas bhikku tersebut bergantung, adalah orang yang memberikan instruksi terakhir mengenai mereka. Tetapi, Ananda, Tathagata tidak berpandangan bahwa dialah yang harus memimpin komunitas Bhikku, atau bahwa komunitas Bhikku bergantung padanya. Jadi instruksi apa yang harus dia berikan berkenaan dengan komunitas Bhikku?”

        “Sekarang saya lemah, Ananda, tua, berumur, uzur dimakan usia. Ini adalah tahun ke-80 saya, dan hidupku sudah habis. Seperti sebuah kereta tua, Ananda, disatukan dengan banyak kesulitan, jadi tubuh Tathagata hanya bisa bertahan dengan bantuan. Jadi, Ananda, hanya ketika Tathagata mengabaikan obyek external, dengan mematikan perasaan tertentu, meraih dan berada dalam konsentrasi penuh pikiran, shingga tubuhnya menjadi lebih nyaman.”

        Buddha menyebut dirinya THATAGATA (gelar yg diberikan kepada dirinya yg berarti’ penyadaran-diri’ dan ‘yang tercerahkan’). Untuk mempraktekkan Buddhisme, dharma atau dhamma (bentuk tunggalnya) dipakai untuk mengartikan ajaran Buddha dan kadang-kadang disebutkan sebagai Buddha-Dharma.

        Dharma adalah hukum universal tentang alam, dan dgn menyebutnya Buddha-Dharma berarti kemungkinan ada jenis Dharma yg lain. Istilah Buddha-Dharma hanya menunjukkan fakta bahwa ia ditemukan dan bukan diciptakan oleh Buddha.

        Jadi Dhamma secara harafiah berarti KEBENARAN YANG DITEMUKAN SEORANG BUDDHA dan bukan sebuah doktrin atau jenis doktrin lain yang melibatkan Tuhan atau Auwloh atau malaikat atau tahayul lainnya.

        Kebenaran Buddha tepatnya adalah penyadaran-diri untuk lepas dari penderitaan dalam hidup. Dia tidak pernah bicara tentang Tuhan. Jadi dharma tidak mencakup Tuhan di dalamnya.

        Buddha memberitahu Ananda, bahwa para Bhikku (rahib Buddha) harus dipimpin Buddha dan setelah dia, Buddha berikutnya akan memimpin mereka. Bhikku tidak punya analogi dengan imam muslim. Bhikku adalah rahib yang menjalankan delapan langkah dan mempraktekkan dan mengkhotbahkan ajaran Buddha Gautama.

        Sang Buddha ingin lebih menampilkan dharmanya dan bukan dirinya, sementara Muhammad dengan sengaja menempatkan dirinya sebagai utusan Tuhan. Buddha tidak pernah sekalipun mengaku sebagai utusan Tuhan.

        Muhammad menyuruh pengikutnya untuk berserah penuh kepada Auwloh dan mencintai Muhammad lebih daripada yang lain termasuk keluarga mereka. Buddha tidak pernah memerintahkan hal seperti ini. JADI Dharma berbeda sama sekali dengan doktrin Muhammad.

        Mengertikah anda, Dr Naik? Apa sih kebanggaan sebuah ajaran macam islam yg cuma berhasil dipromosikan lewat omong kosong & kebohongan?

        Sumber:
        http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=1216
        http://www.faithfreedom.org/Articles/Prasadh60104.htm
        http://www.faithfreedom.org/Articles/Prasadh60104p2.htm
        http://www.faithfreedom.org/Articles/Prasadh60104p3.htm

      • roby says:

        AKAR ISLAM (ARAB)
        ADALAH HINDU (INDIA)

        [Catatan: Penggalan arkeologis baru-baru ini di Kuwait menemukan sebuah patung emas dewa Hindu, Ganesha. Ini bisa membantu kita menjelaskan hubungan antara Hindu dan Arab.]

        Patung Ganesha ditemukan di KUWAIT

        KAABAH ADALAH KUIL HINDU
        By P.N. Oak (Historian/Sejarawan)

        Ternyata didalam Kabah, ada sebuah inskripsi yg merujuk kpd raja Vikramaditya. Ini membuktikan tanpa ragu bahwa jazirah Arab dulu merupakan bagian dari Kerajaan Vikramaditya dari India.

        Teks inskripsi Vikramaditya yg ditemukan dlm piring emas yg digantung didalam kuil Kabah di Mekah ini, dicatat pada halaman 315 dari buku yg berjudul ‘Sayar-ul-Okul’ yg disimpan dlm perpustakaan Makhtab-e-Sultania di Istanbul, Turki. Terjemahan inskripsi tsb:
        (Sayar ul Okul berarti ‘Kata-kata Berkesan’)

        “Beruntunglah mereka yg lahir (dan hidup) selama kuasa raja Vikram. Ia seorang penguasa penuh kasih, terhormat dan berbakti pada penduduknya. Namun pada saat itu, kami Arab, tidak peduli pada Tuhan, tenggelam dlm kenikmatan sensual. Komplotan dan penyiksaan merajalela … Kami, Arab, terjerat dlm kegelapan (jahiliyah) … namun pendidikan yg disebar raja Vikramaditya tidak mencampakkan kami, orang-orang asing. Ia menyebarkan agama sucinya diantara kami dan mengirimkan ahli-ahli yg kepitanrannya bersinar spt matahari dari negaranya kenegara kami…”

        Ini bahasa Arabnya :
        “Itrashaphai Santu Ibikramatul Phahalameen Karimun Yartapheeha Wayosassaru Bihillahaya Samaini Ela Motakabberen Sihillaha Yuhee Quid min howa Yapakhara phajjal asari nahone osirom bayjayhalem. Yundan blabin Kajan blnaya khtoryaha sadunya kanateph netephi bejehalin Atadari bilamasa- rateen phakef tasabuhu kaunnieja majekaralhada walador. As hmiman burukankad toluho watastaru hihila Yakajibaymana balay kulk amarena phaneya jaunabilamary Bikramatum”. (Page 315 Sayar-ul-okul).

        Analisa :
        Kerajaan-kerajaan India purbakala kemungkinan besar melebarkan sayap sampai ke Arab dan Vikramaditya-lah yg pertama merebut kawasan Arabia. Karena inskripsi itu mengatakan bahwa Raja Vikram menghilangkan jahiliyah dari Arabia. Dan, apapun agama mereka sebelumnya, orang-orangnya Vikrama sukses dlm menyebarkan ajaran Vedic (dari kitab-kitab Weda, buku suci Hindu) ke dlm way of life Arabia.

        Pengetahuan seni dan sains India disebarkan kpd dunia Arab lewat sekolah-sekolah, akademi dan pusat-pusat budaya. Jadi, kepercayaan bahwa orang Arab yg membawa ajaran ini kpd negara mereka lewat upaya mereka sendiri tidak berdasar.

        Juga bisa disimpulkan bahwa Kutub Minar di Delhi bisa saja merupakan menara Vikramadiya memperingati keberhasilannya merebut Arabia. Kesimpulan ini dikuatkan oleh dua hal:

        Pertama, inskripsi pada menara tinggi dari besi didekat Kutub Minar merujuk pada perkawinan raja Vikramaditya kpd permaisuri Balhika. Balhika tidak lain dari nama kawasan Balkh di Asia Barat (Afghanistan, tempat kelahiran pujangga islam, Jalaludin Rumi). Kemungkinan, Arabia direbut Raja Vikramaditya dari penguasa Balkh yg mengadakan perjanjian damai dgn memberikan puterinya sbg pengantin.

        Kedua, kota disebelah Kutub Minar bernama Mehrauli, dari nama Mihira, seorang astronomer-mathematician dari keraton Raja Vikram. Mehrauli adalah kependekan Sansekerta dari kata-kata ‘Mihira-Awali’ yg menunjukkan barisan rumah bagi Mihira dan staf asistennya yg bekerja sbg pengamat bintang yg dilakukan dari menara tsb.

        ARSIP DI TURKI
        Di Istanbul, Turki, ada perpustakaan termashur bernama Makhatab-e-Sultania, yg terkenal mempunyai koleksi terbesar dari literatur Asia Barat. Di bagian Arab perpustakaan tsb ada sebuah antologi sajak-sajak Arab purbakala. Antologi ini disusun dari karya sebelumnya dr thn 1742M dibawah perintah Sultan Salim.

        Halaman-halaman volume itu terbuat dari Harir – semacam sutera yg dibuat utk
        menulis. Setiap halaman memiliki pinggiran yg dihias dgn kertas emas.
        Antologi itu dikenal dgn nama Sayar-ul-Okul, dan dibagi dlm 3 bagian.
        Bagian pertama mengandung detil biografi dan komposisi puisi penyair Arab PRA-Islam.
        Bagian kedua terdiri dari kesaksian dan sajak-sajak penyair dari periode yg dimulai tidak lama setelah Muhamad, sampai akhir dinasti Bani Ummayyah.
        Bagian ketiga adalah ttg penyair-penyair sampai jaman Khalif Harun-al-Rashid.

        Abu Amir Asamai, penyair Arab yg merupakan penyair utama keraton Harun-al-Rashid, menyusun dan mengedit antologi tsb. Edisi modern pertama ‘Sayar-ul-Okul’ terbit di Berlin th 1864. Edisi berikutnya diterbitkan di Beirut th 1932.

        Koleksi ini dianggap sbg antologi paling penting dan berotoritas dlm sajak-sajak Arab purbakala. Koleksi ini menunjukkan adat, tata tertib dan hiburan Arabia dijaman purbakala. Buku ini juga mengandung penjabaran deskripsi ttg kuil purbakala Mekah, kita dan bazar tahunan yg dikenal sbg OKAJ disekitar kuil Kabah di Mekah. Ini berarti bahwa kumpul-kumpul di Mekah setiap tahun utk naik haji berasal dari tradisi pra-Islam (sebelum islam).

        Bazar OKAJ bukan sebuah karnaval tempat anak muda ber-marijuana. Ini merupakan kesempatan kaum elit dan terpelajar utk membahas aspek-aspek sosial, religius, politis, literatur dan aspek-aspek budaya Hindu lainnya yg menyebar di Arabia. ‘Sayar-ul-Okul’ mengatakan bahwa kesimpulan yg didapatkan dari diskusi-diskusi disana diterima dan sangat dihormati diseluruh Arabia. Mekah, oleh karena itu, mengikuti tradisi Varanasi (dari India), yi tradisi kaum elit mendiskusikan hal-hal penting sementara kaum awan berkumpul utk mencapai kenikmatan spiritual. Kuil-kuil utama di Varanasi (India) dan di Mekah (di Arvasthan/Arabia) adalah kuil-kuil dewa SIWA. Bahkan sampai sekarang, emblem-emblem Mahadewa Siwa masih nampak.

        Dan emblem Siwa paling nampak adalah batu Shankara (Siwa) yg dihormati para pehijrah Muslim sampai disentuh dan dicium di Kabah (ingat, batu hajar aswad). Raja Vikramaditya memang terkenal cinta pada Mahadewa Siwa. Di Ujjain (India), ibukota Vikramaditya, ada kuil terkenal Mahankal, yi milik Dewa Shankara (Siwa) yg di-asosiasikan dgn Vikramaditya. Karena menurut inskripsi Vikramaditya, dialah yg menyebarkan agama Hindu, siapa lagi kalau begitu yg mendirikan kuil Kabah di Mekah ?

        TRADISI JUBAH di MEKAH
        Sebelum para pehijrah masuk Mekah, mereka diminta utk mencukur kepala dan jenggota serta megenakan jubah khusus yg terdiri dari dua lembar kain putih yg tidak dijahit. Satu disarungi di pinggang dan yg lainnya dililitkan sekitar bahu. Ini merupakan tradisi Hindu purbakala bagi mereka yg ingin masuk kuil-kuil Hindu dlm keadaan bersih dan murni.

        Para swami sebelum dipotong jenggotnya. Mirip Muslim khan?

        Muslim

        Budhis …emang mirip yah?

        Kuil utama di Mekah, yg menyimpan lambang-lambang Siwa, dikenal sbg KA’BAH. Kotak ini dilapisi kain hitam. Ini adalah tradisi jaman dahulu kala ketika orang menganggap penting utk meng-kamuflase tempat suci itu (Ka’bah) agar tidak dicaplok atau direbut bangsa lain.

        PATUNG DEWA- DEWI
        Menurut Encyclopaedia Britannica, kotak Ka’bah memilikii 360 patung. Tradisi mengatakan, ketika tempat itu diserang, salah satu dewa didalamnya adalah dewa Saturnus; satunya lagi adalah dewa Bulan dan ada lagi yg disebut Allah.

        Ini bukti bahwa orang Arab jaman pra-Islam itu memuja 9 planet. Di India, praktek puja ‘Navagraha’, yaitu praktek pemujaan bagi ke 9 planet, termasuk Saturnus dan Bulan masih eksis sampai sekarang.

        Di India, bulan sabit selalu digambarkan diatas lambang dewa Siwa. Karena itulah, lambang Siwa dlm Ka’bah juga menjadi lambang bendera Islam.

        ZAMZAM ATAU AIR (SUNGAI) GANGGA
        Satu lagi tradisi Hindu lainnya adalah sungai suci Gangga. Menurut tradisi Hindu, air Gangga tidak pernah dapat dipisahkan dari lambang Siwa (bulan sabit). Dimanapun ada lambang Siwa, disanalah ada air Gangga. Dan memang! Didekat Ka’bah ditemukan sebuah sumber mata air suci yg disebut ZAMZAM. Sampai sekarang, Zamzam dianggap suci karena tradisi jaman pra-Islam itulah!
        Sungai Gangga, zamzamnya Hindu

        TAWAF
        Tidak ada mesjid lain di dunia yg dikelilingi sampai 7 kali. Hanya orang Hindu yg ber’tawaf’ mengelilingi dewa-dewi mereka. Lagi-lagi bukti bahwa Ka’bah adalah tempat ibadah Hindu jaman pra-Islam. Praktek mengambil 7 langkah yg dikenal sbg Saptapadi diasosiasikan dgn upacara perkawinan Hindu dan pemujaan api. Upacara klimaks dlm perkawinan Hindu yg menggabungkan pasangan pengantin mengelilingi api suci sebanyak empat kali (tapi kemudian di-salah artikan dgn 7 kali). Mengingat “MAKHA” berari API, ketujuh tawaf itu membuktikan bahwa MEKAH ADALAH PUSAT PEMUJAAN DEWA API.

        KATA ‘ALLAH’
        Jangan kaget bahwa kata ‘ALLAH’ sendiri berasal dari bhs Sansekerta.
        Allah, Akka dan Amba adalan sinomin. Nama-nama ini berarti: DEWI atau Ibu. Istilah ‘ALLAH’ merupakan bagian dari stanza-stanza Sansekerta yg memuja-muja Dewi Durga, yg juga dikenal sbg Bhavani, Chandi dan Mahishasurmardini. Islam mencaplok penggunaan kata ‘Allah’.

        Satu ayat Quran merupakan terjemahan persis dari sebuah stanza dlm Yajurveda. Spt dijelaskan oleh pakar Hindu terbesar, Pandit Satavlekar dari Pardi, dlm salah satu artikelnya.

        [Note: Pakar lain menunjukkan bahwa ayat Quran dibawah ini mirip persis dgn ajaran Kena Upanishad (1.7).

        Quran:
        “Sight perceives Him not. But He perceives men’s sights; for He is the knower of secrets, the Aware.”
        (Karena tidak disertai dgn nomor ayatnya, gue nggak bisa kasih terjemahannya sesuai dgn Quran. Tapi intinya: ‘Indera mata tidak bisa melihatNya. Tapi IA melihat indera manusia; karena IA maha tahu segala rahasia’)

        Coba bandingkan dengan ini;

        Kena Upanishad:
        “Apa yg tidak dapat dilihat dgn mata namun bisa ditembus dgn mata, itulah Brahma (Tuhan) dan bukan apa yg dipuja manusia (didunia).
        (That which cannot be seen by the eye but through which the eye itself sees, know That to be Brahman (God) and not what people worship here (in the manifested world).”

        (Arti ayat diatas: Tuhan berada diluar indera perasa manusia.]

        Identitas sistem Unani & Ayurveda menunjukkan bahwa Unani adalah istilah Arab bagi sistem penyembuhan Ayurveda yg dibawa ke Arabia saat wilayah itu masih merupakan bagian dari kerajaan India.

        Tradisi-tradisi Hindu lainnya yg diterima Islam:
        Hindu memiliki pantheon 33 dewa-dewi. Bangsa-bangsa pra-Islam di Asia Kecil juga memuja 33 dewa/i. Kalender lunar (bulan) diperkenalkan kpd Asia Barat selama kekuasaan India.

        Bulan Muslim ‘Safar’ menunjukkan bulan ‘extra’ (Adhik Maas) dlm kalender Hindu.

        Bulan Muslim ‘Rabi’ berasal dari kata Ravi yg berarti ‘matahari’ karena huruf Sansekerta ‘V’ dirubah Prakrit ‘B’ (Prakrit merupakan versi sehari-hari bhs Sansekerta).

        Rasa hormat Muslim pada Gyrahwi Sharif tidak lain dari Ekadashi milik Hindu (Gyrah = elevan or Gyaarah). Keduanya sama artinya.

        IDUL FITRI
        Praktek ini berasal dari upacara kurban Go-Medh dan Ashva-Medh Yagnas. “Id” dlm Sansekerta berarti ibadah/pemujaan. Id dlm Islam juga menandakan hari-hari pemujaan. Kata MESH dlm zodiak Hindu berarti DOMBA.

        Dijaman dulu, setiap tahun dimulai dgn masuknya matahari kedalam lingkup bintang Aries. Kesempatan ini ditandai dgn pesta bakar kambing Inilah asal usul festival Bakari Id.
        [Note: Kata Bakari adalah kata Hindu bagi kambing.]

        Karena Id berarti ibadah dan Griha berarti ‘rumah’, kata Islam Idgah berarti ‘Rumah ibadah’ yg sama persis dgn arti Sansekritnya.

        Kata ‘Namaz’ berasal dari kata Sansekerta ‘Nama’ & ‘Yajna’ (NAMa yAJna) yg berarti menundukkan badan dan memuja/beribadah.

        Istilah ‘Id-ul-Fitri’ berasal dari istilah ‘Eed of Piters’ yg berarti memuja nenek moyang, dlm tradisi Sansekerta. Di India, orang Hindu memperingati nenek moyang mereka selama dua minggu masa Pitr-Paksha. Sama juga dgn ‘Id-ul-Fitr’ (pemujaan nenek moyang).

        Praktek Islam utk memperhatikan gerak gerik bulan sama dgn adat Hindu utk buka puasa pada hari Sankranti dan Vinayaki Chaturthi setelah terlihatnya bulan.

        BULAN
        Deksripsi kitab Weda ttg bulan, konstelasi bintang berbeda-beda dan penciptaan alam semesta dicontek Quran dlm Surat 2, stanza 113, 114, 115, and 158, 189, Surat 9, stanza 37 & Surat 10, stanza 4-7.

        Pembacaan Namaz lima kali sehari berasal dari tradisi Weda bernama Panchmahayagna (5 kali pujaan- Panch-Maha-Yagna) yg merupakan kewajiban bagi setiap mahluk Hindu. (bandingkan dengan shalat 5 waktu dlm islam).

        Muslim membersihkan 5 bagian tubuh sebelum solat. Ini berasal dari aturan ‘Sharir Shydhyartham Panchanga Nyasah’.

        BULAN-BULAN HARAM
        4 bulan dlm setahun dianggap suci dlm tradisi Islam. Mereka tidak boleh menjarah atau melaukan tindakan kriminal selama periode tsb. Ini berasal dari tradisi Chaturmasa yi, periode 4 bulan puasa dan menghindari kejahatan.

        Shabibarat adalah kata lain bagi Shiva Vrat dan Shiva Ratra. Karena Ka’abah merupakan pusat penting dewa Siwa, festival Shivaratri biasanya dirayakan disana dgn besar-besaran. Festival itulah yg disebut dlm Islam sbg Shabibarat.

        Menurut sejumlah Encyclopaedia, memang ada ukiran-ukiran tulisan didalam dinding Kabah. Namun para pakar sejarah tidak pernah diijinkan masuk. Tetapi menurut pengakuan beberapa orang, ada tulisan dlm huruf Sansekerta dan bahkan ada stanza-stanza dari Bhagavad Gita.

        ORANG INDIA DI TIMUR TENGAH
        Menurut Islam, pedagang-pedagang India menetap di Arabia, khususnya di YAMAN. Di Ubla terdapat pemukiman-pemukiman besar orang India. Ini menunjukkan bahwa kehadiran orang India di Arabia & Yaman cukup berpengaruh terhdp penduduk setempat. Ini tidak dimungkinkan kecuali mereka berasal dari kelas penguasa.

        Disebut dlm Ahadis Imam Bukhari bahwa suku India, JAT, berada di Arabia jauh sebelum jamannya Mohamad. Malah ketika Aisha jatuh sakit, keponakannya memanggil dokter Jat utk menyembuhkannya. Ini membuktikan bahwa orang India memiliki status tinggi di Arabia. Dan status macam ini tidak bisa melekat pada mereka, kecuali mereka memang penguasa. Bukhari juga berbicara ttg seorang raja India yg mengirim satu pot jahe (ginger pickles) kpd nabi. Ini menunjukkan bahwa raja Jat India menguasai kawasan didekatnya shg mampu memberikan hadiah yg begitu sepele spt satu pot jahe. Nabi malah dikatakan sangat menyukainya. Ini bukti bahwa selama jaman Mohamad, orang India berpengaruh di Arabia.

        Barah Vafat, festival Muslim utk memperingati mereka yg mati dlm pertempuran berasal dari tradisi Sansekerta. Kata ‘Phiphaut’ yg berarti ‘mati’. Hindu merayakan hari Chayal Chaturdashi utk menghormati para pahlawan perang.

        KATA ‘ARAB’ = KUDA
        Kata Arabia sendiri berasal dari Sansekerta. Kata aslinya adalah ‘Arabasthan’. Karena Prakrit ‘B’ adalah Sansekerta ‘V’, maka nama Sansekerta aslinya adalah ‘Arvasthan’. ‘Arva’ dlm bhs Sansekerta berarti KUDA. Arvasthan berarti : negara penuh kuda, dan spt kita tahu semua, Arabia memang terkenal karena kuda-kudanya.

        The Arab Stallion
        wikipedia wrote: http://en.wikipedia.org/wiki/Arabian_horse

        Kuda Arab adalah jenis kuda yg memiliki reputasi kepandaian tinggi, semangat tinggi dan stamina luar biasa. Jenis kuda ini mudah dikenali. Kuda Arab adalah jenis yg paling tua. Bukti arkaeologis menunjukkan bahwa kuda-kuda tsb memiliki sejarah sampai 4500 thn.

        PUISI/LITERATUR
        ‘Sayar-ul-Okul’ menyebutkan bahwa simposium pan-Arab pra-Islam diselenggarakan di Mekah pada festival tahunan Okaj. Semua penyair ternama berpartisipisasi.

        Penyair-penyair yg paling jitu diberi hadiah. Puisi yg paling bagus diukir dlm lempengan emas dan digantung didalam Ka’bah. Ada puisi-puisi yg ditulis pada kulit kambing atau onta. Mereka digantung diluar tembok kuil. Jadi, selama ribuan tahun, Ka’abah sebenarnya merupakan rumah penyimpanan puisi-puisi terhebat Arabia yg diinspirasi tradisi Hindu.

        Oleh karena itu puisi-puisi tsb dinamakan Mu’allaqat (Yg digantung!)
        Lihat link artikel berikut: Literatur PRA-Islam**

        Namun semua syair-syair itu entah hilang atau dihancurkan gang penjarah Muhammad. Bahkan penyair pribadi muhammad, Hassan-bin-Sawik, ikut mencuri syair-syair berharga itu dan menyimpan lempengan-lempengan emas itu dlm rumahnya. Cucu Sawik, yg ingin menjual lempengan emas itu membawanya ke khalif jaman itu dimana ia ketemu pemikir terkenal Arab, Abu Amir Asamai. Ia menerima lima lempengan emas dan 16 lembaran kulit yg dihiasi dgn syair-syair yg memenangkan penghargaan. Dan sang penjual juga bahagia menjadi OKB (kaya mendadak) akibat dagangannya yg laris hari itu.

        Pada kelima lempengan emas tertulis ayat-ayat oleh penyair-penyair Arab kuno spt
        Labi Baynay, Akhatab-bin-Turfa & Jarrham Bintoi. Penemuan ini mengakibatkan Harun-al-Rashid memerintahkan Abu Amir utk menyusun koleksi dari komposisi-komposisi sebelumnya. Salah satunya adalah atribut Jarrham Bintoi, penyair Arab terkenal, KEPADA RAJA VIKRAMADITYA.

        Bintoi yg hidup 165 thn sebelum Muhammad menerima hadiah tertinggi bagi komposisi syair-syairnya selama 3 thn berturut-turut dlm simposium pan-Arab di Mekah. Kesemua sajak-sajak Bintoi paling terkenal ini digantung didalam Ka’abah dlm lempengan emas.

        Atribut Bintoi kpd raja Vikramaditya merupakan bukti kuat bahwa raja tsb menjadikan jazirah Arab sbg bagian dari kerajaan besar India. Itulah mengapa mulai dari India, semua negara memiliki nama sansekerta spt Afghanisthan, Baluchisthan, Kurdisthan, Tajikisthan, Uzbekisthan, Iran, Sivisthan, Iraq, Arvasthan, Turkesthan (Turkmenisthan) dsb.

        Sajak Bintoi bisa dilihat di link artikel berikut: Istilah-stilah Hindu yg diadopsi Islam**

        Tidak sulit mengerti sejarah purbakala kalau kita mengenal jajahan raja Vikramaditya. Bahkan keluarga-keluarga bangsawan/ksatria India melahirkan suku-suku sprt Pahalvis (Pahlevi) & Barmak(?), yg menguasai Iran & Iraq. Karena pengaruh India, orang-orang Parsi menjadi pemuja api, misalnya. Karena pengaruh India, orang-orang Kurdi di Kurdisthan berbicara semacam dialek Sansekrit, kuil-kuil pemuja dewa api eksis sampai ribuan mil diluar India dan puluhan pusat-pusat budaya India spt Navbahar di Asia Barat dan sejumlah viha di Rusia tersebar diseluruh dunia. Sejak itu, banyak puing-puing vihara ditemukan di Russia, patung-patung kuno India juga sering ditemukan dlm penggalian-penggalian di Asia Pusat (Tengah). Termasuk yg barusan ditemukan di Kuwait itu.

