Bagian IV Bab 3 Membantah Pernyataan Islam tentang Muhammad Keturunan Ismael

3. BANTAHAN KLAIM ISLAM BAHWA MUHAMMAD KETURUNAN ISMAEL

Muslim percaya Muhammad itu keturunan Ismael. Sebagai bukti, mereka mengajukan silsilah keturunan yang ditulis oleh Ibnu Ishak sekitar tahun 770-775 M.

Yang Ibnu Ishak tulis itu bohong belaka. Suku Ismael, khususnya suku Nebayot, yang kata Ibnu Ishak menurunkan Muhammad, adalah suku nomaden yg tinggal di gurun Sinai dan Fertile Crescent. Suku2 ini musnah setelah abad 7 SM.

Keluarga Muhammad adalah keluarga Sabian Yaman, sementara Ismael, yg tinggal di gurun2 Fertile Crescent sudah musnah jauh berabad-abad sebelum keluarga Muhammad meninggalkan Yaman.

Sejarawan mengatakan bahwa keluarga kakek moyang Muhammad tinggal di Saba-Yaman. Di abad 5 M, Qusayy bin Kilab, kakek moyang Muhammad ke-8 mengumpulkan sekutu dari banyak keluarga2 Yaman, membentuk suku Kuraish, suku-nya Muhammad. Keluarga2 ini baru datang menempati Mekah pada abad 5 M. Kota Mekah sendiri dibangun oleh suku Khuzaa’h di abad 4 M.

Keluarga Muhammad tidak ada hubungannya dengan suku Ismael karena keluarga tidak meninggalkan Yaman sampai abad 5 M, dan itu adalah sekitar 1.100 tahun setelah kaum ismael musnah. Sukunya Muhammad tidaklah mungkin tinggal ditempat yang sama seperti suku ismael, kapanpun sepanjang sejarah.

Silsilah yg dikarang Ibnu Ishak mengkontradiksi perkataan2 Muhammad yang mengungkapkan ketidaktahuannya akan kakek moyang dia sendiri sampai generasi ke 17

Ibnu Ishak dianggap sebagai penjiplak dan pemalsu silsilah oleh akademisi muslim jamannya [29]
[29] Halabieh, I, page 93 ; comments on Ibn Hisham, page m

Jauh sebelum Ibnu Ishak, para muslim yang hidup dijamannya Muhammad juga mengarang2 silsilah dalam usaha menghubung-hubungkan Muhammad menjadi keturunannya Ismael. Muhammad sendiri menolak semua silsilah palsu tsb dan dia menentukan batas akan silsilah kakek moyangnya. Tentang penolakan Muhammad sendiri ini, Amru Bin Al-As menulis:

Muhammad menuliskan silsilahnya sendiri sampai ke al-Nather bin Kinaneh, lalu dia berkata, “siapapun yang mengklaim lain dari ini atau menambahkan kakek moyang lebih jauh dari ini, telah berbohong.” [30]
[30] Halabieh I, page 36

Dengan ini, Muhammad mengaku bahwa baik dia atapun orang lain, tidak tahu tentang kakek moyang Muhammad setelah al-Nather bin Kinaneh. Nather bin Kinaneh adalah generasi ke 17 dari Muhammad yang dia kenal sebagai sungguh2 keturunannya. Pernyataan2 lain dari hadis atau tradisi2 menunjukkan bahwa Muhammad menolak utk dibuat silsilahnya hingga ke Maad, yang kata orang, adalah kakek moyang generasi ke-4 [31].
[31] Masudi, Muruj al-Thahab, Beirut-Lebanon, 1991, II, pages 280-282

Jika kita lihat pada moyangnya Muhammad, dg perkiraan utk setiap generasi ada waktu 30 tahun, untuk 17 generasinya Muhammad. Maka kita bisa pastikan bahwa Muhammad tahu silsilah kakek moyangnya hingga sekitar 510 tahun kebelakang. Jika kita ingin tambahkan 4 generasi lagi yang didaftarkan Muhammad, jadinya 630 tahun. Lalu sejujurnya, siapa yang tahu setelah sekian ratus tahun itu. Bagaimana bisa Ibnu Ishak dan pengikutnya mampu membuat silsilah hingga ke Ismael yang hidup tahun 2050 SM? Ini sekitar 2000 tahun antara moyang Muhammad ke 21 dan Ismael. Bagaimana bisa Ibnu Ishak mengklaim kaum Ismael hidup di Mekah pada periode ini dan menuliskan dg rinci sejarah mereka padahal Muhammad sendiri bilang tak seorangpun tahu akan moyangnya setelah generasi ke 17 atau 21? Mekah bahkan belum ada di periode ini, seperti telah kita telaah pada bab2 sebelumnya. Silsilah Ibnu Ishak mengkontradiksi klaim Muhammad sendiri.

Semua silsilah yg muncul dijaman Muhammad dianggap palsu oleh Muhammad dan pengikutnya

Banyak versi Hadis berasal dari pengikut Muhammad yang melaporkan bahwa Muhammad menentang disilsilahkan hingga Ismael. Semua pengikut dan sahabatnya menganggap silsilah2 itu palsu. Diantara orang2 itu terdapat Aisya, istri ‘kanak2’nya dan keponakannya, Ibnu Abbas, salah seorang pelapor hadis paling penting [32]. Ibnu Ishak menentang semua orang2 ini.

Ibnu Ishak mengubah silsilah yang dituliskan Musa di Kitab Perjanjian; dia selipkan nama2 arab sejamannya dan mengkontradiksi sejarah mengenai kaum Amalek

Karang mengarang ini makin keterlaluan. Silsilah ciptaan Ibnu Ishak dan yg lain setelah jaman Ibnu Ishak menyelipkan nama2 Arab kedalamnya. Contoh, Ibnu Ishak menyelipkan nama arab “Ya’rab”, yang berasal dari kata “Arab,” dan dimasukkan kedalam daftar silsilah sebagai anak dari “Khahtan.” Ibnu Ishak lalu mengganti Khahtan utk Joktan, yang disebut dalam kitab Perjanjian sebagai Anak Eber, anak dari Arphaxad dan anak ketiga dari Shem, anaknya Nuh [32]. Kita tahu istilah “Arab” belum ada sampai abad 10 SM. Lalu bagaimana bisa diselipkan kedalam sejarah Nuh yang berkisar tahun 5.500 SM?
[32] Tarikh al-Tabari, I , page 127

Ibnu Ishak bertindak lebih jauh lagi, dia ganti nama Lot, anak keempat dari Shem, menjadi Luth. Dia buat Luth sebagai Bapak kaum Amalek. Dia juga mengklaim kaum Amalek ini hidup di Mekah dan bahwa orang2 Mesir kuno juga keturunan dari Amalek. Dia juga mengganti nama asli Amalek, menjadi “Arib,” agar ada hubungan dengan Arab [33]. Secara tidak langsung, lewat silsilah palsu ini, Ibnu Ishak mengklaim bahwa Mekah telah ada dijaman Nuh dan cucunya Lot. Ini secara langsung mengkontradiksi fakta sejarah yg telah kita telaah sebelumnya, yg menunjukkan bahwa Mekah belum ada sampai abad 4 M.
[33] Tarikh al-Tabari, I , page 127

Sebelumnya kita juga telaah Amalek adalah keturunan dari Esau, anak Ishak. Kejadian 36:12 menyatakan bahwa Timma adalah selir dari Elifas, anak pertama Esau, dan dia melahirkan Amalek. Amalek menjadi bapak kaum Amalek, sebelumnya adalah suku Edom yg tinggal di Jordan Selatan lalu pindah ke timur Sinai, seperti telah dibuktikan dijaman Musa. Kaum Amalek musnah setelah abad 10 SM. Tidak ada disebut2 Amalek dalam naskah2 ataupun tulisan2 sejarawan Yunani yang mengindikasikan suku ini hidup di Arab Utara, barat maupun Tengah.

