Bagian VI Bab 4 Islam adalah Agama Jin Arab yang Baru

Kekuatan Gaib di Belakang Kekejian Muhammad dan Umatnya

Perbuatan Muslim yang mengkhianati kawan² dan saudara² di rumah mereka sendiri atas perintah Muhammad merupakan perbuatan keji yang tak terperikan. Merekrut seorang Muslim untuk membunuh bapak sendiri merupakan perbuatan terkutuk, dan hanya setan saja yang bisa mengeluarkan perintah seperti itu. Apakah yang mendorong perbuatan rendah akhlak seperti ini? Penelitian akan kebangkitan Islam menunjukkan bahwa di belakang Muhammad terdapat kekuatan gaib dari agama Jin Arab. Para setan dan jin Arab menulis puisi dan prosa berirama untuk mempengaruhi orang² Arab. Karena orang² Arab menyukai puisi dan sentimentalitas, maka mereka mudah terpengaruh. Para setan diketahui suka menyuarakan tangisan dalam bentuk puisi, dan ini dikenal dengan istilah Hawatif, yang bisa didengar oleh orang² yang mempraktekkan perdukunan dan berhubungan dengan para setan dan jin. Setelah Muhammad hijrah ke Medina, para jin dan setan melafalkan berbagai Hawatif yang memuji para ketua kedua suku Aws dan Khazraj yang telah membuat perjanjian dengan Muhammad. [44]
[44] Halabieh 2, hal. 229

Hawatif, hasil karya para jin dan setan, dilafalkan untuk memuji dan mendorong para ketua suku seperti Muhammad dan Sa’d bin Maath dari suku Aws, dan Sa’d bin Ubaidah dari suku Khazraj. [45]
[45] Halabieh 2, hal. 229

Hal lain yang menunjukkan hubungan antara Muhammad dengan para Kahin (dukun² Arab) adalah karena Muhammad terus saja berkonsultasi dengan mereka dan agama Jin Arab, meskipun dia telah mengaku sebagai nabi. Salah satu kahin bernama Saf bin Sayyad yang berkata, “Setannya telah memberinya keterangan tentang rahasia² terselubung dan berita² dunia.” [46] Dia seringkali meramal masa depan melalui bisikan setannya. Sayyad mengaku sebagai nabi Allah, sama seperti yang dilakukan berbagai kahin di jaman Muhammad. [47] Buku² biografi Muhammad melaporkan bahwa Muhammad kembali ke kahin ini untuk mendapatkan nasehat. Dikatakan bahwa Muhammad mencari terus sampai akhirnya dia menemukan Saf bin Sayyad agar bisa berkonsultasi dengannya. [48] Hal ini menunjukkan bahwa Muhammad mencari petunjuk dari pak dukun Saf bin Sayyad, dan bahwa Muhammad tahu betul bahwa Sayyad memiliki seorang setan yang suka membisikinya. [49] Hal ini menunjukkan besarnya ketergantungan Muhammad pada para dukun agama Jin Arab dalam mencari petunjuk. Al-Bukhari melaporkan bahwa Muhammad dan umatnya membayar Saf bin Sayyad ketika menemuinya.
[46] Sahih al-Bukhari, 7:113,114, 215 ; al-Raud al-anf 1, hal. 137
[47] Al-Bukhari 7, hal. 113,114; al-Raud al-anf, 1, hal. 137; Kata Pengantar untuk Ibn Khaldun 1, hal. 95
[48] Al-Bukhari 7, hal. 113,114; Zad al- Muslim 2, hal. 104
[49] al-Raud al-anf, 1, hal. 135

Agama Jin Arab menggunakan Monotheisme untuk Menentang Agama Kristen

Di jaman Muhammad, banyak kahin agama Jin Arab yang mengaku sebagai nabi Allah. Mereka mencari cara untuk menentang agama Kristen. Sebagian dari mereka lalu mempromosikan “slogan² monotheisme” yang bertolak-belakang dengan monotheisme dari Alkitab, yang telah menjadi ancaman bagi agama mereka. Monotheisme agama Jin berdasarkan pada Allah, yang dikenal di Arabia sebagai bintang terbesar yang muncul di paruh ketiga setiap malam. Muhammad juga berkata, “Tuhan kami muncul di horison langit di paruh ketiga setiap malam.” [50] Sekarang kita ketahui bahwa bintang yang dimaksud itu adalah planet Venus. Dari keterangan ini diketahui bahwa agama Jin Arab menyerap pemujaan bintang untuk menentang monotheisme Alkitab. Jin menjadi agen penting dalam melayani Allah. Konsep jin-setan sebagai pembantu Allah yang berguna ditemukan di berbagai Sura dan ayat² Qur’an.
[50] Sahih al-Bukhari, 2, hal. 47

Para kahin yang mengaku sebagai nabi ternyata saling mendukung satu sama lain. Setelah berkonsultasi dengan Saf bin Sayyah, Muhammad bertanya padanya apakah Saf percaya dirinya (Muhammad) adalah seorang nabi, dan Saf menjawab “ya.” Lalu Saf bin Sayyah bertanya pada Muhammad apakah dia percaya bahwa Saf bin Sayyad adalah seorang nabi Allah. Muhammad menjawab, “Aku percaya pada Allah dan nabi²nya,” dan jawaban ini berarti Muhammad mengakui Saf bin Sayyad sebagai salah satu nabi Allah. [51] Umar bin al-Khattab, yang nantinya menjadi Kalifah kedua Islam, meminta ijin pada Muhammad agar dia bisa memukul leher Saf bin Sayyah karena telah mengaku sebagai nabi Allah, sama seperti Muhammad. Tapi Muhammad menjawab Umar, “Jika dia adalah nabi Allah, kau tak berkuasa atasnya.” [52] Jawaban Muhammad ini menunjukkan bahwa dia menghormati Saf bin Sayyad. Dia percaya pada kemungkinan bahwa Saf bin Sayyad adalah nabi Allah, dan memperingatkan Umar untuk tidak menyakitinya. Hal ini juga menunjukkan bahwa Muhammad, yang awalnya mengakui sebagai nabi, percaya pada jenis monothesime yang dipraktekkan oleh Saf bin Sayyad, yang menganut agam Jin Arab. Agama Jin Arab ini menampilkan berbagai kahin sebagai nabi yang mengajarkan monotheisme versi mereka sendiri. Dukungan Muhammad pada para kahin menunjukkan bahwa Muhammad merupakan salah satu nabi agama Jin yang mengakui monotheisme versi mereka.
[51] Sahih al-Bukhari, 7, hal. 113, 215
[52] Sahih al-Bukhari, 7, hal. 114

Para Kahin Mendukung Muhammad dan Mempromosikan Islam

Buku² biografi Muhammad melaporkan sebagai berikut: “Sebagian kahin Arab memiliki pengaruh dan peranan penting dalam mempersiapkan suku² mereka untuk menerima Islam.” [53] Diantara para kahin utama yang mendukung Muhammad adalah kahin jin-setan Khatir bin Malik. Dialah dukun paling terkenal dari suku Bani Lahib. [54] Dukun/kahin lain yang sama berbahayanya dan juga mendukung Muhammad adalah Satih. [55] Al-Halabiyah melaporkan, “Satih adalah salah satu ketua para kahin, yang merupakan orang berpengetahuan luas tentang perdukunan dan imamat Jin.” [56]
[53] Al Raud al-anf 1, hal. 137; Al-Nuwayri, Nihayat al-arab fi funun al-adab, 3; hal. 124 ; Tashkibri Zadeh, Miftah Al Saadeh 1, hal. 113; Subuh Al Aasha 1, hal. 398
[54] Halabieh 1, hal. 139
[55] Al Raud Al-anf 1, hal. 18
[56] Halabieh I, hal. 122