        Sayang bahwa bab sejarah dunia ini hampir terhapus total dari ingatan manusia. Kami perlu menyusunnya kembali utk mengerti konsep dan orientasi sejarah purbakala. Dgn mengerti sejarah, kami bisa lebih mengerti siapa nenek moyang kami sebenarnya.

        * Tambahan:

        Terjemahan diatas adalah terjemaham bebas yg hanya menyertakan bagian-bagian yg dianggap umum dalam persamaan budaya Hindu pada jaman Pra-Islam di Arab dgn Islam Arab.
        Figure 1. Pola tantric yg menggambarkan struktur Ka’abah. go to http://www.google.com/ in the search box type ‘Sword of truth Aditi Chaturvedi’

        Dari arsip the Sword of Truth :
        Semua Quran Arab dicetak dgn angka misterius 786. Tidak ada pakar Muslim yg tahu mengapa angka 786 dianggap sbg angka suci. Namun angka “misterius” ini tidak lain dan tidak bukan berasal dari huruf suci Weda “OM” dlm bahasa Sansekrit (lihat dibawah). Siapapun yg kenal Sanskrit bisa melihat lambang “OM” secara terbalik dari angka 786-nya Arab! Muslim tidak sadar bahwa angka misterius Islam ini adalah lambang HINDU!
        OM, dibaca terbalik dari belakang kedepan menunjukkan angka 786

        Coba gambar di atas diputar ke kanan (rotate-right), maka akan terlihat seperti huruf dibawah ini :

        Lihat link diskusi Apa Isi Kabah

        ISLAM IS ANGRY CHILD
        (CORRUPTED FORM) OF HINDUIS

        Umar-Bin-E-Hassham, Paman Muhamad, merupakan pengikut Hindu taat dan penyembah Dewa Siwa. Ia seorang penyair terkenal dan menulis sajak-sajak memuja Siwa. Salah satunya bisa ditemukan dlm hal 235 Sair-Ul-Okul :

        Kafavomal fikra min ulumin Tab asayru
        Kaluwan amataul Hawa was Tajakhru
        We Tajakhayroba udan Kalalwade-E Liboawa
        Walukayanay jatally, hay Yauma Tab asayru
        Wa Abalolha ajabu armeeman MAHADEVA
        Manojail ilamuddin minhum wa sayattaru
        Wa Sahabi Kay-yam feema-Kamil MINDAY Yauman
        Wa Yakulum no latabahan foeennak Tawjjaru
        Massayaray akhalakan hasanan Kullahum
        Najumum aja- at Summa gabul HINDU

        Terjemahannya dlm bhs Inggris:
        The man who may spend his life in sin
        and irreligion or waste it in lechery and wrath
        If at least he relent and return to
        righteousness can he be saved?
        If but once he worship Mahadeva* with a pure
        heart, he will attain the ultimate in spirituality.
        Oh Lord Shiva exchange my entire life for but
        a day’s sojourn in India where one attains salvation.
        But one pilgrimage there secures for one all
        merit and company of the truly great.

        *(MAHADEVA ditujukan kpd Dewa SIWA )

        Bila Anda ke Turki mampirlah untuk mengecek ke perustakaan yg menyimpan Sayar ul Okul tbs.
        Ada yg punya copy Quran versi Arab dgn angka-angka misterius 786? Tolong kasih tahu ya… ###

        Sumber:
        http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=1614
        http://www.salagram.net/VWH-Kaaba.html

  56. Maka bersumpahlah Tuhan: Demi buah tin, demi buah zaitun. Demi Bukit Thurisinina, demi negeri yang aman Tuhan bersumpah dengan tin dan zaitun, itulah lambang dari pegunungan Jerusalem Tanah Suci, yang di sana kedua buah-buahan itu banyak tumbuh, dan di sana Almasih diutus Allah dengan Injilnya. Dan bersumpah pula Tuhan dengan Thursina, yaitu gunung tempat Tuhan bercakap dengan Musa dan tempat Tuhan memanggil dia, di lembahnya yang sebelah kanan, di tumpak tanah yang diberi berkat bernama Thuwa, di pohon kayu itu. Dan bersumpah pula Tuhan dengan Negeri yang aman sentosa ini, yaitu negeri Makkah, di sanalah Ibrahim menempatkan puteranya tertua Ismail bersama ibunya Hajar. Dan negeri itu pulalah yang dijadikan Allah tanah haram yang aman sentosa. Sedang di luar batasnya orang rampas-merampas, rampok-merampok, culik-menculik dan dijadikan-Nya negeri itu aman dalam kejadian, aman dalam perintah Tuhan, aman dalam takdir dan aman menurut syara’.”(Tafsir Quran Surat Tiin: 1-3). Ada juga yang menafsirkan buah Tin adalah buah Bodhi, sehingga maksud dari ayat itu adalah tempat Sidarta Gautama menerima wahyu di bawah pohon Bodhi.
    Bagi kami umat Islam diwajibkan pula untuk beriman pada Kitab-kitab suci selain Al Quran yang diturunkan pada Utusan-utusan Tuhan sebelum Nabi Muhammad shallallaahu `alaihi wasallam.
    Jadi pada prinsipnya Tuhan itu satu tetapi kitab sucinya banyak. Dari waktu ke waktu ada penyimpangan oleh penulis-penulis yang tidak bertanggung jawab, sehingga lahirlah agama-agama yang menyimpang dari akarnya yang monotheisme. Al Quran diturunkan paling belakang, membenarkan, meluruskan, dan menyempurnakan kitab-kitab sebelumnya sebagai pedoman hidup orang beriman di era Muhammad shallallaahu `alaihi wa sallam sampai akhir aman.
    Begitulah nak Wage, dan nak Seruni semoga kalian mendapat hidayah dari Allah di bulan yang penuh berkah, rahmat, dan ampunan ini. Amin yaa rabbal `aalamiin.

    • BAM says:

      Maka bersumpahlah Tuhan: Demi buah tin, demi buah zaitun. Demi Bukit Thurisinina, demi negeri yang aman Tuhan bersumpah dengan tin dan zaitun, ????????????????
      AULOH KOK BERSUMPAH DEMI BENDA2 DUNIA ?????????????????????????LUCU LUCU LUCU LUCU
      AULOH NGGA YAKIN DENGAN DIRI SENDIRI HEEEEEEEEEEEEE…………..

      • Muharizal Hasan says:

        @BAM,
        bagus sekali pertanyaan anda. Berikut saya beri penjelasan..
        Ketika Allah bersumpah atas nama Ciptaan (Demi A, Demi B, dll) maka itu semata-mata hanya untuk menandakan bahwa apa yang disebutkan oleh Allah dalam sumpah-Nya itu banyak sekali kandungan ilmu pengetahuan serta rahasia-rahasia kehidupan.

        Maka, bila Allah berfirman :“Wattiini wazaitun. watuurisinina wahazal baladil amin.”
        Allah menyebut perihal Rasul-Rasul-Nya. Tiin (Nabi Zulkifli-Buddha), Zaitun (Nabi Isa a.s), Siniina- bukit Sinai (Nabi Musa) dan Baladil amin -Tanah yang aman dan selamat (Mekah)- Nabi Muhammad saw.

        Artinya, Allah menegaskan bahwa pada Rasul-Rasul-Nya itu terdapat banyak sekali ilmu dan rahasia besar kehidupan lainnya yang dapat kita petik sebagai pelita dan penuntun bagi kita.

      • BAM says:

        cari dalam alquranmu…. bahwa allah itu benci orang yg suka bersumpah…
        pasti ada, tp mengapa alah sendiri bersumpah ???????
        allah alquran konyol dan nggak konsisten.

      • Muharizal Hasan says:

        @ BAM
        Yang dibenci Allah adalah PENJUAL YANG SUKA BERSUMPAH, seperti Hadist berikut: Rasulullah saw menjelaskan, “Empat macam orang yang dibenci Allah, yaitu penjual yang suka bersumpah, orang miskin yang sombong, orang yang sudah tua suka melacur, dan pemimpin yang durhaka.“ (HR Nasa`i dari Abu Hurairah).
        Allah membenci para penjual yang sering bersumpah palsu dengan harapan agar mampu melariskan atau meningkatkan omset penjualan yang pada akhirnya meningkatkan keuntungan. Rasulullah telah memperingatkan berkaitan dengan perilaku ini, beliau bersabda, “Bersumpah untuk melariskan barang dagangannya adalah merusak keberkahan dan keuntungan.“ (HR Bukhari dan Muslim).

    • zafi says:

      betul itu sepertinya setelah alquran tidak ada lagi kitab2 suci yg turun maupun yg di tulis entah ngarang ataupun asli… bahkan tidak ada agama2 baru lagi… setelah tauret kitab musa, zabur kitab daud, dan injil kitab yesus, dan alquran , tak ada lagi kitab2 yg muncul kecuali kitab2 berisi keduniaan,,, sperti kitab bill gates yaitu microsoft,

      hehe maaf, saya menamakan kitab daud, kitab musa, dan kitab yesus, dan menamakan alquran bukan sebagai kitab muhammad, karena sesungguhnya yg di sebut kitab adalah manusianya itu sndiri, lihatlah zabur, tauret dan injil, itu adalah kitab hidup kitab yg di wahyukan tuhan kedalam qolbu para nabi terpilih dan yg pasti kitab2 itu tetap hidup di sisi tuhan yme. daud musa dan yesus/isa as.

  57. wage man says:

    Adlh lebih bijak bila mentafsirkan sebuah kitab(weda) tdk hnya mencomot satu bagian,dan bagian lain ditinggalkan.yg berhubungan(mungkin)dihubung-hubungkan,yg gak ada hubungan di buang.jdnya kembali ke tembung ‘gathuk’.,jdnya sebuah pembenaran diri.kenyataannya,umur anda tak akan cukup untuk membaca kitab weda,apalagi mengertinya.anda butuh minìmal 15 jam/hari seumur hidup anda kalo ingin tamat membaca dan benar2 ingin tau isinya bgmna?!.coba anda pisahkan qur’an anda sndiri mnjdi bagian2,pìsahkan antara bagian2 yg memuat nabi2 laen,budaya2 laen(yahudi) dgn kisah2 mohamad pendiri islam itu sndiri,dan anda akan tau bhwa mohamad bukan siapa2,bukan pula nabi.budha,hindu,yahudi,kristen kitab2 ber-setting budaya mereka masing2,qur’an malah bersemangat menceritakan budaya orang laen,nabi2 laen.trus nabi2 dan budaya2 arab kemana?gak ngetop?ingin di top2kan?
    Mohammad sndri sbnrnya orang jahudi,yatim piatu,diangat anak oleh abdulah dan aminah.ia ingin kembali dan beribadah di rumahnya(jerusalem),rumah nenek moyangnya kelak.sbt berkuasa ia invasi jerusalem,mulai mencari tau dmana tmpt baitullah nenek moyangnya dahulu,dan tepat diatasnya ia dirikan tmpt ibadah.impiannya sudah terwujud.orang2 jahudi yg tau identitasnya di tumpasnya,walau hatinya menangis.dialah orang jahudi yg dielu-elukan orang arab dan tak dikenali lg oleh orang jahudi.itulah ‘politic’!

    • Nuwun sewu pak Wage. Apakah pak Wage dapat menunjukkan bukti dari Wedha atau lainnya yang menyatakan bahwa Nabi Muhammad anak angkat Abdullah dan Aminah,. Anda katakan Muhammad itu sebenarnya Yahudi yang dielu-elukan orang Arab, tetapi tidak dikenali sendiri oleh orang Yahidi, bahkan anda yang mengenalinya.

  58. Muharizal Hasan says:

    KLARIFIKASI TENTANG KISAH FIR’UN DAN ZULKARNAEN

    1. TENTANG KISAH FIR’UN
    Membaca tulisan “ISLAM DALAM TERANG SEJARAH” di atas, membuat saya harus melakukan klarifikasi kisah Fir’un pada QS. Al-Qashash ayat 38 (yang artinya) : “Dan berkata Fir’aun: ‘Hai pembesar kaumku, aku tidak mengetahui Tuhan bagimu selain aku. Maka bakarlah Hai Haman untukku tanah liat kemudian buatkanlah untukku bangunan yang Tinggi supaya aku dapat naik melihat Tuhan Musa, dan Sesungguhnya aku benar-benar yakin bahwa Dia Termasuk orang-orang pendusta.”

    Menurutnya, bahwa para Firaun tidak pernah membangun menara apapun yang serupa dengan menara Mesopotamia. Masyarakat Mesir kuno tidak pernah membakar batu batu sampai di jaman Romawi menjajah Mesir.

    Pada Untuk membenarkan bahwa Fir’un ada membuat bangunan dengan membakar tanah liat (seperti disebutkan dalam QS. Al-Qashash ayat 38), silakan anda baca Koran Amerika Times edisi tanggal 1 Desember 2006? Dalam Koran tersebut, menerbitkan berita ilmiah yang mengkonfirmasi bahwa Firaun menggunakan tanah liat untuk membangun piramida! (Lihat:http://heritage-key.com/egypt/why-super-cements-may-hold-secrets-pyramid-builders danhttp://www.livescience.com/1554-surprising-truth-great-pyramids-built.html ).
    Dan dalam penelitian yang dipublikasikan oleh majalah “Journal of American Ceramic Society” menegaskan bahwa Firaun menggunakan jenis tanah slurry untuk membangun monumen yang tinggi, termasuk piramida. Karena tidak mungkin bagi seseorang untuk mengangkat batu berat ribuan kilogram. Sementara untuk dasarnya, Firaun menggunakan batu alam.
    Piramida, dan lumpur yang sudah diolah menurut ukuran yang diinginkan dibakar untuk diletakkan di tempat yang paling tinggi.
    Lumpur tersebut merupakan campuran lumpur kapur di tungku perapian yang dipanaskan dengan uap air garam dan berhasil membuat uap air sehingga membentuk campuran tanah liat. Kemudian olahan itu dituangkan dalam tempat yang disediakan di dinding piramida.

    Jika dipahami lebih dalam, ternyata Alquran telah mengungkapkan hal tersebut sejak 1400 tahun yang lalu, dan memberitahukan bahwa Firaun menggunakan tanah liat dan panas untuk membangun Bangunan yang tinggi di Mesir, yaitu Piramida. Profesor Gilles Hug, dan Michel Profesor Barsoum menegaskan bahwa Piramida yang paling besar di Giza, terbuat dari dua jenis batu: batu alam dan batu-batu yang dibuat secara manual alias olahan tanah liat. Dengan demikian, ayat Al-Quran di atas menunjukkan rahasia dari teknologi konstruksi yang digunakan untuk bangunan tinggi sebuah monumen seperti disebutkan “buatkanlah untukku bangunan yang Tinggi”. Teknik ini didasarkan pada lumpur dan panas seperti dalam ayat: “Maka bakarlah Hai Haman untukku tanah liat!”

    Profesor Davidovits telah mengambil batu piramida yang terbesar untuk dilakukan analisis dengan menggunakan mikroskop elektron terhadap batu tersebut dan menemukan jejak reaksi cepat yang menegaskan bahwa batu terbuat dari lumpur. Selama ini, tanpa penggunaan mikroskop elektron, ahli geologi belum mampu membedakan antara batu alam dan batu buatan. (Lihat jurnalnya:http://www.davidovits.info/78/davidovits-pyramid-theory-worldwide )

    Sebagaimana diketahui, Nabi Muhammad tidak pergi ke Mesir dan tidak pernah melihat piramida, bahkan mungkin tidak pernah mendengar tentangnya. Kisah Firaun terjadi ribuan tahun sebelum beliau lahir, dan tidak ada satupun orang mengetahui tentang bahan yang digunakan untuk membuat piramida itu.
    Pertanyaannya adalah: Apakah Nabi Muhammad menyontek dari Alkitab untuk mengungkapkan rahasia tersebut? Tentu saja tidak, karena Al-Quran adalah kitab pertama yang mengungkapkannya.

    Ayat tersebut sangat jelas dan kuat membuktikan bahwa nabi Muhammad menerima wahyu. Sebab, hanya Allah yang mahatahu dengan bahan apa Firaun membuat piramida itu, dan Dia pula yang memberitahukan kepada Nabi-Nya akan hakikat ilmiah ini, dan ayat ini menjadi saksi kebenaran kenabiannya pada zaman modern ini!!

    2. KISAH ZULKARNAEN
    Sama halnya seperti di atas, letak kesalahan utama penulis “ISLAM DALAM TERANG SEJARAH” adalah pada terlalu tegesa-gesa membaca Al-Qur’an, sehingga menimbulkan tafsir yang salah dalam menyebutkan bahwa Zulkarnaen adalah Alexander Agung. Padahal, cara tersebut telah dilarang dalam Al-Qur’an. Ditegaskan dalam QS. Thahaa: 114 (yang artinya): “Maka Maha Tinggi Allah Raja Yang sebenar-benarnya, dan janganlah kamu tergesa-gesa membaca Al qur’an sebelum disempurnakan mewahyukannya kepadamu, dan katakanlah: “Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan.””
    Disebutkan, Dalam Qur’an-nya, Muhammad menyebut Alexander Agung sebagai Zulkarnaen, atau “orang yang bertanduk dua.” Perlu saya klarifikasi, bahwa Al-Qur’an dalam Surah Al-Kahfi hanya menceritakan kisah Zulkarnaen, dan tidak ada satu ayat pun di Al-Qur’an yang menyebutkan Zulkarnaen itu adalah Alexander Agung.
    Lalu, siapa Zulkarnaen itu?
    Perlu anda fahami bahwa Al-Qur’an menggunakan bahasa yang tinggi dan tergesa-gesa anda membacanya. Dalam QS. An-Nahl: 44 disebutkan (yang artinya): “Dan Kami turunkan kepadamu Al Quran, agar kamu menerangkan pada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkan”
    Zulkarnaen didalam Surah Al Kahfi adalah raja Koresh (Kurush) atau juga dikenal dengan Cyrus II raja Persia, dengan alasan sebagai berikut :
    1. Kata Dzulqarnain yang berbentuk kiasan “mempunyai dua kekuasaan atau kerajaan” atau “dua tanduk” artinya seorang penguasa atau raja yang memiliki atau terbentuk dari 2 kerajaan. Dalam sejarah kita mengetahui bahwa Kerajaan Koresh (Persia) dibentuk dengan menyatukan 2 kerajaan sebelumnya yaitu keedia darajaan Mn Anshan pada tahun 549 SM.
    2. Dalam Kitab Daniel pada Perjanjian lama disebutkan perumpamaan “Domba” bertanduk 2 yang menanduk ke barat dan timur. Nabi Daniel dengan jelas menyebutkan itu adalah raja Persia yang terbentuk dari Media dan Anshan.
    “Vision” dari Nabi Daniel ttg biri-biri jantan bertanduk dua, yang sebelah tanduknya lebih tinggi yang datang belakangan, mengisyaratakan tanduk yang lebih rendah yaitu Media dan tanduk yang lebih tinggi yaitu Parsi yang belakangan menjadi Imperium Paarsi. Dalam sejarah tokoh yang mendirikan Kerajaan Media dan Parsi yang kemudian menjadi Imperium Parsi tersebut adalah Cyrus the Great (600 – 529) SM, mendirikan Imprium Parsi (550) SM, dan memerintah (550 – 529) SM. Jadi “Vision” dari Nabi Daniel itu mengisyaratkan bahwa Dzulqarnain adalah Cyrus the Great
    3. Zulkarnaen adalah orang beriman pada Allah, tidak mungkin menyembah Dewa-dewa seperti halnya Alexander (Iskandar). Menurut buku yang pernah kami baca memang Koresh adalah seorang raja Muslim yang mengikuti agama Tauhid yang dibawa oleh seorang nabi Persia Zaratushtra yang sekarang agamanya menyimpang disebut dengan Zoroaster.
    Cyrus the Great penganut yang taat dari agama Zarathustra. Di sekolah-sekolah diajarkan bahwa agama Zarathustra menyembah Dua Tuhan, yaitu Tuhan Terang Ahura Mazda (ormuzd) dan Tuhan Gelap, Angra Manyu (Ahriman). Namun dewasa ini ada aliran agama Zarathustra di Amerika yang bersemboyan: “Kembali ke Gatha”, mereka ini berkeyakinan Zarathustra tidak mengajarkan dua tuhan, melainkan Zarathustra mengajarkan Satu Tuhan, yaitu Ahura Mazda menciptakan Angra Manyu, seperti Allah menciptakan iblis dalam agama Yahudi, Nashrani dan Islam.
    Ini mengisyaratkan bahwa Cyrus the Great bukanlah penyembah berhala atau dewa-dewa, melainkan beragama Tauhid, sehingga itulah sebabnya maka pada (538) SM Bani Israil semuanya dikembalikan ke Yeruzalem oleh Cyrus the Great. Gatha telah dibakar habis tatkala Alexander the Great menduduki Percepolis, sehingga Gatha hanya berupa rekaman ingatan dari para pendeta agama Zarathustra. Alexander memperoleh gelar dari para pendeta agama Zarathustra, yaitu “yang terkutuk”.
    Alexander the Great dari Macedonia adalah orang yg mengakhiri pemerintahan dinasty Persia Monotheis – Kerajaan Persia yg ada dimasa lahirnya Islam adalah peninggalan dari pecahan kerajaan Alexander The Great ( Seleucid ) yg mengadopsi kepercayaan Polytheisme Yunani kuno
    4. Berkaitan dengan kisah Ya`juj dan Ma`juj (Gog and Magog), Zulkarnaen disebutkan menyerbu ke barat tempat matahari terbenam. Dalam sejarah diketahui memang raja Koresh menyerbu ke barat tepatnya kerajaan Lydia di Turki paling barat sekarang dimana sang raja (Croesus) diampuni dan tidak dibunuhnya ! ini terjadi pada tahun 547-546 SM. Kemudian disebutkan menyerbu ke timur yaitu tempat matahari terbit. Dalam sejarah dengan mudah diketahui bahwa yang dimaksud adalah bangsa India, yang memang ia taklukkan pada 546-545 SM. Kemudian disebutkan ke wilayah diantara gunung-gunung dimana terdapat bangsa pengacau Ya`juj wa Ma`juj. Dalam sejarah yang kami ketahui memang raja Koresh menyerbu wilayah Armenia dikaki pegunungan Kaukasus pada 537 SM (setelah penaklukan Babylonia pada 539 SM). Kita mengetahui bahwa ia membangun tembok dari campuran besi dan tembaga yang diperkirakan berada dekat kota Derbent sekarang, ternyata bahwa Alexander the Great tidak pernah menguasai peg. Kaukasus !!
    Encyclopedia Columbia edisi ke-6, mencatat bahwa Derbent ditemukan pada tahun 438 oleh bangsa Persia sebagai pertahanan yang strategis di Pintu Besi. Benteng tersebut masih ada clan diberi nama Tembok Kaukasia (Caucasian Wall) juga disebut Tembok Alexander. Dibangun oleh bangsa Persia (yang menemukannya) pada abad ke-6, untuk menahan serangan pendatang-pendatang dari daerah Utara.
    5. Kita juga mengetahui bahwa Koresh dengan baik hati mempersilahkan bangsa Yahudi kembali ke tanah Palestina setelah terusir oleh bangsa Babil Khaldea sejak 586 SM, bahwa jarang sekali ada raja sebaik ini dalam sejarah. Hal ini menunjukkan tingkat keimanannya.
    • Cyrus II inilah yg membebaskan orang2 Yahudi yg diasingkan di Babylonia sejak invasi Nebuchadnezar dan mengembalikan orang2 Yahudi ke Yerusalem utk membangun Bait Suci ( Bet El Makdesh ) yg kedua kalinya.
    • Pada masa pemerintahan Cyrus II inilah terjadi gelombang pertama kepulangan orang2 Yahudi dari Babylonia.
    • Cyrus II terkenal karena pemerintahannya yg adil terhadap semua bangsa taklukannya.
    • Cyrus II meneruskan tradisi sejak raja2 Babylonia yaitu membiarkan wilayah2 taklukannya diperintah oleh orang Lokal dan dilain pihak mereka merekrut orang2 pilihan dari setiap wilayah taklukannya untuk menjadi pajabat di Istana Raja.
    6. Kembali pada kronologis penaklukannya dalam surah Al Kahfi, disebutkan ke barat, timur dan ke pegunungan, dimana hal ini telah dilakukan Koresh. Hal ini tidak mungkin dilakukan oleh Alexander the Great yang asalnya dari barat !!
    7. Seperti diketahui fokus lokasi para nabi adalah sekitar timur tengah. Adalah logis menetapkan Zulkarnain sebagai orang Persia yang dekat jazirah Arab daripada negeri Makedonia nya Alexander the Great di Eropa !!
    9. Bisa jadi kata-kata Arab suku Quraisy diambil dari nama raja Persia Koresh yang memang “the Great” ,”Agung” , “Magnus” dalam arti sebenarnya yang dekat dengan wilayah Arab. Bukankah nama aslinya Fihr bergelar “Quraisy”

    Makam Cyrus II (The Great)/Iskandar Zulkarnaen di Iran
    Sebagai penganut monotheisme, tidak ada lambang/patung atau gambaran berhala/dewa2 dalam makamnya yg polos dan sederhana – utk ukuran seorang raja besar dalam sejarah.
    Subhanallah! Ambillah pelajaran, wahai orang-orang yang mempunyai akal.

    Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:
    “Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al Quran itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman”. (QS. Yusuf: 111)

    Maha Benar Allah dengan Segala Friman-Nya…

    Wallahu’alam bishshawwab…
    Semoga Bermanfaat

  59. jojo says:

    Sekarang coba jawab pertanyaan saya,, baik muslim maupun nasrani yang sepakat mengatakan manusia jatuh kedalam dosa dikarenakan buah pengetahuan yg dilarang allah untuk di makan,, okk pertanyaan saya, mengapa buah yg sgt dilarang allah untuk dimakan atau bahkan disentuh tersebut di tanam diantara manusia, dan apakah allah yg kata nya super maha tersebut tidak mengetahui bahwa buah tersebut akan dimakan manusia ( kalau allah tidak tahu,, berarti dia tidak maha tahu,,) dan apa bila alla mengetahui bahwa buah itu akan di makan oleh manusia ( berarti allah sengaja membiarkan manusia memakan buah itu yang mengakibatkan dosa, permusuhan, dan pertikaian sampai saat ini

    • jojo says:

      Kog gk ada yg menjawab yaaa,,, aku mw jwban yg rasional, tidak mengalih2kan ke jwban yg ngambang,,,

    • zafi says:

      kenapa tuhan membiarkan kedua anak manusia itu memakan buah yg di larang untuk di makan, yg dalam al’quran di sebut buah khuldi dan di alkitab injil di sebut buah pkok gandum yang terlarang, di sebutkan bahwa tuhan telah menggariskan segalanya untuk kdua anak manusia adam dan hawa, karena mustahil tuhan salah menciptakan sesuatu dan merencanakanya, namun di sinilah awal sebuah kehidupan dunia, pertikaian antara iblis sang malaikat fajar dengan manusia, di mana yg satu mengklaim dirinya lebih mulia dari pada yang lainya, dan tuhan telah mentakdirkan itu semua untuk kehidupan manusia di dunia, jadi pokok persoalanya adalah iblis akan senantiasa menghalangi kebenaran di muka bumi ini, karena kedengkianya tehadap manusia yg lebih di kasihi oleh tuhan, karena manusia banyak kelemahanya, dan iblis menganggap dirinya lah yg paling sempurna,..