Membantah Klaim mengenai Jurhum

Ibnu Ishak mengklaim suku Jurhum hidup di Mekah sejak jaman Abraham. Dia juga mengklaim Jurhum adalah cucunya Joktan, anak dari Eber. Katanya nama asli Jurhum adalah “Hathrem” [34]. Pentingnya nama “Hathrem” ini adalah bahwa nama itu bergaya arab dan banyak dipakai di jaman Ibnu Ishak, abad 8 Masehi. Nama2 yang ada dalam naskah2 kuno Yaman dan Arab Utara secara total berbeda gaya penamaan dibanding dengan yg ada dalam silsilah karangan Ibnu Ishak. Nama2 dalam silsilah karangan Ibnu Ishak lebih mencerminkan gaya penamaan jaman dia sendiri.
[34] Tarikh al-Tabari, I , page 127

Tidak ada naskah, tulisan sejarawan Yunani atau romawi dan tidak ada geografer yang mengunjungi Arab, sekalipun menyebut2 tentang suku bernama Jurhum. Jurhum disebut pertama kali adalah pada puisinya Ummaya bin Abi al-Salet, ponakan Muhammad, yang juga mengaku sebagai nabi. Puisi ini berisi “Tuhannya Ad dan Jurhum” [35]. Pertama, puisi ini lebih mungkin dibuat setelah Islam, karena kita tidak punya catatan sejarah sebelum Islam, yg katanya jaman Jahiliyah, tentang Jurhum. Ide disebutnya sebagai ‘Puisi Jahiliyah’ ditambahkan belakangan setelah islam dipeluk oleh akademisi seperti Tah Hussein, akademisi Terkenal Mesir. Kedua, jika kita mengakui keaslian ayat ini, belum tentu benar ada sebuah bangsa di arab yang disebut Jurhum sejak jaman Abraham, dengan berdasarkan hanya karena disebut dalam sebaris puisi belaka.
[35] Diwan Ummiah bin Abi al-Salt, ( Beirut-1938), page 58

Alasannya adalah karena Ummaya itu sejaman dengan Muhammad dan tidak mungkin dia dijadikan sumber dokumentasi sebuah bangsa yang ‘katanya’ ada selama 2.700 tahun sebelum jamannya. Seperti telah disimak sebelumnya dalam bagian pertama buku ini, tidak ada metoda pengarsipan ataupun percetakan seperti kita sekarang. Sebuah sejarah secara umum diterima dan dianggap akurat hanya jika ditulis dalam waktu empat abad sebelum jaman penulisnya sendiri. Jika Jurhum ada sebagai sebuah suku di Arab, mestilah ini suku kecil yg muncul beberapa saat setelah era kristen. Karena tidak ada penulis klasik menyebut2 suku ini, jikapun ada, mestilah bukan tentang hal yg penting.

Puisi2nya Umayya penuh kisah mitos, seperti klaimnya bahwa Ratu Saba, yang mengunjungi Raja Sulaiman, adalah keponakan dia; dia menulis ini utk membenarkan klaimnya sebagai nabi. Umayya juga mengaku sering diberi perintah oleh Jin, ini membuktikan dia adalah bagian dari agama okultisme Arab. Jika kita menerima bahwa puisi ini ciptaannya, maka kita mesti mengandalkan puisi2 yang dilantunkan oleh seorang penganut mitos dan okult yang mampu menuliskan sejarah hingga 2.700 tahun sebelum jamannya.

Kesalahan sejarah yang bueessaarrr ada dalam Qur’an, dan silsilah yang diciptakan setelah munculnya Islam, utk mendukung Qur’an. Contohnya adalah silsilah tentang Thamud dan Nimrod

Banyak kesalahan sejarah yg sangat serius dalam silsilah islam mengenai suku Thamud. Thamud adalah suku arab yang muncul abad 8 SM, tercatat dalam naskah jaman Raja Assyria Sargon II. Thamud belakangan hilang kuasa politiknya sekitar abad 5 M. Silsilah Islam mencoba mendukung pernyataan Qur’an dg menempatkan Thamud serta Ad – suku arab lain yang muncul setelah Thamud – sebagai suku yang muncul di jaman setelah Nuh. Jadi mereka menciptakan kakek moyang utk suku Thamud dan menamakan sang ‘kakek’ itu Thamud. Lalu mereka mengklaim bahwa si ‘Thamud’ ini adalah cucu dari Shem, anaknya Nuh [36]. Semua ini dikarang agar cocok dengan pernyataan Qur’an.
[36] Tarikh al-Tabari, I, page 128

Qur’an klaim suku Thamud adalah generasi ketiga setelah Nuh, (Menurut Sura 7.65;23.31,32;14.9 Suku arab Ad adalah generasi kedua setelah Nuh dan Thamud generasi ketiga), dan dikutuk Allah oleh angin. Kisah seperti ini juga ada dalam Zoroastrianisme, tentang angin yg dibawa Tuhan utk menghukum mereka. Kita tahu ini juga sebuah kesalahan sejarah yg besar. Dalam naskah2 Assyria ditunjukkan bahwa kaum Thamud terus ada hingga abad 7 SM. Juga dalam tulisan2 geografer Yunani dan Romawi yang menulis tentang Arabia, Thamud terus hidup hingga abad 5 M sebagai suku yang terorganisir secara politik dan menempati bagian besar arab utara. Tak ada angin yang menghancurkan suku ini, spt yg diklaim Qur’an.

Ini harusnya cukup meyakinkan kita, tapi ada lagi kesalahan sejarah besar lain dalam silsilah Islam. Ini menyangkut Nimrod. Menurut Kejadian 10:8-11, Nimrod adalah yg pertama membangun kota Mesopotamia. Dia anak dari Cush, anak dari Ham, anak dari Nuh. Kita bisa tempatkan dia ditahun antara 5000 s/d 4500 SM. Silsilah islam secara benar menuliskan dia sebagai anak dari Cush, tapi salah menyatakan bahwa dia hidup dijaman Abraham [37]. Klaim salah tentang Nimrod ini dibuat utk membenarkan sebuah kesalahan dalam Qur’an, yg menyatakan Nimrod berkuasa dijaman Abraham. Quran bilang Nimrod menyiksa Abraham dan memasukkannya kedalam api, tapi api itu tidak melukainya. Kita baca ini dalam Surah al-Anbiya 21:50-70 dan Surah al-Safat 37:95. Kita sudah telaah di Bagian 1 buku ini mengenai pernyataan Quran yang dicontek mentah2 dari buku Yahudi berjudul Midrash Rabbah, bab 17.