Kahin lain yang juga mendukung Muhammad adalah Swad bin Kharib al-Dusi, yang merupakan kahin terkenal di Arabia. Dia memiliki seekor setan yang sering muncul di hadapannya, dan dia terkenal pandai meramal masa depan, melalui bantuan dari setannya. Orang² Arab terbiasa menguji setan seorang kahin sebelum konsultasi pada sang kahin. Orang yang menguji akan mengajukan sebuah teka-teki atau kata rahasia, dan orang ini akan bertanya apakah sang dukun tahu teka-teki atau kata rahasia tersebut. Dukun lalu menanyakan jawabannya pada setannya. Swad dengan seketika bisa menebak dengan tepat teka-teki atau kata rahasia tersebut. [57] Kita bisa melihat dengan mudah bahwa para kahin/dukun, melalui setan² mereka, merupakan agen² yang mempromosikan pengakuan Muhammad. [58]
[57] Al Raud al-anf 1, hal. 139 ; Nuzhat al-Jalis 1, hal. 177
[58] Ibn Hisham 1, hal. 166

Setelah Muhammad hijrah ke Medina, banyak kahin yang bergabung dan berperang bersamanya. Mereka mengikutinya dalam berbagai peperangan dengan suku² Arab, dan mencoba mengajak orang² untuk memeluk Islam. Diantara para kahin yang berjuang bersama Muhammad adalah Amru bin al-‘hamiq عمرو بن الحمق . [59] Hal ini menunjukkan pentingnya para pengantu agama Jin Arab untuk bergabung bersama Muhammad, sebagai wakil sukses agama mereka dalam melawan agama Kristen dengan cara menyebarkan versi monotheisme yang berbasis pada Allah.
[59] Ibn Darid, Al-Ishtiqaq, hal. 279; Ibn Hajar, al-Isaabah 2, hal. 526

Agama Jin Arab Bersatu dengan agama Islam Muhammad menjadi Agama Klenik Arab yang Baru

Di masa lalu, agama Jin Arab menyebut berbagai dukun/kahin mereka sebagai nabi² Allah. Tapi karena suksesnya penyerangan militer yang dilakukan Muhammad untuk menundukkan suku² Arab di bawah Islam, maka para penganut agama Jin lalu mengganti strategi mereka dengan cara menyatukan seluruh usaha dan kegiatan mereka di bawah komando Muhammad. Hal ini ditunjukkan dalam berbagai kejadian. Contohnya, literatur Islam kuno menyebut tentang seorang kahin terkenal bernama Khanafer Bin al-Taua’m al-Humeiri خنافر بن التوأم الحميرى. Dia adalah ketua masyarakatnya, sangat kaya, dan bertubuh kuat. Utusan² dari Yaman menghadap Muhammad karena ancaman² Muhammad pada mereka. Serangan² yang dilancarkan Muhammad terhadap mereka dan tekanan untuk memeluk Islam membuat hidup mereka jadi sulit. Setiap tahun, mereka harus membayar Jizyah, uang keamanan dari ancaman Islam, dengan jumlah besar. Istri² dan anak² perempuan mereka dijadikan budak sex, dan ancaman kematian dihadapkan pada anak² laki mereka yang berusia lebih dari sepuluh tahun. Kahin al-Humeiri datang bersama masyarakatnya dan berkemah di sebuah bukti. Dia lalu bergabung bersama ketua suku lain bernama Jodan Bin Yahya al-Ferthami جودان ابن يحي الفيرضمي, untuk melawan Muhammad. Tapi setan piaraannya, Shassar, datang padanya dan memerintahkannya untuk memeluk Islam. [60]
[60] Ibn Hajar, al-Isaabah 1, hal. 456; Taj Al Arus 3, hal. 192; Al- Amali, ditulis oleh Al Khali 1, hal. 134

Agama Jin berperan sangat penting dalam mendukung Muhammad, termasuk dukungan dari para penulis syair yang menerima inspirasi dari para jin dan setan. Penulis Arab kuno berkata bahwa wahyu datang melalui hubungan khusus antara manusia dan jin. [61] Kapasitas jin dalam memberi ilham pada puisi dan syair sudah diakui di Arabia. Al-Mirsabi, lahir di sekitar tahun 900 M, mengumpulkan berbagai puisi yang diilhami Jin yang bernama الخينعور al-khin’ur. [62] Puisi dan syair mereka lebih unggul daripada Qur’an, baik dalam bidang bahasa, keluwesan, kelancaran, dan kefasihan.
[61] Alusi al-Baghdadi Mamud Shukri, Bulugh al-arab fi ma’rifat ahwal al-arab, 2, hal. 350
[62] Bint Al Shatea’, Risalt Al Ghufran, hal. 291

Orang² Arab memiliki lima belas jenis talibun yang digunakan dalam puisi mereka. Jin memiliki ribuan talibun yang tidak dapat disamai oleh orang² Arab di jaman Muhammad. [63] Karena itulah, orang² Arab menganggap prosa dan puisi yang diilhami Jin tentunya lebih hebat dan tidak bisa disamai oleh manusia. Para kahin yang mengaku sebagai nabi di Arabia, menggunakan puisi² mereka yang diilhami para jin untuk meyakinkan orang lain bahwa mereka adalah nabi. Mereka berkata bahwa jin dukun lain tak bisa menghasilkan prosa berirama yang sama kualitasnya dengan milik mereka. Muhammad juga mengatakan begitu di Q 17:88.
[63] Bint Al Shatea’, Risalt Al Ghufran, hal. 291

Q 17:88
Katakanlah: “Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa Al Qur’an ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan dia, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu bagi sebagian yang lain”.

Tapi pada kenyataannya, prosa dalam Qur’an lebih rendah kualitasnya dibandingkan sebagian prosa hasil karya para kahin. Muhammad dan umat Muslim mengatakan bahwa Surah Jinn dalam Qur’an ditulis seluruhnya oleh jin. Tapi bahasa di Surah Jinn ternyata tidak berbeda dari Surah² lainnya dalam Qur’an. Karena tulisan jin di Surah itu sama seperti isi Qur’an lainnya, maka pernyataan bahwa “syair prosa Qur’an adalah ajaib” berarti Qur’an sama kualitasnya seperti syair prosa buatan para kahin yang diilhami jin mereka.