  60. jojo says:

    Sudah hampir 1 minggu tidak ada yg jwb pertanyaan saya , saya kira yg berdebat disini ahli kitab smua,,merasa agama nya palinh benar, siapa jwaban ny yg menurut saya rasional agama dia yg benar,,,

    • dssc7 says:

      Keponakanku ada yang bernama Jojo. Tetapi kayaknya kau bukan keponakanku, sebab keponakanku bukan atheist. Pertanyaan anda seperti pertanyaan orang atheist. Jadi lebih tepat anda tanyakan pada si Ali Sina yang atheist itu.

    • dssc7 says:

      Baiklah Jojo siapapun kamu aku ingin membahas Quran Surat Al Baqarah terkait dengan pertanyaanmu. Sebelumnya mari kita baca Ta`awudl dulu. A`uudzubillaahi minasy syaithaanir rajiim. Aku berlindung pada Allah dari godaan syetan yang terkutuk. Berikut ini terjemahan Surat Al Baqarah ayat 29-39
      Dialah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.
      2:30
      Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi”. Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui”.

      2:31
      Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman: “Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu mamang benar orang-orang yang benar!”
      2:32

      2:32
      Mereka menjawab: “Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana”.
      2:33
      Allah berfirman: “Hai Adam, beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda ini”. Maka setelah diberitahukannya kepada mereka nama-nama benda itu, Allah berfirman: “Bukankah sudah Ku-katakan kepadamu, bahwa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan?”
      2:34
      Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kamu kepada Adam,” maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir.

      2:35
      Dan Kami berfirman: “Hai Adam, diamilah oleh kamu dan isterimu surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik dimana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang zalim.
      2:36
      Lalu keduanya digelincirkan oleh syaitan dari surga itu dan dikeluarkan dari keadaan semula dan Kami berfirman: “Turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan”.
      2:37
      Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya, maka Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.
      Kami berfirman: “Turunlah kamu semuanya dari surga itu! Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati”.
      2:39
      Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.
      Anda bertanya
      Sekarang coba jawab pertanyaan saya,, baik muslim maupun nasrani yang sepakat mengatakan manusia jatuh kedalam dosa dikarenakan buah pengetahuan yg dilarang allah untuk di makan,, okk pertanyaan saya, mengapa buah yg sgt dilarang allah untuk dimakan atau bahkan disentuh tersebut di tanam diantara manusia, dan apakah allah yg kata nya super maha tersebut tidak mengetahui bahwa buah tersebut akan dimakan manusia ( kalau allah tidak tahu,, berarti dia tidak maha tahu,,) dan apa bila alla mengetahui bahwa buah itu akan di makan oleh manusia ( berarti allah sengaja membiarkan manusia memakan buah itu yang mengakibatkan dosa, permusuhan, dan pertikaian sampai saat ini
      Begini Jo, Allah yang menciptakan bumi, langit, dan seisinya termasuk Malaikat, Iblis, dan Manusia. Manusia diciptakan dari tanah, dan mendapatkan mandat dari Allah sebagai khalifah di bumi. Tetapi malaikat yang diciptakan dari nur, dan iblis dari api merasa lebih unggul melakukan protes kenapa manusia yang terbuat dari tanah yang dijadikan khalifah di bumi? Akhirnya Allah menguji Adam dan Malaikat, dan ternyata terbukti Adam lebih tahu dari Malaikat mengenai benda-benda yang telah diciptakan Allah. Allah menganjurkan Malaikat dan Iblis untuk sujud di hadapan Adam. Malaikat mau, tetapi Iblis membakang. Iblis mohon dipanjangkan umurnya dan diberi hak untuk menggoda Adam dan keturunannya agar gagal menjadi khlaifah, tetapi menjadi pengikutnya yang kelak menghuni neraka. Kemampuan Iblis dalam bertipu daya sudah terbukti, sehingga Adam diturunkan ke bumi. Di sini Allah menunjukkan bahwa untuk menjadi khalifah di bumi, tidak mudah, harus bisa tahan godaan Iblis dan anak cucunya. Adam menyadari kekhilafannya, akhirnya Adam mohon ampun, dan Allah mengampuninya, karena Allah Maha Pengampun.
      Manusia terbuat dari tanah, dan kalau kita perhatikan, sumber makanan dan minuman kita berasal dari tanah, jadi sudah sewajarnya manusia terpilih menjadi khalifah di bumi.
      Anda siap menjadi khalifah, jadilah manusia yang berguna dan bermanfaat bagi sesama dan tidak mudah terbujuk oleh bujukan dan rayuan syetan.
      Saya memilih Islam sebagai agama saya, karena Islam dapat menjawab segala tantangan di dunia ini.

      • KOMHEB says:

        LEBIH BAIK PARA PEMBACA DAN PENULIS DISINI MEMBACA KISAH DARI “KOMEDIAN HEBAT”DI BAGIAN ATAS…AGAR TAHU CERITA SEBENARNYA….

  61. jojo says:

    Ituu lahh,, begok nyaa,,kenapa sampai kekacauan ini muncul ,, brarti allah kamu senang dgn smua ini, pertumpahan darah, maksiat dimama2, peperangan, kenapa dia hrus menciptkan seisi alam semesta kalau dia juga membiarkan smua dikacau balaukan,,, heran skaliii,, sperti dongeng aja cerita anda,, aku tanya,, anda membuat rumah, tapi anda juga mempersilahkan perampok masuk rumah anda,, itu apa namanyaa,,sengaja supaya isi rumahanda habis, dn dibunuh,, atau supaya anda di bilang hebat,,hmmmmm

    • jojo says:

      Aku tanya sama kamu lagi, kita pakai dikehidupan sehari2, kalau kamu punya barang kesukaan apa lah itu, apa kamu mau membiarkan barang itu rusak, ternodah atau pun hilang?? Pastitidak too, pasti kamu rawat,kamu jaga, supaya baik2 aja,, kamu aja manusia bisa berfikir baik buat barang kesukaan kamu, masa tuhan yg kamu bilanh maha penhasih itu sengaja menciptakan pengacau di bumi yg kami sebut khalifah atau apa lah namanya ituu,, logika aja, kamu yg jahat aja tau mana berbuat baik bagi kesayangan kamu, masa tuhan kamu sperti ituu,, hadeeehhhhhh,,

      • jin kura kura says:

        itu sih suka2 tuhan broo,,,, karna derajat manusia itu lebih tinggi dari semua ciptaannya dan juga lebih rendah dari semua ciptaannya…dan dia hanys memilih siapa2 yang berhak masuk kesurga dengan adanya ujian yaitu dunia dan iblis adalah bahan utamanya untuk menguji kita di dunia.

    • dssc7 says:

      Jojo yang baik hati. Tak apalah kau katakan aku jahat, kenapa kamu masih bertanya kepadaku yang jahat ini. Tanya saja pada orang yang baik-baik menurut logikamu. Sabar saja menunggu, berminggu-minggu.

  62. jojo says:

    Yaa jawab donkk,, whyy, kenapa,mati jwban yaaa.. emang itu tanda tanya besar,, susah jwb nyaa., jwban kamu tdi ngambang,, ini lah itu lahh,, ayat2 ini lahh,, kita pakai ilmu logika, krna apa, sumber awal ini smua menurt 2 agama ini adalah buah pengetahuan atau buah apa lahh itu,, tapi pertanyaan nyaa mengapa sperti ada pembiaran dri allah untuk manusia di bodohin yg nama nya si iblis, dn dri jwban kamu ternyata alah sengaja supaya smua porakporanda,, oh my god,,,, yg mana yg benar ne,,

  63. jojo says:

    Ayooo,, yg lain siapa yg bisa jwb, ini pertanyaan mudah, tapi sulit untuk dijawab, kalau ada yg ahli kitab tolong dijawab, jwaban nya yg masuk akal, jgn ujung2 nya jwaban nya hanya tuhan yang tahu rahasia nyaa,, itu bukan jwaban, kalau gk bsa jwab jdi jgn sok2 pintar anda2 untuk berdebat disini,,

  64. Muharizal Hasan says:

    Anda tidak perlu mengakui Muhammad itu sebagai Nabi
    Tapi kembalikan posisi Yesus itu sebagai Nabi, bukan Tuhan.

    Katakanlah, hai umat Kristiani
    Bahwa Tuhan itu Satu
    Tiga itu bukan satu, dan satu itu bukan tiga
    Trinitas itu adalah konsep penyekutuan Tuhan

    Dan… Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus (=hanya sebagai nabi). (Yohanes 17: 3).

    Ayat-ayat Alkitab dalam PERJANJIAN LAMA menegaskan bahwa Tuhan adalah tunggal, satu-satunya tiada yang lain, esa tak berbilang. Yang lain, yang kedua, yang ketiga…dst. hanyalah tuhan, ilah, sembahan yang salah, bukan Tuhan, bukan Allah. Sangat jelas dalam PL bahwa Allah adalah tunggal, tidak terbagi-bagi (dalam pribadi-pribadi) dan tidak ada yang setara dengan-Nya: Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain, kecuali Aku tidak ada Allah. Aku telah mempersenjatai engkau, sekalipun engkau tidak mengenal Aku; supaya orang tahu dari terbitnya matahari sampai terbenamnya, bahwa tidak ada yang lain di luar Aku. Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain (Yesaya 45:5-6). supaya mereka tahu bahwa Engkau sajalah yang bernama TUHAN, Yang Mahatinggi atas seluruh bumi (Mazmur 83:18).

    Sementara pada ayat-ayat PERJANJIAN BARU menunjukkan adanya kejamakan (pribadi) Tuhan. Pribadi-pribadi dalam ayat-ayat tersebut benar-benar menunjukkan keterpisahan, bukan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan, bukan satu kesatuan dalam suatu keilahian yang misterius. Bahkan untuk hal ini, analogi capucino 3in1 pun jauh lebih unggul dari Tritunggal Kristen. Lebih unggul karena begitu diseduh, tidak akan lagi terlihat keterpisahan antara gula, ekstrak kopi dan creamer. Ketiga unsur tersebut menjadi satu dalam suatu kesatuan misterius.

    Sebagai contoh, perhatikan dengan seksama, apakahkah ayat berikut menggambarkan Tuhan dalam satu kesatuan yang tak terpisahkan? “Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia (Yesus) ke sorga, lalu duduk disebelah kanan Allah.” (Markus 16:19).

    Katanya Tuhan satu, kok duduk berdampingan? Jadi, apa bedanya Tritunggal Kristen dengan Politeisme? Itulah akar kebingungan Tritunggal Kristen. Bukan bingung akan hakekat (roh atau dzat) Tuhan, tapi bingung karena Tuhan model Triteisme dijual dalam kemasan monoteisme. Monotheisme yang menyatukan 3 Tuhan dalam satu kesatuan. Satu kesatuan yang secara jelas benar-benar terpisah!!! Karenanya, agar tidak bingung lagi, sebaiknya lepaskan nalar pra-TK: 1+1+1=1 dan gantilah dengan nalar ksatria: 1+1+1=3. Dijamin 100% seumur hidup, Anda tak bingung lagi.

    Semoga bermanfaat

    • jojo says:

      Udahh lahh,, kamu juga,, sok palingng benar, jawab dlu pertanyaan itu, jgn sok menjatuhkan agama lain,, mksd dri kamu diciptakan aja kamu blm paham apa, sok mengatakan agama kamu yg benar,, gak akan ada berpuluh2 keyakinan kalau tuhan yg kamu sembah itu membiarkan nenek moyang mu adam jatuh kedalam dosa

      • Zahratul Aini says:

        @jojo

        PENGANUT KRISTIANI memang UMAT YANG PALING BINGUNG sedunia.
        Mereka bingung dengan konsep Trinitas yang yang menyatukan 3 Tuhan dalam satu kesatuan. Juga sebagai umat yang bingung karena tidak bisa membedakan TUHAN dengan IBLIS.

        Contoh umat kristiasi yang tidak bisa membedakan mana TUHAN dan mana IBLIS, yaitu pada konsep PENYALIBAN YESUS.
        Semua umat kristiani percaya bahwa YESUS DISALIB untuk MENEBUS DOSA. Tuhan telah merencanakan itu semua untuk Misi Keselamatan dari-Nya ini sejak dahulu kala. Sementara dalam ayat INJIL disebutkan:
        • Mereka sedang makan bersama, dan IBLIS telah membisikkan rencana dalam hati Yudas Iskariot, anak Simon, untuk mengkhianati Dia. (Yohanes 13:2)
        • Maka masuklah IBLIS ke dalam Yudas, yang bernama Iskariot, seorang dari kedua belas murid itu.(Lukas 22:3)
        Jadi, jika memang Tuhan yang merencanakan PENYALIBAN YESUS untuk Misi Keselamatan dari-Nya, seharusnya kata IBLIS (Yohanes 13:2) dan (Lukas 22:3) di atas diganti dengan kata TUHAN.
        Begitu juga dengan kata “mengkhianati” diganti dengan kata “menjadi pahlawan” pada ayat (Yohanes 13:2), (Yohanes 6:71), (Matius 10:4), (Markus 3:19), dan (Lukas 6:16).

        Dengan demikian, saya jamin umat Kristiani tidak bingung lagi dengan Konsep Penyaliban Yesus untuk Penebusan Dosa. Bila tidak, maka tidak salah jika orang Kristen di dunia ini adalah pengikut pengikut IBLIS. Sebab, Yudas menjalankan rencana IBLIS, bukan rencana Tuhan. Jadi jelas, bahwa UMAT KRISTIANI tidak bisa membedakan TUHAN dengan IBLIS

        Semoga bermanfaat.

  65. Subur says:

    Otak manusia Zaman sekarang lebih tajam memandang kesalahan orang……………….
    saya berfikir itulah jalan hidup anda.anda tidak bisa makan kalau tidak melihat kejelekan orang.
    saya yakin…………. anda tidak libih baik dari orang yang anda kupas.
    anda selalu sibuk melihat kejelekan orang…………. orang semacam anda biasanya lebih kotor dari yang saya kira.

  66. jojo says:

    Udahh lah apa tuhan kamu tidak mengetahui manusia lagi di hasut sama si iblis, sama aja begokk nya klian smua,,, saling mengatakan dia yg benar, tapi gk mempelajari akar awal kenapa klian bisa berdosa,,

  67. roby says:

    BENARKAH DERAJAT PEREMPUAN
    MEMBAIK SETELAH DATANGNYA ISLAM?

    Bertentangan dengan kepercayaan umum kaum Muslim, Islam TIDAK sedikitpun meningkatkan derajat perempuan di Arab Saudi. Malah merendahkan. Salah satu bukti terdapat dalam Hadith:

    Bukhari Volume 3, Buku 43, Nomor 648
    Narasi Abdullah bin Abbas:
    “Saya ingin bertanya kepada Umar tentang kedua perempuan diantara para isteri Nabi yang dikatakan Auwloh: “Jika kedua diantara kalian bertobat kepada Auwloh …”
    Saya mengatakan, “Wahai Ketua!” Siapa kedua perempuan di antara isteri Nabi yang disebut Auwloh sebagai “Jika kedua diantara anda bertobat kepada Auwloh”? (66.4) Ia menjawab, “Saya heran atas pertanyaan anda, Wahai Ibn Abbas, tentu mereka adalah Aisha dan Hafsa.”

    Lalu Umar meneruskan narasi dan mengatakan:
    “Saya dan tetangga saya dari suku Ansari dari Bani Umaiya bin Zaid yang dulunya tinggal di “Awali al Medina” bergantian menemui Nabi Muhamad…
    Kami, suku Quraish dulunya memiliki kuasa atas perempuan, tetapi setelah tinggal dengan suku Ansar, kami melihat bahwa para perempuan-lah yang memiliki kekuasaan atas lelaki. Kemudian perempuan kami juga mulai mengikuti contoh perempuan Ansari. Suatu kali saya berteriak kepada isteri saya… tetapi isteri saya berbalik menyahut dan saya tidak suka. Isteri saya mengatakan “Mengapa kau tidak suka jika saya menyahutmu? Demi Auwloh, para isteri Nabi menyahuti Nabi dan beberapa dari mereka dilarang berbicara padanya sehari semalam.” Apa yang dikatakannya membuat saya takut dan saya mengatakan kepada isteri saya, “Siapapun yang melanggar (perintah), akan kalah…”

    Seperti anda lihat, Umar mengeluh bahwa setelah sampai di Medina, kaum Quraish–yang percaya bahwa lelaki berkuasa terhadap perempuan–melihat bahwa perempuan Ansari lebih memiliki kekuasaan terhadap kaum lelaki.

    Tidak aneh kalau perempuan Mekah sadar derajat mereka lebih rendah ketika melihat hak-hak yang dinikmati kaum perempuan Yahudi dan Ansari di Medina. Perempuan Mekah lalu menuntut persamaan hak. Ini kemudian tidak disukai 2 lelaki tradisionalis (misogynist) di Mekah. Pembicaraan antara kedua tokoh penttng dalam Islam ini jelas menunjukkan ketidaksenangan mereka melihat isteri-isteri mereka menikmati kebebasan.

    Kaum Arab tidak biasa mencatatkan sejarah mereka. Tidak banyak diketahui dari gaya hidup budaya pra-Islam mereka. Versi sejarawan muslim adalah bahwa jaman itu adalah jaman jahilyah dan bahwa sebelum datangnya Islam mereka orang ganas yang mengubur hidup-hidup bayi-bayi perempuan. Selain itu mereka dikatakan suka berperang. Dikatakan bahwa harga perempuan jaman jahiliyah itu lebih rendah dari onta. Datanglah Muhamad yang meningkatkan harga diri perempuan-perempuan tsb. TETAPI Hadis yang disebutkan diatas menunjukkan fakta bertentangan. Hadis itu menunjukkan bahwa perempuan Arab dimanapun, kecuali di Mekah, memiliki lebih banyak hak yang kemudian dicabut oleh Islam. Ini juga menunjukkan bahwa perlakuan rendah terhadap perempuan dalam Islam bukan Mandat dari Atas tetapi dari tata cara perlakuan kaum Qurash terhadap kaum perempuan mereka. Muhamad yg berasal dari Qurash terbiasa dengan perlakuan terhadap perempuan macam itu dan baginya: begitu memang seharusnya. Inilah yang dijadikan dasar perlakuan terhadap perempuan dalam agama dan buku suci Muhamad.

    Tetapi ada faktor lain yang berperan penting dalam menetapkan nasib muslimah, yaitu pengaruh para isteri Muhamad terhadap Quran. Satu cara Muhamad membungkamkan orang adalah kebiasaanya mengatakan bahwa: itu lho, AUWLOH YANG MENURUNKAN WAHYU.

    Jangan lupa bahwa Muhamad ketika itu berusia lanjut, dengan harem berjumlah 20 isteri dan gundik. Semua isterinya muda dan cantik, kecuali kedua isteri pertamanya Khadijah dan Saudah, yang dinikahinya ketika ia belum berkuasa. Sekarang ia sudah punya nama dan kuasa. Bukan saja ia mampu menikahi siapa yang diinginkannya, bahkan perempuan menyediakan dirinya kepada sang Nabi. Tentu ia memilih para perempuan cantik. Namun kuasa politik belum tentu berarti kuasa/stamina fisik. Sang Nabi sadar betul akan jarak usianya dengan para isterinya. Ia sangat iri kalau lelaki lain melirik isteri-istrinya. Oleh karena itu ia mewanti-wanti para isterinya agar tidak selingkuh.

    Surah 33.30
    “Hai istri-istri Nabi, siapa di antara kalian yang terlibat perbuatan tidak pantas, niscaya akan dilipat gandakan siksaan kepada mereka dua kali lipat. Dan hal demikian itu mudah bagi Auwloh.

    31. Dan siapa di antara kalian (istri-istri Nabi) tetap taat pada Auwloh dan Rasul-Nya dan mengerjakan amal yang saleh, niscaya Kami memberikan kepadanya pahala dua kali lipat dan Kami sediakan baginya rezeki yang mulia.

    Ia sering memperingatkan isteri-isterinya agar tidak menarik perhatian orang lain dengan menutupi tubuh mereka.

    32. Hai istri-istri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti perempuan lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah sembarang dalam berbicara seperti orang yang ada penyakit dalam hatinya, dan ucapkanlah perkataan yang baik,

    33. dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah dan dirikanlah salat, tunaikanlah zakat dan taatilah Auwloh dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Auwloh bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan bersihkan dan tak bernoda.

    Surah tersebut diatas jelas menunjukkan kekhawatiran seorang bandot tua akan isteri-isteri mudanya: mereka perlu dikontrol. Ironisnya, aturan yang khusus dimaksudkan bagi isteri-isteri nabi menjadi bagian dari Syariah dan diterapkan selama 1400 tahun disemua negara berpenduduk Islam. Muhamad berkali-kali menekankan pentingnya isteri mematuhi suami. Mungkinkah ini ada hubungannya dengan isteri-isteri muda Muhamah yang perlu dikontrol? Mereka kadang malas mengikuti aturan Muhamad, tetapi kalau aturan itu datang dari Auwloh, mereka tidak berani bantah. Setiap kali Muhamad menghadapi problem rumah tangga, datanglah “Auwloh” dengan wahyu-wahyunya.

    Surah 66:5
    Jika ia menceraikan kalian, Auwloh akan memberikan padanya isteri-isteri yang lebih baik dari kalian; muslimah yang percaya dan taat kepada Auwloh, bertobat kepada Auwloh, mengagungkan Auwloh, khusuk dalam puasa … baik janda maupun perawan.

    Salah satu bukti bahwa perempuan Arab memiliki lebih banyak hak sebelum datangnya Islam adalah bahwa Khadijah, sebelum bertemu Muhamad, adalah perempuan sukses yang memiliki usaha sendiri dan mempekerjakan banyak orang termasuk lelaki. Muhamad bahkan salah satu pekerjanya. Nah, mana ada cerita perempuan Islam memiliki bisnis sendiri setelah era Muhamad?

    Bagi Muhamad perempuan tidak lebih dari obyek seks. Dilaporkan bahwa ia tidak suka berjabatan tangan dengan perempuan, dan memberikan tugas itu kepada pengikutnya. Apa yang begitu seksual dari kegiatan berjabatan tangan? Mungkin sang Nabi tercabik-cabik antara nafsu seksual dan statusnya sebagai nabi. Sesuatu terjadi dalam benaknya sehingga membuatnya merasa bersalah kalau sampai menyentuh perempuan.

    Nabi Auwloh ini juga merasa bahwa derajat intelektualitas perempuan jauh dibawah lelaki, bahwa mayoritas penghuni neraka adalah perempuan karena mereka tidak tahu terima kasih, bukan terhadap Auwloh, tetapi terhadap suami mereka. Ini yang dikatakannya:

    Bukhari Volume 2, Buku 24 Nomor 541
    Narasi Abu Said al-Khudri: Pada Idul Fitri atau Idul Adha, Nabi Muhamad saw keluar dari musolah. Setelah selesai solat ia menyampaikan ceramah dan memerintahkan orang untuk memberikan zakat. Ia mengatakan “Wahai pengikut, berikanlah zakat” dan ia beralih kepada para perempuan “Wahai perempuan, berikanlah zakat. Karena saya melihat mayoritas penduduk Neraka adalah perempuan.”

    Para perempuan bertanya “Wahai Nabi, apa alasannya?” Ia menjawab “Wahai Perempuan, kalian sering mengutuk dan tidak berterima kasih kepada suami. Saya belum pernah melihat kaum yang begitu rendah dalam tingkat intelektualitas dan agama selain kalian. Wahai perempuan, diantara kalian akan menggoda lelaki baik-baik ke jalan tidak benar.”

    Sulit dimengerti bagaimana seseorang yang percaya bahwa:
    – perempuan bertanggung jawab membawa lelaki ke jalan yang tidak benar dan,
    – bahwa mayoritas penduduk Neraka adalah perempuan karena mereka tidak berterima kasih kepada suami dan,
    – bahwa derajat intelektualitas perempuan tidak memadai,
    sanggup menghormati perempuan. Hadis-hadis macam ini seringkali terulang.

    Dalam versi berikut Muhamad menjelaskan alasannya mengapa perempuan dianggap rendah dalam segi intelektualitas.

    Bukhari Volume 1, Buku 6, Nomor 301
    Narasi Abu Said Al-Khudri: Begitu Rasulullah keluar dari musolah Idul Adha atau Idul Fitri ia mengatakan: “Hai Perempuan! Berikanlah zakat, karena saya meilhat mayoritas penduduk Neraka adalah perempuan.”
    Mereka bertanya “Mengapa demikian hai Rasulullah?”
    Ia menjawab, “Kalian sering mengutuk dan lebih rendah derajat intelektualitas dan agama. Lelaki baik-baik bahkan kalian bawa ke jalan tidak benar.” Para perempuan bertanya, “Hai Rasulullah, apa yang dimaksud dengan rendah derajat intelektualitas dan agama?”
    Ia balik bertanya “Bukankah kesaksian DUA perempuan sama dengan kesaksian SATU lelaki? Mereka menjawab ya.
    Rasulullah kemudian mengatakan “Itulah yang dimaksud dengan rendahnya derajat perempuan dalam intelektualitas. Bukankah benar bahwa perempuan tidak dapat solat ataupun berpuasa kalau sedang datang bulan?“
    Mereka menjawab ya.
    Rasulullah mengatakan “Itulah yang dimaksud dengan rendah derajat dalam intelektualitas dan agama.”

    Jadi menurut alasan nabi Auwloh itu, perempuan rendah derajat dalam intelektualitas karena kesaksian dua perempuan sederajat dengan kesaksian seseorang lelaki. Saking rendahnya derajat perempuan ini sampai mereka dilarang puasa atau solat kalau lagi datang bulan. Tidak jelas apa yang dimaksudkan Muhamad dengan rendah derajat dalam urusan agama. Mungkin bahwa perempuan kurang berkembang secara spiritual. Alasan-alasan inilah–yang memang umum dikalangan Arab– diterapkan Muhamad dalam buku sucinya.