Saya anjurkan para muslim utk mempelajari sejarah dan membandingkan fakta2 ini dengan apa yang dikatakan Quran dan hadis. Klaim Muhammad, Qur’an dan Islam jelas2 tidak punya dasar. Bahkan jika kesalahan sejarah ini diterima sekalipun oleh para pengikut dijaman Muhammad, kita yg hidup dijaman ini punya lebih banyak bukti yang menyatakan hal2 tsb salah. Bagaimana bisa ada orang menerima semua kesalahan2 besar ini, padahal dengan belajar sejarah sedikit saja bisa dibuktikan semua itu tidak sesuai dengan sejarah.

Tak seorangpun punya hak mengklaim dia keturunan seseorang yg hidup 2.000 tahun sebelum dia, kecuali dia punya dokumen tertulis yang menjadi bukti klaimnya ini. Dalam kasus Muhammad, dokumen2 itu tidak ada. Kita tidak punya bukti2 bahwa kakek moyang Muhammad adalah keturunan Ismael.

Dalam hadisnya, Muhammad melarang silsilah lain selain yang telah dia tuliskan hingga Nather bin Kinaneh, yg hidup 17 generasi sebelum Muhammad. Hadis lain menyatakan dia tidak mau dibuat silsilahnya hingga sebelum Maad, yg dipercaya adalah generasi keempat sebelum Nather bin Kinaneh. Banyak silsilah lain yg muncul sejak abad 8 M memastikan informasi yang juga sama, baha silsilah Muhammad dibatasi hanya hingga 17 generasi sebelum dia, dan pastinya maksimal hingga 21 generasi, tidak lebih lagi.

Kenapa hal ini penting dalam pencarian silsilah Muhammad? Pertama, Muhammad sendiri mengaku dia tidak tahu siapa kakek moyang dia setelah generasi 17. Kedua, setelah generasi 17, kita mulai bisa melihat perbedaan silsilah. Setelah Maad bin Adnan, nomor 21, silsilah mulai kontradiksi sendiri besar2an, menggambarkan fakta bahwa penulis (baca: pengarang) silsilah tsb tidak bisa menemukan sumber utk silsilah tsb. Itu karena Muhammad memang tidak tahu dan melarang dan mematok hingga generasi 17 atau 21. Hingga semua silsilah karangan jadi berbeda satu dengan yang lain.

Ciri-ciri menarik lain dari karya karangan para penulis biografi itu adalah dipakainya nama2 bergaya arab abad 8 dan 9 M, tapi diterapkan pada generasi ketika Ismael hidup. Contoh, kita temukan silsilah dari Tabari yang mana sang penulis menyatakan Nebayot, anak pertama Ismael, punya anak bernama al-Awam dan al-Awam punya anak al-Saboh. Perhatikan nama arab itu. dalam silsilah, ada awal nama “al-“ [37]. Tidak ditemukan gaya penamaan ini bahkan dalam naskah2 kuno arab utara sebelum era kristen. Malah, kita lihat gaya penamaan demikian pada peroda Umayyad dan Abassid, abad 8 dan 9 Masehi. (Perioda Abassid dimulai tahun 750M).
[37] Tarikh al-Tabari, I, page 516

Jika kita kembali pada silsilah karangan Ibnu Ishak, yg mana banyak kali dikutip oleh penulis2 muslim jaman setelahnya hingga sekarang, kita juga bisa melihat arabisasi silsilah tsb. Dia menuliskan anak dari Nebayot sebagai Yashjub, anaknya Yarob. Yarob itu sendiri adalah kata yg diturunkan dari kata arab. Ibnu Ishak melakukan ini agar menimbulkan kesan bahwa Ismael itu arab. Meski kita tahu kata “ARAB” itu sendiri tidak dikenal sebelum abad 10 SM. Gaya nama seperti Yarob dan Yashjub adalah ciri gaya abad 8 M, jaman Ibnu Ishak hidup. Ciri yg sama bagi semua silsilah2 karangan ini adalah semuanya mengklaim Muhammad adalah keturunan Ismael dan mereka menyelipkan jumlah generasi terbatas antara Muhammad dan Ismael.

Antara Ismael ke Muhammad berbeda 2.670 tahun – waktu panjang yg tidak bisa dilalui hanya oleh 40 generasi saja.

Ibnu Ishak membuat daftar 40 generasi. Ketika dia mengarang silsilah ini, dia tidak sadar bahwa 40 generasi tidak cukup utk menutupi jarak waktu yang sangat besar antara Ismael hingga Muhammad. Ismael hidup sekitar tahun 2050 SM, sementara Muhammad pindah ke Mekah tahun 620 M. Maka ada sekitar 2.670 tahun antara keduanya. Bagaimana bisa waktu sepanjang ini ditutupi oleh 40 generasi saja?

Sebagai contoh, Injil Matius melaporkan silsilah Yesus hingga Abraham. Kita temukan ada 42 generasi diantara keduanya, meski perioda waktu yang ada hanyalah 1.950 tahun. Silsilah Muhammad mestilah kelebihan sekitar 720 tahun.

Hal lain yg harus dipertimbangkan adalah bahwa generasi Yahudi lebih panjang dari generasi Arab. Anggap saja kakek moyang Ishak dari Abraham hingga Raja Daud. Banyak dari orang2 ini mempunyai anak pertama ketika berumur 40 hingga 50 tahun. Kita lihat antara penahanan di Babilon tahun 586 SM, hingga kelahiran Yesus ada 14 generasi. Ini menunjukkan generasi yahudi pada perioda itu sekitar 41 tahunan. Tapi jika melihat generasi arab, kita tidak bisa menerima 41 tahunan utk tiap generasi. Para Akademisi menganggap generasi Arab sekitar 20 tahunan, orang arab menikah ketika berumur 17-20 tahun, karena faktor cuaca dan lingkungan serta budaya.

Arkeologi arab memastikan Arkeologi arab memastikan singkatnya generasi Arab

Arkeologi memastikan pendeknya tahun utk setiap generasi arab. Jika kita pelajari serangkaian raja2 arab, baik arab utara dan Yaman, kita temukan pendeknya setiap generasi jika dibandingkan dengan generasi tempat2 lain seperti israel. Contoh, para penguasa di Saba dan Himyar, Yaman, dimulai dengan Karibil A abad 9 SM dan hingga Maadikarib III, raja Himyar, yang merupakan generasi nomor 102, yg paling akhir dari keturunan tsb. Dia memerintah dari tahun 575-577 M [39]. Kita lihat ada 102 generasi raja dalam jangka waktu 1.400 tahun. Mengingat diantara para penguasa ini ada saudara sang raja, bukan keturunan langsung, jika dihitung ulang maka didapat angka sekitar 75 hingga 80 generasi, dan kita bisa pastikan angka rata2 utk setiap generasi di Arab adalah 17-20 tahun.