Beberapa penyair Arab di jaman Muhammad juga mengatakan bahwa setan² telah mengilhami puisi mereka. Penyair al-‘Aasha berkata bahwa nama setan yang mengilhaminya adalah “Musahhal” مسحل, dan al-‘Aasha seringkali memuji-muji setannya dalam puisi²nya. [64]
[64] Al-Jaheth, al- Haiwan 6, hal. 225; dikutip oleh Jawad Ali, al-Mufassal, VI, hal. 734

Hassan bin Thabit, penyair dan sahabat Muhammad, seringkali memuji-muji dan membela Muhammad dalam syair²nya. Hassan mengaku bahwa setanlah yang mengilhami syair²nya. Dia mengatakan bahwa setannya berasal dari “Bani Shasban,” dan merupakan salah satu ketua para setan. [65] Tampaknya “Bani Shasban” merupakan nama legion setan yang bertanggung-jawab atas agama Jin Arab. Banyak penyair Islam yang meminta pertolongan pada para jin untuk memberi ilham pada penulisan puisi mereka. Diantara para penyair Islam terkenal adalah Jarir, yang mengatakan bahwa setan pengilhamnya adalah “Iblis dari para setan” [66]. Iblis dalam bahasa Arab berarti Raja Setan. Dengan demikian sudahlah jelas bahwa para setan membang secara terbuka dan terang²an mendukung pernyataan dan ajaran Muhammad.
[65] Al-Tha’alibi Ahmad al-Malik ibn Muhammed, Kitab Thimar al-Qulub, hal. 55, 69
[66] Al-Tha’alibi Ahmad al-Malik ibn Muhammed, Kitab Thimar al-Qulub, hal. 69

Hal di atas dan contoh² lainnya membuktikan dengan jelas bahwa agama yang diciptakan Muhammad berasal dari agama Jin Arab. Di bab lain sudah dijelaskan bahwa Muhammad adalah seorang kahin. Aku juga menyebut bahwa pamannya, Abu Thalib, memuji-muji Muhammad, mengatakan bahwa Muhammad adalah seorang Rachi. Rachi adalah profesi yang sejajar seperti dukun – orang yang menyembuhkan berbagai penyakit melalui jampi² dan klenik. Rachi merupakan profesi yang dipraktekkan para kahin Arab. Abu Thalib membual bahwa Muhammad melafalkan jampi² pada pasien²nya di gua Hira sebelum dia mengaku sebagai nabi. [67] Kita lihat juga bahwa pengakuan Muhammad didukung para kahin pada mulanya. Istri Muhammad, Khadijah, yang dulu menikah dengan kahin Nabash bin Zarareh bin Wakdan نباش بن زرارة بن وقدان, juga mendukung Muhammad sebagai nabi. Sewaktu Nabash masih hidup, jin seringkali muncul di hadapannya sebagai orang tua untuk memberikan keterangan. [68] Pada saat Muhammad menduga setanlah yang datang dalam mimpinya, Khadijah malah mendorongnya untuk percaya bahwa dia adalah nabi. Semua fakta ini menunjukkan bahwa agama Jin Arab juga mengakui sejenis paham “monotheisme” yang dianut Muhammad dan juga para kahin.
[67] Ibn Hisham 1, hal. 189, 218
[68] Taj al-Arus, 6, hal. 197, 287; Ibn Darid, Al-Ishtiqaq, hal. 88 dan 89

Pengamatan dari Hati Nurani Manusia

Para sahabat Muhammad yang melakukan berbagai tindakan kriminal termasuk memotong-motong tubuh manusia² tak bersalah, menjadi para pahlawan dalam Islam. Sebagian dari mereka bahkan membunuh ayah mereka sendiri, seperti misalnya Abu Ubaidah bin al-Jarrah yang diangkat Muhammad menjadi salah satu pemimpin pasukan Islam. Muhammad menyebutnya sebagai “Amin al-Ummah,” yang berarti “Orang yang Setia pada Negara,” dan Muhammad mempercayainya untuk memimpin berbagai penyerangan. Abu Ubaidah bin al-Jarrah juga dipercayai oleh dua kalifah yakni Abu Bakr dan Umar, untuk memimpin pasukan Islam menyerang Syria. Dengan begitu, mereka yang membunuhi bapak² sendiri mendapatkan penghormatan besar dalam Islam.

Tapi pertanyaan yang tetap muncul adalah: “Apakah Muslim radikal modern, dan segala kekerasan yang mereka lakukan pada orang² tak bersalah, lebih baik daripada para sahabat Muhammad yang membunuhi bapak² dan saudara² kafir mereka?” Apa beda teroris Islam jaman sekarang yang gemar memancung kepala kafir, dengan Muhammad yang memerintahkan parit digali dan 900 tawanan Yahudi pria dewasa (10 tahun ke atas) Bani Qurayzah dipancung, dan lalu kepala dan tubuh mereka dikubur dalam parit?

Muhammad menerapkan contoh perbuatan yang harus ditiru Muslim sepanjang jaman. Dia menulis ayat² Qur’an yang mewajibkan Jihad terhadap kafir yang tak sudi tunduk pada Islam. Kebenciannya dalam Qur’an menjadi motivator Muslim radikal, dan pembenaran bagi segala kejahatan yang mereka lakukan. Apa yang dilakukan para Muslim tersebut menyebabkan banyak orang tak bersalah kehilangan nyawa di berbagai penjuru dunia.

Para non-Muslim di jaman sekarang bertanya mengapa kelompok² Islam militan begitu giat meledakkan diri mereka sendiri dalam rangka membunuh kafir sebanyak mungkin? Bagaimana mereka bisa membenarkan tindakan mereka itu? Kekerasan Islam di jaman modern bukanlah hal baru dalam dunia Islam. Muhammad menuntut umatnya untuk berjabat tangan dengannya dalam melaksanakan “sumpah setia kematian,” yang berarti mereka akan masuk medan perang sebagai tentara bunuh diri yang bertujuan mati dalam jihad. Ibn al-Akwa’, sahabat Muhammad, membenarkan bahwa ketika Muslim bersumpah pada Muhammad dalam “sumpah setia Radwan” di daerah dekat Mekah yang bernama al-Hudaybiah, mereka “bersumpah setia pada kematian.” Hal ini berarti mereka bersumpah untuk masuk ke medan peperangan untuk mati. Lalu Muhammad menulis ayat di Qur’an, Surah 48, ayat 10 yang berbunyi demikian:

Bahwasanya orang-orang yang berjanji setia kepada kamu (Muhammad) sesungguhnya mereka berjanji setia kepada Allah. Tangan Allah di atas tangan mereka, maka barang siapa yang melanggar janjinya niscaya akibat ia melanggar janji itu akan menimpa dirinya sendiri dan barang siapa menepati janjinya kepada Allah maka Allah akan memberinya pahala yang besar.

Al Sabuni mengatakan bahwa ayat ini turun ketika Muhammad bersumpah kematian di Al-Hudaybiah. [69] Apa yang dilakukan teroris Muslim di jaman sekarang adalah serupa dengan apa yang dilakukan dan diucapkan Muhammad.
[69] Al-Sabuni, Safwat al-Tafasir, 3, hal. 220

Di bagian awal buku ini telah dijelaskan bahwa Islam berdasarkan pada klaim sejarah yang salah, yang berkembang dari agama klenik pagan Arab, yang berusaha menghubungkan diri dengan Abraham dan Alkitab.

Radikal² Muslim di jaman modern mendasarkan strategi militer mereka pada cara² kuno agama Jin Arab yang digunakan umatnya untuk menaklukkan Arabia dan Timur Tengah. Mereka menaklukkan daerah tersebut melalui kekerasan. Selama Qur’an dan contoh² perbuatan Muhammad terus diajarkan di berbagai sekolah dan mesjid, akan ada saja Muslim yang tertarik menyerahkan nyawa mereka untuk mewujudkan perintah Muhammad menundukkan seluruh dunia di bawah Islam.

TAMAT

Download Gratis buku pdf nya di SINI

This entry was posted in BAGIAN 6. Bookmark the permalink.

41 Responses to Bagian VI Bab 4 Islam adalah Agama Jin Arab yang Baru

  1. abu hanan says:

    penuh humor dan sangat lucu…🙂
    sumber salah,dan masih banyak yang salah sehingga tak perlu diluruskan.