    Tetapi lihatlah absurdnya alasan-alasan tersebut diatas. Apa atau siapa yang menentukan kesaksian perempuan setengah dari kesaksian lelaki? Sang Nabi atau tradisi waktu itu? Bagaimanapun, aturan yang absurd ini bukan bukti kekurangan intelektualitas perempuan. Nabi Auwloh itu selalu menggunakan alat favoritnya: RASA TAKUT. Auwlohnya Muhamad bahkan tidak sungkan-sungkan mengirimkan perempuan yang tidak patuh kepada suami ke neraka.

    Bukhari Volume 1, Buku 6, Nomor 161:
    Narasi Abdulah bin Abbas: Saya juga melihat Api Neraka dan belum pernah melihat hal yang lebih mengerikan. Saya melihat bahwa kebanyakan penduduk Neraka adalah perempuan.” Orang kemudian bertanya “Wahai Rasulullah, mengapa demikian?” Rasulullah menjawab “Karena mereka tidak tahu terima kasih.” Apakah mereka tidak berterima kasih kepada Auwloh? Rasulullah menjawab “Mereka tidak berterima kasih kepada suami dan kepada tindakan baik suami … Jika lelaki bermurah hati kepada perempuan selama hidupnya dan perempuan melihat sesuatu yang tidak memuaskan dalam lelaki, ia akan mengatakan “Saya belum pernah mendapatkan satupun hal baik darimu.”

    Namun tidak ada sepatah kata apapun tentang hukuman yang diterima suami kalau tidak memperlakukan isteri dengan baik. Malah, para suami DIANJURKAN untuk melecehkan isteri mereka lewat perkataan, secara emosi maupun fisik. Ya, inilah tepatnya apa yang dianjurkan Auwloh:

    Surah 4:34:
    Lelaki adalah penguasuh perempuan karena Auwloh menciptakan yang satu lebih tinggi derajatnya dari yang lain dan juga karena mereka (kaum lelaki) menggunakan bagian dari harta mereka; perempuan baik adalah mereka yang taat, menjaga aurat sebagaimana Auwloh menjaganya; dan kalau isteri tidak patuh, tegurlah mereka dan tinggalkan mereka sendirian dalam pelaminan dan PUKUL mereka; baru setelah mereka patuh jangan lagi menjauhkan mereka ….”

    Kalau ada diantara anda yang meragukan posisi perempuan dalam Islam, surah tersebut diatas menjelaskannya. Jelas-jelas dikatakan bahwa lelaki adalah pengasuh perempuan, mengambil alih kebebasan dan otonomi mereka, membuat mereka tergantung lelaki. Lelaki adalah boss rumah tangga karena ia pencari nafkah. Ini menunjukkan bahwa perempuan tidak mampu atau tidak diperbolehkan bekerja. Perempuan hanya pantas tinggal di rumah, beranak, jaga anak dan berterima kasih atas makanan yang didapat dari nafkah suami. Dengan lain kata, perempuan tidak lebih dari BUDAK. Tetapi muhamad tidak berhenti disini. Ia bahkan memerintahkan lelaki untuk melecehkan isteri mereka, secara fisik dan seksual, seperti binatang. Superioritas lelaki terhadap perempuan ini juga diratifikasi dalam Surah 2:228 yang mengatakan “lelaki adalah satu derajat diatas perempuan.”

    Versi Hadis lainnya sehubungan dengan derajad perempuan:
    Sahih Muslim, Buku 004, Nomor 1926
    Jabir bin Abdullah melaporkan: Saya bersholat dnegan Rasulullah pada hari Id. … dan kepada sekelompok perempuan yang ditemuinya ia berceramah dan menegur mereka, dan meminta mereka agar memberikan zakat karena kebanyakan dari mereka adalah bahan bakar neraka. Seorang perempuan bertanya “Mengapa demikian Rasulullah? Ia mengatakan kalian selalu mengomel dan menunjukkan ketidakpuasan terhadap suami. Dan lalu mereka memberikan zakat dengan menyerahkan perhiasan yang mereka kenakan …

    Singkatnya, guna meningkatkan pengikut Rasulullah menggunakan taktik menakut-nakuti (scare tactics). Lihatlah bagaiman Auwloh membandingkan perempuan dgn setan.

    Bukhari Volume 1, Buku 6, Nomor 301
    Jabir melaporkan bahwa Muhamad saw melihat seorang perempuan dan ia meminta isterinya Zainab yang sedang bekerja, agar mengijinkannya melakukan hubungan seksual dgn Zainab. Muhamad saw kemudian menemui rekan2nya dan mengatakan kepada mereka ; PEREMPUAN ITU DATANG DAN PERGI DALAM BENTUK SETAN. Jadi kalau kalian melihat perempuan, pergilah kepada isteri kalian. Dengan cara itulah kalian bisa mengusir nafsu yang membakar dalam hati.

    ANDA PATUT BERTANYA: seorang nabi mata keranjang horny melihat perempuan lain dan melampiaskan nafsu seksualnya ini terhadap isterinya? Bayangkan bagaimana perasaan seorang isteri kalau tahu bahwa ia hanya digunakan sebagai alat pemuasan nafsu suaminya terhadap perempuan lain?

    Ada beberapa surah dalam Quran dan Hadis yang mengejutkan. Yang satu ini, menurut saya, yang paling dahsyat.

    Bukhari Volume 4, Buku 54, Nomor 460
    Narasi Abu Huraira: Rasul Auwloh mengatakan, “Jika seorang suami memanggil isteri ke tempat tidur (untuk senggama) dan perempuan itu menolak dan mengakibatkan sang suami tidur selagi marah, para malaikat akan mengutuknya sampai keesokan hari.”

    Hadis tersebut diatas mengundang pertanyaan, apakah benar Auwloh tidak punya kesibukan lain selain mengurusi kenikmatan seksual rasul-rasulnya ? Tidak masuk akal Tuhan membiarkan malaikat-malaikatNya mengutuki perempuan yang menolak memuaskan nafsu birahi suami. Hadis macam ini diulangi berkali-kali sehingga membuat saya bertanya jangan-jangan Auwloh itu memiliki nafsu birahi yang tidak terkontrol dan menikmati melihat pengikutnya bersenggama.

    Sahih Muslim, Buku 008, Nomor 3367
    “Abu Huraira melaporkan Rasulullah sebagai mengatakan: …jika seorang suami memanggil isteri ke pelaminan, dan isterinya tidak menanggapi, selama suaminya tidak senang dengan perempuan itu, IA yang di surga juga akan tidak senang.”

    Dan

    Bukhari Volume 7, Buku 62, Nomor 122
    Narasi Abu Huraira: Rasulullah mengatakan, “jika seorang perempuan tidur tidak dipelaminan suami, maka para malaikat akan mengirimkannya kutukan kecuali ia kembali ke suaminya.

    Mengapa seorang rasul suci begitu sibuk membahas urusan seksual? Mungkinkah bahwa Rasulullah sudah mencapai usia lanjut? Mungkin giginya mulai rontok dan nafasnya tidak sedap. Sementara isteri-isterinya berusia muda. Mereka menikmati status First Ladies di Arabia, tetapi enggan menemani Rasulullah di pelaminan. Mungkin ancaman dikutuk malaikat dan ketidaksenangan Auwloh adalah cara Rasulullah memaksa isteri-isterinya untuk tidur dengannya.

    Saya bukan perempuan tetapi saya-pun tersinggung kalau hal tersebut diatas dipaksakan kepada saudara perempuan saya. Berikut ini adalah ayat yang paling merendahkan bagi perempuan oleh Rasulullah:

    Bukhari Volume 7, Buku 62, Nomor 33
    Narasi Usama bin Zaid: Rasulullah mengatakan… “saya telah meninggalkan lebih banyak sengsara (affliction) terhadap kaum perempuan daripada kaum lelaki.”

    Sahih Muslim Buku 008, Nomor 3466:
    Abu Huraira melaporkan Rasulullah berkata: Perempuan seperti tulang rusuk. Jika kau mencoba meluruskannya, kau akan mematahkannya. Jika kau membiarkannya, kau akan tetap mendapat manfaatnya, tetapi ketidaklurusan akan tetap berada didalam (hati)-nya.

    Hadis-hadis macam ini sering diulangi oleh narator-narator lain.
    Bagaimana Ummah bisa menghormati perempuan jika sang rasul saja merendahkan mereka? Kalau sang Rasul saja mengejek derajat agama perempuan, intelek dan hak perempuan, apa yang bisa diharapkan dari pengikutnya?

    Standar moralitas dan etis Rasulullah bisa dilihat dari contoh dan cerita kehidupannya. Simaklah:

    Bukhari Volume 4 Buku 55, Nomor 623
    Narasi Abu Musa: Rasulullah mengatakan, “Banyak diantara kalian lelaki mencapai tingkat sempurna, tetapi tidak satupun diantara perempuan mencapai tingkat ini kecuali Aisha, isteri Faraoh dan Mariam, puteri Imran. Dan tidak diragukan, superioritas Aisha dibanding dengan perempuan lain seperti membandingkan Tharid dengan hidangan lain (membandingkan daging dengan roti).

    Nilai-nilai etik dan standar moral Rasulullah bisa disimak dari contoh kelakuan dan cerita tentang hidupnya. Seperti dibawah ini:

    Bukhari Volume 7, Buku 63, Nomor182:
    Narasi Abu Said: Kami pergi dengan Rasulullah ke sebuah taman bernama Ash-Shaut… Rasul mengatakan, “Duduklah disini,” dan pergilah Rasul kedalam taman tersebut. Seorang perempuan dari Bani Jaun menetap di rumah milik Umakima bint An-Num’manm bin Sharahil …Ketika Rasul memasuki rumahnya, ia mengatakan padanya “Relakan dirimu padaku.” Perempuan itu menjawab, “Apakah seorang puteri raja bisa memberikan dirinya kepada rakyat biasa?” Rasul menyentuhnya guna menenangkannya. Perempuan itu mengatakan “Saya mencari perlindungan Auwloh agar jauh darimu.” Rasul mengatakan, “Kamu sudah mendapatkan perlindungan dari Sang Maha Pelindung.”

    Lalu Rasul datang kepada kami dan mengatakan “O Abu Usaid! Berikan padanya dua baju putih dan biarkan ia kembali kepada keluarganya.”

    Apakah sang Rasul tidak puas dengan perempuan yang sudah ia miliki? Apakah ia harus menggenjoti setiap perempuan yang ditemuinya? Kalau ini kelakuan Idi Amin atau milyoner bejat, masih bisa dimengerti. Tapi ini NABI! Utusan Yang Maha Kuasa! Muhamad ini begitu dirasuki nafsu birahi sampai menuntut perempuan harus meng”hadiah”kan diri baginya… Kalau kemauannya ditolak ia membalas dengan kekerasan …tapi kalau ia sadar akan tindakan cabulnya itu dan merasa bersalah, sang Rasul tidak malu-malu memberi sogokan kepada korban (dengan memberi dua baju putih, seperti kisah di atas). Inikah tabiat orang yang bermental stabil?

    Rasulullah tidak menghormati perempuan. Baginya, perempuan melambangkan segala sesuatu yang ia benci. Ia menganggap perempuan sebagai pembawa sengsara. Kalau ia bermimpi tentang perempuan berkulit hitam, ia menginterpretasikannya sebagai tanda datangnya epidemi (penyakit).

    Bukhari Volume 9, Buku 87, Nomor163
    Narasi ayah Salim: Rasulullah mengatakan, “Saya melihat dalam mimpi seorang perempuan berkulit hitam dengan rambut tidak tersisir keluar dari Medina dan bersinggah di Mahai’a. Saya mengartikannya sebagai ditularkannya epidemi Medina kepada Mahai’a, yaitu Al-Juhfa.”

    Bahkan dalam hal religius, Rasulullah menekankan tingkat rendah perempuan:

    Sahih Bukhari 1.778
    Narasi Sahl bin Sa’d: Mereka yang solat dengan Rasulullah mengikat Izar dileher mereka …dan setelah sujud para perempuan diperintahan agar tidak mengangkat kepala sebelum para lelaki kembali pada posisi tegak.

    Berikut ini menetapkan ketergantungan abadi perempuan.
    Bukhari 2,194
    Narasi Abu Huraira: Rasulullah mengatakan, “Tidak diijinkan bagi perempuan yang percaya Auwloh dan Hari Kiamat untuk mengadakan perjalanan selama satu hari dan satu malam, kecuali dengan sesama Mukhrim.”

    Marilah kita mengakhiri tulisan tentang status perempuan dalam Islam ini dengan kata-kata Rasulullah dalam berbagai Hadis:
    – menemukan perempuan baik-baik sama dengan menemukan burung gagak putih diantara seratus burung lainnya.
    – Perkawinan adalah macam perbudakan bagi perempuan.
    – Perempuan harus sujud kepada suami.
    – Pun jika sang isteri menjilati nanah dari seluruh tubuh suaminya, ia tetap tidak akan sanggup melunasi hutangnya kepada suaminya.

    * terjemahan bebas oleh Ali5196

  68. nano says:

    Agama samawi itu kalau kamu mau tau pelajari semua kitab sucinya dan cerna isi serta kandungannya fan hayati bener2 kalau kamu cerdas pasti akan berkata semua kitab suci adalah sekedar DONGENG dan tidak lebih.

  69. Banyak orang kristen mengira Nabi Muhammad menyontek bible😀
    anda tidak tahu, bahwa Nabi kami itu buta huruf, kalau beliau nyontek, udah lama orang arab gak percaya ama beliau.
    udahlah kalau kalian gak percaya gak papa.. untukmu agamamu untukku agamaku.
    udah ada kok dalam Al Quran
    “Maka sembahlah olehmu (hai orang-orang musyrik) apa yang kamu kehendaki selain Allah Katakanlah: “Sesungguhnya orang-orang yang rugi ialah orang-orang yang merugikan diri mereka sendiri dan keluarganya pada hari kiamat”. Ingatlah yang demikian itu adalah kerugian yang nyata. Az Zumar ayat 15

  70. wedus says:

    Rasah do padu rasah do sok pinter, mending nglakoni dewe dewe opo sek di yakini di imani tur rasah do salah salahan. urip guyup rukun luwih apik ketimbang do perang tulisan

  71. ari sudono says:

    Saya masih heran gmn caranya nabi yang Ummi bisa nyontek kitab lain ? Mohon pencerahannya gan

  72. nino ng says:

    Goblok semua….! Orang cumen di adu domba doang kok mau… bego, yang nasrani ya goblok!!! yang ngakunya islam ya goblok juga!!! Udah diam semuanya

  73. ronggo says:

    Wahai pemilik blog, kamu jangan gunakan sebutan Allah terhadap tuhanmu, sebab Allah itu bahasa Arab, pakai nama tuhanmu sesuai tuntunan injil yang asli. Kamu nyontek juga, lebih biadab lagi. Kalau ingin menganut agama, teliti semuanya dengan hati jernih, jangan menulis sesuatu dengan dasar iri dan dengki. Nenek moyangmu tidak seperti kamu kelakuannya, mereka lebih halus dan berbudi, dan mereka menganut agama yang lurus diwaktu itu. Maka anak cucunyalah yang kemudian memilih jalan lain, conothnua kamu itu.

    • Danang says:

      Trus anda mau bilang bahasa arab itu bahasa suci? trus org arab sono yg memperbudak dan menghamili TKW kau bilang suci? komentar anda seperti bocah lima taun yg bilang “ini bahasa arab, ini bahasa injilmu”. anda lupa? kalo aga kristen lahir taun 33 M dan islan taun 580 M? seharusnya sebagai adik harus hormat kepada yg lebih tua.

  74. raden says:

    kalaupun aku sangat tidk percaya dengan agama…yo jangan ribut,,nggak enak di lihat tetangga.,
    sudahlah jgan terus menerus kalian semua di perbudak system orang lain yg mengatas namakan agama..

  75. jovi says:

    Ini yang buat artikel ngawur atau kesurupan dajjal yach..!!!udah jelas Al-Qur’an penyempurnaan kitab suci dari semua kitab suci yg diturunkan Allah SWT..pake Al-Qur’an dikarang Nabi Muhammad SAW segala lagi..padahal isi Al-Qur’an dpt wahyu dari Allah SWT melalui malaikat jibril..dasar manusia yg selalu berpikir logika sangat susah,selalu berpikir dengan data-data yang empiris saja..padahal data yg ada belum tentu betul adanya…apakah pernah berpikir angin bentuknya seperti apa??coba anda yg menulis artikel ini,jelaskan bentuknya angin/udara..karna anda berpola pikir dgn logika dan data??itu aja pertanyaan saya..klau anda bisa menjawab..baru anda bisa menjelaskan Al-Qur’an.

  76. king of card says:

    what a foo this article,,but everyone have his opinion…

  77. lahhhkarep says:

    UU KUHP lebih Indah dan enak dilafaskan drpda Alquran.
    UU KUHP
    Jgn berzinah nnti dpenjara

    Alquran
    Berzinahlah,kawini anak 6 th,nnti kmu msuk syurga,krn itu printah aulah.

  78. my JC says:

    saya suka pendapat JOJO kamu keren…

  79. my JC says:

    gini mas jojo..
    Mas jojo punya istri?/pacar?
    kalau punya pacar/istri mas jojo suka yang mana?
    1.
    Istri:bib …bib….bib… selamat pagi suamiku…bib…bib…
    mau dibuatkan teh atau makan bib…bib (alias robot)
    2.
    istri:sayang…terima kasih yan buat semalam…kamu luarbiasa…kamu suamiku yang sangat pengertian aku bangga jadi istriku….
    kalo mas jojo manusia pasti pilih nmr 2 kan…
    ALLAH ciptakan manusia segambar dan serupa ALLAH punya kehendak bebas,karena ALLAH ingin dekat dengan manusia dan manusia menyembang ALLAH dengan kesungguhan hati,karena kehendak manusia sendiri bukan robot…
    kalau ALLAH pengen robot,ALLAH bisa buat batu bernyanyi menyembah ALLAH…
    bukan berarti kalau ada buah pengetahuan ALLAH mau merusak manusia….
    ALLAH ijinkan itu untuk mengerti isi hati manusia…
    tapi tetap pakai dasar FREE WILL/KEHENDAK BEBAS

  80. Pingback: sejarah internet menurut detik.comReferensi Sejarah | Referensi Sejarah

  81. James says:

    jadi gini, di Matius itu kalau pake bahasa asli. Tuhan Yesus gadibawa oleh Iblis tapi dikatakan “paralambano” yang artinya receive near. Dan pada saat itu memang Tuhan diberikan “screen” berupa pandangan intimidasi dari Iblis.

  82. saya iblis says:

    Ha ha ha……

  83. saya iblis says:

    Hay bani adam teruslah kalian bertarung mudah mudahan kematian cepat menjemput yg akan memberikan kebenaran yg engkau ragukan

  84. Yudieisa says:

    Haman ditemukan namanya di batu rosseta oleh napoleon berkaitan dengan jaman Firaun….

  85. Tuhan Yesus Baik says:

    Yang pasti aku cinta Yesus sebab ia memiliki kasihr

  86. Encek Mohammad Semawi says:

    bagi mu agama mu..bagiku agama ku….apa yang membuat kita satu bangsa mengalami kehancuran..ya sikap seperti ini,,,merasa diri yang paling benar dan baik……dengarkan jika seseorang memberi kabar baik……buang setelahnya jika kamu merasa itu tidak benar…..kita sudah mempunyai agama masing2…jadi dalami dan pelajari saja agama kita masing2….jangan menghujat agama lain…..kata2 kita menjadi cerminan diri kita…….biasanya mereka yang dengan menghujat secara secara tidak mendasar itu adalah mereka yang cuma mengikuti dan sama sekali tidak memahami…..jadi buat para penghujat diragukan keimanannya……dadn mereka itu mungkin cuma dating untuk memecah belahkan persatuan dan mengadu domba…diperparah lagi diikuti pula oleh mereka yang mudah terpengaruh……jika memang anda adalah seorang penganut agama yang taat….maka ikutilah petunjuk kitab……bukan kata hati yang bias berubah-ubah dari waktu kewaktu……..maka jika anda benar-benar mengikuti petunjuk dalam kitab maka anda akan faham akan sesuatu yang anda yakini…..

  87. frozebyte says:

    Bangsa Israel telah melakukan “kerusakan” di bumi 2 kali…pertama, saat mereka berjanji kepada Musa untuk memegang amanah sebagai bangsa yang direstui TUHAN sebagai peradaban yang membawa keselamatan (silahkan mencermati kata jerusalem), lantas…generasi setelahnya mereka “mengkhianati perjanjian dengan TUHAN” tersebut…dan kembali bangsa Israel menjadi bangsa yang hina-dina dalam jajahan bangsa lain…maka datanglah utusan TUHAN yang ke 2 bagi bangsa Israel yang bernama Yehosua,dan sebagian dari mereka beriman-sebagian lainya merasa hal ini adalah ancaman politis, dikarenakan Imam-imam bangsa Israel saat itu adalah kekuatan politik terbesar Romawi di tanah Israel, dan merekapun bersiasat menyingkirkan Yehosua…dalam istilah Injil, dikatakan bahwa TUHAN telah “meminang” bangsa Israel – dan saat pengkhianatan ke 2 maka turunlah “talak” TUHAN kepada bangsa tersebut…

    Maka TUHAN menghinakan bangsa Israel dengan “meminang” saudara mereka yang selama ini dianggap lemah …ialah bangsa keturunan Ismael…

    “Kenapakah di dalam Al-Quran banyak ayat-ayat yang mirip dengan Injil ?” , tentunya kita bertanya – tanya tentang hal tersebut…dikarenakan intisari dari kitab-kitab sebelumnya di-wahyukan oleh TUHAN kepada Muhammad sebagai “bantahan” bagi mereka yang telah meng-iman-i kitab-kitab sebelumnya tersebut dan sebagai “tamparan TUHAN” atas perilaku sombong mereka di muka bumi.

  88. tabah says:

    Asal Anda Tahu, Rasulullah Muhammad SAW tdk bisa baca tulis, jd bagaimana beliau nyontek..

    • Danang says:

      Kau kira nyontek harus ngelirik? dulu sekolah pernah nyontek kan? trus kalo kebetulan duduknya jauhan ama anak yg pinter anda pake cara apa biar bisa dapet jawaban? bisikan kan? jgn terlalu naif dan melihat kulit doang.

  89. Aku Saja says:

    Kita berbeda tp saudara…kita 1 keturunan dari Adam, sejarah yach sejarah spt borobudur yg kita lihat dan bisa buktikan…. terlepas dari iman yg tidak bisa di perdebatkan, sejarah adalah alat bukti, jadi mari kita belajar bersama sebab agama bisa di buktikan oleh logika dan ilmu pengetahuan, karena agama tumbuh bersama logika dan ilmu pengetahuan, cape2 debat dan saling menjelekan lebih baik kita saling menghargai dan saling menyayangi….. karena di mata Tuhan manusia adalah hamba dan anaknya, kita semua sama, hanya politik dalam agama yang ingin memecah belah persaudaraan ini, mulai skr kita belajar sejarah dan mari kita buktikan siapa yg Terbenar, dengan begitu kita tidak bimbang dan dalam iman kita. Kita dapat berdoa dengan merendahkan diri dan minta ampun kepadaNYA dan minta petunjukNYA dengan membuka hati kita. amin GBU…

  90. onmabana123 says:

    saya merasa capek mengikuti komentar2 diatas. yg penting aku sadar bahwa suatu saat aku pasti mati dan aku hanya percaya kepada perkataan2 / perintah2 Tuhan Jesus al.( bahasa saya sendiri) ; yang percaya kepada Nya dan melakukan segala perintahnya akan masuk kesorga. Ya sebab Dia dari sorga dan sekarang dia ada disorga, dan Dia berasal dari sono. Kalau agama lain percaya kepada yang lain silahkan saja mungkin ada juga sorga lain menurut mereka atau menurut nabinya. cuma kalau ditanya sekarang nabimu yg kau anggap memberitakan keselamatam atau sorga, dimanakah dia sekarang???

    • Boleh tau dimana dia berkata dalam alkitab aku adalah tuhan atau sembahlah aku maka kamu akan masuk sorga. karena saya cari2 di alkitab tidak ada kata2 itu.

    • Rayhan says:

      @onmabana123

      Jika jesus adalah tuhan mengapa ia meminta pertolongan kepada allah dengan mengatakan “Eli Eli Lamasabkhtani ? Mengapa juga ia tidak menyelamatkan dirinya dari penyaliban ? Mengapa tuhan jesus mati ? Padahal ia adalah seorang tuhan ? Untuk menebus dosa umat nya ? Kenapa tuhan hanya memiliki 1 umat saja ?

  91. Muhammad Menyebut “Orang² Samiri” di jaman Musa, Meskipun Orang² Samiri (Samaria) Baru Muncul di Abad 6 SM jawaban : Samiri dalam jaman nabi musa bukan bangsa, tapi orang yang bernama samiri. contohnya aneh sekali jika yakub berkata kepada yehuda anak nya dan di anggap sebagai yakub bicara kepada bangsa yahudi. karena nama yehuda disitu nama perorangan bukan bangsa.

  92. Contoh lain kesalahan judul terdapat di cerita Muhammad tentang anak sapi emas. Di kitab Keluaran tertulis bahwa Harun membuat patung ini di gurun. Kejadian ini berlangsung saat Musa naik ke gunung untuk menerima Sepuluh Perintah Tuhan. Karena tekanan bani Israel yang tidak sabar lagi setelah menunggu Musa selama 40 hari, Harun tunduk pada permintaan bani Israel dan membuat patung anak lembu emas untuk disembah mereka.

    Jawaban : Begitulah Tuhan yang maha penyayang membela hamba nya ( Harun a.s ) dalam Al Quran ketika para penulis2 fasik merubah rubah isi alkitab dengan menulis bahwa Harun biang keladi yang begitu mudahnya tunduk pada permintaan bani Israel dan membuat patung anak lembu emas. hal itu langsung disangkal bahwa bukan harun tapi Samiri lah yang membuat patung lembu emas itu. sama seperti ketika penulis fasik menyebut bahwa Raja solomon di akhir hidup nya menjadi kafir, Tuhan pun kembali membela hamba nya dengan berfirman :Surat Al-Baqarah 102
    Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir , hanya syaitan-syaitan lah yang kafir .

  93. Untuk Haman, bisa lihat juga disini : http://www.newworldencyclopedia.org/entry/Great_Pyramid_of_Giza cari kata : The estimated completion date of the Great Pyramid is around 2560 B.C.E. Khufu’s vizier, Hemon, is credited as its architect. Hemon disini Haman dalam Al Quran, karena bahasa arab asli / bahasa Al Quran tanpa vokal sama seperti bahasa ibrani yaitu HMN bisa jadi Haman, Hamin, Hemen atau Hemon. tapi secara literatur bahasa sama seperti aba, abi, abu.