Mengingat pendeknya generasi orang Arab, kita misalkan setiap generasi dalam silsilah Muhammad adalah 20 tahun. Karena Muhammad dan Abraham terpaut 2.670 tahun, mestilah generasi antar keduanya sekitar 130. Jika kita hitung, 2.670 tahun dibagi 20 tahun = 133,5 generasi, bukan 35 atau 40 generasi seperti diklaim Ibnu Ishak dan pengarang2 lainnya. Kita lihat betapa tidak siap dan tidak pakai pemikirannya mereka yang mengklaim Muhammad adalah keturunan Abraham dari anaknya ismael.

Kecuali silsilah Yesus, yg didokumentasikan dalam alkitab, tak ada silsilah keluarga lain dalam sejarah manapun yang pernah membuat silsilah dalam perioda lebih dari 2000 tahun.

Jika kita asumsikan kakek moyang ke 21 Muhammad itu kita ketahui dan jika kita buat tiap generasi adalah 25 tahun, bukannya 20 tahun, maka kakek moyang nomor 21 tetap saja berbeda 525 tahun dari Muhammad. Ini berarti si kakek 21 itu hidup di tahun 50-70 SM. Ini akan membuat jarak antara si kakek dan Ismael sekitar 2000 tahun.

Kecuali silsilah Yesus, yg didokumentasikan dalam alkitab, tak ada silsilah keluarga lain dalam sejarah manapun yang pernah membuat silsilah dalam perioda lebih dari 2000 tahun. Keluarga Yusuf, yg berasal dari keluarga kerajaan Judah, dan keluarg Maria, yang berasal dari suku yang sama, bisa menuliskan silsilah mereka hingga sampai ke Abraham. Karena ada dokumennya, tertulis juga dalam alkitab utk setiap generasi, fakta ini telah diperiksa dan diuji berkali-kali. Mereka memberi kesaksian akan janji Tuhan pada Abraham dan Ishak, yang lalu dipastikan hingga kesetiap generasi mereka. Garis keturunan messiah seperti Ishak, anak Ishak, Yakub dan anak Yakub, Yudah, tercatat oleh Musa dalam kitab Kejadian, kitab pertama dalam alkitab.

Silsilah itu diteruskan dan dicatat dalam kitab lain dalam alkitab. Contohnya, Tuhan memastikan kelanjutan garis keturunan Mesias dalam kitab Ruth melalui Boaz, salah satu kakek moyang raja Daud. Janji ini mengenai lahirnya juru selamat yang dipastikan pada Daud dan anaknya Solomon; lalu pada banyak raja2 lain hingga ke raja terakhir yang memerintah Judah dijaman penaklukan Babilon, sekitar tahun 586 SM. Konfirmasi janji Tuhan diteruskan setelah penaklukan Babilon ini. Malah Tuhan memperbaharui janjiNya pada penguasa lain kepada garis keturunan Kerajaan Daud, Zerubbabel yang menjadi Gubernur Judah tahun 538 SM.

Tidak ada catatan sejarah apapun dijaman antara Muhammad dan Ismael yang bisa mendukung klaim islam tentang Muhammad keturunan Ismael

Dilain pihak, jika kita telaah keluarga Muhammad, kakek moyang tertua yang dia catat adalah generasi ke 21 yang tinggal di Yaman pada abad pertama Masehi, lalu bagaimana kita bisa menghubungkan generasi ke 21 itu dengan Ismael yang tinggal di Sinai 2.000 tahun sebelumnya? Tidak ada dokumen arab ditulis sebelum Muhammad utk mendukung klaim demikian.

Islam juga mengklaim Abraham dan Ismael membangun kota Mekah, tapi kita ketahui Mekah belum ada sebelum abad 4 Masehi. Tidak ada dokumen sejarah apapun yang ditulis selama 2000 tahun antara generasi 21 Muhammad dan Ismael, yang mengklaim si kakek moyang nomor 21 itu adalah keturunan Ismael. Dan tidak ada dokumen kredibel antara jaman kakek moyang 21 dan jaman Muhammad.

Seakan hal ini masih kurang kuat bukti tentang kebohongan Muhammad keturunan Ismael, kita punya kesaksian dari ribuan naskah2 kuno, catatan2 percakapan dan arkeologi yang biara tentang ratusan penguasa di arab yang terdiri dari banyak suku, tapi tak ada satupun dari semua itu yang berisikan silsilah atau keterangan tentang kakek moyangnya Muhammad. Ini hanya bisa dikonfirmasi oleh keluarga Muhammad sendiri yang merupakan keluarga biasa/awam, tidak terkenal seperti keluarga2 lain di Yaman, tidak pernah memerintah kota manapun di arab Barat, meski klaim hadis katanya pernah memerintah di Mekah.

Kemustahilan kakek moyang ke-21 Muhammad adalah keturunan Ismael

Karena Muhammad berasal dari keluarga Yaman awam, gimana bisa si kakek moyang ke-21 memiliki informasi keturunannya yang hidup dijaman Abraham? Meski percetakan telah ada diabad 15, dan pengarsipan serta dokumentasi telah lebih teratur dan mudah di abad sebelumnya, tak satupun keluarga2 di generasi kita tahu nama kakek moyang sendiri yang hidup 1000 tahun lalu. Lalu bagaimana bisa, orang biasa, bukan keturunan bangsawan atau raja, seperti kakek moyang ke 21 Muhammad, yang hidup abad 1 Masehi, tahu segala hal mengenai kakek moyangnya yang hidup 2000 tahun lalu?

Dari naskah2 kuno Assyria antara abad 9 dan 7 SM, kita tahu suku ismael hidup nomaden di Sinai dan Fertile Crescent. Tapi tak satupun catatan itu memasukkan nama Ismael. Tak ada naskah menunjukkan ada orang yang memakai nama Ismael. Ini menunjukkan mereka sendiri tidak tahu garis keturunan mereka dari Ismael. Jika tidak, sedikitnya mereka akan bangga dengan garis keturunan mereka dan setidaknya ada yang memakai nama Ismael pada anak cucu mereka, seperti bangsa Israel ada yg memakai nama Ishak pada anak cucu mereka dan pada setiap buku kuno yang mereka tulis.

Karena Ismael tidak mendapat panggilan spiritual apapun dari Tuhan, satu2nya keturunan sejarah mereka adalah 12 suku yg berasal dari anaknya. Pada generasi berikutnya, bahkan keturunan si anak itu sendiri melupakan asal muasalnya, termasuk namanya, meski jarak waktu generasi antara Ismael dan 12 suku ini hanya sekitar 1.200 tahun (antara abad 7 dan 9 SM). Karena yang terjadi demikian pada keturunan asli Ismael, bagaimana bisa seseorang yang hidup di Yaman, jauuuh dari Ismael tinggal, memastikan dia adalah keturunan ismael yang hidup 2.000 tahun sebelum dia? Jika kaum Ismael sendiri tidak tahu mereka keturunan Ismael, lalu siapa yang bilang pada kakek nomor 21 bahwa dia adalah keturunan Ismael?