  2. Syam Irfandi says:

    Tulisannya bagus…. cuma sangat jauh bila dikatakan sebagai karya ilmiah karena sumber acuannya tidak jelas dan sangat kurang sekali.. At least you harus punya 200 sumber untuk memperkuat tulisan tersebut. jika perlu lakukan field study serta lengkapi dengan data empiris…

    Usahakan jangan mengambil sepotong-sepotong sehingga terkesan abu-abu..
    Selamat menulis dan terus berkarya

  3. G says:

    Lailahaillallah

  4. G says:

    Lailahaillallah
    muhammadurrasulullah

  5. senthir says:

    Terima kasih banyak. Saya sudah men-download semuanya. Ini akan mlengkapi kepustakaan di keluarga saya.

  6. orang awam says:

    permainan kata2 yg bagus.. cukup baik u/ pembohong kelas teri………..
    nama2 di catok sengaja di ubah (bukan nama populer dlm dunia islam) supaya tdk bisa ditelusuri lebih jauh..
    sumber dan dalil yg dirujuk dipotong-potong supaya bisa dipelintir…

  7. adi says:

    yang memiliki blog ini adalah golongan syetan yg dilaknat, tidak perlu di urusi karena ada hukum yang sudah menantinya

  8. komkam says:

    U/ penulis terus berkarya,supaya umat muslim semakin terbuka mata hatinya,siapa sebenarnya kang mamad yang diklaim makluk yang paling mulia dan sempurna yang pernah hidup dipermukaan bumi untuk diteladani(dicontoh).

    • romy says:

      hanya 1 perkara yang lebih baik untuk dilihat..malah termaktub sama di alkitab kristian dan quran islam,,pada kiamat nanti yesus@ nabi isa datang – dan semua alquran akan terhapus dengan sendirinya..kaum setan akan dibawah masuk kedalam tanah. kenapa harus lupakan catatan penting ini? ini sudah jelas

  9. minansyah says:

    Ya Allah ternyata begitukah wajah agamaku
    penuh bergelimang darah dan air mani….

  10. Muhamad=jin says:

    Tambah satu lg tuh bro…MUhamad itu di goa ga ketemu sama malaikat tapi ketemu lucifer rasanya..

  11. yesus says:

    tulisan ngawur

  12. Wawan says:

    Kita Akan melihat penulis blog ini Akan diazab 7 turunan…..

  13. adriks says:

    kadang saya bertanya ’?? knape stiap nabi di turunkn di tanah arab‘!kan nabi di utus untuk membawa risalah untuk meluruskan yang salah,munggkin sejarah nabi tidak seburuk dugaan si penulis .ya namanya sejarah bisa aja orang menapsirkn macm2 di negara kita saja banyak sejarah yang tidak sahih.apa lagi di arab yang bayak nabi nabinya tentu banyak yang harus di luruskn . mungkin kalau tidak ada kaum pembangkang tidak perlu tuhan YME engutus nabi /rosul

  14. kau penulis yg sangat jahiliyah lagi malang,laknat Allah atas mu,dunia akhirat,kau menghina nabi ku,kau akan terhina dunia akhirat.jika tidak segera tobat darah kau halal bagi umat islam.

  15. Yesus coli says:

    Yg nulis kontol,,

    Sama kayak yesus yg bugil di pajang2,, mana badan’nya kurus gk tau malu mejeng2 udh ber’abad2

    • Salt and Light says:

      Hati-hati dengan ucapanmu kak😦 aku punya firasat yang tidak baik😥 kak ingat di dunia ini kita terlahir untuk memuliakan-Nya😦 bukan untuk saling mengejek

  16. ISA AT TAUBAH says:

    ash haduAllaaahh Illahaillallahh … wa ash hadu anna muhammadarasulullahh … AKU BERSAKSI TIADA TUHAN SELAIN ALLAH … DAN MUHAMMAD ADALAH UTUSAN ALLAHH …

  17. Salt and Light says:

    palsu atau tidak bukan kita yang menentukan, jangan saling mengejek, tetapi saling mendoakan agar tahu mana yang benar dan yang salah, pasti Tuhan punya rencana kenapa ada berbagai macam agama di dunia ini, tergantung kita yang pintar2 men-filter dan berinteropeksi, berdoa minta hikmat Tuhan, pasti Tuhan akan menjawabnya dan jangan sampai kita terpengaruh dengan ajaran sesat melainkan kita harus melakukan kebaikan dan menetrapkan kasih, terlebih mengasihi musuh kita, karena Tuhan tetap mengasihi kita meskipun saat ini kita saling berdebat bahkan mengeluarkan kata-kata yang tidak baik. Tetapi hati-hati, Tuhan itu Maha Kuasa, hati-hati dengan ucapan kita😦 jangan sampai Tuhan yang turun tangan sendiri

  18. Saya semakin kagum dengan Nabi Muhammad shallallaahu `alaihi wa sallam. Kalau beliau bukan orang hebat, tidak mungkin menjadi bahan pembicaraan yang menarik di dunia ini. Banyak yang mencaci dan memfitnah berarti banyak yang iri atas kehebatan beliau. Saya hanya ingat pesan beliau Nabi Muhammad shallallaahu `alaihi wa sallam bahwa kita umat Islam dilarang pergi ke dukun untuk meramalkan nasib kita, karena shalat kita tidak diterima selama 40 hari. Sehubungan dengan hal tersebut saya berusaha tidak membaca ramalan bintang, saya takut itu merupakan syirik juga, sehingga shalat saya tidak diterima selama 40 hari.

  19. Dukun dan Ciri-cirinya
    Kategori Majalah AsySyariah Edisi 052 November 19, 2011 (ditulis oleh: Al-Ustadz Qomar Suaidi, Lc.)
    Perdukunan, ramalan nasib, dan sejenisnya telah tegas diharamkan oleh Islam dengan larangan yang keras. Sisi keharamannya terkait dengan banyak hal, di antaranya:
    1. Apa yang akan terjadi itu hanya diketahui oleh Allah l. Maka seseorang yang meramal berarti ia telah menyejajarkan dirinya dengan Allah l dalam hal ini. Ini merupakan kesyirikan, membuat sekutu (tandingan) bagi Allah l. Atau;
    2. Meminta bantuan kepada jin atau setan. Ini banyak terkait dengan praktik perdukunan dan sihir semacam santet atau sejenisnya.
    Praktik sihir, ramal, dan perdukunan sendiri telah dikenal di masyarakat Arab dengan beberapa istilah. Para dukun dan peramal itu terkadang disebut:
    1. Kahin
    Al-Baghawi t mengatakan bahwa Al-Kahin adalah seseorang yang mengabarkan sesuatu yang akan terjadi di masa yang akan datang. Ada pula yang mengatakan, al-kahin adalah yang mengabarkan apa yang tersembunyi dalam qalbu.
    2. ‘Arraf
    Al-Baghawi t mengatakan bahwa ia adalah orang yang mengaku-ngaku mengetahui urusan-urusan tertentu melalui cara-cara tertentu, yang darinya ia mengaku mengetahui tempat barang yang dicuri atau hilang.
    3. Rammal
    Raml dalam bahasa Arab berarti pasir yang lembut. Rammal adalah seorang tukang ramal yang menggaris-garis di pasir untuk meramal sesuatu. Ilmu ini telah dikenal di masyarakat Arab dengan sebutan ilmu raml.
    4. Munajjim, ahli ilmu nujum
    Nujum artinya bintang-bintang. Akhir-akhir ini populer dengan nama astrologi (ilmu perbintangan) yang dipakai untuk meramal nasib.
    5. Sahir, tukang sihir
    Ini lebih jahat dari yang sebelumnya, karena dia tidak hanya terkait dengan ramalan bahkan dengan ilmu sihir yang identik dengan kejahatan.