  94. pencari kebenaran hakiki says:

    Ayat-ayat Ramalan Bibel yang meleset tak terpenuhi

    1. Ramalan Paulus tentang kedatangan Yesus (I Tesalonika 4: 16-17).
    Dalam ayat ini Paulus meramalkan bahwa setelah kebangkitan Yesus dari kubur, dia dan seluruh pengikutnya yang masih hidup itu akan diangkat bersama-sama dengan Yesus dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Ramalan ini tidak terpenuhi bukan Yesus yang menjemput Paulus, tapi pedang kaisar Nero yang memenggal leher Paulus di Roma tahun 64 M.
    Ramalan Paulus ini tidak akan terjadi, meski dia diberi waktu 2000 tahun lagi untuk menunggu kegenapan nubuatnya.

    2. Ramalan kedatangan Yesus (Matius 10:23, 16:28, Markus 9:1 dan Lukas 9:27).
    Yesus menubuatkan bahwa dia dan kerajaan Allah akan datang sebelum para muridnya selesai mengunjungi kotakota Israel. Ramalan ini meleset jauh, sebab sampai saat ini Yesus belum juga turun datang kembali ke dunia. Padahal para murid Yesus sudah mati semua 2000 tahun yang Ialu.

    3. Hak keturunan Abraham (Kejadian 21: 12).
    Dalam ayat ini Tuhan menubuatkan bahwa yang disebut keturunan Abraham adalah berasal dari Ishak. Nubuat ini meleset jauh besar, Sebab dalam I Tawarikh 1:28-30 Ismail juga disebut sebagai anak keturunan Abraham.

    4. Ramalan Tuhan Meleset (Yeremia 34:4-5)
    Dalam ayat Tuhan berfirman bahwa Zedekia, raja Yehuda tidak akan mati oleh pedang, melainkan akan mati dengan damai. Nubuat ini meleset jauh, dalam kitab Yeremia 52: 10-11 diceritakan bahwa pada dalam akhir hayatnya Zedekia tewas ditangan raja Babel. Sebelum meninggal, mata Zedekia dibutakan, lalu dibelenggu dengan rantai tembaga. Kemudian ditaruh dalam rumah hukuman sampai meninggal.

    5. Nubuat Tuhan tidak terjadi (Yeremia 36: 30).
    Dalam kitab Yeremia 36:30 Tuhan berfirman bahwa keturunan Yoyakim tidak ada yang naik tahta kerajaan Daud. Nubuat ini tenyata meleset. Diceritakan dalam kitab II Rajaraja 24: 6 bahwa sepeninggal Yoyakim, yang naik tahta menggantikannya adalah Yoyakin, anaknya.

  95. pencari kebenaran hakiki says:

    AYAT-AYAT KONTRADIKSI :

    Kontradiksi Perjanjian Lama
    1. Siapakah anak Daud yang kedua ?
    a. Kileab (II Samuel 3: 2-3).
    b. Daniel (I Tawarikh 3: 1)

    2. Di Yerusalem, Daud mengambil beberapa gundik atau tidak ?
    a. Ya! Daud mengambil beberapa gundik dan istrei (11 Samuel 5: 13-16).
    b. Tidak! Daud hanya mengambil beberapa isteri saja (I Tawarikh 14: 3-7).

    3. Berapa anak-anak Daud dari gundik di Yerusalem ?
    a. 11 orang (Samuel 5: 13-16).
    b. 13 orang (I Tawarikh 14 3-7).

    4. Di Kota mana Daud mengambil tembaga ?
    a. Betah dan Berotai (II Samuel 8: 8).
    b. Tibhat dan dari Kun (I Tawarikh 18: 8)

    5. Siapa anak Tou yang diutus untuk mengucapkan selamatkepada Daud ?
    a. Yoram (II Samuel 8: 10).
    b. Hadoram (1 Tawarikh 18: 9- 1 0)

    6. Dari orang bangsa saja Daud mengambil perak dan emas untuk Tuhan ?
    a. Aram (II Samuel 8: 11-12).
    b. Edom (I Tawarikh 18: 14-16).

    7. Siapakah panitera (sekretaris) Daud ?
    a. Seraya (II Samuel 8: 15-17).
    b. Sausa (I Tawarikh 18: 14-16).

    8. Berapakah tentara berkuda tawanan Daud ?
    a. 1.700 orang (II Samuel 8: 4).
    b. 7.000 orang (I Tawarikh 18: 4).

    9. Berapa ekor kuda kereta yang dibunuh Daud ?
    a. 700 ekor (II Samuel 10: 18).
    b. 7.000 ekor (I Tawarikh 19:18).

    10. Yang dibunuh Daud, pasukan berkuda atau pasukan jalan kaki ?
    a. 40.000 pasukan berkuda (II Samuel 10:8).
    b. 40.000 pasukan berjalan kaki (I Tawarikh 19: 18).

    11. Siapakah panglima musuh yang tewas di tangan Daud?
    a. Sobakh (II Samuel 10: 18).
    b. Sofakh (I Tawarikh 19: 18).

    12. Daud memerangi Israel atas hasutan Tuhan atau atas bujukan iblis ?
    a. Tuhan murka Ialu menghasut Daud (II Samuel 24: 1).
    b. Setan bangkit Ialu membujuk Daud (I Tawarikh 21:1)

    13. Siapakah kepala Triwira pengiring Yahudi ?
    a. Isyabaal, orang Hakhmoni (II Samuel 23: 8).
    b. Yasobam bin Hakhmoni (I Tawarikh 11:11).

    14. Kepala Triwira Daud membunuh berapa orang ?
    a. 800 orang (II Samuel 23:8).
    b. 300 orang (I Tawarikh 11:11).

    15. Berapakah angkatan perang Daud dari orang Israel ?
    a. 800 orang (II Samuel 24: 9).
    b. 1.100.000 orang (I Tawarikh 21:5).

    16. Berapakah angkatan perang Daud dari orang Yehuda ?
    a. 500.000 orang (11 Samuel 24:9).
    b. 470.000 orang (I Tawarikh 21:5).

    17. Berapakah kandang kuda milik Salomo (Sulaiman ?
    a. 40.000 kandang (I Raja-raja 4:26).
    b. 4.000 kandang (II Tawarikh 2:2).

    18. Berapa mandor pengawas kerajaan Salomo (Sulaiman)?
    a. 3.300 mandor (1 Raja-raja 5:16).
    b. 3.600 mandor (II Tawarikh 2:2).

    19. Berapa bat air di Bait Suci buatan Salomo ?
    a. 2.000 bat air (I Raja-raja 7:26).
    b. 3.000 bat air (II Tawarikh 4:5).

    20. Berapakah jumlah keturunan Yakub seluruhnya ?
    a. 66 jiwa (Kejadian 46:26).
    b. jiwa (Keluaran 1:5).

    21. Yang diharamkan, kelinci ataukah kelinci hutan ?
    a. Kelinci (Imamat ll: 6).
    b. Kelinci hutan (Ulangan 14: 6).

    22. Yang haramkan, babi ataukah babi hutan ?
    a. Babi hutan (Ulangan 14: 8, Imamat ll: 7).
    b. Babi (Yesaya 66: 17).

    23. Berapa lama Yoyakhim menjadi raja di Yerusalem ?
    a. 3 bulan (11 Raja-raja 24: 8).
    b. 3 bulan 10 hari (11 Tawarikh 36: 9).

    24. Berapa lama Yesua dan Yoab yang pulang kembali ke Yerusalem dan Yehuda dari pembuangan Nebukadnezar ?
    a. 2.812 orang (Ezra 2:6).
    b. 2.818 orang (Nehemia 7:11).

    25. Berapa anak-anak Benyamin ?
    a. 10 orang (Kejadian 46:21).
    b. 5 orang (Bilangan 26:38-39).
    c. 3 orang (I Tawarikh 7:6).
    d. 5 orang (1 Tawarikh 8:1-5).
    Komentar Silsilah anak Benyamin itu, semuanya tidak sama baik nama maupun jumlahnya.

    26. Berapa cucu Benyamin (anak-anak Bela) ?
    a. 5 orang (I Tawarikh 7:7).
    b. 9 orang (I Tawarikh 8:3-5).
    c. 2 orang (Bilangan 26:40).
    Buka dan bacalah ayat yang dimaksud. Terlihat jelas bahwa semua nama dan jumlah cucu Benyamin tidak ada yang sama.

    27. Tuhan salah dalam batasan usia ?
    a. Tuhan membatasi umur manusia hanya 120 tahun saja “Berfirman Tuhan: “Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia, karena manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan seratus dua puluh tahun saja” (Kejadian 6:3). “Maka berkatalah TUHAN,’Aku tidak memperkenankan manusia hidup selama-lamanya; mereka mahluk fana, yang harus mati. Mulai sekarang umur mereka tidak akan melebihi 120 tahun” (Kejadian 6:3, Alkitab Bahasa Indonesia Sehari-hari).
    b. Batasan usia dari Tuhan itu salah besar, karena banyak orang yang usianya melebihi 120 tahun. Adam hidup selama 930 tahun (Kej. 5:3-5), Set hidup selama 912 tahun (Kej. 5:6-8), Enos hidup selama 905 tahun (Kej.9-11), Keenam hidup selama 9 1 0 tahun (Kej. 5:12-14), Mahalaleel hidup selama 895 tahun (Kej. 5:15-17), Yared hidup selama 962 tahun (Kej. 5:18-20), Henokh hidup selama 365 tahun (Kej. 5:21-23), Metusalah hidup selama 969 tahun (Kej. 5:25-27), Lamekh hidup selama 777 tahun (Kej. 5:28-32), Nuh hidup selama 950 tahun (Kej. 9:29), Sem hidup selama 600 tahun (Kej. 11: 10-11), Arpakhsad hidup selama 438 tahun (Kej. 11:12-13), Selah hidup selama 433 tahun (Kej. ll: 14-15), Eber hidup selama 464 tahun (Kej. ll:16-17). Peleg hidup selama 239 tahun (Kej. ll:18-19), Rehu hidup selama 239 tahun (Kej.11: 22-21), Serug hidup selama 230 tahun (Kej. 11: 24-25), Sara hidup selama 127 tahun (Kej. 23: 1-2), Ismael hidup selama 137 tahun (Kej. 25:17), Nahor hidup selama 148 tahun (Kej. ll: 24-25), Yakub hidup selama 147 tahun (Kej. 47: 28), Lewi hidup selama 137 tahun (Kej. 6:15), Kehat hidup selama 133 tahun (Kej. 6:19), Harun hidup selama 123 tahun (BH 33:39), Ayub hidup selama 140 tahun (Ayub. 42: 16-17).

    28. Tuhan menyesal atau tidak ?
    a. Tuhan tidak punya sifat menyesal (I Samuel 15:29, Bilangan 23:19).
    b. Tuhan menyesal dan pilu hati karena telah menciptakan manusia yang akhimya cenderung berbuatjahat di muka bumi (Kejadian 6:5-6). Tuhan menyesal karena telah Saul sabagai raja di Israel (I Samuel IS: 10-11, 35). Tuhan menyesal setelah mengacungkan tangan ke Yerusalem (II Samuel 24:16).Tuhan menyesal karena telah merancang malapetaka (Yeremia, 26:3, Yeremia 42:10, Keluaran 32: 14).

    29. Tuhan bisa dilihat atau tidak ?
    a. Tuhan tidak bisa dilihat dan didengar (Yohanes 5: 37,I Timotius 1:17, I Timotius 6:16, Keluaran 33: 20, I Yohanes 4:12).
    b. Tuhan bisa dihhat dengan mata kepala (Keluaran 33:11), Kejadian 18:1, Yohanes 5:37), Keluaran 33:20; I Timotius 6:16, I Timotius 1: 17,I Yohanes 4:12, Kejadian 26:24).
    c. Tuhan kelihatan kaki-Nya (Keluaran 24:9-10).
    d. Tuhan kelihatan sedang duduk (Yesaya 6:1).
    e. Tuhan bias dilihat dari jauh(Yeremia 31:3).

  96. pencari kebenaran hakiki says:

    Kontradiksi Perjanjian Baru :

    Silsilah Yesus dalam Alkitab bisa dilihat di dua kitab Injil yaitu Injil Matius 1:1-17 dan Injil Lukas 3: 23-38. sementara injil Markus dan Injil Yohanes diam seribu bahasa tak tahu menahu tentang silsilah Yesus.

    1. Siapakah leluhur Yesus dari Adam sampai dengan Abraham?
    a. Lukas menuliskan 21 nama dalam silsilah dari Adam sampai dengan Abraham.
    b. Matius tidak menuliskan satu nama pun dalam silsilah dari Adam sampai dengan Abraham. Apakah Tuhan tidak memberikan inspirasi Yesus kepada Matius ? Apakah Tuhan pilih kasih terhadap Lukas ? Padahal Lukas termasuk dalam daftar murid Yesus di Injil Matius 10:2-4.

    2. Berapa nama silsilah dari Abraham sampai dengan Daud ?
    a. Lukas mencatat 15 nama dari Daud sampai dengan Yesus.
    b. Matius hanya mencatat 14 nama dari Daud sampai dengan Yesus.

    3. Dalam silsilah dari Abraham sampai dengan Daud, siapakah anak Hezron?
    a. Anak Hezron adalah Arni (Lukas 3: 33).
    b. Anak Hezron adalah Ram (Matius 1: 3).

    4. Berapa nama silsilah Daud sampai dengan Yesus ?
    a. Lukas mencatat 43 nama dari Daud sampai dengan Yesus.
    b. Matius hanya mencatat 28 nama dari Daud sampai dengan Yesus.

    5. Siapakah kakek Yesus ?
    a. Yakub (Matius 1:6).
    b. Eli (Lukas 3:31).

    6. Siapakah anak daud yang menurunkan Yesus ?
    a. Salomo (Matius 1: 6).
    b. Natan (Lukas 3:31).

    7. Yesus memasuki Yerusalem naik apa ?
    a. Seekor keledai (Markus ll:7; Lukas 19:35).
    b. Seekor keledai betina dan seekor keledai (Matius 21:7).

    8. Ketika Yesus bertemu Yalrus, apakah anak perempuan Yairus sudah mati?
    a. Ya! Sudah mati! (Matius 9:18).
    b. Belum mati! Masih sakit dan hampir! (Markus 5: 23).

    9. Bolehkah membawa tongkat dan kasut dalam pedalanan ?
    a. Ya, boleh ! (Markus 6: 7-9).
    b. Tidak, tidak boleh!! (Matius 10: 9- 1 0, Lukas 9: 1-3).

    10. Kesaksian Yesus tentang dirinya, benar atau salah ?
    a. Tidak benar (Yohanes 5: 31).
    b. Benar (Yohanes 8:14).

    11. Berapa jumlah orang buta yang bertemu Yesus di Yerikho?
    a. Dua orang buta (Matius 20:29-30).
    b. Hanya satu orang buta saja (Markus 10:46).

    12. Dimana Yesus menemui orang kerasukan setan ?
    a. Di Gedara (Matius 8:28).
    b. Di Gerasa (Markus 5:1-2).

    13. Berapa jumlah orang kerasukan setan yang ditemui Yesus ?
    a. Ada 2 orang (Matius 8:28).
    b. Hanya 1 orang saja (Markus 5: 1-2).

    14. Apa yang diucapkan Yudas di hadapan Yesus ?
    a. Salam Rabi (Matius 26: 49).
    b. Rabi (Markus 14: 45),
    c. Yudas tidak mengucapkan apa-apa/diam (Lukas 22:47).

    15. Ketika Yesus berjalan di atas air, bagaimana respon para muridnya ?
    a. Mereka menyembah Yesus (Matius 14:33).
    b. Mereka tercengang dan bingung (Markus 6:51-52).

    16. Jam berapa Yesus disalibkan ?
    a. Jam sembilan (Markus 15:25).
    b. Jam 12 Yesus belum disalibkan (Yohanes 19:14).

    17. Yesus membawa damai dan keselematan atau onar ?
    a. Yesus menyelamatkan dunia (Matius 5:9, Yohanes 3:17, Yohanes 10:34-36).
    b. Yesus membawa onar, pedang dan kekacauan keluarga (Matius 10: 34-36).

    18. Apa hukumnya bersunat ?
    a. Sunat itu wajib (Kejadian 17:10-14, 17:14, Kejadian 21:4). Yesus tidak membatalkan sunat, (Matius 5: 17-20, Lirkas 2:21). Yesusjuga disunat (lukas 2: 21). Dan orang yang tidak disunat, tidak dapat diselamatkan (Kisah Para Rasul IS: 1-2).
    b. Kata Paulus, sunat tidak wajib, tidak berguna dan tidak penting (Galatia 5:6, I Korintus 7:18-19).
    19. Bolehkah makan babi ?
    a. Babi haram dimakan (Ulangan 14:8, Imamat 11:7, Yesaya 66:17).
    b. Kata Paulus, semua daging binatang halal dimakan, tidak ada yang haram (I Korintus 6: 12, I Korintus 10:25, Kolose 2:16, I Timotius 4-5, Roma 14:17).

    20. Selain Yesus, adakah yang naik ke sorga ?
    a. Tidak ada! Hanya Yesus saja yang pemah naik ke sorga (Yohanes 3: 13).
    b. Henokh dan Elia telah naik ke sorga (Kejadian 5: 24, II Raja-raja 2. 1 1).

  97. pencari kebenaran hakiki says:

    AYAT-AYAT TUHAN YANG RAGU-RAGU :

    Tuhan ragu-ragu dalam ispirasi wahyu-Nya, sehingga memakai kata dugaan “kira-kira”.

    Kira-kira jam 3 malam (Matius 14:25, Markus 6:48), kira-kira jam 3 (Matius 27:46), Kira-kira jam 3 petang (Kisah Para Rasul 10: 3) . Kira-kira jam 4 (Yohanes 1:39), Kira-kira jam 5 petang (Matius 20:6), Kira-kira jam 5 (Matius 20:9), Kirakira jam 9 (Kisah Para Rasul 23:23),

    Kira-kira jam 9 pagi (Matius 20:3), Kira-kira jam 12 (Lukas 23:44, Yohanes 19:14), (irakira pukul 12 (Matius 20:5, Yohanes 4: 6, Kisah Para Rasul 10:9), Kira-kira 2 jam (Kisah Para Rasul 19:34), Kira-kira 3 jam (Kisah Para Rasul 5:7).

    Kira-kira 12 orang (Kisah Para Rasul 19:7), Kira kira 20 orang (I Samuel 14:14), 1 Samuel 25:13, I Raja-raja 22:6, Kisah Para Rasul 5:36), kira-kira 600 orang (1 Samuel 14: 2,1 Samuel 23:13).

    Kira-kira 1000 orang (Yudas 9:49), kira-kira dua atau tiga ribu orang (Yosua 7:3), kira-kira 3000 orang (Yosua 7: 4, Yudas 16:27), kira-kira 3000 jiwa (Kisah Para Rasul 2: 41), kira-kira 4000 orang (1 Samuel 4:2, Markus 8:9), kira-kira 5000 orang (Yosua 8:12), kira-kira 5000 laki-laki (Matius 14:21, Lukas 9:14, Yohanes 6:10, Kisah Para Rasul 4: 4).

    Kira-kira 10.000 orang (Yudas 3:29), kira-kira lima belas ribu orang (Yudas 8:10), kira-kira 40.000 orang (Yosua 4:13).

    Kira-kira 8 hari (Lukas 9: 28), kira-kira 10 hari (1 Samuel 25: 38), Kira-kira 3 bulan (Kejadian 38: 24. Lukas 1: 56), kirakira 12 tahun (Lukas 8: 42), kira-kira 30 tahun (Lukas 3: 23), kira-kira 100 tahun (Roma 4: 19), kira-kira 450 tahun (Kisah Para Rasul 13: 20).

    Kira-kira 50 kati (Yohanes 19: 39), kira-kira 200 hasta (Yohanes 21: 8), kira-kira 2000 ekor babi (Markus 5: 13), kirakira 2 mil (Yohanes 11: 18).

  98. pencari kebenaran hakiki says:

    KESAKSIAN PARA TEOLOG KRISTEN :

    1. Dr.G.C Van Niftrik dan Dr. B.J Bolland :
    “Kita tidak usah malu-malu, bahwa terdapat berbagai kekhilafan di dalam Alkitab; kekhilafan-kekhilafan tentang angka-angka perhitungan; tahun dan fakta. Dan tak perlu kita pertanggungjawabkan kekhilafan-kekhilafan itu pada caranya, isi Alkitab telah disampaikan kepada kita, sehingga kita akan dapat berkata: “Dalam naskah aslinya tentu tidak terdapat kesalahan-kesalahan, tetapi kekhilafan itu barulah kemudian terjadi di dalam turunan naskah itu. Isi Alkitab juga dalam bentuknya yang asli, telah datang kepada kita dengan perantaraan manusia” (Dogmatika Masa Kini, BPK Jakarta,1967, hal 298).

    2. Dr. Mr D.C Mulder:
    “Jadi benarlah Daud itu pengarang Mazmur yang 73 jumlahnya ? Hal itu belum tentu. Sudah beberapa kali kita suci menjumpai gejala bahasa orang Israel suka menggolongkan karangan-karangan di bawah nama orang yang termasyhur ……. Oleh karena itu tentu tidak mustahil pengumpulan-pengumpulan mazmur-mazmur itu (atau orang-orang yang hidup lebih kemudian) memakai nama Daud, karena raja itu termasyhur sebagai pengarang mazmur-mazmur. Dengan kata lain perkataan, pemakaian nama Daud, Musa, Salomo itu merupakan tradisi kuno, yang patut diperhatikan, tetapi tradisi itu tidak mengikat” (Pembimbing ke Dalam Perjanjian Lama, BPK Jakarta, 1963 hal. 205).

    3. Dr. Welter Lempp;
    “Susunan semesta alam diuraikan dalam Kitab Kejadian I tidak dapat dibenarkan lagi oleh ilmu pengetahuan modern” (Tafsiran Kejadian, hal 58). “Pandangan Kejadian I dan seluruh Alkitab tentang susunan semesta alam adalah berdasarkan ilmu kosmografi bangsa Babel. Pandangan itu sudah ketinggalan jaman” (Tafsiran Kejadian, hal, 65).

    4. Dr. R. Soedarmo:
    “Dengan pandangan bahwa Kitab Suci hanya catatan saja dari orang, maka diakui juga bahwa di dalam Kitab Suci mungkin sekali ada kesalahan. Oleh karena itu Kitab Suci mungkin sekali ada kesalahan. Oleh karena itu Kitab Suci denganbentuk sekarang masih dapat diperbaiki” (Ikhtisar Dogamtika, BPK Jakarta, 1965 hal. 47). “Di dalam Perjanjian Baru pun ada kitab-kitab yang diragukan antara lain Surat Wahyu dan Yakobus yang disebut surat Jeram” (Ikhtisar Dogmatika, BPK Jakarta, 1965 hal. 49).

  99. pencari kebenaran hakiki says:

    ____________________________________________________________________________________________
    PERINTAH TUHAN YG TIDAK MASUK AKAL
    Yehezkiel 4:12
    Makanlah roti itu seperti roti jelai yang bundar dan engkau harus membakarnya di atas kotoran manusia yang sudah kering di hadapan mereka.”

    Yehezkiel 4:15
    Lalu firman-Nya kepadaku: “Lihat, kalau begitu Aku mengizinkan engkau memakai kotoran lembu ganti kotoran manusia dan bakarlah rotimu di atasnya.”
    —————————————————————————————————————————————————-

    (Sungguh Ajakan Tuhan yg paling Konyo, Inikah firman Tuhan…?? tak ada rotan, akarpun jadi,,,
    Tak ada Tai manusia, Tai sapi-pun jadi )
    ____________________________________________________________________________________________
    TUHAN MEMEGANG KOTORAN
    Maleakhi 2:3
    Sesungguhnya, Aku akan mematahkan lenganmu dan akan melemparkan kotoran ke mukamu, yakni kotoran korban dari hari-hari rayamu, dan orang akan menyeret kamu ke kotoran itu.
    —————————————————————————————————————————————————

    (Tuhan sibuk melempar kotoran kemuka siapa…?? )

    ____________________________________________________________________________________________
    AYAT YANG SANGAT MENJIJIKAN
    2 Raja Raja 18:27
    Tetapi juru minuman agung berkata kepada mereka: “Adakah tuanku mengutus aku untuk mengucapkan perkataan-perkataan ini hanya kepada tuanmu dan kepadamu saja? Bukankah juga kepada orang-orang yang duduk di atas tembok, yang memakan tahinya dan meminum air kencingnya bersama-sama dengan kamu?”

    Yesaya 36:12
    Tetapi juru minuman agung berkata: “Adakah tuanku mengutus aku untuk mengucapkan perkataan-perkataan ini hanya kepada tuanmu dan kepadamu saja? Bukankah juga kepada orang-orang yang duduk di atas tembok, yang memakan tahinya dan meminum air kencingnya bersama-sama dengan kamu?”

  100. pencari kebenaran hakiki says:

    1. Yehezkiel
    (16:7) dan jadilah besar seperti tumbuh-tumbuhan di ladang! Engkau menjadi besar dan sudah cukup umur, bahkan sudah sampai pada masa mudamu. Maka BUAH DADAMU sudah montok, rambutmu sudah tumbuh, tetapi engkau dalam keadaan TELANJANG BUGIL.

    (16:8) Maka Aku lalu dari situ dan Aku melihat engkau, sungguh, engkau sudah sampai pada masa cinta BERAHI. Aku menghamparkan kain-Ku kepadamu dan menutupi auratmu. Dengan sumpah Aku mengadakan perjanjian dengan engkau, demikianlah firman Tuhan ALLAH, dan dengan itu engkau Aku punya.

    ___________________________________________________________________________________________

    (16:22) Dalam segala perbuatan-perbuatanmu yang keji dan persundalanmu itu engkau tidak teringat lagi kepada masa mudamu, waktu engkau TELANJANG BUGIL sambil menendang-nendang dengan kakimu dalam lumuran darahmu.
    (16:25) Pada setiap persimpangan jalan engkau membangun bukit pengorbanan dan menjual kecantikanmu menjadi kekejian dengan MEREGANGKAN KEDUA PAHAMU bagi setiap orang yang lewat, sehingga PERSUNDALANmu bertambah-tambah.

    (16:26) Engkau BERSUNDAL dengan orang Mesir, tetanggamu, si AURAT BESAR itu, sehingga PERSUNDALANMU bertambah-tambah, yang menimbulkan sakit hati-Ku.

    (16:28) Engkau BERSUNDAL juga dengan orang Asyur, oleh karena engkau belum merasa puas; ya, engkau BERSUNDAL dengan mereka, tetapi masih belum merasa puas.