Tidak ada bukti kakek moyang Muhammad, baik nomor 17 ataupun nomor 21, pernah mengklaim sebagai keturunan Ismael. Tidak ada dokumen tertulis sebelum Muhammad yang mengklaim demikian. Bahkan jika ada sekalipun, tetap saja si kakek 17 atau 21 itu tidak punya hak mengklaim keturunan seseorang yg hidup 2000 tahun lalu, tanpa dokumen tertulis yang mengesahkannya.

Jelas klaim islam tentang Muhammad keturunan Ismael lebih jauh dari fakta dibandingkan dg jika saya mengaku keturunan Julius Caesar yang hidup 2000 tahun sebelum saya. Meski saya mengaku kakek moyang saya ke 21 adalah Julius Caesar, saya tidak punya bukti apapun utk mendukung pengakuan saya itu. Klaim seperti itu sulit diuji oleh siapapun yang hidup dijaman sekarang. Itu sebabnya sekarang ini, bahkan di Roma sendiri, banyak orang2 yang membuat pengakuan sebagai keturunan Julius Caesar, atau keturunan siapapun yang hidup 1000 tahun lalu. Dapat dimengerti bahkan 1000 tahun lalu sekalipun jika tanpa bukti2 tertulis adalah pengakuan yang menggelikan.

Sudah jadi kebiasaan orang Arab di jaman Muhammad, banyak orang mengaku nabi mengklaim keturunan seorang figur karakter dari alkitab.

Pengakuan demikian dianggap sbg pelanggaran kejujuran dan logika. Tapi banyak orang2 demikian di arab, khususnya di jaman Muhammad, yang secara sadar berpegangan pada pengakuan bahwa mereka keturunan figur alkitab. Orang2 yang mengaku nabi sering mengaku demikian. Umayya bin abi al-Salt, sepupu Muhammad, mengaku nabi. Dia bilang Ratu Sheba yang berkunjung ke Sulaiman adalah bibinya [38]. Dia bilang ini utk memastikan bahwa dia adalah keturunan dari saudara lelaki sang Ratu. Juga Tubb’a (Pemimpin Yaman yg memerintah tahun 410-435 M dan menguasai Mekah) mengaku nabi dan juga bilang Ratu Sheba adalah bibinya [39]. Sepanjang sejarah kita temukan orang seperti Umayya bin Abi al-Salt yang ingin jadi nabi atas kaumnya. Mereka membuat pengakuan2 karena mereka tahu orang2 sekitar mereka banyak yang naif dan bodoh dan tidak bisa membantah pengakuannya itu.
[38] Diwan Ummiah, page 26
[39] Tarikh al-Tabari, I, page 429

Meski nabi palsu di Arab berani mengaku keturunan seorang yg hidup 1000 tahun lalu, Muhammad lebih berani lagi, dia mengaku keturunan dari seseorang yang hidup 2.700 tahun lalu, meski tanpa dokumen sejarah tertulis apapun. Saya iba terhadap teman2 muslim saya yang masih saja mempercayakan keselamatan mereka pada sebuah pengakuan palsu yg bertentangan dengan logika dan sejarah.

About these ads
This entry was posted in BAGIAN 4 and tagged , , , . Bookmark the permalink.

30 Responses to Bagian IV Bab 3 Membantah Pernyataan Islam tentang Muhammad Keturunan Ismael

  1. OSAMA BIN LADIN says:

    MEMANG INJIL SDH MENUBUATKAN BAHWA IBLIS(ALLAH SWT+JIBRIL) AKAN MENYAMAR MENJADI MALAIKAT TERANG…DAN AKAN MENYESATKAN SEBANYAK MUNGKIN ORANG….

  2. abu hanan says:

    penting juga diketahui…
    yang menulis silsilah hingga nabi Adam di kitab Kejadian siapa yah?
    Hebat betul…mantab gan…kelirunya. :lol:

  3. la ode udibara says:

    Orang2 Arab biasa menghapalkan nasab keturunan mereka sampai sedetainya.makanya mereka tidak bisa tulis bacakebanyakan karena ingatan mereka kuat.Sebenaarnya anda itu yang KASIHAN…saya sangat iba dngn anda.Kami adalah umat yang paling bersih karena sebelum menghadap Allah kami membersihkan diri,juga paling dermawan,setahun sekali kami bersedekah dan zakat setahun sekali,juga tingkat peminum minuman keras yang sedikit.satu2nya yang anda bisa tawarkan hanyalah tentang konsep keselamatan karena menurut anda keselamatan hanya diperoileh melalui darah penyaliban jesus.KASIHANNYA….jesus tidak mati ditiang salib,dan konsep keselamatan dalam kristen gugur dan rata dengan tanah…Cuma umat Kristen nggak mau belajar…kasihanKASIHAN.HANYA DENGAN BERIMAN DAN AMAL SHALIHLAH AKANN SELAMAT….Bukan dengan beriman dengan konsep keselamatan yang salah

    • Jonathan says:

      bertobatlah!!!!!!!! sesungguhnya anda telah mendapat upah anda

    • vivi says:

      ikut nimbrung hehehehehe agama bukan buat dipermasalahin dijadiin perdebatan agama untuk dijalani dan untuk tau pribadi seperti apa yang kita percaya dan tidak lepas dari sejarah…tidak perlu berpikiran pendek dunia luas dan bumi punya bukti sejarah berbohong atau tidak…tapi saya ingin sedikit dengan logika mengomentari anda tentang orang arab tidak butuh tulisan karna pikirannya kuat mungkin anda butuh untuk menyelidiki sejarah kepintaran orang arab itu jalan anda menjawab sendiri pernyataan anda,kedua saya sih dibanding bersih badan saat beribadah mending bersih hati…kalau anda setaun sekali bersedekah,kami tiap bulan(padahal setau saya Injil tidak mengatur jadwal bersedekah dan berbagi)soal Yesus menurut anda tidak mati di tiang salib anda cari tau sejarah model penyaliban jaman romawi,Yesus harus naik ke bukit dengan pikulan kayu berkilo-kilo gram belum dipecut (pecut jaman dulu pake duri besi lho)

    • vivi says:

      lanjut dikit lagi pecut jaman dulu pake duri besi lho lalu disiksa dulu sama tentara romawi,pake cambuk besi juga sampai kulit punggung dan tulang remuk karena kuatnya tekanan,trus di pake di urat nadi dan kaki di pakein mahkota duri yang nembus kulit kepala,lalu lambungnya ditikam sama tombak,ditinju sampai babak belur menurut anda apakah ADA MANUSIA YANG DIPERLAKUKAN SEPERTI ITU TIDAK MATI??realistis aja duech!!justru kalian yang nggak mau belajar belajarnya cuma satu al-quran doang! trus beramal bisa masuk surga ??nggak salah malah itu bagus sekarang saya tanya anda sesudah beramal lima menit kemudian sudah berapa banyak anda membuat kesalahan atau bahkan dosa,semua tuh ANUGERAH ANUGERAH tuh alias MENGAMPUNI TANPA SYARAT DAN TIDAK LAGI MENGUNGKIT2KESALAHAN -KESALAHAN.anda tuh tukang dakwa kepercayaan orang tanpa tau sumbernya saya percaya kalau anda memang mengerti quran dan injil anda tentu saja takkan main berkata seenaknya tentang kepercayaan orang lain (anda punya bukti apa kalau konsep keselamatan itu salah!enak aja yah percaya agama sendiri ajah lah si sumber di atas kan nggak bahas soal keselamatan sam