    Dan masih ada lagi tentunya istilah lain. Namun hakikatnya semuanya bermuara pada satu titik kesamaan yaitu meramal, mengaku mengetahui perkara ghaib (sesuatu yang belum diketahui) yang akan datang, baik itu terkait dengan nasib seseorang, suatu peristiwa, mujur dan celaka, atau sejenisnya. Perbedaannya hanyalah dalam penggunaan alat yang dipakai untuk meramal. Ada yang memakai kerikil, bintang, atau yang lain. Oleh karenanya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah t mengatakan: “Al-‘Arraf, adalah sebutan bagi kahin, munajjim, dan rammaal, serta yang sejenis dengan mereka, yang berbicara dalam hal mengetahui perkara-perkara semacam itu dengan cara-cara semacam ini.” (dinukil dari Kitabut Tauhid)
    Dengan demikian, apapun nama dan julukannya, baik disebut dukun, tukang sihir, paranormal, ‘orang pintar’, ‘orang tua’, spiritualis, ahli metafisika, atau bahkan mencatut nama kyai dan gurutta (sebutan untuk tokoh agama di Sulawesi Selatan), atau nama-nama lain, jika dia bicara dalam hal ramal-meramal dengan cara-cara semacam di atas maka itu hukumnya sama: haram dan syirik, menyekutukan Allah l.
    Demikian pula istilah-istilah ilmu yang mereka gunakan, baik disebut horoskop, zodiak, astrologi, ilmu nujum, ilmu spiritual, metafisika, supranatural, ilmu hitam, ilmu putih, sihir, hipnotis dan ilmu sugesti, feng shui, geomanci, berkedok pengobatan alternatif atau bahkan pengobatan Islami, serta apapun namanya, maka hukumnya juga sama, haram.
    Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah mengatakan saat menjelaskan sebuah hadits Nabi Muhammad saw
    إِذَا قَضَى اللهُ الْأَمْرَ فِي السَّمَاءِ ضَرَبَتِ الْمَلَائِكَةُ بِأَجْنِحَتِهَا خضَعَانًا لِقَوْلِهِ كَأَنَّهُ سِلْسِلَةٌ عَلَى صَفْوَانٍ فَإِذَا فُزِّعَ عَنْ قُلُوبِهِمْ قَالُوا: مَاذَا قَالَ رَبُّكُمْ؟ قَالُوا لِلَّذِي قَالَ: الْحَقَّ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْكَبِيْرُ. فَيَسْمَعُهَا مُسْتَرِقُ السَّمْعَ وَمُسْتَرِقُ السَّمْعِ هَكَذَا بَعْضَهُ فَوْقَ بَعْضٍ –وَوَصَفَ سُفْيَانُ بِكَفِّهِ فَحَرَّفَهَا وَبَدَّدَ بَيْنَ أَصَابِعِهِ- فَيَسْمَعُ الْكَلِمَةَ فَيُلْقِيهَا إِلَى مَنْ تَحْتَهُ ثُمَّ يُلْقِيهَا الْآخَرُ إِلَى مَنْ تَحْتَهُ حَتَّى يُلْقِيهَا عَلَى لِسَانِ السَّاحِرِ أَوِ الْكَاهِنِ فَرُبَّمَا أَدْرَكَ الشِّهَابُ قَبْلَ أَنْ يُلْقِيَهَا وَرُبَّمَا أَلْقَاهَا قَبْلَ أَنْ يُدْرِكَهُ فَيَكْذِبُ مَعَهَا مِائَةَ كِذْبَةٍ فَيُقَالُ: أَلَيْسَ قَدْ قَالَ لَنَا يَوْمَ كَذَا وَكَذا كَذَا وَكَذَا؟ فَيُصَدَّقُ بِتِلْكَ الْكَلِمَةِ الَّتِي سُمِعَ مِنَ السَّمَاءِ
    Apabila Allah memutuskan sebuah urusan di langit, tertunduklah seluruh malaikat karena takutnya terhadap firman Allah l seakan-akan suara rantai tergerus di atas batu. Tatkala tersadar, mereka berkata: “Apa yang telah difirmankan oleh Rabb kalian?” Mereka menjawab: “Kebenaran, dan dia Maha Tinggi lagi Maha Besar.” Lalu berita tersebut dicuri oleh para pencuri pendengaran (setan). Demikian sebagian mereka di atas sebagian yang lain –Sufyan menggambarkan tumpang tindihnya mereka dengan telapak tangan beliau lalu menjarakkan antara jari jemarinya–. (Pencuri berita) itu mendengar kalimat yang disampaikan, lalu menyampaikannya kepada yang di bawahnya. Yang di bawahnya menyampaikannya kepada yang di bawahnya lagi, sampai dia menyampaikannya ke lisan tukang sihir atau dukun. Terkadang mereka dijumpai oleh bintang pelempar sebelum dia menyampaikannya, namun terkadang dia bisa menyampaikan berita tersebut sebelum dijumpai oleh bintang tersebut. Dia menyisipkan seratus kedustaan bersama satu berita yang benar itu. Kemudian petuah dukun yang salah dikomentari: “Bukankah dia telah mengatakan demikian pada hari demikian?” Dia dibenarkan dengan kalimat yang didengarnya dari langit itu.” (HR. Al-Bukhari no. 4522 dari sahabat Abu Hurairah)
    Pada (hadits ini) terdapat keterangan tentang batilnya sihir dan perdukunan, bahwa keduanya sumbernya sama yaitu mengambil dari setan. Oleh karena itu, sihir tidak boleh diterima, demikian pula berita tukang sihir. Juga dukun dan berita dukun. Karena sumbernya batil. Disebutkan dalam hadits Nabi Muhammad saw:
    مَنْ أَتَى كَاهِناً أَوْ عَرَّافًا لمَ ْ تُقْبَلْ لَهُ صَلاَةٌ أَرْبَعِيْنَ يَوْماً
    “Barangsiapa mendatangi dukun atau peramal maka tidak diterima shalatnya 40 hari.”
    Dalam hadits yang lain:
    مَنْ أَتَى كَاهِناً أَوْ عَرَّافاً فَصَدَّقَهُ بِمَا يَقُوْلُ فَقَدْ كَفَرَ بِمَا أُنْزِلَ عَلَى مُحَمَّدٍ
    “Barangsiapa mendatangi dukun atau peramal lalu memercayai apa yang dia katakan maka dia telah kafir dengan apa yang diturunkan kepada Muhammad .”
    Dalam hadits ini terdapat keterangan batilnya sihir atau dukun, larangan membenarkan tukang sihir atau dukun, atau mendatangi mereka. Akan tetapi di masa ini, para tukang sihir dan dukun muncul dengan julukan tabib atau ahli pengobatan. Mereka membuka tempat-tempat praktik serta mengobati orang-orang dengan sihir dan perdukunan. Namun mereka tidak mengatakan: “Ini sihir, ini perdukunan.” Mereka tampakkan kepada manusia bahwa mereka mengobati dengan cara yang mubah, serta menyebut nama Allah l di depan orang-orang. Bahkan terkadang membaca sebagian ayat Al-Qur’an untuk mengelabui manusia, tapi dengan sembunyi mengatakan kepada orang yang sakit, “Sembelihlah kambing dengan sifat demikian dan demikian, tapi jangan kamu makan (dagingnya), ambillah darahnya”, “Lakukan demikian dan demikian”, atau mengatakan “Sembelihlah ayam jantan atau ayam betina” ia sebutkan sifat-sifatnya dan mewanti-wanti “Tapi jangan menyebut nama Allah l”. Atau menanyakan nama ibu atau ayahnya (pasien), mengambil baju atau topinya (si sakit) untuk dia tanyakan kepada setan pembantunya, karena setan juga saling memberi informasi. Setelah itu ia mengatakan: “Yang menyihir kamu itu adalah fulan”, padahal dia juga dusta. Maka wajib bagi muslimin untuk berhati-hati. (I’anatul Mustafid)