    (16:37) sungguh, oleh karena itu Aku akan mengumpulkan semua kekasihmu, yaitu yang merayu hatimu, baik yang engkau cintai maupun yang engkau benci; Aku akan mengumpulkan mereka dari sekitarmu untuk melawan engkau dan Aku akan MENYINGKAPKAN AURATMU di hadapan mereka, sehingga mereka melihat seluruh KEMALUANMU.

    (16:39) Aku akan menyerahkan engkau di dalam tangan mereka dan mereka akan meruntuhkan tempatmu yang tinggi dan merusakkan bukit-bukitmu, mereka akan MENELANJANGI engkau, akan merampas perhiasan-perhiasanmu dan membiarkan engkau TELANJANG BUGIL.
    ___________________________________________________________________________________________
    (23:20) Ia berahi kepada kawan-kawannya bersundal, yang auratnya seperti aurat keledai dan ZAKARnya seperti ZAKAR KUDA.

    (23:21) Engkau menginginkan KEMESUMAN masa mudamu, waktu orang Mesir MEMEGANG-MEGANG DADAMU dan MENJAMAH-JAMAH SUSU KEGADISANmu.
    ____________________________________________________________________________________________

    2. AMSAL

    (7:16) Telah kubentangkan permadani di atas tempat tidurku, kain lenan beraneka warna dari Mesir.

    (7:17) Pembaringanku telah kutaburi dengan mur, gaharu dan kayu manis.

    (7:18) Marilah kita memuaskan berahi hingga pagi hari, dan bersama-sama menikmati asmara.

    (7:19) Karena suamiku tidak di rumah, ia sedang dalam perjalanan jauh,

    (7:20) sekantong uang dibawanya, ia baru pulang menjelang bulan purnama.”

    (7:21) Ia merayu orang muda itu dengan berbagai-bagai bujukan, dengan kelicinan bibir ia menggodanya.
    ____________________________________________________________________________________________

    3. 2 SAMUEL
    (13:11) Ketika gadis itu menghidangkannya kepadanya supaya ia makan, dipegangnyalah gadis itu dan berkata kepadanya: “Marilah tidur dengan aku, adikku.”

    (13:12) Tetapi gadis itu berkata kepadanya: “Tidak kakakku, jangan PERKOSA aku, sebab orang tidak berlaku seperti itu di Israel. Janganlah berbuat noda seperti itu.

    (13:14) Tetapi Amnon tidak mau mendengarkan perkataannya, dan sebab ia lebih kuat dari padanya, DIPERKOSANYALAH dia, lalu tidur dengan dia.
    ____________________________________________________________________________________________
    4. HOSEA

    (2:2)”Adukanlah ibumu, adukanlah, sebab dia bukan isteri-Ku, dan Aku ini bukan suaminya; biarlah dijauhkannya SUNDALnya dari mukanya, dan zinahnya dari antara buah dadanya,

    (2:3) supaya jangan Aku menanggalkan pakaiannya sampai dia TELANJANG, dan membiarkan dia seperti pada hari dia dilahirkan, membuat dia seperti padang gurun, dan membuat dia seperti tanah kering, lalu membiarkan dia mati kehausan.

    (2:5)Sebab ibu mereka telah menjadi SUNDAL; dia yang mengandung mereka telah berlaku tidak senonoh. Sebab dia berkata: Aku mau mengikuti para kekasihku, yang memberi roti dan air minumku, bulu domba dan kain lenanku, minyak dan minumanku.

    (3:1) Berfirmanlah TUHAN kepadaku: “Pergilah lagi, cintailah perempuan yang suka BERSUNDAL dan BERZINAH, seperti TUHAN juga mencintai orang Israel, sekalipun mereka berpaling kepada allah-allah lain dan menyukai kue kismis.”
    ___________________________________________________________________________________________

    5. ULANGAN

    (23:1) Orang yang hancur BUAH PELIRnya atau yang terpotong kemaluannya, janganlah masuk jemaah TUHAN.

    (23:2) Seorang anak haram janganlah masuk jemaah TUHAN, bahkan keturunannya yang kesepuluhpun tidak boleh masuk jemaah TUHAN.
    ___________________________________________________________________________________________
    (25:11) Apabila dua orang berkelahi dan isteri yang seorang datang mendekat untuk menolong suaminya dari tangan orang yang memukulnya, dan perempuan itu mengulurkan tangannya dan MENANGKAP KEMALUAN orang itu,
    ___________________________________________________________________________________________
    6. KIDUNG AGUNG (Alkitab lebih sibuk mengurusi Buah dada)

    (4:5) Seperti dua anak rusa BUAH DADAMU, seperti anak kembar kijang yang tengah makan rumput di tengah-tengah bunga bakung.

    7:7) Sosok tubuhmu seumpama pohon korma dan BUAH DADAMU gugusannya.

    (7:8) Kataku: “Aku ingin memanjat pohon korma itu dan memegang gugusan-gugusannya Kiranya BUAH DADAMU seperti gugusan anggur dan nafas hidungmu seperti buah apel.

    (7:10) Kepunyaan kekasihku aku, kepadaku gairahnya tertuju.

    ____________________________________________________________________________________________

    7. KEJADIAN (Alkitab Melegalkan Incest)

    (19:32) Marilah kita beri ayah kita minum anggur, lalu kita tidur dengan dia, supaya kita menyambung keturunan dari ayah kita.”

    (19:33) Pada malam itu mereka memberi ayah mereka minum anggur, lalu masuklah yang lebih tua untuk tidur dengan ayahnya; dan ayahnya itu tidak mengetahui ketika anaknya itu tidur dan ketika ia bangun.

    (19:34) Keesokan harinya berkatalah kakaknya kepada adiknya: “Tadi malam aku telah tidur dengan ayah; baiklah malam ini juga kita beri dia minum anggur; masuklah engkau untuk tidur dengan dia, supaya kita menyambung keturunan dari ayah kita.”

    (19:35) Demikianlah juga pada malam itu mereka memberi ayah mereka minum anggur, lalu bangunlah yang lebih muda untuk tidur dengan ayahnya; dan ayahnya itu tidak mengetahui ketika anaknya itu tidur dan ketika ia bangun.

    (19:36) Lalu mengandunglah kedua anak Lot itu dari ayah mereka.
    ____________________________________________________________________________________________
    KEJADIAN (asal usul Onani)

    (38:8) Lalu berkatalah Yehuda kepada Onan: “Hampirilah isteri kakakmu itu, kawinlah dengan dia sebagai ganti kakakmu dan bangkitkanlah keturunan bagi kakakmu.”

    (38:9) Tetapi Onan tahu, bahwa bukan ia yang empunya keturunannya nanti, sebab itu setiap kali ia menghampiri isteri kakaknya itu, ia membiarkan maninya terbuang, supaya ia jangan memberi keturunan kepada kakaknya.
    ____________________________________________________________________________________________
    George Bernard Shaw
    Budayawan dan Kritikus Kaliber International dan pemenang Nobel tahun 1925, dia berpendapat :
    �Alkitab adalah kitab yang paling berbahaya di muka bumi, simpanlah kitab ini di laci dan kuncilah�

    The Plain Truth, Oktober 1977
    �Membacakan cerita-cerita dari Injil kepada anak-anak bisa membuka kesempatan untuk mendiskusikan moral seks. Kitab Injil yang belum dibersihkan pasti mendapat rating X dari badan sensor�

    Majalah Time 31 Maret 2001
    �Alkitab merupakan kitab orang dewasa yang penuh sekali dengan erotisme�

    Romo Don Bruno Maggioni
    �Alkitab adalah sebuah karangan untuk orang dewasa. Bukan hanya karena-halaman seksualnya tetapi karena jenis masalah yang muncul di seputar seks manusia�
    bisakah anda menjelaskannya dengan akal sehat

  101. pencari kebenaran hakiki says:

    INJIL KEHILANGAN 18.666 AYAT

    Dalam Alkitab terbitan Jerman “Die Gute Nachricht Altes und Neues Testament” terbitan deutsche Bibelstifung Stuttgart, Germany tahun 1978, jumlah ayat dalam Perjanjian Lama (PL) berkurang 18.666 ayat. Jumlah ini diperoleh dari perbandingan dengan Alkitab standar Protestan maupun standar Katolik.
    … Lihat Selengkapnya
    Menurut Ev Jansen Litik, Alkitab Perjanjian Lama terdiri dari 22.465 ayat. (Tanya jawab Dogmatika Kristologi, hlm.18). Dengan demikian berarti Alkitab PL kehilangan sekitas 83 persen. Bila dibuka dengan cermat, dari lembaran pertama sudah terlihat mencolok adanya ayat-ayat yang raib itu. Bermula dari kitab Kejadian (Das Erste Buch Mose), terdapat 8 pasal 5, pasal 10, pasal 20, pasal 23, pasal 26, pasal 31, pasal 34, dan pasal 36.

    Dari seluruh kitab Perjanjian Lama (PL), yang paling banyak kehilangan ayat adalah kitab Mazmur (Das Buch Psalmen). Umumnya, kitab ini terdiri dari 150 pasal. Tetapi dalam Alkitab terbitan Jerman ini hanya terdapat 41 pasal saja. Sedangkan 109 pasal lainnya tidak dimuat sama sekali. Di samping itu, bebrapa bagian di antaranya kehilangan searoh pasal. Jika dihitung, jumlah seluruh ayat yang hilang dari kitabMazmur berjumlah 1.830 ayat.

    Nasib yang sama juga dialami oleh kitab Tawarikh yang terdiri dari Tawarikh I dan Tawarikh II. Kitab Tawarikh I umumnya terdiri dari 29 pasal dan 891 ayat, sedangkan kitab Tawarikh II terdiri dari 36 pasal dan 822 ayat. Kedua kitab ini sama sekali disunat dari Alkitab. Jika dikalkulasi, terdapat 1.713 ayat yang tidak dimuat dalam kitab Tawarikh.

    Selain Tawarikh, kitab lain yang dipangkas habis tanpa menyisakan satu ayat pun adalah Kitab Ester, Ratapan(nudub Yeremia), Obaja, Nahum, Habakuk, Zefanya, Tobit, Tambahan Ester, Kebijakan Alomo, Sirakh, Barukh, dan Tambahan Kitab Daniel. Total jumlah ayat dari kitab-kitab yang hilang ini adalah 3.006 ayat.

    Kitab Yehezkiel (Der Prophet Ezechiel) hilang 30 pasal, antara lain: pasal 6-7, pasal 12-15, pasal 17, pasal 19-30, pasal 32, pasal 35, pasal 38-42, pasal 44-46, dan pasal 48. Selain itu, ada bebrapa bagian yang hilang separoh pasal, sehingga total ayat yang hilang berjumlah 871 ayat.

    Kitab Yesaya (das Buch Jesaya) yang seyogianya berjumlah 66pasal, kini tinggal 37 pasal saja,lantaran kehilangan 29 pasal. Dari 37 pasal yang tersisa itu pun sebagian hilang separoh pasal. Jumlah seluruh ayat yang hilang dari kitabYesaya adalah 687 ayat.

    Kitab Bilangan (Das vierte Buch Mose) hanya ada 10 pasal, setelah kehilangan 26 pasal, antara lain: pasal 1-2, pasal 4-5, pasal 7-9, pasal 11-12, pasal 15-19, dan pasal 25-36. Jumlah ayat yang hilang dalam kitab Bilangan adalah 1.057 ayat.

    Demikian pula yang dialami oleh Kitab Yeremia (Der Prophet Jeremia). Kitab ini hanya memiliki 25 pasal setelah kehilangan 27 pasal. Jumlah ayat yang hilang dalam kitab Bilangan adalah 869 ayat.

    Dalam Dua Halaman raib Ribuan Ayat:

    Menurut urutan yang baku, seharusnya setelah kitab Tibit adalah kitab Yudit (339 ayat), Tambahan Ester (91 ayat), Kebijakan Salomo (435 ayat), Sirakh (1.401 ayat), barukh (213 ayat), dan Tambahan KItab Daniel (196 ayat). Tetapi, enam kitab yang terdiri dari 2.675 ayat ini hilang semua. Setelah kitab Tobit, langsung loncat ke kitab Makabe.

    DAFTAR AYAT-AYAT YANG HILANG DARI ALKITAB

    1.
    Kitab Kejadian (Das Erste Buch Mose)
    391 ayat lenyap.

    2.
    Kitab Keluaran (Das Zweite Buch Mose)
    539 ayat lenyap.

    3.
    Kitab Imamat (Das Dritte Buch Mose)
    764 ayat lenyap.

    4.
    Kitab Bilangan (Das Vierte Buch Mose)
    1,057 ayat lenyap.

    5.
    Kitab Ulangan (Das Funfte Buch Mose)
    698 ayat lenyap.

    6.
    Kitab Yosua (Das Buch Josua)
    528 ayat lenyap

    7.
    Kitab Hakim-hakim (Das Buch Von Den Richtern)
    386 ayat lenyap.

    8.
    Kitab l Samuel (Das Erste Buch Samuel)
    304 ayat lenyap.

    9.
    Kitab ll Samuel (Das Zweite Buch Samuel)
    363 ayat lenyap.

    10
    I Raja-raja (Das Ersste Buch von den Konigen)
    375 ayat lenyap.

    11.
    II Raja-raja (Das Zweite Buch von den Konigen)
    343 ayat lenyap.

    12.
    Kitab Tawarikh I
    891 ayat lenyap.

    13.
    Kitab Tawarikh II
    822 ayat lenyap.

    14.
    Kitab Ezra (Das Buch Esra)
    125 ayat lenyap.

    15.
    Kitab Nehemia (Das Buch Nehemia)
    289 ayat lenyap.

    16.
    Kitab Ester
    167 ayat lenyap.

    17.
    Kitab Ayub (Das Buch Ijob)
    672 ayat lenyap.

    18.
    Kitab Mazmur (Das Buch Psalmen)
    1,830 ayat lenyap.

    19.
    Kitab Amsal (Das Buch Sprichworter)
    704 ayat lenyap.

    20
    Kitab Pengkhotbah (Das Buch Koholet)
    100 ayat lenyap.

    21.
    Kitab Kidung Agung (Das Hohelied)
    31 ayat lenyap

    22.
    Kitab Yesaya (Das Buch Yesaya)
    687 ayat lenyap.

    23.
    Kitab Yeremia (Der Prophet Jeremia)
    869 ayat lenyap.

    24.
    Kitab Ratapan
    154 ayat lenyap

    25.
    Kitab Yehezkiel (Der Prophet Ezechiel)
    871 ayat lenyap.

    26.
    Kitab Daniel (Das Buch Daniel)
    219 ayat lenyap.

    27.
    Kitab Hosea (Der Prophet Hosea)
    128 ayat lenyap.

    28.
    Kitab Yoel (Der Prophet Joel)
    16 ayat lenyap.

    29.
    Kitab Amos (Der Prophet amos)
    14 ayat lenyap.

    30.
    Kitab Obaja
    21 ayat lenyap.

    31.
    Kitab Mikha (Der Prophet Micha)
    46 ayat lenyap.

    32.
    Kitab Nahum
    47 ayat lenyap.

    33
    Kitab Habakuk
    56 ayat lenyap.

    34.
    Kitab Zefanya
    53 ayat lenyap.

    35.
    Kitab Hagai (Der Prophet Haggai)
    14 ayat lenyap.

    36
    Kitab Zakharia (Der Prophet Sacharja)
    115 ayat lenyap.

    37
    Kitab Maleakhi (Der Prophet Maliachi)
    36 ayat lenyap.

    38
    Kitab Tobit (Das Buch Tobit)
    85 ayat lenyap.

    39
    Kitab Yudit
    339 ayat lenyap.

    40
    Tambahan Ester
    91 ayat lenyap.

    41
    Kebijakan Salomo
    435 ayat lenyap.

    42
    Kitab Sirakh
    1,401 ayat lenyap.

    43
    Barukh
    213 ayat lenyap.

    44
    Tambahan Kitab Daniel
    196 ayat lenyap.

    45
    I Makabe (Das Erste Buch von Den Makkabaer)
    757 ayat lenyap.

    46
    II Makabe (Das Zweite Buch von Den Makkabaer)
    424 ayat lenyap.

    TOTAL AYAT LENYAP 18. 666 ayat.

    Kitab Imamat (Das Dritte Buch Mose) dalam Alkitab Jerman hanya memuat pasal 9,16 dan 19 yang semuanya terdiri dari 95 ayta saja. Padahal, standarnya kitab Imamat terdiri dari 27 pasal (859 ayat). Selebihnya, 24 pasal (764 ayat) disapu bersih. Jadi,kitab Imamat ini kehilangan ayat sebanyak 89 persen.

    Kitab-kitab PL lainnya yang banyak kehilangan ayat antara lain: kitab Amsal (Das Buch Sprichworter) hilang 23 pasal (704 ayat); kitab Ayub (Das Buch Ijob) hilang 23 pasal (672 ayat); kitab Mazmur (Das Buch Psalmen) hilang 109 pasal (1.830 ayat); kitabYosua (Das Buch Josua) hilang 17 pasal (528 ayat); kitab Ulangan (Das Funfte Buch Mose/Deuteronomium) hilang 16 pasal (698 ayat); kitabYesaya (Das Buch Jesaya) hilang 29 pasal (687 ayat), dll.

    Data-data pengurangan dan perubahan tata letak ayat-ayat di atas, secara otomatis menggugurkan doktrin otoritas Alkitab (Bibel) sebagai murni firman Tuhan. Sebab Bibel telah dikotori oleh tangan-tangan manusia. Umat Islam tidak heran terhadap fenomena ini, karena Allah SWT telah mengabarkan dalam Al-Qur’an:

    “Mereka (Ahli Kitab) suka mengubah kalimat-kalimat Allah daripada tempat-tempatnya…”(Qs. Al-Ma’idah 13).

    Dengan demkian, tuduhanRobert Morey dalam buku The Islamic Invasion bahwa Al-Qur’an kehilangan 73 ayat dalamproses pembukuannya, sanagt keliru dan tidak berdasar sama sekali. Sebab fakta sejarah telah menyanggah tuduhan ini (lihat Majalah tabligh edisi sebelumnya).

    Selain itu,tuduhan kehilangan ayat dalam kitab suci itu, jelas salah alamat bila ditujukan unutk Al-Qur’an. Sebaiknya, Morey mengalamatkan tudingan ini kepada Alkitab (Bibel), yang terbukti telah kehilangan 18.666 ayat (sekitar 83 persen). (Molyadi Samuel AM)
    ayo berpikir yang logis

  102. pencari kebenaran hakiki says:

    PENDAPAT TOKOH-TOKOH NONMUSLIM TERHADAP AL-QUR’AN

    Harry Gaylord Dorman dalam buku “Towards Understanding lslam”, New York, 1948, p.3, berkata: “Kitab Qur’an ini adalah benar-benar sabda Tuhan yang didiktekan oleh Jibril, sempurna setiap hurufnya, dan merupakan suatu mukjizat yang tetap aktual hingga kini, untuk membuktikan kebenarannya dan kebenaran Muhammad.”
    Prof. H. A. R. Gibb dalam buku “Mohammadanism”, London, 1953, p. 33, berkata sebagai berikut: “Nah, jika memang Qur’an itu hasil karyanya sendiri, maka orang lain dapat menandinginya. Cobalah mereka mengarang sebuah ungkapan seperti itu. Kalau sampai mereka tidak sanggup dan boleh dikatakan mereka pasti tidak mampu, maka sewajarnyalah mereka menerima Qur’an sebagai bukti yang kuat tentang mukjizat.”
    Sir William Muir dalam buku “The Life of Mohamet”, London, 1907; p. VII berkata sebagai berikut: “Qur’an adalah karya dasar Agama Islam. Kekuasaannya mutlak dalam segala hal, etika dan ilmu pengetahuan…”
    DR. John William Draper dalam buku “A History of the intelectual Development in Europe”, London, 1875, jilid 1 , p. 343-344, berkata: “Qur’an mengandung sugesti-sugesti dan proses moral yang cemerlang yang sangat berlimpah-limpah; susunannya demikian fragmenter, sehingga kita tidak dapat membuka satu lembaran tanpa menemukan ungkapan-ungkapan yang harus diterima olehsekalian orang. Susunan fragmenter ini, mengemukakan teks-teks, moto dan peraturan- peraturan yang sempurna sendirinya, sesuai bagi setiap orang untuk setiap peristiwa dalam hidup.”
    DR. J. Shiddily dalam buku “The Lord Jesus in the Qur’an”, p. 111 , berkata: “Qur’an adalah Bible kaum Muslimin dan lebih dimuliakan dari kitab suci yang manapun, lebih dari kitab Perjanjian Lama dan kitab perjanjian Baru.”
    Laura Vaccia Vaglieri dalam buku “Apologie de I’Islamism, p. 57 berkata: “Dalam keseluruhannya kita dapati dalam kitab ini, suatu koleksi tentang kebijaksanaan yang dapat diperoleh oleh orang-orang yang paling cerdas, filosof-filosof yang terbesar dan ahli-ahli politik yang paling cakap… Tetapi ada bukti lain tentang sifat Ilahi dalam Qur’an, adalah suatu kenyataan bahwa Qur’an itu tetap utuh melintasi masa-masa sejak turunnya wahyu itu hingga pada masa kini…Kitab ini dibaca berulang-ulang oleh orang yang beriman dengan tiada jemu-jemunya. Keistimewaannya pula, Qur’an senantiasa dipelajari/dibaca oleh anak-anak sejak sekolah tingkat dasar hingga tingkat Profesor.” “Sebaliknya malah karena diulang- ulang ia makin dicintai sehari demi sehari. Qur’an membangkitkan timbulnya perasaan penghormatan dan respek yang mendalam, pada diri orang yang membaca dan mendengarkannya…. Oleh karena itu bukan dengan jalan paksaan atau dengan senjata, tidak pula dengan tekanan mubaligh-mubaligh yang menyebabkan penyiaran Isiam besar dan cepat, tetapi oleh kenyataan bahwa kitab ini, yang diperkenalkan kaum Muslimin kepada orang-orang yang ditaklukkan dengan kebebasan untuk menerima atau menolaknya adalah kitab Tuhan. Kata yang benar, mukjizat terbesar yang dapat diperlihatkan Muhammad kepada orang yang ragu dan kepada orang yang tetap berkeras kepala.”
    Prof. A. J. Amberry, dalam buku “De Kracht van den Islam”, hlm. 38, berkata: “Qur’an ditulis dengan gaya tak menentu dan tidak teratur, yang menunjukkan bahwa penulisnya di atas segala hukum-hukum pengarang manusia.”
    G. Margoliouth dalam buku “Introduction to the Koran” (kata pendahuluan untuk buku J. M. H. Rodwell), London, 1918, berkata: “Diakui bahwa Our’an itu mempunyai kedudukan yang penting diantara kitab-kitab Agama di dunia. Walau kitab ini merupakan yang terakhir dari kitab-kitab yang termasuk dalam kesusasteraan ini, ia tidak kalah dari yang mana pun dalam effeknya yang mengagumkan, yang telah ditimbulkannya terhadap sejumlah besar manusia yang telah menciptakan suatu phase kemajuan manusia dan satu tipe karakter yang segar.”
    George Sale dalam buku “Joseph Charles Mardrus-Premilinary Discourse”, berkata: “Di seluruh dunia diakui bahwa Qur’an tertulis dalam bahasa Arab dengan gaya yang paling tinggi, paling murni….diakui sebagai stan dard bahasa Arab… dan tak dapat ditiru oleh pena manusia… Oleh karena itu diakui seba gai mukjizat yang besar, lebih besar daripada membangkitkan orang mati, dan itu saja sudah cukup untuk meyakinkan dunia bahwa kitab itu berasal dari Tuhan.”
    E. Denisen Ross dari “Introduction to the Koran-George Sale”, p. 5, berkata: “Qur’an memegang peranan yang lebih besar terhadap kaum Muslimin daripada peranan Bible dalam agama Kristen. Ia bukan saja merupakan sebuah kitab suci dari kepercayaan mereka, tetapi juga merupakan text book dari upacara agamanya dan prinsip-prinsip hukum kemasyarakatan…..Sungguh sebuah kitab seperti ini patut dibaca secara meluas di Barat, terutama di masa-masa ini, di mana ruang dan waktu hampir telah dipunahkan oleh penemuan-penemuan modern.”
    James A. Michener dalam “Islam the Misunderstood Religion Readers Digest”, Mei 1955, berkata sebagai berikut: “Berita Qur’an inilah yang mengusir patung-patung dewa, dan memberikan ilham kepada manusia untuk merevolusikan hidup dan bangsa mereka…. Kombinasi antara persembahan kepada Satu Tuhan ditambah dengan perintah prakteknya yang membuat Qur’an menjadi khas. Bangsa yang beragama di Timur yakin bahwa negara mereka hanya akan diperintah dengan baik apabila hukum-hukumnya sejalan dengan Qur’an.
    W.E. Hocking dalam “Spirit of World Politics New York 32”, p. 461 , berkata: “…saya merasa benar dalam penegasan saya, bahwa Qur’an berisi amat banyak prinsip-prinsip yang diperlukan untuk pertumbuhannya sendiri. Sesungguhnya dapat dikatakan bahwa hingga pertengahan abad ke-13, Islamlah pembawa segala apa yang tumbuh yang dapat dibanggakan oleh dunia Barat.”
    Napoleon Bonaparte
    Dari “Stanislas Cuyard-Ency des Sciences Religioses”, Paris, 1880, jilid IX, p. 501 berkata sebagai berikut: ” Selama abad-abad pertengahan, sejarah Islam peradaban sepenuhnya. Berkat keuletan kaum Musliminlah maka ilmu pengetahuan dan falsafah Yunani tertolong dari kebinasaan, dan kemudian datang membangunkan dunia Barat serta membangkitkan gerakan intelektual sampai pada pembaruan Bacon. Dalam abad ke-7 dunia lama itu sedang dalam sakaratulmauit. Muharnmad memberi kepada mereka sebuah Qur’an yang rnerupakan titik tolak ke arah dunia baru.”
    Dari buku “Bonaparte et I’Islarn oleh Cherlifs, Paris, p. 105, berkata sebagai berikut: “I hope the time is not far off when I shall be able to unite all the wise and educated men of all the countries and establish a uniform regime based on the prinsiples of the Qur’an wich alone can lead men to happiness. Artinya: Saya meramalkan bahwa tidak lama lagi akan dapat dipersatukan semua manusia yang berakal dan berpendidikan tinggi untuk memajukan satu kesatuan kekuasaan yang berdasarkan prinsip-prinsip ajaran Islam, karena hanyalah Qur’an itu satu-satunya kebenaran yang mampu memimpin manusia kepada kebahagiaan.*

  103. pencari kebenaran hakiki says:

    PENDAPAT TOKOH-TOKOH NONMUSLIM TERHADAP KITAB BIBEL

    Dr. Mr. D. N. Mulder dalam bukunya “Pembimbing ke dalam Perjanjian Lama”, tahun 1963, pagina 12 dan 13, berkata sebagai berikut: “Buku ini dikarang pada waktu-waktu tertentu, dan pengarang-pengarangnya memang manusia juga, yang terpengaruh oleh keadaan waktunya dan oleh suasana di sekitarnya dan oleh pembawaan pengarang itu sendiri. Naskah-naskah asli dari Kitab Suci itu sudah tidak ada Iagi. Yang ada pada kita hanya turunan atau salinan. Dan salinan itu bukannya salinan langsung dari naskah asli, melainkan dari salinan dan seterusnya. Sering di dalam menyalin Kitab Suci itu terseliplah salah salin.”
    Drs. M. E. Duyverman dalam bukunya “Pembimbing ke dalam Perjanjian Baru”, tahun 1966, pagina 24 dan 25, berkata sebagai berikut: “Ada kalanya penyalin tersentuh pada kesalahan dalam naskah asli yang dipergunakannya, lalu kesalahan itu diperbaikinya, padahal perbaikan itu sering mengakibatkan perbedaan yang lebih besar dengan yang sungguh asli. Dan kira-kira pada abad keempat, di Antiochia diadakan penyelidikan dan penyesuaian salinan-salinan; agaknya terdorong oleh perbedaan yang sudah terlalu besar diantara salinan-salinan yang dipergunakan dengan resmi dalam Gereja.”
    Dr. B. J. Boland dalam bukunya “Het Johannes Evangelie”, p. 9, berkata sebagai berikut: “Zijn ons de waarheden van het Evangelie van Jesus Christus in haar corspron-kelijken onvervalschen, zul veren vorm overgeleverd of zijn de door het intermediair van den Griek schen Geest, van de Griek sche reid, het laat stea an te nemen…dat de letter der Nieuw-Testament-ische boeken in de eerste eeuwen anzer jaartelling gewichtig wijzungen moet hebben ondergaan.”