    • harry says:

      Komentar koq tidak bermutu ky gitu. Kasih argumen sejarah yang valid dong, kalo tulisannya memang tidak sesuai fakta sejarah islam

    • c says:

      wow… berani sekali… Hati2 loh.. Kamu bisa salah, bisa bener..
      Jesus / Isa tu udah jelas2 gospel. Mau ditilik dari sisi mana aja, semua juga yakin dia nabi tertinggi, gospel, firman yang hidup. Bukan Allah, tapi di dalam Allah.. Menurut injil dan orang yang menuliskan di jaman itu, dia meninggal. bangkit lagi. Siapa yang paling bisa dipercaya? Manusia yang hidup jauh sesudahnya tanpa penelitian, atau manusia yang menuliskan apa yang bener-bener terjadi.
      wow… kamu sok tau yah, pasti ga belajar soal kristen.
      konsep keselamatan itu salah satu gambaran dari cintanya Allah ke manusia. Bisa aja Allah menarik Yesus langsung dari kayu salib, atau melarikan dia ke tempat lain. Terus? Apa fungsinya taurat yang sudah diwahyukan Allah sebelumnya? Yesus bisa aja minta disembunyiin di suatu tempat dan digantiin, tapi… Dia tetep maju untuk menggenapi firman sebelumnya. Dia percaya Allah, walaupun takut. Allah percaya Yesus bisa melewatinya. Dan sebenarnya yang paling penting tu, Allah percaya setelah itu manusia percaya padaNya, bahwa dia sangat cinta manusia sampai firman yang dia buat, (disebut anakNya karena memang berasal dari diriNya, dalam bentuk firman) akhirnya disalib. Masih banyak lagi yang kamu ga tau…
      wow… sombong sekali kamu.. :)
      Kaum Yahudi bersedekah lebih dulu dari kamu. Dan buat diketahui yaah.. Kaum Yahudi jauh lebih ketat pembersihan dirinya..
      Sedekah, zakat… Semua juga ada kok.. Menurut kamu dari mana konsep sedekah dari semua agama? Allah. Kalo gitu semua agama punya konsep itu. 1/10an, setengah harta, memberikan apa yang dia punya, dsb.

      Gini deh.. Mending kalo mau belajar agama, tradisi, sama sejarah, jangan belajar dari 1 sumber aja. Gw juga masih belajar.
      kalo kamu pikir ga perlu, ya ga usah komen sok tau..
      ok..?

      Ga ada orang yang suka ada orang yang nunjukin “egoisme agama”. Lagian, agama diributin. Ributin tu koruptor negara, yang udah jelas banget salahnya. Sejarah gini buat kamu terlalu berat. Mending kamu hidup baik-baik, trus tanya sama Tuhan, sekarang kamu harus gimana…

      Kalo kamu mau bilang “injil banyak kesalahan, taurat banyak kesalahan, alquran paling bener” coba deh kamu liat dari sisi luar kayak ahli kitab, berani ga? “kamu di posisi tidak di mana-mana”. Bukan di posisi itu untuk membenarkan dan meyakinkan yang ada, tapi untuk belajar dan tau. Kamu harus kosong. Kadang kalo mau tau yang paling bener, ya harus dibayar mahal…. Rasa aman kamu… :)

    • c says:

      Oiya..
      Gw juga yakin setiap tulisan di kitab tertulis ga sempurna karena memang manusia yang menulis ulang. Tapi bukan berarti salah. Semua harus jeli banget mempelajarinya. Belum lagi banyak yang non-harafiah.
      Dan gw sih yakin muhammad tu emang nabi..
      Kayaknya kamu deh yang ga yakin.. Coba sana baca syahadat lagi…
      Masa’ kalah ama gw yang bukan muslim. Gw lebih cocok dipanggil muslim daripada kamu.. hahahaa..

  4. la ode udibara says:

    Umat kristen kritik islam,tapi silsilah jesus dalam Lukas dan matius amburadul…Otaknya dimana ya?kalo kritik yang berbobot dong..banyak orang yang berpendidikan difoum ini.

    • vivi says:

      hai…hai..hai…amburadul dimana ?? cari tau sejarah cara orang Yahudi untuk mempertahankan silsilah jangan langsung bilang amburadul omongan anda tuh yang amburadul nggak di dukung dengan logika akademik

  5. Mahmed says:

    Sejujurnya,

    Kalau saya lihat balasan dari Muslim atas kritikan Kristen atau agnostik atau atheis atau siapa pun terhadap Islam, adalah dengan mengajukan keberatan terhadap Alkitab atau Injil (karya Yesus).

    Kerap kali komen kalian adalah di luar konteks. Saya akan sangat senang jika kalian menyanggah berdasarkan konteks. Di beberapa blog lain ada kaum kalian yang lebih berpendidikan dan bukan menimpali dengan kritik terhadap silsilah Yesus dalam Matius dan Lukas seperti yang dibilang La Ode Udibara.

    Kalian melawan kritik dengan kemarahan. Yang tercerdas dari balasan yang kubaca adalah pertanyaan mengenai silsilah dalam Kitab Kejadian. Tapi itu pun tidak menjawab kritikan terhadap klaim Ibnu Ishak, yang dibantah oleh Muhammad dan para pengkutnya.

    Komen-komen di sini “SAMA SEKALI BELUM ADA YANG MENJAWAB TERHADAP PERMASALAHAN KLAIM IBNU ISHAK”.

    Dengan balasan tidak bermutu kalian saya justru semakin mengamini bahwa Muslim dididik oleh Imam-imam kalian untuk mempercayai apa pun sekalipun hal itu keliru.

    Saya menunggu komen yang berbobot. Bukan sekedar ketersinggungan yang akhirnya menyeret permasalahan di Alkitab. Bagi saya itu sudah menjadi taktik dari kaum Muslim untuk mengingkari kekeliruan dalam ajaran Islam.

    Jadi cara Muslim membela diri adalah mengorek kesalahan Alkitab, bukan demi kebenaran tapi demi ego Islamnya.

    Salam

  6. Jonathan says:

    Keselamatan hanya datang dari Yesus]
    Pada saatnya tiba, orang-orang yang tidak percaya Yesus akan berteriak minta diberi kesempatan lagi. Jadi bertobatlah mumpung masih hidup di dunia ini.

    Bila saatnya nanti tiba ingetlah tulisan ini!!!!

  7. Anew says:

    Hai saudaraku lo udibara.. Awak memang pemurah bab membayar zakat sekali setahun.. Tp sngt brbeza skiranya anda seorang kristian.. Anda akan menderma sekali seminggu tnpa rasa terbeban malah dengan penuh gembira kerana anda bukan menderma dari kelebihan melainkan dari kekurangan anda.lagi satu anda seorang yg bodoh sombong kerana membalas pernyataan seseorang dgn kemarahan.. Tak profesional langsung..