    Ciri-ciri Dukun atau Penyihir
    Berikut ini beberapa ciri dukun, sehingga dengan mengetahui ciri-ciri tersebut, hendaknya kita berhati-hati bila kita dapati ciri-ciri tersebut ada pada seseorang walaupun dia mengaku hanya sebagai tukang pijat bahkan kyai. Di antara ciri tersebut:
    1. Bertanya kepada yang sakit tentang namanya, nama ibunya, atau semacamnya.
    2. Meminta bekas-bekas si sakit baik pakaian, sorban, sapu tangan, kaos, celana, atau sejenisnya dari sesuatu yang biasa dipakai si sakit. Atau bisa juga meminta fotonya.
    3. Terkadang meminta hewan dengan sifat tertentu untuk disembelih tanpa menyebut nama Allah l, atau dalam rangka diambil darahnya untuk kemudian dilumurkan pada tempat yang sakit pada pasiennya, atau untuk dibuang di tempat kosong.
    4. Menulis jampi-jampi dan mantra-mantra yang memuat kesyirikan.
    5. Membaca mantra atau jampi-jampi yang tidak jelas.
    6. Memberikan kepada si sakit kain, kertas, atau sejenisnya, dan bergariskan kotak. Di dalamnya terdapat pula huruf-huruf dan nomor-nomor.
    7. Memerintahkan si sakit untuk menjauh dari manusia beberapa saat tertentu di sebuah tempat yang gelap yang tidak dimasuki sinar matahari.
    8. Meminta si sakit untuk tidak menyentuh air sebatas waktu tertentu, biasanya selama 40 hari.
    9. Memberikan kepada si sakit sesuatu untuk ditanam dalam tanah.
    10. Memberikan kepada si sakit sesuatu untuk dibakar dan mengasapi dirinya dengannya.
    11. Terkadang mengabarkan kepada si sakit tentang namanya, asal daerahnya, dan problem yang menyebabkan dia datang, padahal belum diberitahu oleh si sakit.
    12. Menuliskan untuk si sakit huruf-huruf yang terputus-putus baik di kertas atau mangkok putih, lalu menyuruh si sakit untuk meleburnya dengan air lantas meminumnya.
    13. Terkadang menampakkan suatu penghinaan kepada agama misal menyobek tulisan-tulisan ayat Al-Qur’an atau menggunakannya pada sesuatu yang hina.
    14. Mayoritas waktunya untuk menyendiri dan menjauh dari orang-orang, karena dia lebih sering bersepi bersama setannya yang membantunya dalam praktik perdukunan. (Kaifa Tatakhallas minas Sihr)
    Ini sekadar beberapa ciri dan bukan terbatas pada ini saja. Dengannya, seseorang dapat mengetahui bahwa orang tersebut adalah dukun atau penyihir, apapun nama dan julukannya walaupun terkadang berbalut label-label keagamaan semacam kyai atau ustadz.
    Dilarang Mendatangi Dukun
    Bila kita telah mendengar tentang seseorang yang memiliki ciri-ciri sebagaimana dijelaskan di atas, janganlah kita mendatanginya. Hal itu sangat dilarang dalam agama Islam. Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan menjelaskan:
    Dalam Shahih Muslim disebutkan:
    مَنْ أَتَى كَاهِناً أَوْ عَرَّافًا لمَ ْ تُقْبَلْ لَهُ صَلاَةٌ أَرْبَعِيْنَ يَوْماً
    “Barangsiapa mendatangi dukun maka tidak akan diterima shalatnya selama 40 hari.”

    Hukum ini sebagai akibat dari hanya mendatangi dukun saja. Karena (sekadar) mendatanginya sudah merupakan kejahatan dan perbuatan haram, walaupun ia tidak memercayai dukun tersebut. Oleh karenanya, ketika sahabat Mu’awiyah Ibnul Hakam bertanya kepada Rasulullah perihal dukun beliau menjawab: ‘Jangan kamu datangi dia.’ Nabi melarangnya walaupun sekadar mendatanginya. Jadi hadits ini menunjukkan tentang haramnya mendatangi dukun walaupun tidak memercayainya, walaupun yang datang mengatakan: ‘Kedatangan saya hanya sekadar ingin tahu’. Ini tidak boleh.
    “Tidak diterima shalatnya selama empat puluh hari” dalam sebuah riwayat “40 hari 40 malam.”
    Ini menunjukkan beratnya hukuman bagi yang mendatangi dukun, di mana shalatnya tidak diterima di sisi Allah l, tidak ada pahalanya di sisi Allah l, walaupun ia tidak diperintahkan untuk mengulangi shalatnya, karena secara lahiriah ia telah melakukan shalat. Akan tetapi, antara dia dengan Allah l, dia tidak mendapatkan pahala dari shalatnya karena tidak Allah l terima. Ini adalah ancaman keras yang menunjukkan haramnya mendatangi dukun, sekadar mendatangi walaupun tidak memercayai. Adapun bila memercayainya maka hadits-hadits yang akan dijelaskan berikut telah menunjukkan ancaman yang keras, kita berlindung kepada Allah .
    Dari Abu Hurairah dari Nabi bahwa beliau bersabda:
    مَنْ أَتَى كَاهِناً أَوْ عَرَّافاً فَصَدَّقَهُ بِمَا يَقُوْلُ فَقَدْ كَفَرَ بِمَا أُنْزِلَ عَلَى مُحَمَّدٍ
    “Barangsiapa mendatangi dukun atau peramal lalu memercayai apa yang dia katakan maka dia telah kafir dengan apa yang diturunkan kepada Muhammad n.”
    Dalam hadits ini ada dua masalah:
    Masalah pertama: mendatangi dukun.
    Masalah kedua: memercayainya pada apa yang ia beritakan dari perdukunannya. Hukumnya ia telah dianggap kafir terhadap apa yang Allah turunkan kepada Nabi Muhammad . Karena tidak akan bersatu antara membenarkan apa yang diturunkan kepada Muhammad dengan membenarkan berita dukun yang itu adalah pekerjaan setan. Dua hal yang tidak mungkin bersatu, memercayai Al-Qur’an dan memercayai dukun.
    Yang nampak dari hadits itu bahwa ia telah keluar dari Islam.
    Dari riwayat dari Al-Imam Ahmad t ada dua pemahaman dalam hal kekafiran semacam ini. Satu riwayat, bahwa maksudnya kekafiran besar yang mengeluarkan dari agama. Riwayat yang lain: kekafiran kecil, di bawah kekafiran tadi.
    Ada pendapat ketiga: tawaqquf, yakni kita baca hadits sebagaimana datangnya tanpa menafsirkan serta mengatakan kafir besar atau kecil. Kita katakan seperti kata Rasulullah dan cukup.
    Tapi yang kuat –wallahu a’lam– adalah pendapat yang pertama, bahwa itu adalah kekafiran yang mengeluarkan dari agama. Karena tidak akan bersatu antara iman kepada Al-Qur’an dengan iman kepada perdukunan. Karena Allah l telah mengharamkan perdukunan, dan memberitakan bahwa itu adalah perbuatan setan, maka orang yang memercayai dan membenarkan berarti telah kafir dengan kekafiran besar. Inilah yang nampak dari hadits. (I’anatul Mustafid) Demikian penjelasan beliau tentang mendatangi dukun. Adapun tentang bertanya-tanya atau konsultasi dengan para dukun, telah dijelaskan dalam rubrik Manhaji secara lebih detail.
    Ada satu hal yang perlu lebih kita sadari, yaitu kecanggihan teknologi yang ada ternyata digunakan para dukun untuk mencari mangsa. Sehingga tidak mesti seseorang datang ke tempat praktik dukun tersebut, tapi justru dukunnya yang mendatangi seseorang melalui radio, televisi, internet, atau SMS. Dengan itu, bertanya kepada dukun jalannya semakin dipermudah. Cukup dengan ketik: ”reg spasi ….” selanjutnya mengirimkannya ke nomor tertentu melalui ponsel, seseorang sudah bisa mendapatkan layanan perdukunan. Bahkan, sampai-sampai ada sebuah stasiun televisi yang membuat program khusus untuk menayangkan kompetisi di antara dukun/ tukang sihir.
    Subhanallah, cobaan nyata semakin berat. Kaum muslimin mesti menyadari hal ini. Jangan sampai kecanggihan teknologi ini membuat kita semakin jauh dari ajaran agama. Justru seharusnya kita gunakan kemajuan teknologi ini untuk membantu kita agar semakin taat kepada Allah .
    Semoga kaum muslimin menerima dan memahaminya dengan baik sehingga menyadari akan bahaya perdukunan, untuk kemudian kaum muslimin pun bersatu dalam memerangi perdukunan.