    Artinya: Apakah kebenaran-kebenaran dari Injil Jesus Kristus diserahkan kepada kita dalam bentuk murninya, asli dan tidak dipalsukan, ataukah telah dirubah melalui alam fikiran kebudayaan Gerika? Umumnya yang terakhirlah yang diterima oleh orang jaman kini… bahwa tulisan-tulisan Kitab Perjanjian Baru pada dua abad pertama perhitungan tahun kita, pasti telah mengalami perubahan besar.
    Dr. A. Powel Davies dalam bukunya “The meaning of the Dead Sea Scrolls The New American Library” tahun 1961 , p. 106, berkata: “The first three, or Synoptic Gospels tell much the same story. There are discrepancies; but it is impossible to a considerable extent to reconcile them. John’s Gospel, however, tells quit a different story from the other three. If John is right, then the other three are wrong; If the Synoptic are right, the John’s gospel must surely be in error.”

    Artinya: Tiga Injil pertama, yaitu Injil Synoptik, membawakan cerita yang sama. Terdapat pertentangan-pertentangan di dalamnya, sehingga tidaklah mungkin sedemikian jauh untuk mendamaikan ayat-ayat ini. Namun Injil Johannes, menceritakan cerita-cerita yang amat berbeda dari ketiga Injil pertama itu. Bila Injil Johannes yang betul, maka ketiga Injil yang lain itu salah; bila ketiga Injil itu betul, maka Injil Johannes pasti salah.
    Dr. G. C. Vari Niftrik dan Dr. B. J. Boland dalam bukunya “Dogmatika Masakini”, cetakan ketiga; tahun 1978, p. 322, berkata sebagai berikut: “Kita tidak usah merasa malu bahwa terdapat pelbagai kekhilafan di dalam Al-Kitab; kekhilafan tentang angka-angka, perhitungan-perhitungan tahun dan fakta-fakta. Dan tak perlu kita pertanggungjawabkan kekhilafan-kekhilafan itu berdasarkan caranya isi Al-Kitab telah disampaikan kepada kita, sehingga dapat kita berkata: dalam naskah asli tentulah tidak terdapat kesalahan-kesalahan, tetapi kekhilafan-kekhilafan itu barulah kemudiannya terjadi di dalam turunan-turunan (salinan-salinan-pen) naskah itu.”
    Herman Bakels (1871-1954) dalam bukunya “Nij Ketters? Ya.. Om deere Gods”, p. 119-120, lewat buku “Dialog antara Ahmadiyah dengan saksi-saksi Yehowa”, p. 83 dan 88 berkata sebagai berikut: “De andere ses Bijbels (Weda, Awesta, de boeken over Boedha, Tao-teking, Confusius boeken, Kor’an) ken ik niet genoeg…Van onzen Bijbel weet ik dit zeker. Ik heb hem dertig jaar lang van voren tot achteren doorploeterd. En ik zeg rondement; ik kan in Europa geen boek dat meer stikvol dingen-die-niet-waar-zijn zit dan de Bijbel.”

    Artinya: Adapun enam buah kitab (Weda, Awesta, Kitab-kitab tentang Budha, Tao-teking, Kitab-kitab Confusius, Al-Qur’an) tidak begitu saya kenal. Akan tetapi Bijbel kita ini, pasti saya ketahui. Sudah 30 tahun lamanya saya mengincah Bijbel kita ini dari awal sampai akhir. Oleh karena itu terus terang saya katakan, bahwa di Eropa, saya belum kenal sebuah kitab yang lebih padat dengan hal-hal yang tidak benar dari pada Bijbel.

    Dia juga berkata: “Bijna alle koeken zijn er misleidend, nipseudepigra fisch. D.W.Z. niet geschreven door de auteurs op wier namen zestaan, maar wel later geschreven.”

    Artinya: Hampir semua kitab-kitab dalam bibel itu menyesatkan, yakni memakai nama. palsu, yaitu tidak ditulis oleh pengarang-pengarang yang tercantum nama mereka di atasnya, melainkan ditulis jauh di belakang mereka.
    Surat kabar di Ghana, yaitu Harian Times, 24 Juni 1964 yang dimuat oleh harian Mercusuar Yk. tertanggal 31-8-1968; Mr. RT. Payet, di dalam parlemen inggris tahun 1964 mengusulkan kepada Pemerintah Inggris dalam hal ini The British Home Secretary agar Injil dilarang beredar. Salah satu di antara sebabnya seperti yang ia katakan sebagai berikut: “I know of no book in history which could compare with the Bible as a source of brutality and sadistic conduct.

    Artinya: Tidak ada di dalam sejarah satu buku yang merupakan sumber dari perbuatan-perbuatan yang brutal dan sadis selain Injil ini. (I. Sudibya Markus dalam buku “Dialog Islam-Nasrani dan Usul Pelanggaran Injil di Inggris”, terbitan Potrosari Ler. 28 Mgl.).
    Prof. Herbert J. Muller dalam buku “The Uses of the Past, p. 168 lewat bukunya O. Hashem, “Marxiesme dan Agama”, tahun 1965, Japi Surabaya, p. 45, berkata: “Scholars regard this text ( I Johannes 5:7) as a later interpolation however, since it does not appear in the best manuscripts.”

    Artinya: Para sarjana menganggap bahwa naskah ini ( I Johannes 5:7) adalah suatu sisipan/tambahan kemudian, karena ayat seperti ini tidak diketemukan pada manuskrip-manuskrip terbaik.
    Kata Herman Bakel dan Dr. A. Powel Davies, “Injil Matius 28:19 dan Injil Markus 16:9-19 adalah sisipan. Bacalah bukunya.” (Hashem, “Jawaban Lengkap Kepada Pendeta Dr. J. Verkuyl,” terbitan JAPI, Surabaya, tahun 1969, halaman 94).

  104. pencari kebenaran hakiki says:

    PENDAPAT PARA ILMUWAN BARAT TENTANG AL-QURAN

    dakwatuna.com – Seorang ilmuwan dari Italia Kenneth Edward George berkata,
    “Saya sudah mengkaji dengan sangat teliti agama-agama terdulu dan agama modern dewasa ini. Kesimpulannya adalah bahwa Islam agama langit yang yang benar. Kitab Suci ini mencakup kebutuhan materi dan immateri bagi manusia. Agama ini membentuk akhlak yang baik dan menjaga rohani agar tetap sehat.”

    Profesor Inggris Mountaghmiri Watts berkata,
    “Apa yang dipaparkan Al Qur’an tentang realitas dan fenomena alam yang sempurna menurut saya adalah di antara kelebihan dan keistimewaan Kitab ini. Yang jelas semua temuan dan ilmu pengatahuan yang didokumentasikan dewasa ini, tidak mampu menandingi Al Qur’an.”

    Sejarawan Italia, Brands Johny Burkz mengatakan,
    “Kesejahteraan dan kepemimpinan menjauh dari umat Islam dikarenakan mereka tidak mau mengikuti petunjuk Al Qur’an dan mengamalkan hukum dan undang-undang-nya. Padahal sebelumnya sejarah telah mencatat bahwa generasi awal Islam meraih kejayaan, kemenangan, dan kebesaran. Mmusuh-musuh Islam tau rahasia ini, sehingga mereka menyerang dari sisi ini. Ya, kondisi kehidupan umat Islam sekarang ini suram, karena tidak pedulinya umat ini terhadap Kitabnya, bukan karena ada kekurangan dalam Al Qur’an atau Islam secara umum. Yang obyektif adalah tidak benar menganggat sisi negatif dengan menghakimi ajaran Islam yang suci.”

    Peneliti Prancis Gul Labum menyeru orang Eropa,
    “Wahai manusia, kajilah Al Qur’an secara mendalam, sampai kalian menemukan hakekat kebenarannya, karena setiap ilmu pengetahuan dan seni-budaya yang pernah dicapai oleh bangsa Arab, pondasinya adalah Al Qur’an. Hendaknya setiap penduduk dunia, dari beragam warna dan bahasa mau melihat secara obyektif kondisi dunia zaman awal. Mengkaji lembaran-lembaran ilmu pengetahuan dan penemuan sebelum Islam. Maka kalian akan tahu bahwa ilmu pengetahuan dan penemuan tidak pernah sampai pada penduduk bumi kecuali setelah ditemukan dan disebarluaskan oleh kaum muslimin yang mereka eksplorasi dari Al Qur’an. Ia laksana lautan pengetahuan yang mengalir di jutaan anak sungai. Al Qur’an tetap hidup, dan setiap orang mampu meneguk sejuknya sesuai dengan kesungguhan dan kemampuannya.”

    Ahli filsafat dari Prancis, Pranco Mari Pulter, menjelaskan perbedaan antara Injil dan Al Qur’an,
    ”Kami yakin, jika disodorkan Al Qur’an dan Injil kepada seseorang yang tidak beragama, pasti orang tersebut akan memilih yang pertama, karena Al Qur’an mengetengahkan pemikiran yang cocok dengan akal sehat. Boleh jadi tidak ada undang-undang yang lebih detail tentang masalah perceraian, kecuali undang-undang dan hukum yang telah di gariskan Al Qur’an tentang masalah ini.”

    Seorang ilmuwan dari Inggris Fard Ghayum, Guru Besar Universitas London mengatakan,
    ”Al Qur’an adalah kitab mendunia yang memiliki keistimewaan sastra yang tinggi, yang terjemahnya saja tidak bisa mewakili tingginya sastra aslinya. Karena lagunya berirama khusus, keindahannya mengagumkan, dan pengaruhnya yang luar bisa terhadap yang mendengarkan. Banyak kaum nashrani Arab yang terpengaruh gaya bahasa dan sastranya. Begitu juga kaum orientalis, banyak di antara mereka yang menerima Al Qur’an. Ketika dibacakan Al Qur’an, kami orang-orang Nashrani terpengaruh, laksana sihir yang menembus jiwa kami, kami merasakan ungakapnnya yang indah, hukumnya yang orisinil. Keistimewaan seperti ini yang menjadikan seseorang merasa terpuaskan, dan bahwa Al Qur’an tidak mungkin ada yang mampu menandinginya.”

    Knett Grigh, Guru Besar Universitas Cambridge memberi kesaksian,

    ”Tidak akan mampu seseorang sepanjang empat belas abad yang lalu, sejak diturunkannya Al Qu’ran sampai sekarang ini, yang mampu membuat seperti ayat Al Qur’an, satu ayat sekalipun. Karena Al Qur’an bukan kitab yang dikhususkan untuk zaman tertentu, bahkan Al Qur’an ini alami yang akan terus berlangusng sepanjang zaman. Meskipun dunia dan kehidupan ini berubah, namun setiap manusia memungkinkan menjadikan al Qur’an sebagai pedoman hidupnya. Mengapa Al qur’an lebih unggul dan menjadi pedoman hidup manusia sepanjang masa? Karena Al qur’an mencakup hal-hal yang kecil maupun urusan yang besar. Tidak ada sesuatu yang tidak diatur oleh Al qur’an. Saya yakin, bahwa Al Qur’an mampu mempengaruhi orang Barat, dengan syarat, Al Qur’an dibacakan dengan bahasa aslinya, karena terjemahnya tidak mampu memberi pengaruh kejiwaan dan rohani, berbeda dengan bacaan aslinya yang menggetarkan jiwa, meluluhkan qalbu.”

    jadi siapa yang akan anda percaya,para ilmuwan yang telah tebukti kredibilitasnya, atau para misionaris yang menuduh tanpa bukti

  105. pencari kebenaran hakiki says:

    APA PENDAPAT ANDA TENTANG AYAT-AYAT DIBAWAH INI

    1. Kelelawar termasuk bangsa burung???????

    Kelelawar bukanlah bangsa burung. Tetapi menurut Alkitab, kelelawar termasuk burung.

    13 Inilah yang harus kamu jijikkan dari burung-burung, janganlah dimakan, karena semuanya itu adalah kejijikan: burung rajawali, ering janggut dan elang laut;

    14 elang merah dan elang hitam menurut jenisnya;

    15 setiap burung gagak menurut jenisnya;

    16 burung unta, burung hantu, camar dan elang sikap menurut jenisnya;

    17 burung pungguk, burung dendang air dan burung hantu besar;

    18 burung hantu putih, burung undan, burung ering;

    19 burung ranggung, bangau menurut jenisnya, meragai dan kelelawar.
    (Imamat 11:13-19)

    Lihat juga (Ulangan 14:11-17)

    2. Kelinci Memamah biak?????

    Kelinci adalah binatang yang tidak memamah biak tapi binatang pengerat. Tetapi menurut Alkitab yang katanya Firman Tuhan itu, kelinci adalah binatang yang memamah biak.

    Juga kelinci, karena memang memamah biak, tetapi tidak berkuku belah, haram itu bagimu. (Imamat 11:6)

    3. Serangga berkaki empat?????

    Semua serangga mempunyai 6 kaki.

    20 Segala binatang yang merayap dan bersayap dan berjalan dengan keempat kakinya adalah kejijikan bagimu.

    21 Tetapi inilah yang boleh kamu makan dari segala binatang yang merayap dan bersayap dan yang berjalan dengan keempat kakinya, yaitu yang mempunyai paha di sebelah atas kakinya untuk melompat di atas tanah.

    22 Inilah yang boleh kamu makan dari antaranya: belalang-belalang menurut jenisnya, yaitu belalang-belalang gambar menurut jenisnya, belalang-belalang kunyit menurut jenisnya, dan belalang-belalang padi menurut jenisnya. (Imamat 11:20-22)

    4. Ular makanannya debu tanah????

    Ular tidak makan debu.

    Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu: “Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu. (Kejadian 3:14)

    5. Unta tidak berkuku belah????

    Tetapi inilah yang tidak boleh kamu makan dari yang memamah biak atau dari yang berkuku belah: unta, karena memang memamah biak, tetapi tidak berkuku belah; haram itu bagimu. (Imamat 11:4)

    Tetapi inilah yang tidak boleh kamu makan dari antara yang memamah biak atau dari antara yang berbelah dan bersela kukunya: unta, kelinci hutan dan marmot, karena semuanya itu memang memamah biak, tetapi tidak berkuku belah; haram semuanya itu bagimu. (Ulangan 14:7)

    6. Bumi statis dan tidak bergerak????.

    … TUHAN adalah Raja; Ia berpakaian keagungan dan kekuatan. Bumi berdiri teguh tak dapat goyah. (Mazmur 93:1)

    … Gemetarlah di hadapan-Nya, hai seluruh dunia! Bumi kukuh tidak tergoyahkan. (1 Tawarikh 16:30)

    Dengan kukuh bumi Kaupasang pada alasnya, sehingga tak akan goyang untuk selamanya. (Mazmur 104:5)

    7. Bumi punya 4 sudut????

    … he will assemble the scattered people of Judah from the four quarters of the earth. (Isaiah 11:12)

    After this I saw four angels standing at the four corners of the earth, … (Revelation 7:1)

    Oh Lord, … to you the nations will come from the ends of the earth… (Jeremiah 16:19)

    … and there before me stood a tree in the middle of the land. Its height was enormous. The tree grew large and strong and its top touched the sky; it was visible to the ends of the earth. (Daniel 4:10-11)

    8. Penyakit disebabkan oleh syetan????

    Orang bisu karena dihinggapi setan???

    32 Waktu kedua orang itu pergi, seorang bisu yang dikuasai oleh roh jahat dibawa kepada Yesus.

    33 Yesus mengusir roh jahat itu dan pada saat itu juga orang itu bisa berbicara lagi. Orang banyak itu heran dan berkata, “Belum pernah kami melihat kejadian serupa ini di Israel!” (Matius 9:32).

    Orang bisu dan buta karena kerasukan setan???

    Kemudian dibawalah kepada Yesus seorang yang kerasukan setan. Orang itu buta dan bisu, lalu Yesus menyembuhkannya, sehingga si bisu itu berkata-kata dan melihat. (Matius 12:22).

    Penyakit epilepsi disebabkan oleh setan????

    14 Ketika Yesus dan ketiga pengikut-Nya kembali kepada orang banyak itu, seorang laki-laki datang, sujud di hadapan Yesus,

    15 dan berkata, “Bapak, kasihanilah anak saya. Ia sakit ayan. Serangan ayannya begitu hebat sehingga ia sering sekali jatuh ke dalam api dan sering juga ke dalam air.

    16 Saya sudah membawa dia kepada pengikut-pengikut Bapak, tetapi mereka tidak dapat menyembuhkan dia.”

    17 Yesus menjawab, “Bukan main kalian ini! Kalian sungguh orang-orang yang menyeleweng dan tidak percaya. Sampai kapan Aku harus tinggal bersama kalian dan bersabar terhadap kalian? Bawa anak itu
    kemari!”

    18 Lalu Yesus memerintahkan roh jahat yang di dalam anak itu keluar. Dan roh jahat itu keluar, lalu anak itu sembuh pada saat itu juga.
    (Matius 17:14-18).

    9. Kalau sakit cukup di doakan???

    Kalau ada yang sakit, hendaklah ia memanggil pemimpin-pemimpin jemaat. Dan hendaklah pemimpin-pemimpin itu mendoakan orang yang sakit itu danmengolesnya dengan minyak atas nama Tuhan. (Yakobus 5:14-15).

    10. Dengan Iman, dapat memindahkan gunung???

    1. Markus

    16:17 Tanda tanda ini menyertai orang-orang yang beriman, mereka mengusir syetan demi namaku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa baru bagi mereka,

    16:18 mereka memegang ular, sekalipun mereka meminum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka, dan mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit dan orang itu akan sembuh.

    Sudah dapatkah anda mengusir syetan?

    Sudah dapatkah anda menggunakan bahasa-bahasa baru?

    Sudahkah anda memegang ular?

    Sudahkah anda mencoba meminum racun?

    Sudahkah anda meletakan tangan anda atas orang sakit dan orang itu sembuh?

    Bila anda belum melakukannya, keimanan anda kepada Yesus diragukan.

    Tapi setelah diselidiki, ternyata ayat diatas adalah ayat Palsu.
    Markus 16 ternyata hanya sampai ayat 8, Markus 16:9-20 adalah palsu.
    Alkitab kitab Markus pasal 16 yang diterbitkan Lembaga Biblika Indonesia yang dicetak oleh percetakan Arnoldus Ende 1986/1987, Pada catatan kakinya berbunyi:

    “Dengan singkat. Bagian ayat ini hanya terdapat dalam beberapa naskah. Nampaknya baru dalam abad ke-2 Mas ditambahkan dalam injil Markus.
    Bagian akhir injil Markus ayat 9-20 bercerita mengenai penampakan Yesus. Ini memang termasuk kitab suci, tetapi agaknya tidak termasuk injil Markus yang asli”.

    Pada The Christian Counselor’s New Testamen, markus 16 berakhir pada pasal 16 ayat 8. Kemana ayat 9-20? Pada akhir kalimat terdapat catatan kaki :

    “These verse are omitted by better MSS. An alternative shoter ending is found in same”.

    “Ayat-ayat ini dihapus oleh terjemahan MSS yang terbaik. Penutup lebih pendek seperti ini (Markus 16 berakhir pada ayat 8) bisa ditemukan pada beberapa versi lainnya.

    Pada The Holy Bible New International Version pada catatan kaki ayat 8 berbunyi :

    “The two most reliable early manuscripts do not have mark 16:9-20”.

    “Dua manuskrip paling tua tidak memiliki Markus 16:9-20”.

    “Serious doubts exists as to whether these verses belong to the Gospel of Mark. They are absent from important early manuscripts and display certain peculiarities of vocabulary, style and theological content that are unlike the rest of Mark. His Gospel probably ended at 16:8, or its original ending has been lost. (From the NIV Bible Foot Notes,
    page 1528)”

    2. Lukas 10:19

    “Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu”.

    Kita akan membuktikan kebenaran kedua ayat tersebut. Kita bawa ular dan kalajengking hidup pada orang Kristen, serta meminta agar mereka memegang atau menginjaknya. Saya yakin 100 persen bahwa tidak ada orang Kristen yang berani melakukannya. Ini menunjukkan bahwa berdasarkan standard Alkitab sendiri, maka pada masa sekarang tidak
    ada lagi Orang Kristen yang beriman atau mendapatkan kuasa Tuhan.
    Barangkali ada Orang Kristen yang membantahnya, tetapi kalau Orang Kristen membantahnya maka berarti ayat di atas tidak relevan lagi dan mustahil dilakukan. Dengan berpatokan pada ayat di atas, maka tidak ada satupun lagi Orang Kristen yang beriman, kecuali kalau mereka berani menerima tantangan kita untuk memegang dan menginjak ular serta kalajengking dan bahkan minum racun.

    Nah dari sini kita dapat mengatakan pada mereka, daripada melakukan Kristenisasi lebih baik memperbaiki keimanan Umat Kristen sendiri terlebih dahulu. Mereka sendiri TIDAK BENAR-BENAR beriman pada ajaran mereka sendiri, bagaimana dapat membuat orang lain beriman pada agama mereka?

    3. Matius

    17:19 Kemudian murid-murid Yesus datang dan ketika mereka sendirian dengan Dia, bertanyalah mereka : “Mengapa kami tidak dapat mengusir syetan itu?”

    17:20 Ia berkata kepada mereka : “Karena kamu kurang percaya. Sebab aku berkata kepadamu : Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini : Pindahlah dari tempat ini kesana, maka gunung ini akan pindah, dan tak ada yang mustahil bagimu”.

    Sudahkah anda dapat memindahkan gunung?

    Sudah mampukah anda menyuruh pohon Ara untuk pindah dan menghujam
    didasar lautan?

    Bila anda belum dapat melakukan, dan saya kira semua orang kristen tak dapat melakukannya, maka keimanan anda kepada Yesus tidak ada seujung upil pun.

  106. pencari kebenaran hakiki says:

    JAWABAN ATAS TUDUHAN NABI MUHAMMAD MENIKAHI GADIS 7 TAHUN

    BUKTI #1: PENGUJIAN THD SUMBER

    Sebagaian besar riwayat yang menceritakan hal ini yang tercetak di hadist yang semuanya diriwayatkan hanya oleh Hisham ibn `Urwah, yang mencatat atas otoritas dari Bapaknya,Yang mana seharusnya minimal 2 atau 3 orang harus mencatat hadist serupa juga. Adalah aneh bahwa tak ada seorangpun yang di Medinah, dimana Hisham ibn `Urwah tinggal, sampai usia 71 tahun baru menceritakan hal ini, disamping kenyataan adanya banyak murid-murid di Medinah termasuk yang kesohor Malik ibn Anas, tidak menceritakan hal ini.
    Asal dari riwayat ini adalah dari orang-orang Iraq, dimana Hisham tinggal disana dan pindah dari Medinah ke Iraq pada usia tua.

    Tehzibu’l-Tehzib, salah satu buku yang cukup terkenal yang berisi catatan para periwayat hadist, menurut Yaqub ibn Shaibah mencatat : ” Hisham sangat bisa dipercaya, riwayatnya dapat diterima, kecuali apa-apa yang dia ceritakan setelah pindah ke Iraq ” (Tehzi’bu’l-tehzi’b, Ibn Hajar Al-`asqala’ni, Dar Ihya al-turath al-Islami, 15th century. Vol 11, p.50).

    Dalam pernyataan lebih lanjut bahwa Malik ibn Anas menolak riwayat Hisham yang dicatat dari orang-orang Iraq: ” Saya pernah dikasih tahu bahwa Malik menolak riwayat Hisham yang dicatat dari orang-orang Iraq” (Tehzi’b u’l-tehzi’b, IbnHajar Al- `asqala’ni, Dar Ihya al-turath al-Islami, Vol.11, p. 50).

    Mizanu’l-ai`tidal, buku lain yang berisi uraian riwayat hidup pada periwayat hadist Nabi saw mencatat: “Ketika masa tua, ingatan Hisham mengalami kemunduran yang mencolok” (Mizanu’l-ai`tidal, Al-Zahbi, Al-Maktabatu’l-athriyyah, Sheikhupura, Pakistan, Vol. 4, p. 301).

    KESIMPULAN: berdasarkan referensi ini, Ingatan Hisham sangatlah jelek dan riwayatnya setelah pindha ke Iraq sangat tidak bisa dipercaya, sehingga riwayatnya mengenai umur pernikahan Aisyah adalah tidak kredibel.