  8. agung.. says:

    hidup islam…tiada Tuhan selain Allah SWT dan Muhammad adalah Rasullallah.

    • c says:

      Musa juga rasul Allah. Elia, Elisa, Daniel, banyak banget Rasul Allah. Yesus malah Firman Allah yang hidup, Rasul Allah juga kan?
      Salah dong, masa’ hidup islam.. hahaha.. kamu nyembah islam?
      Satu2nya yang patut ditinggikan bukan agama. Allah doang.
      Kecuali yang kamu maksud hidup islam kayak “long live the king -> panjang umur untuk Raja”. Eh.. tapi agama bukan benda hidup ya…? lupa.. ;)

  9. adonai says:

    Efesus 2: 8-9
    8 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,
    9 itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.
    Semua manusia telah berdosa dan hukumannya adalah MATI. Tapi Yesus menggantikan kita untuk MATI tebus dosa kita.
    Roma 6:23 = Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.
    Yesus adalah Allah sendiri yang menjelma menjadi manusia.
    Filipi 2:5-7 = Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, 6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, 7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. 8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
    Keselamatan di dalam Iman kepada Yesus Sang Domba yang tak bercacat cela yang disembelih pada hari raya korban sebagai pengampunan dan penghapusan dosa, maka dari itu Yesus yang tak bercacat cela harus jadi korban di atas kayu salib bukan karena “ketidakmampuanNya menolak Salib” tetapi karena “kerelaanNya mengantikan kita untuk MATI” karena KASIH. Supaya dengan jalan percaya dan menerima Dia sbg Juru Selamat, semua manusia beroleh jalan keselamatan. Allah telah menunjukkan yang lurus kepada umat manusia melalui Yesus
    Injil Yohanes 14: 6 = Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
    Saudaraku BERTOBATLAH dan PERCAYALAH kepada Yesus Kristus, maka engkau dan seisi rumahmu akan diselamatkan! AMEN.

  10. adonai says:

    Efesus 2: 8-9
    8 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,
    9 itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.
    Semua manusia telah berdosa dan hukumannya adalah MATI. Tapi Yesus menggantikan kita untuk MATI tebus dosa kita.
    Roma 6:23 = Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.
    Yesus adalah Allah sendiri yang menjelma menjadi manusia.
    Filipi 2:5-7 = Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, 6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, 7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. 8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
    Keselamatan di dalam Iman kepada Yesus Sang Domba yang tak bercacat cela yang disembelih pada hari raya korban sebagai pengampunan dan penghapusan dosa, maka dari itu Yesus yang tak bercacat cela harus jadi korban di atas kayu salib bukan karena “ketidakmampuanNya menolak Salib” tetapi karena “kerelaanNya mengantikan kita untuk MATI” karena KASIH. Supaya dengan jalan percaya dan menerima Dia sbg Juru Selamat, semua manusia beroleh jalan keselamatan. Allah telah menunjukkan “JALAN” yang lurus kepada umat manusia melalui Yesus
    Injil Yohanes 14: 6 = Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
    Saudaraku BERTOBATLAH dan PERCAYALAH kepada Yesus Kristus, maka engkau dan seisi rumahmu akan diselamatkan! AMEN.

  11. adonai says:

    Efesus 2: 8-9
    8 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,
    9 itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.
    Semua manusia telah berdosa dan hukumannya adalah MATI. Tapi Yesus menggantikan kita untuk MATI tebus dosa kita.
    Roma 6:23 = Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.
    Yesus adalah Allah sendiri yang menjelma menjadi manusia.
    Filipi 2:5-7 = Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, 6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, 7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. 8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
    Keselamatan di dalam Iman kepada Yesus Sang Domba yang tak bercacat cela yang disembelih pada hari raya korban sebagai pengampunan dan penghapusan dosa, maka dari itu Yesus yang tak bercacat cela harus jadi korban di atas kayu salib bukan karena “ketidakmampuanNya menolak Salib” tetapi karena “kerelaanNya mengantikan kita untuk MATI” karena KASIH. Supaya dengan jalan percaya dan menerima Dia sbg Juru Selamat, semua manusia beroleh jalan keselamatan. Allah telah menunjukkan “JALAN” yang lurus kepada umat manusia melalui Yesus
    Injil Yohanes 14: 6 = Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
    Saudaraku BERTOBATLAH dan PERCAYALAH kepada Yesus Kristus, sebagai “JALAN yang LURUS=JALAN KESELAMATAN” maka engkau dan seisi rumahmu akan diselamatkan! AMEN.

  12. pieter says:

    Nasab nabi Muhammad SAW sdh jelas,bisanya org2 arab menamai seseorang disertai nasab Bapaknya (BIN) tapi kalau mau memutar balikan fakta sejarah tanpa didasari kejujuran apalagi di dasari rasa kebencian, dengki, iri thd Islam yg ada hanya fitnah. Berikut merupakan kronologi silsilah keturunan berikut diterangkan nama-nama yang merupakan nenek moyang kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam:

    Muhammad bin Abdullah (Nabi Muhammad SAW)
    Abdullah bin Abdul Muttalib
    Abdul Mutallib bin Hashim
    Hashim bin Abdul Manaf
    Abdul Manaf bin Qusai
    Qusai bin Kilab
    Kilab bin Murrah
    Murrah bin Kaab
    Kaab bin Luay
    Luay bin Ghalib
    Ghalib bin Fahr
    Fahr bin Malik
    Malik bin Nadhar
    Nadhar bin Kinanah
    Kinanah bin Khuzaimah
    Khuzaimah bin Mudrikah
    Mudrikah bin Elyas
    Elyas bin Mudar
    Mudar bin Nizar
    Nizar bin Ma’ad / Mu’ad
    Ma’ad bin Adnan
    Adnan bin Add (diriwayatkan merupakan Pemerintah Pertama bagi kota suci Makkah)(lahir tahun 122 SM)
    Add bin Humaisi
    Humaisi bin Salaman
    Salaman bin Aws
    Aws bin Buz
    Buz bin Qamwal
    Qamwal bin Obai
    Obai bin Awwam
    Awwam bin Nashid
    Nashid bin Haza
    Haza bin Bildas
    Bildas bin Yadlaf
    Yadlaf bin Tabikh
    Tabikh bin Jahim
    Jahim bin Nahish
    Nahish bin Makhi
    Makhi bin Ayd
    Ayd bin Abqar
    Abqar bin Ubayd
    Ubayd bin Ad-Daa
    Ad-Daa bin Hamdan
    Hamdan bin Sanbir
    Sanbir bin YathRabi
    YathRabi bin Yahzin
    Yahzin bin Yalhan
    Yalhan bin Arami
    Arami bin Ayd
    Ayd bin Deshan
    Deshan bin Aisar/Aizar
    Aisar bin Afnad
    Afnad bin Aiham
    Aiham bin Muksar
    Muksar bin Nahith
    Nahith bin Zarih
    Zarih bin Sani
    Sani bin Wazzi
    Wazzi bin Adwa’
    Adwa’ bin Aram
    Aram bin Haidir
    Haidir bin Ismail (anak Nabi Allah Ismail) (dipanggil Kedar dalam Injil Kristian)
    Ismail bin Ibrahim (Ishmael bin Abraham) (Nabi Ismail a.s.)
    Ibrahim bin Tarikh (Azar) (Nabi Ibrahim a.s.)
    Azar bin Nahur
    Nahur bin Saru’ (Asyu’)
    Asyu’ bin Ar’us (Ra’u)
    Ar’us bin Faligh
    Faligh bin ‘Abar (Hud)
    Hud bin (Syalikh) Saleh
    Saleh bin Arfakhsyad
    Arfakhsyad bin Sam
    Sam bin Nuh
    Nuh bin Lumka
    Lumka bin Mutawasysaleh (Matulsaleh)
    Mutawasysaleh bin Akhnukh (Idris)
    Idris bin Azda
    Azda bin Qinan
    Qinan bin Anwasy
    Anwasy bin Syayts
    Syayts bin Adam (as)
    Adam (as).