  20. Berdirinya Negara Israel telah dituliskan dalam Al-Quran
    Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam kitab itu: “Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali[848] dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar”.

    Maka apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) pertama dari kedua (kejahatan) itu, Kami datangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang mempunyai kekuatan yang besar, lalu mereka merajalela di kampung-kampung, dan Itulah ketetapan yang pasti terlaksana.

    kemudian Kami berikan kepadamu giliran untuk mengalahkan mereka kembali dan Kami membantumu dengan harta kekayaan dan anak-anak dan Kami jadikan kamu kelompok yang lebih besar. (Al Qur’an, 17:4-6)

    Yang dimaksud dengan membuat kerusakan dua kali ialah pertama menentang hukum Taurat, membunuh Nabi Syu’ya dan memenjarakan Armia dan yang kedua membunuh Nabi Zakaria dan merencankan untuk membunuh Nabi Isa a.s. akibat dari perbuatan itu, Yerusalem dihancurkan (Al Maraghi).

    Ayat-ayat di atas mengungkapkan, Bani Israel membuat dua kerusakan di dunia. Setelah pertama, di mana mereka bersikap sombong pada tingkatan yang sangat tinggi, kemudian Allah mengirim tentara yang sangat kuat untuk melawan mereka. Memang, ketika orang Yahudi membunuh Nabi Yahya (as) dan mengatur perangkap untuk membunuh Nabi Isa (as) (“mencapai tingkat kesombongan yang besar”), mereka diasingkan lama kemudian dari Yerusalem oleh Romawi pada tahun 70 dan berjalan semua dunia.

    Ketika ayat itu diturunkan kepada Nabi Muhammad saw, orang-orang Yahudi hidup di bawah kondisi yang sulit sekali di berbagai negara dan tidak memiliki negara mereka sendiri. Namun, Allah mengatakan kepada Bani Israel bahwa suatu hari mereka akan memulihkan kekuatan mereka. Pada waktu itu, tampaknya hampir tidak ada kemungkinan bahwa ini benar-benar akan terjadi. Beberapa abad kemudian, orang-orang Yahudi kembali ke Palestina dan mendirikan Negara Israel pada tahun 1948. Hari ini, Israel memiliki kekuatan militer dan politik dan Timur Tengah terus bergolak besar karena ideologi Zionis dan perlakuan kasar terhadap Muslim Palestina dan Kristen.

    Ini adalah tanda Bani Israel kedua “korupsi.” Namun, ini perilaku fasik jelas tidak berlaku bagi umat Yahudi keseluruhan, di antaranya ada banyak individu dari hati nurani yang baik dan akal sehat yang tidak setuju dengan kebijakan Israel Zionis dan anti-Arab.

    Dalam ayat ini dan lainnya, kita melihat bahwa hampir tidak ada yang bisa percaya bahwa hal-hal seperti ini akan terjadi. Tapi Allah menghendaki pemenuhan mereka, dan dengan demikian memberikan bukti bagi orang-orang beriman bahwa Al Qur’an adalah mukjizat yang diungkapkan oleh-Nya.

  21. .Bersatulah, wahai orang-orang yang beriman, ada berita gembira untukmu dari Al Quran Surat Al Baqarah ayat:62

    Innalladziina aamanu walladziina haadu wannashaara washshaabi iina man aamana billaahi wal yaumil aakhiri wa`amila shaalihan fa lahum ajruhum `inda rabbihim wa laa khaufun `alaihim wa laa hum yahanuun

    Sahih International
    Indeed, those who believed and those who were Jews or Christians or Sabeans [before Prophet Muhammad] – those [among them] who believed in Allah and the Last Day and did righteousness – will have their reward with their Lord, and no fear will there be concerning them, nor will they grieve.

    Indonesian
    Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

  22. Halah , dari awal kalimatnya aja sudah salah ini penilaiannya …

  23. dan.tuhan menciptakan jin dan manusia untuk beribadah kepada allah ..sluruh manusia sedunia itu punya sifat mahluk hidup isi semesta dari dari semua agama dan semua bisa baca kitap suci;…dari sifatnya..jin..setan..iblis malaikat..hewan tumbuhan bumi air angin..api langit terang ..gelap..siang..malam dll..bahkan sifat allah dan nabinya …mk yg palis tepat pada allah rasul dan mahluknya itu orang yg sudah jadi manusia yg murni dari ruhani yg suci itulah pemimpin seisi langit dan bumi yg hak tepat akalnya yg batil ya yg nyleweng akalnya [ renungi akalmu udah jadi manusia blm sifat anda semua ]

  24. apabila anda mengertii bahwa rasa dalam hati orang sedunia itu sama…mk bebaskanlah hatimu dari rasa iri..dengki dendamnafsuu srakah dan sombong itu sebenarnya penderitaan rasa api yg berada dalam api dalam hati akalmu…bebas……….kan dari rasa hatimu agar bisa merasakan surga dalam ketentramanmu..artinya dalam segala hal bertindak seenaknya,,sebutuhnya…seperlunya,secukupnya///semestinyadari sebenarnya…mk anda nanti akan menemukan.rasa hidup yg bear,meskipun sebentar salah sebentar benerdan sebentar susah sebentar senang.. apa gunanya pertengkaran masalah agama secara tidak sadar ternya diri anda semua di rasuki zat..zat…rasa sifat iblis penyesat imanmu yg murni abadi…