    KRONOLOGI: Adalah vital untuk mencatat dan mengingat tanggal penting dalam sejarah Islam:

    pra-610 M: Jahiliya (pra-Islamic era) sebelum turun wahyu
    610 M: turun wahyu pertama AbuBakr menerima Islam
    613 M: Nabi Muhammad mulai mengajar ke Masyarakat
    615 M: Hijrah ke Abyssinia.
    616 M: Umar bin al Khattab menerima Islam.
    620 M: dikatakan Nabi meminang Aisyah
    622 M: Hijrah ke Yathrib, kemudian dinamai Medina
    623/624 M: dikatakan Nabi saw berumah tangga dengan Aisyah

    BUKTI #2: MEMINANG

    Menurut Tabari (juga menurut Hisham ibn `Urwah, Ibn Hunbal and Ibn Sad), Aisyah dipinang pada usia 7 tahun dan mulai berumah tangga pada usia 9 tahun.

    Tetapi, di bagian lain, Al-Tabari mengatakan: “Semua anak Abu Bakr (4 orang) dilahirkan pada masa jahiliyah dari 2 isterinya ” (Tarikhu’l-umam wa’l-mamlu’k, Al-Tabari (died 922), Vol. 4,p. 50, Arabic, Dara’l-fikr, Beirut, 1979).

    Jika Aisyah dipinang 620M (Aisyah umur 7 tahun) dan berumah tangga tahun 623/624 M (usia 9 tahun), ini mengindikasikan bahwa Aisyah dilahirkan pada 613 M. Sehingga berdasarkan tulisan Al- Tabari, Aisyah seharusnya dilahirkan pada 613M, Yaitu 3 tahun sesudah masa jahiliyah usai (610 M).

    Tabari juga menyatakan bahwa Aisyah dilahirkan pada saat jahiliyah. Jika Aisyah dilahirkan pada era Jahiliyah, seharusnya minimal Aisyah berumur 14 tahun ketika dinikah. Tetapi intinya Tabari mengalami kontradiksi dalam periwayatannya.

    KESIMPULAN: Al-Tabari tak reliable mengenai umur Aisyah ketika menikah.

    BUKTI # 3: Umur Aisyah jika dihubungkan dengan umur Fatimah

    Menurut Ibn Hajar, “Fatima dilahirkan ketika Ka`bah dibangun kembali, ketika Nabi saw berusia 35 tahun… Fatimah 5 tahun lebih tua dari Aisyah ” (Al-isabah fi tamyizi’l-sahabah, Ibn Hajar al-Asqalani, Vol. 4, p. 377, Maktabatu’l-Riyadh al-haditha, al-Riyadh,1978).

    Jika Statement Ibn Hajar adalah factual, berarti Aisyah dilahirkan ketika Nabi berusia 40 tahun. Jika Aisyah dinikahi Nabi pada saat usia Nabi 52 tahun, maka usia Aisyah ketika menikah adalah 12 tahun.

    KESIMPULAN: Ibn Hajar, Tabari, Ibn Hisham, dan Ibn Humbal kontradiksi satu sama lain. Tetapi tampak nyata bahwa riwayat Aisyah menikah usia 7 tahun adalah mitos tak berdasar.

    BUKTI #4: Umur Aisyah dihitung dari umur Asma’

    Menurut Abda’l-Rahman ibn abi zanna’d: “Asma lebih tua 10 tahun dibanding Aisyah (Siyar A`la’ma’l-nubala’, Al-Zahabi, Vol. 2, p. 289, Arabic, Mu’assasatu’l-risalah, Beirut, 1992).

    Menurut Ibn Kathir: “Asma lebih tua 10 tahun dari adiknya [Aisyah]” (Al-Bidayah wa’l-nihayah, Ibn Kathir, Vol. 8, p. 371,Dar al-fikr al-`arabi, Al-jizah, 1933).

    Menurut Ibn Kathir: “Asma melihat pembunuhan anaknya pada tahun 73 H, dan 5 hari kemudian Asma meninggal. Menurut iwayat lainya, dia meninggal 10 atau 20 hari kemudian, atau bebrapa hari lebih dari 20 hari, atau 100 hari kemudian. Riwayat yang paling kuat adalah 100 hari kemudian. Pada waktu Asma Meninggal, dia berusia 100 tahun” (Al-Bidayah wa’l-nihayah, Ibn Kathir, Vol. 8, p. 372, Dar al-fikr al-`arabi, Al- jizah, 1933)

    Menurut Ibn Hajar Al-Asqalani: “Asma hidup sampai 100 tahun dan meninggal pada 73 or 74 H.” (Taqribu’l-tehzib, Ibn Hajar Al-Asqalani,p. 654, Arabic, Bab fi’l-nisa’, al-harfu’l-alif, Lucknow).

    Menurut sebagaian besar ahli sejarah, Asma, Saudara tertua dari Aisyah berselisuh usia 10 tahun. Jika Asma wafat pada usia 100 tahun dia tahun 73 H, Asma seharusnya berusia 27 atau 28 tahun ketika hijrah (622M).

    Jika Asma berusia 27 atau 28 tahun ketika hijrah (ketika Aisyah berumah tangga), Aisyah seharusnya berusia 17 atau 18 tahun. Jadi, Aisyah, berusia 17 atau 18 tahun ketika hijrah pada taun dimana Aisyah berumah tangga.

    Berdasarkan Hajar, Ibn Katir, and Abda’l-Rahman ibn abi zanna’d, usia Aisyah ketika beliau berumah tangga dengan Rasulullah adalah 19 atau 20 tahun.

    Dalam bukti # 3, Ibn Hajar memperkirakan usia Aisyah 12 tahun dan dalam bukti #4 Ibn Hajar mengkontradiksi dirinya sendiri dengan pernyataannya usia Aisyah 17 atau 18 tahun. Jadi mana usia yang benar ? 12 atau 18..?

    kesimpulan: Ibn Hajar tidak valid dalam periwayatan usia Aisyah.

    BUKTI #5: Perang BADAR dan UHUD

    Sebuah riwayat mengenai partisipasi Aisyah dalam perang Badr dijabarkan dalam hadist Muslim, (Kitabu’l-jihad wa’l-siyar, Bab karahiyati’l-isti`anah fi’l-ghazwi bikafir). Aisyah, ketika menceritakan salah satu moment penting dalam perjalanan selama perang Badar, mengatakan: “ketika kita mencapai Shajarah”. Dari pernyataan ini tampak jelas, Aisyah merupakan anggota perjalanan menuju Badar. Sebuah riwayat mengenai pastisipasi Aisyah dalam Uhud tercatat dalam Bukhari (Kitabu’l-jihad wa’l-siyar, Bab Ghazwi’l-nisa’ wa qitalihinnama`a’lrijal): “Anas mencatat bahwa pada hari Uhud, Orang-orang tidak dapat berdiri dekat Rasulullah. [pada hari itu,] Saya melihat Aisyah dan Umm-i-Sulaim dari jauh, Mereka menyingsingkan sedikit pakaian-nya [untuk mencegah halangan gerak dalam perjalanan tsb].”

    Lagi-lagi, hal ini menunjukkan bahwa Aisyah ikut berada dalam perang Uhud and Badr.

    Diriwayatkan oleh Bukhari (Kitabu’l-maghazi, Bab Ghazwati’l-khandaq wa hiya’l-ahza’b): “Ibn `Umar menyatakan bahwa Rasulullah tidak mengijinkan dirinya berpastisispasi dalam Uhud, pada ketika itu, Ibnu Umar berusia 14 tahun. Tetapi ketika perang Khandaq, ketika berusia 15 tahun, Nabi mengijinkan Ibnu Umar ikut dalam perang tsb.”

    Berdasarkan riwayat diatas, (a) anak-anak berusia dibawah 15 years akan dipulangkan dan tidak diperbolehkan ikut dalam perangm, dan (b) Aisyah ikut dalam perang badar dan Uhud

    KESIMPULAN: Aisyah ikut dalam perang Badar dan Uhud jelas mengindikasikan bahwa beliau tidak berusia 9 tahun ketika itu, tetapi minimal berusia 15 tahun. Disamping itu, wanita-wanita yang ikut menemani para pria dalam perang sudah seharusnya berfungsi untuk membantu, bukan untuk menambah beban bagi mereka. Ini merupakan bukti lain dari kontradiksi usia pernikahan Aisyah.

    BUKTI #6: Surat al-Qamar (Bulan)

    Menurut beberapa riwayat, Aisyah dilahirkan pada tahun ke delapan sebelum hijriyah. Tetapi menurut sumber lain dalam Bukhari, Aisyah tercatat mengatakan hal ini: “Saya seorang gadis muda (jariyah dalam bahasa arab)” ketika Surah Al-Qamar diturunkan(Sahih Bukhari, kitabu’l-tafsir, Bab Qaulihi Bal al-sa`atu Maw`iduhum wa’l-sa`atu adha’ wa amarr).

    Surat 54 dari Quran diturunkan pada tahun ke delapan sebelum hijriyah(The Bounteous Koran, M.M. Khatib, 1985), menunjukkan bahwa surat tsb diturunkan pada tahun 614 M. jika Aisyah memulai berumahtangga dengan Rasulullah pada usia 9 di tahun 623 M or 624 M, Aisyah masih bayi yang baru lahir (sibyah in Arabic) pada saat Surah Al-Qamar diturunkan. Menurut riwayat diatas, secara aktual tampak bahwa Aisyah adalah gadis muda, bukan bayi yang baru lahir ketika pewahyuan Al-Qamar. Jariyah berarti gadis muda yang masih
    suka bermain (Lane’s Arabic English Lexicon). Jadi, Aisyah, telah menjadi jariyah bukan sibyah (bayi), jadi telah berusia 6-13 tahun pada saat turunnya surah Al-Qamar, dan oleh karean itu sudah pasti berusia 14-21 tahun ketika dinikah Nabi.

    Kesimpulan: riwayat ini juga mengkontra riwayat pernikahan Aisyah yang berusia 9 tahun.

    BUKTI #7: Terminologi bahasa Arab

    Menurut riwayat dari Ahmad ibn Hanbal, sesudah meninggalnya isteri pertama Rasulullah, Khadijah, Khaulah datang kepada Nabi dan menasehati Nabi untuk menikah lagi, Nabi bertanya kepada nya ttg pilihan yang ada di pikiran Khaulah. Khaulah berkata: “Anda dapat menikahi seorang gadis (bikr) atau seorang wanita yang pernah menikah (thayyib)”. Ketika Nabi bertanya ttg identitas gadis tsb (bikr), Khaulah menyebutkan nama Aisyah.

    Bagi orang yang paham bahasa Arab akan segera melihat bahwa kata bikr dalam bahasa Arab tidak digunakan untuk gadis belia berusia 9 tahun. Kata yang tepat untuk gadis belia yangmasih suka bermain-main adalah, seperti dinyatakan dimuka, adalah jariyah. Bikr disisi lain, digunakan untuk seorang wanita yang belum menikah serta belum punya pertautan pengalaman dengan pernikahan, sebagaiaman kita pahami dalam bahasa Inggris “virgin”.
    Oleh karean itu, tampak jelas bahwa gadis belia 9 tahun bukanlah “wanita” (bikr) (Musnad Ahmad ibn Hanbal, Vol. 6, p. .210,Arabic, Dar Ihya al-turath al-`arabi, Beirut).

    Kesimpulan: Arti literal dari kata, bikr (gadis), dalam hadist diatas adalah “wanita dewasa yang belum punya pengalaman sexual dalam pernikahan.” Oleh karean itu, Aisyah adalah seorang wanita dewasa pada waktu menikahnya.

    BUKTI #8. Text Qur’an

    Seluruh muslim setuju bahwa Quran adalah buku petunjuk. Jadi, kita perlu mencari petunjuk dari Qur’an untuk membersihkan kabut kebingungan yang diciptakan oleh para periwayat pada periode klasik Islam mengenai usia Aisyah dan pernikahannya. Apakah Quran mengijinkan atau melarang pernikahan dari gadis belia berusia 7 tahun?

    Tak ada ayat yang secara eksplisit mengijinkan pernikahan seperti itu. Ada sebuah ayat , yang bagaimanapun, yang menuntun muslim dalam mendidik dan memperlakukan anak yatim. Petunjuk Qur’an mengenai perlakuan anak Yatim juga valid doaplikasikan ada anak kita sendiri sendiri. Ayat tsb mengatakan : Dan janganlah kamu serahkan kepada orang-orang yang belum sempurna akalnya, harta (mereka yang ada dalam kekuasaanmu) yang dijadikan Allah sebagai pokok kehidupan. Berilah mereka belanja dan pakaian (dari hasil harta itu) dan ucapkanlah kepada mereka kata-kata yang baik. (Qs. 4:5) Dan ujilah anak yatim itu sampai mereka cukup umur untuk kawin. Kemudian jika menurut pendapatmu mereka telah cerdas (pandai memelihara harta), maka serahkanlah kepada mereka harta-hartanya. ?? (Qs. 4:6)

    Dalam hal seorang anak yang ditingal orang tuanya, Seorang muslim diperintahkan untuk (a) memberi makan mereka, (b) memberi pakaian, (c) mendidik mereka, dan (d) menguji mereka thd kedewasaan “sampai usia menikah” sebelum mempercayakan mereka dalam pengelolaan keuangan.

    Disini, ayat Qur’an menyatakan ttg butuhnya bukti yang teliti terhadap tingkat kedewasaan intelektual dan fisik melalui hasil test yang objektif sebelum memasuki usia nikah dan untuk mempercayakan pengelolaan harta-harta kepada mereka.

    Dalam ayat yang sangat jelas diatas, tidak ada seorangpun dari muslim yang bertanggungjawab akan melakukan pengalihan pengelolaan keuangan pada seorang gadis belia berusia 7 tahun. Jika kita tidak bisa mempercayai gadis belia berusia 7 tahun dalam pengelolaan keuangan, Gadis tsb secara tidak memenuhi syarat secara intelektual maupun fisik untuk menikah. Ibn Hambal (Musnad Ahmad ibn Hambal, vol.6, p. 33 and 99) menyatakan bahwa Aisyah yang berusia 9 tahun lebih tertarik untuk bermain dengan mainannya daripada mengambi tugas sebagai isteri. Oleh karean itu sangatlah sulit untuk mempercayai, bahwa AbuBakar,seorang tokoh muslim, akan menunangkan anaknya yang masih belia berusia 7 taun dengan Nabi yang berusia 50 tahun.. Sama sulitnya untuk membayangkan bahwa Nabi menikahi seorang gadis belia berusia 7 tahun.

    Sebuah tugas penting lain dalam menjaga anak adalah mendidiknya. Marilah kita memunculkan sebuah pertanyaan,” berapa banyak di antara kita yang percaya bahwa kita dapat mendidik anak kita dengan hasil memuaskan sebelum mereka mencapai usia 7 atau 9 tahun?” Jawabannya adalah Nol besar. Logika kita berkata, adalah tidak mungkin tugas mendidik anak kita dengan memuaskan sebelum mereka mencapai usia 7 tahun, lalu bagaimana mana mungkin kita percaya bahwa Aisyah telah dididik secara sempurna pada usia 7 tahun seperti diklaim sebagai usia pernikahannya?

    AbuBakr merupakan seorang yang jauh lebih bijaksana dari kita semua, Jadi dia akan merasa dalam hatinya bahwa Aisyah masih seorang anak-anak yang belum secara sempurna sebagaimana dinyatakan Qur’an. Abu Bakar tidak akan menikahkan Aisyah kepada seorangpun. Jika sebuah proposal pernikahan dari gadis belia dan belum terdidik secara memuaskan datang kepada Nabi, Beliau akan menolak dengan tegas karean itu menentang hukum-hukum Quran.

    Kesimpulan: Pernikahan Aisyah pada usia 7 tahun akan menentang hukum kedewasaan yang dinyatakan Quran. Oleh karean itu, Cerita pernikahan Aisyah gadis belia berusia 7 tahun adalah mitos semata.

    BUKTI #9: Ijin dalam pernikahan

    Seorang wanita harus ditanya dan diminta persetujuan agar pernikahan yang dia lakukan menjadi syah (Mishakat al Masabiah, translation by James Robson, Vol. I, p. 665). Secara Islami, persetujuan yang kredible dari seorang wanita merupakan syarat dasar bagi kesyahan sebuah pernikahan.

    Dengan mengembangkan kondisi logis ini, persetujuan yang diberikan oleh gadis belum dewasa berusia 7 tahun tidak dapat diautorisasi sebagai validitas sebuah pernikahan.

    Adalah tidak terbayangkan bahwa AbuBakr, seorang laki-laki yang cerdas, akan berpikir dan mananggapi secara keras ttg persetujuan pernikahan gadis 7 tahun (anaknya sendiri) dengan seorang laki-laki berusia 50 tahun.

    Serupa dengan ini, Nabi tidak mungkin menerima persetujuan dari seorang gadis yang menurut hadith dari Muslim, masih suka bermain-main dengan bonekanya ketika berumah tangga dengan Rasulullah.

    kesimpulan: Rasulullah tidak menikahi gadis berusia 7 tahun karena akan tidak memenuhi syarat dasar sebuah pernikahan islami ttg klausa persetujuan dari pihak isteri. Oleh karean itu, hanya ada satu kemungkinan Nabi menikahi Aisyah seorang wanita yang dewasa secara intelektual maupun fisik.

    SUMMARY:

    Tidak ada tradisi Arab untuk menikahkan anak perempuan atau laki-laki yang berusia 9 tahun, Demikian juga tidak ada pernikahan Rasulullah saw dan Aisyah ketika berusia 9 tahun. Orang-orang arab tidak pernha keberatan dengan pernikahan seperti ini, karean ini tak pernah terjadi sebagaimana isi beberapa riwayat.

    Jelas nyata, riwayat pernikahan Aisyah pada usia 9 tahun oleh Hisham ibn `Urwah tidak bisa dianggap sebagai kebenaran, dan kontradisksi dengan riwayat-riwayat lain. Lebih jauh, tidak ada alasan yang nyata untuk menerima riwayat Hisham ibn `Urwah sebagai kebenaran ketika para pakar lain, termasuk Malik ibn Anas, melihat riwayat Hisham ibn `Urwah selama di
    Iraq adalah tidak reliable. Pernyataan dari Tabari, Bukhari dan Muslim menunjukkan mereka kontradiksi satu sama lain mengenai usia menikah bagi Aisyah. Lebih jauh, beberapa pakar periwayat mengalami internal kontradiksi dengan riwayat-riwayatnya sendiri. Jadi, riwayat usia Aisyah 9 tahun ketika menikah adalah tidak reliable karean adanya kontradiksi yang nyata pada catatan klasik dari pakar sejarah Islam.

    Oleh karean itu, tidak ada alasan absolut untuk menerima dan mempercayai usia Aisyah 9 tahun ketika menikah sebagai sebuah kebenaran disebabkan cukup banyak latar belakang untuk menolak riwayat tsb dan lebih layak disebut sebagai mitos semata. Lebih jauh, Qur’an menolak pernikahan gadis dan lelaki yang belum dewasa sebagaimana tidak layak membebankan kepada mereka tanggung jawab-tanggung jawab.

  107. gusnar says:

    Dia hanya mengahayal atau ngigo….

    Terjemahan al qur an seenak dia,,,
    sumbernya tidak bisa d percaya… dan mengisahkan rasulullah dgn caranya sndri

    Jika al qur an mengental injil sah2 saja….krna itu juga kitab dr allah yg d wahyukan kepada nabi isa as…tpi injil skrng ssah diubah berkali2…
    bukan beda negara beda isinya…..

    Itukah umat yg betul…..berani mengubah isi kitab dr tuhan..

    Jika d fkr dgn cara logika…d mana nabi musa as hdup sblm dtng nabi isa as….
    Bgai mana Mngkn nabi musa mengadopsi injil antar nabi musa as dan nabi isa as sangat jauh…scra Otmtis nabi musa as mngikuti ajaran terdahulu yaitu kitab Zabur….

    Teori anda bisa dipatahkan oleh anak sklhan sklhan

    • guram says:

      @gusnar

      Gusnar Coba perhatikan Jawaban Saudara ? Sok pintar!!!
      “Bgai mana Mngkn nabi musa mengadopsi injil antara nabi musa as dan nabi isa as sangat jauh…scra Otmtis nabi musa as mngikuti ajaran terdahulu yaitu kitab Zabur….”

      Bagaimana Mungkin Nabi Musa mengikuti ajaran terdahulu Yaitu kitab Zabur… Ayo anda menyangka Kitab zabur lebih tua dari Nabi Musa lalu Musa mengikutinya… anda keliru besar berlagak pintar padahal anda bisa ngomong tetapi KELIRU bela sih boleh tapi yang benar berdasarkan bukti,Fakta dan sejarah.

      Itulah kenyataan dari pengunjung muslim yang ada tidak ada yang bisa beragumen dengan benar hanya berpendapat dan membela diri saja dengan bertaqiya ria.
      miris memang.

  108. pilih damai says:

    Sejarah mencatat dari mulai timbul sampai sekarang agama islam selalu membawa malapetaka, kehancuran, pembunuhan peperangan bom bunuh diri, penggal kepala, belum ada sejara yg mencatat islam membawa damai. Di saat agama laen gencar2 berbuat kebaikan dan menyerukan kedamaian dan berbuat kebaikan islam timur tengah malah saling bunuh, saling serang , haus perang gak ada damainya. Katanya faktor politiklah kekuasaanlah ntah apalah faktanya mereka membawa nama islam. Aku mau tanya apa di benarkan membunuh sambil mengucapkan allah akbar, karena menurutku di larang membunuh dengan alasan apapun. Lalu kalau seorang beragama islam murtad apakah dia pantas di bunuh atau di penggal kepalanya, dibenci umat islam atau darahnya halal bukan kita menganut kebebasan berkeyakinan. Lalu kalau orang non islam menghina nabi anda apakah dia pantas di hukum apalagi di bunuh, bagaimana jika orang islam menghina agama laen apakah dia juga pantas di hukum atau di bunuh, bukankah menghina adalah suatu fakta kebenaran akan aib atau kekurangan yang tidak perlu ditutupi, bukankah menghina berbeda dengan memfitnah yg kebenarannya gk jelas

    • Hamba allah says:

      Sudah lah, jgn lah kita berdebat terus, mari kita mnguatkan iman kita kpada allah swt agar lebih taat lagi kita kpada-NYA.. jgn kotori islam dgn hujatan atau perkataan yg tdak pantas di ucapkan.. wahai saudaraku semua umat muslim di mna pun berada jgn sampai terpancing dgn perkataan yg tidak bisa di pertanggung jawabkan seperti blog yg di buat ini yg mehujat al quran.. kita berpikir secara akal sehat saja islam tdak seperti agama yg lain.. dalam islam mengajarkan setiap melakukan ibadah harus bersih dari hadast besar dan kecil.. sedangkan dalam ajaran agama lain biarpun ajarankeadaan hadast mereka tetap melakukan ibadah ke gereja tdak tau sehabis berzina ataupun lain sebagainya mereka tetap lakukan.. sedangkan itu bertentangan dgn ajaran islam.. dari situ aja bisa lihat perbedaan ajaran islam dgn yg lainnya.. mohon maaf bila ada yg tersinggung.. saya tdak bermaksud untuk menjelekan siapa pun.. mulai sekarang bagi yg masih punya otak dan hati nurani tolong berfikir yg jernih.. bila kamu hidup belum memeluk islam maka kamu ialah orang yg merugi….

      • guram says:

        to muslim disini.

        Tugas anda adalah membuktikan/menyanggah dari beberapa topik tulisan diatas Misalnya Quran menyebutkan Miryam Ibu Yesus adalah adalah saudara Musa dan Harun. Sedangkan Alkitab mencatat Miryam saudara Musa dan Harun bukan Ibu Yesus.Jarak keduanya berbeda ribuan tahun dan bagaimana anda menjelaskannya???..

        Tugas anda muslim adalah membuktikan bahwa Alkitablah yang salah atau Quran dan Muhammadlah yang salah dengan menunjukan bukti/Fakta sejarah atau pendukung lainya atau siapa saksinya dalam peristiwa tersebut dari kedua kisah berbeda tersebut. sumbernya haruslah dari Quran dan Alkitab.

        Jangan pakai asumsi dan Taqiya. Jangan pulalah pakai Hadist. alasannya karena hadist dibuat oleh para cendikia/ulama muslim 200-300 tahun kemudian setelah Quran ada. Karena hadist adalah pendapat, atau kisah-kisah yang dikumpulkan dari dengar-dengaran kemudian diriwayatkan oleh penulis hadist dikemudian hari setelah Quran dan bukan katagori Firman Allah.

        Dan juga haruslah dibedakan apa yang dikatakan oleh Quran sendiri dengan apa yang dikatakan sebagai Doktrin yang dikatakan oleh para ulama yang diajarkan kepada saudara yang berbeda karena adalah pendapat atau asumsi untuk melindung Fakta Al-quran.

        Selamat menjawab untuk pencerahan ….

  109. Anak Terang says:

    salut dgn @pencari kebenaran
    yang hilang itu bkn krn hilang atau dirubah tp blm ditemukan atau terbakar dan rusak. skrip kuno pst ad cacat dlm terjemahannya apalagi itu berumur ribuan tahun dr sekarang.

    yang pasti salinan itu tanpa tumpang tindih ayat2 sprt salinan quran yg bru ini ditemukan.

    dan apa anda kira kami akan terpengaruh NO! yg anda sebut itu perjanjian lama (taurat dan zabur) injil (perjanjian baru) msh utuh dan sempurna.

    brutal? buktikan aj siapa pembunuh manusia paling bnyk di muka bumi sjk islam ada. blm lg pembunuhan yg dilakukan muhammad.
    logis? apa sorga dgn 72 bidadari dan sungai penuh anggur logis menurut anda. perjalanan isra mirad dgn buraq juga logis….trus keterangan salinan asli quran di makan onta itu logis…bulllshiiiiitttt dlm quran tdk ad yg logis.

    gobloookk…klo anda bisa mengatakan itu logis dan masuk akal.

  110. Joko says:

    Wah tulisan bapak terlalu panjang, tapi satu point yang saya tangkap tentang nama “Haman” salam kitab perjanjian lama yaitu kitab ester disebutkan bahwa Haman hidup di jaman mesopotamia dan dalam al Qur’an disebutkan hidup di jaman musa ayatnya anda sebutkan di atas. Ada sebuah penemuan yang mendukung cerita dalam Al Qur’an yaitu Roseta stone cari aja di internet, dan di situ tertulis jelas nama Haman dalam huruf heroglif yang membangun Bangunan yang sekarang kita kenal Piramid dan terletak di Mesir anda pasti tahu kan, berarti bangunan yang tinggi yang dimaksud dalam alQur’an adalah Piramid. Alasan logis yang kedua adalah Piramid di buat dari tanah yang dibakar saya kira sangat logis karena kalau dari batu bagaimana mungkin bisa seseragam itu jadi batu itu adalah buatan manusia. Oke… Berarti secara historis AlQur’an ngga ada masalah nah sekarang yang ingin saya tanyakan bukti yang memperkuat kalau Haman hidup di jaman mesopotamia?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s