  13. pieter says:

    Nih ada lagi langsung pengakuan Rasulullah sendiri:

    Dalam Kanzul Ummal 6: 300, kitab Fadhail, hadis ke 35512 disebutkan:Ibnu Abbas berkata, aku mendengar Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam “Aku adalah Muhammad bin Abdillah bin Abdil Muththalib bin Hasyim bin Abdil Manaf bin Qushay bin Kilab bin Murrah bin Ka’b bin Luay bin Ghalib bin Fahr bin Malik bin Nadhar bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah bin Ilyas bin Mudhar bin Nazzar bin Ma’da bin ‘Adnan bin Adda bin Udada bin Hamyasa’ bin Yasyhab bin Nabat bin Jamil bin Qaidar bin Ismail bin Ibrahim bin Tarikh bin Nahur bin Asyu’ bin Ar’us bin Faligh bin ‘Abar (Hud) bin Syalikh bin Arfakhsyad bin Sam bin Nuh bin Lumka bin Mutawasysyalikh bin Akhnukh (Idris) bin Azda bin Qinan bin Anwasy bin Syayts bin Adam (as).” Al-Muttaqi Al-Hindi mengatakan: Hadis ini diriwayatkan oleh Ad-Daylamni.
    . Dalam Thabaqat Al-Kubra Ibnu Saad, jilid 1, bahagian 1: 31, dzikr ummahat Rasulillah Shallallahu ‘alaihi wasallam, disebutkan: Imam Ali bin Husein (sa) berkata bahawa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya aku dilahirkan dari perkahwinan, aku tidak pernah dilahirkan dari perzinaan sejak dari Adam. Aku belum pernah sedikit pun tersentuh oleh perzinaan kaum jahiliyah, aku belum pernah dilahirkan kecuali dari kesucian perkahwinan.”

    .

    2. Dalam Shahih At-Tirmidzi 2: 269, kitab manaqib, bab keutamaan Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam, hadis ke 3608 disebutkan: Abu Wida’ah berkata: pada suatu hari Ibnu Abbas datang kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam, seakan-akan Baginda mendengar sesuatu, kemudian Baginda naik ke mimbarnya dan bersabda: “Siapakah aku?” Sahabat menjawab: “Engkau Rasul Allah, salam atasmu.” Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Aku adalah Muhammad bin Abdillah bin Abdil Mutalib. Sesungguhnya Allah menciptakan makhluk, maka menjadikan aku yang terbaik dari mereka dalam golongan, kemudian menjadikan mereka dua golongan, dan menjadikan aku yang terbaik dari mereka dalam golongan. Kemudian menjadikan mereka bersuku-suku, dan menjadikan aku yang terbaik dalam suku. Kemudian menjadikan mereka dalam keluarga-keluarga, dan Allah menjadikan keluargaku yang terbaik di dalam semua keluarga mereka, dan yang terbaik dalam nasab (garis keturunan).”

    “Dalam Mustadrak Al-Hakim 4: 73, kitab ma’rifah As-shahabah, fadhail Quraisy, disebutkan: Abdullah bin Umar berkata: Alangkah menyakitkan kata-kata yang sampai padaku tentang suatu kaum? Sesungguhnya Allah SWT menciptakan tujuh langit dan memilih yang tertinggi, kemudian menempatkan padanya makhluk yang dikehendaki-Nya. Kemudian Dia menciptakan makhluk lalu memilih keturunan Adam dari makhluk-Nya, memilih arab dari keturunan Adam, memilih keturunan Mudhar dari kalangan arab, memilih suku Quraisy dari keturunan Mudhar, memilih Bani Hasyim dari suku quraisy, dan memilih aku daripada Bani Hasyim. Aku adalah dari Bani Hasyim dari orang-orang pilihan. Sesiapa yang mencintai orang arab kerana mencintaiku maka aku mencintai mereka; Sesiapa yang membenci orang arab kerana membenciku maka aku membenci mereka.”

    Dalam Dzakhair Al-’Uqba: 10, bab keutamaan quraisy, Muhibuddin At-Thabari menyebut: Watsilah bin Asqa berkata bahawa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya Allah memilih Ibrahim dari keturunan Adam dan menjadikan ia kekasih-Nya. Dia memilih Ismail dari keturunan Nabi Ibrahim, kemudian memilih Nizar dari keturunan Ismail, kemudian memilih Mudhar dari keturunan Nizar, kemudian memilih Kinanah dari Mudhar, kemudian memilih Quraisy dari Kinanah, kemudian memilih Bani Hasyim dari Quraisy, kemudian Bani Abdul Mutalib dari Bani Hasyim, kemudian memilihku dari Bani Abdul Mutalib.” Muhibuddin At-Thabari berkata: Hadis ini diriwayatkan oleh Abu Qasim bin Yusuf As-Sahmi, diriwayatkan juga secara ringkas oleh Muslim, At-Tirmidzi dan Abu Hatim.

    DAN MASIH BANYAK LAGI HADITS YG MENASABKAN BELIAU, NAH KALAU MASIH JUGA GAK PERCAYA NABI MUHAMMAD KETURUNAN NABI ISMAHEL BERDASAR AL-QURAN/HADITS2 MAU BUKTI APALAGI?

    • kristener mana mau percaya quran hadits? sampai ente berbusa juga mereka kaga percaya.
      kalian orang2 beragama cuman percaya kitab2 dongeng yang saling bertentangan.
      saya kasih tau kalian: itu semua fiktif!

      • c says:

        widihh…
        quran fiktif juga dong.. kitab juga kan?
        ati2.. ati2…

        widiih, underestimate bgt sama manusia lain.. ati2… ga enak loh di underestimate-in..
        kristener yang baik bukan cuma sebatas “kristen” tapi pengikut firman Allah. Jadi mereka yang bener-bener kristen ga takut buat tau kebenaran kok..
        Atheis tuh yang takut. hahahahhahaa… Ga beranian buat percaya.

      • Jack says:

        tapi malas melakukan kebenaran, lawong modalnya pecaya doang nyemplung sorgo. masuk jamban aja bayar 1000 perak, masok sorgo modal percaya thok

  14. injil=torah=quran=FIKTIF

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s