  25. aku ….orang jawa……mawasdiri..itu merupakanlaku utamaku orang jawa..mawas diri telah menjadi bagian dari akal sehatkuorang jawa untuk masa yg lama, dalam kepustakaankudalan kebatinan, istilah ini di kenal sangat luastingkat tingkatan kualitas pengkajian dirikusendiriadalah……1 mulat sarira,lebih dari mawas diri, di mana manusia menemukan identitasyg terdalam sebagai pribadi,,,…2 nanding sarira…di mana seseorang membandingkandiri dengan orang lain…dan menempatkan dirinya lebih unggul…3ngukur sarira ….di mana seseorang mengukur orang lain dengan dirinya sendiri sebagai tolok ukur…4 tepa selira…tenggang rasa ,di mana seorang mau dan mampu merasakan perasaan orang lain…5….mawas diri…di mana seseorang memcoba memahami..keadaan dirinya sejujur jujurannya …ini ccara memblenggu iblis penyesat manusia ..[ sufisme] artinya memblenggu diri dari nafsu setani….dari sini menjadi muhamad..saw dan dari sini pulas untuk menjadi yesus….dan dari sana aku menjadi yahudinya musa dari itu pula aku masuk ke dimensi majusi kala ibrahim ….abraham pada lingkaran ini jd nur kalam ilahi ke kitap suci yg masuk ruang wilaya cahayanya duniayg ahirnya tajali pd allah…

  26. hidupmu semua itu harus menuju yg abadi dengan jalan iman yg suci yaitu islam yg secaratotal berserah diri kepada allah karna hanya itu jalanya agar jadi manusia sejati seperti muhamad nabi kita…yg bersaksi tajali dalam ruh dalam hati tiada tuhan selain allah…maka ..allah berfirman kepada musa secara langsung d dlm batin nya dalam makom nya musa kalimullah….walaupun harus menjalani siksaan dalam api kebencian yg membakar kedudukan iman ddlm hatinya yg di bakar lahir batin oleh penguasa namrut dunia dengan kayu kayu kering kerajaan agar meluntur iman nya dan allah menolong nya di siram dengan air nafsu mutmainah yg menentramkan hidupnya maka rasa dingan dalam menyikapi kobaran api angkara murka penguasa negara…dengan kepalsuan politiknya….yg mengadu domba antar agama agar ada pengorbanan untuk berhala….mk ibrahim di perintahkan mengorban kan putranya yaitu ismangil namanya..karna ibrahim iklas jalan kan perintah nya mk allah gantikan ismangil dengan domba yg di adu tadi sebagai sembelihan allah ….mk ibram maqomnya kholilullah ..kekasihnya allah …ismangil …maqomnya sembelihanya allah …untuk menuju ruhul qudus yaitu di tengah antara bunda maria dann bapa yg ada di surganya tuhan allah semesta alam karna sudah mencapai ruh qudusnya allah yaitu maqomnya nb isa …tuhan yesus yg mulia dari kehidupan jiwanya menjadi cahaya yg wujud mabusia [jawa] jiwa jiwa yg wujud cahaya nubuah dari allah….yesus semua yg lahiriyah maupun semua yg batiniah ..hidupnya itu saja sudah menjadi ayat dari firman 2 allah yg nyata maupun yg gaib…mk yesus berkata pd kaumnya nanti setelah aku akan datang seorang nabi yg namanya yaitu ahmad[ muhamad] jadi yg melahirkan kalam ilahi akan lahirnya seorang nabi adalah yesus sendiri…sebagai penyemporna akan ilmu agama yg ada di dunia ini …berarti yesus sudah menyaksikan bahwa akan lahir seorang nabi ahmad..[muhamad] dan mengetaui lahirnya di dunia mk yesus bersaksi bahwa muhamad [ahmad] adalah utusan allah di dlm wilayah ruh sucinya….dan semua ruhaniawan dunia yg suci lahir batinya sebagai figur tiap2 agama bersaksi tiada tuhan selain allah yg semua itu tajali bersatu dan menyatu kepada keabadian allah ketika manusia ada kemesraan kesatuan persatuan iman kepada allah itu mk allah ciptakan iblis yg bertugas menggoda iman manusia dlm penyatuan ruhnya tadi , mk iblispun zzat 2 api yg merasuk ke sukma manusia untuk menciptakan kerusakan di bumi yaitu kefanatikan antar agama agar terjadi memancarnya darah darah manusia dengan dalih kebenaranya masing masing tiap agama….[ zaman ini baru saatnya penyatuan ruh dengan zat zat sifat api iblis yg nyata sebagai wujud manusia logika..sepertinya perdepatan agama yg di urai seperti di atas ….selamat menikmati kebodohanya dengan fanatisme kedengkian dan iri hati untuk saling mencela …toh yg akan kena dirimu sendiri………selamat merdeka dari raja wali nusasntara…..brrrroooooooooo…

  27. AlJuraiz says:

    Sudahlah ! Tak perlu mencampur yang haq dengan yang bathil. Jika tak ada hidayah, apapun disampaikan maka keledai akan tetap keledai. Yang penting kita yg muslim jangan mencela agama mereka, tapi jika mereka mencar-cari hal untuk menjelekan Islam, kita buka aibnya sekalian.

  28. felly says:

    tq sdh bikinin referensi. bwt prtimbangan dll.
    tpi aq msh cnderung k islam koq, masi mndukung yg ahlisunnah, bukan islam liberal modern juga bukan yg radikal extrimis.

  29. Manusia Biasa says:

    ?

  30. ganepo says:

    Apakah hal gila ini dipikirkan oleh anda penulis?
    Akan kemana anda setelah mati?
    Tahukah bahwa Muhammad SAW akan tetap terhormat meski anda bersuara ke seluruh telinga yg ada?
    Jika anda sekelas mahatma gandhi mungkin ada yg mendengar.
    Jika tulisan ini membuat anda senang nikmatilah.
    Nikmatilah karna ini cuma sebentar, ketika nanti keabadian kita masuki anda tentu tahu siapa yg dihukum atau di rahmati.
    Saya tidak berhak menghakimi anda karna hidayah datang kepada yg di kehendaki-Nya.
    Bahkan tanpa Muhammad dunia ini tidak akan ada samasekali.
    Terimakasih telah memupuk kecintaan kami para muslim kepada nabi kami. Wassalam

  31. muhammad says:

    Saya salut dengan penulis yang menulis dengan begitu rinci walau singkat, dengan berbagai sumber dan referensi dan ditunjang dari berbagai data sejarah dan menguraikannya dengan gamlang sehingga mudah dicerna dan dimengerti dari berbagai kaitan sejarah dan eko kultur pada masyarakat arab kuno yang sulit bagi masyarakat awam untuk memahaminya. saya bersyukur sedikit demi sedikit terkuaknya sejarah lahirnya islam pada zaman Muhammad hingga pada saat ini sejarahnya tertutub dengan rapi. Tulisan seperti ini tentunya sangat membantu kita dalam mempelajari Islam dan pengajarannya. hal ini tentunya masih kita bisa liat tapak-tapak kisah ini dalam Al-quran yang tidak mungkin kita abaikan begitu saja.

    Dalam hal ini kita harus membuka mata dan membuka hati dalam mempelajari sejarah yang tersembunyi ini, agar kita tidak mudah dibohongi atas dalil agama, agama yang benar tentu memiliki sejarah yang benar pula tidak perlu dirahasiakan agar kebenaran menjadi nyata dan tak terbantahkan.

    Catatan Sejarah biasanya tidak pernah bohong, yang berbohong biasanya adalah manusia yang selalu melakukan kebohongan. Segala tulisan sangat baik untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk menyatakan kebenaran, bagi orang mau membuka diri..

    wassalam………….

    • asdar says:

      Inilah yg d hawatirkan rasulullah d kemudian hari banyak ummat2 yg sengaja memutar balikan fakata yg sebenarnya muhammad adalah SURITAULADAN BAGI UMAT MUSLIM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s